cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 573 Documents
EFFEKTIFITAS YOGA STICK TERHADAP PENGURANGAN NYERI PUNGGUNG DAN LEHER PADA ORANG DEWASA: The Effectiveness of Yoga Stick on The Reduction of Back and Neck Pain in Adults Iis Noventi; Nur Ainiyah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.827 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.701

Abstract

Pendahuluan : Nyeri punggung adalah nyeri, kekakuan dan perasaan tidak nyaman  yang dirasakan oleh seseorang di sepanjang tulang belakang dari dasar leher hingga ke tulang ekor.  Nyeri punggung dan leher banyak terjadi pada usia produktif, lansia bahkan anak – anak. Setidaknya nyeri punggung hampir dialami banyak orang, minimal sekali dalam hidupnya. Stick Yoga adalah teknik peregangan dengan menggunakan tongkat dengan panjang kurang lebih 4 kaki atau 6 kaki untuk pengungkitan, dukungan, dan keseimbangan. Tujuan: Untuk mengetahui effektifitas Yoga Stick terhadap pengurangan nyeri punggung dan leher pada orang dewasa. Metode: penelitian ini menggunakan jenis quasy eksperiment dengan rancangan penelitian pre test post test Non – equivalen control group. Penilaian nyeri punggung dan leher menggunakan BackPEI (Posture Evaluation Instrument) versi Noll (2012).  Hasil: nyeri punggung bawah sebelum dan setelah perlakuan yoga stick menggunakan uji statistic  Paired Samples Test yang menunujukkan penurunan nyeri punggung dan leher di buktikan dengan nilai p value 0,000. Kesimpulan: Latihan Yoga Stick secara teratur dapat mengurangi nyeri punggung dan meningkatkan kualitas hidup seseorang.
FAKTOR PREDIKTOR KELULUSAN UJIAN KOMPETENSI NERS INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR: Predictors of Ners Indonesia Competency Exam Graduation: Literature Review Basso Palingrungi; Kusrini S Kadar; Elly Lilianty Sjattar
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.953 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.704

Abstract

Kelulusan mahasiswa keperawatan dalam mengikuti UKNI sejak periode ke-IV terus menerus menurun dan sangat rendah jika dibandingkan dengan beberapa negara yang tingkat kelulusannya diatas 80%. Tujuan Tujuan studi ini yaitu untuk melihat prediktor terhadap tingkat kelulusan uji kompetensi nasional yang dapat diajukan sebagai salah satu upaya perbaikan institusi Pendidikan. Metode Studi ini menggunakan desain literature review. Database yang digunakan yaitu PubMed, ClinicalKey Nursing, Google Scholar bahasa Inggris. Kata kunci sebagai berikut: nursing program “OR” nursing student “OR” undergraduate nursing program “AND” predictor NCLEX-RN “AND” NCLEX-RN Success. Pada database Google Scholar bahasa Indonesia, Portal Garuda dan pencarian sekunder menggunakan bahasa Indonesia dengan kata kunci program keperawatan “OR” mahasiswa perawat “OR” ners prekdiksi ujian kompetensi “OR” faktor yang mempengaruhi “DAN” Sukses Ukom. Kriteria inklusi yaitu (1) fokus pada prediktor ujian kompetensi, (2) diterapkan pada mahasiswa keperawatan, dan (3) dipublikasikan 10 tahun terakhir yaitu rentang tahun 2011-2020. Adapun kriteria eksklusi yaitu artikel yang tidak tersedia dalam teks lengkap, artikel berganda dan artikel yang tidak cocok dengan pertanyaan penelitian Hasil Hasil tinjauan literatur ini didapatkan 9 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Ada beberapa prediktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam menghadapi ujian kompetensi diantaranya: prestasi akademik, hasil try out,bimbingan insentif, status akreditasi, Indepent test taker berbasis web e-learning dan faktor demografi.
PENGARUH PEMBERIAN POSISI SEMIFOWLER DAN TEKNIK PURSED LIPS BREATHING TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PPOK DI RUANG HCU RSD MANGUSADA: The Effect of Semi Fowler Positioning and Pursed Lips Breathing Technique on Oxygen Saturation of Patients with COPD in HCU Ward Mangusada Hospital Badung Regency Ni Made Devi Hariska Milasari; Komang Yogi Triana
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.955 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.706

Abstract

PPOK merupakan penyakit pada saluran pernafasan yang memiliki gejala adanya produksi sputum, sesak napas dan batuk yang produktif. Gejala tersebut apabila tidak ditangani dengan cepat dapat mengakibatkan penurunan saturasi oksigen, bahkan dapat mengalami kerusakan pada otak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian posisi semifowler dan teknik pursed lips breathing terhadap saturasi oksigen pasien dengan PPOK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  Pre-Experimental design,  dengan rancangan One – Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian   menggunakan teknik Non Probabilty Sampling yaitu Consecutive Sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata saturasi oksigen pasien sebelum pemberian posisi semifowler dan teknik pursed lips breathing adalah 93.10%, saturasi paling rendah yaitu 90% dan paling tinggi 95%. Dan setelah diberikan posisi semifowler dan teknik pursed lips breathing adalah 97.00%, saturasi paling rendah yaitu 95% dan paling tinggi 98%. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai p = 0.001 (p < 0.05) yang artinya bahwa ada pengaruh pemberian posisi semifowler dan teknik pursed lips breathing terhadap saturasi oksigen pasien dengan PPOK. Dengan demikian, pemberian posisi semifowler dan teknik pursed lips breathing ini dapat menjadi salah satu terapi intervensi keperawatan non invasif yang dapat meningkatkan saturasi oksigen pada pasien PPOK.
INTERVENSI EDUKASI BERBASIS THEORY OF PLANNED BEHAVIOR UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN PENGOBATAN, NUTRISI, DAN PENCEGAHAN PENULARAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS: Educational Intervention Based on Theory of Planned Behavior to Improve Compliance with Treatment, Nutrition, and Prevention of Transmission in Tuberculosis Patients Novian Mahayu Adiutama; Ahmad Kholid Fauzi; Agusta Dian Ellina
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.909 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.724

Abstract

Perilaku kepatuhan pasien tuberkulosis menjadi faktor paling penting dalam mencapai keberhasilan pengobatan, termasuk kepatuhan terhadap obat-obatan, pencegahan penularan, dan kepatuhan nutrisi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi edukasi yang berbasis Theory Of Planned Behavior (TPB) dalam meningkatkan kepatuhan pasien TB. Metode: Quasy-experiment pre-post-test with control group dilakukan terhadap 108 pasien TB paru di Puskesmas Bubakan Pacitan, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan intervensi edukasi yang berbasis TPB pada kelompok intervensi selama 2 bulan. Analisis statistik penelitian ini menggunakan independen t-test dan chi-square. Hasil: Setelah dilakukan intervensi selama 2 bulan terdapat perbedaan signifikan di antara kelompok intervensi dan kontrol pada Attitude Toward Behavioral variables (ATB), Subjective Norm (SN), Percieved Behavior Control (PBC), niat, kepatuhan pengobatan, kepatuhan nutrisi, dan kepatuhan pencegahan penularan. Kesimpulan: Intervensi edukasi yang berbasis Theory Of Planned Behavior terbukti memiliki pengaruh dalam meningkatkan ATB, SN, PBC, niat, kepatuhan pengobatan, kepatuhan nutrisi, dan kepatuhan pencegahan penularan.
Overview The Implementation Of Discharge Planning By Nurse In Hospital: Literature Review Diwa Agus Sudrajat; Eva Supriatin; Nursiva Indrawati; Linlin Lindayani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 3 (2021): JIKep | Edisi Khusus 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.711 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i3.809

Abstract

Background: Discharge planning is the process of interaction among of nurse, patient and family to manage the continuation treatment which is needed by the patient during the transition from hospital to home. Whatever the result is from discharge planning will have an impact on the quality of nursing treatment and the quality of patient health. Objective: Describing the implementation of nurse discharge planning in a hospital based on previous research. Methods: The type of this research is literature review. The quality in each journal is assessed using the JBI critical appraisal tools assessment to review selected articles. Results: Four of the seven journals which are selected, describe the discharge planning of nurse in the favorable category and three others describe in the unfavorable category. Conclusion: The good categorized nurse discharge discharge consists of five stages beginning in the examination stage, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation stage. It is hoped that the results of this literature review can provide education and information for scientology, institutions, hospitals associated with customs duties. Recommendations: Nurses and medical teams are advised to facilitate the transition of patients from hospital to home especially with education related to increased knowledge of the patient and the family.
Gambaran Kualitas Hidup Pada Penderita Tuberkulosis Di Asia: Literature Review Alfauzan; Vita Lucya
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 3 (2021): JIKep | Edisi Khusus 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.554 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i3.810

Abstract

Latar belakang: Kualitas hidup merupakan suatu persepsi individu tentang kehidupannya, dalam konteks kebudayaan, norma kehidupan yang berhubungan dengan tujuan, harapan, standar dan perhatian. Kualitas hidup dipengaruhi oleh kesehatan fisik, mental, psikologi, dan hubungan sosial mereka dengan lingkungan. Pengendalian tuberkulosis tidak hanya dalam bentuk pengobatan, namun juga memiliki keterkaitan erat dalam perubahan perilaku pasien, misalnya penderita yang merasa tertekan akan berdampak pada kondisi psikologisnya dan akhirnya akan mempengaruhi keberhasilan pengobatan yang kemudian semakin menurunkan kualitas hidup pasien. Tujuan: penelitian ini adalah untuk merangkum beberapa hasil penelitian kualitas hidup pada penderita Tuberculosis. Metode: penelitian yang digunakan yaitu literature review dengan jumlah tujuh artikel. Penilaian artikel diukur dengan menggunakan format JBI (The Joanna Briggs Institute Critical Appraisal tools). Hasil: penelitian menunjukan bahwa kualitas hidup pada penderita Tuberculosis di Negara ASIA tergolong rendah di beberapa domain terutama pada domain fisik dan psikologi. Kesimpulan: Kualitas hidup tuberculosis di negara asia tergolong rendah terutama pada domain fisik dan psikologi. Kualitas hidup membaik dengan fase perawatan intensif, dan pengurangan stigmatisasi harus diberikan dalam manajemen Tuberculosis untuk mengurangi tekanan psikologis. Upaya peningkatan pelayanan kesehatan dan perhatian khusus bagi pemerintah setempat dan paramedis untuk lebih meningkatkan kualitas hidup dari pasien diharapkan bisa menjadi upaya pengendalian Tuberculosis.
Hubungan Fatigue Terhadap Kualitas Hidup Pasien Hemodialisa Gina Nurdina; Dian Anggraini
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 3 (2021): JIKep | Edisi Khusus 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.476 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i3.813

Abstract

Latar Belakang : Hemodialisa membantu meningkatkan harapan hidup pasien penyakit ginjal kronis, namun pasien juga sering melaporkan masalah dari pengobatan tersebut salah satunya fatigue yang merupakan gejala paling umum dari pasien hemodialisa dan sering dikaitkan dengan masalah kualitas hidup . Tujuan : Mengetahui hubungan fatigue terhadap kualitas hidup pasien hemodialisis. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah studi korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien yang menjalani hemodialisis di berbagai Klinik Hemodialisis di Kota Bandung dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling . Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu the Fatigue Severity Scale (FSS) dan Kidney Disease Quality of Life Short Form 36 (KDQoL-SF36). Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji korelasi pearson. Hasil : Dari 34 responden sebagian besar pasien mengalami fatigue dengan rerata tingkat fatigue 41.18 (SD=17.11). Sekitar 41% responden memiliki skor fatigue tinggi (45<FAS<=63). Rerata skor KDQoL-SF36 pada aspek daftar gejala/masalah 66.02 (SD=9.06), aspek efek penyakit ginjal 43.70 (SD=10.68), aspek beban penyakit ginjal 12.13 (SD=5.94), aspek komponen kesehatan fisik 35.7 9 (SD=6.58) dan aspek komponen kesehatan mental 45.51 (SD=7.82). Terdapat hubungan antara fatigue dengan aspek beban penyakit ginjal dan komponen kesehatan fisik terlihat dari nilai p value <0.05 dengan nilai koefisien korelasi sebesar (-0.491) dan (-0.515). Kesimpulan: Semakin tinggi skor fatigue maka semakin rendah skor aspek kualitas hidupnya
Proses dan Model Keputusan Etik dalam Praktik Keperawatan : Systematic Review Ahmad Farid Rivai
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 3 (2021): JIKep | Edisi Khusus 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.603 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i3.814

Abstract

Latar belakang: Dalam praktik keperawatan, sering dihadapkan pada situasi di mana harus memilih antara dua atau lebih alternatif atau memutuskan berdasarkan pertimbangan etika. Perawat sering mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan secara etis, apalagi tuntutan dalam praktik keperawatan semakin komplek, dinamis dan berdasarkan budaya sehingga pengambilan keputusan semakin sulit. Pertanyaan penelitian ini adalah ‘apakah proses dan model pengambilan keputusan etika dalam praktik keperawatan?’. Metoda: systematica review secara integrative dilakukan dengan pengumpulan data dari bulan februari sampai april 2021 pada database SCOPUS, Mendeley, PubMed, SienceDirect. Teridentifikasi 126 artikel jurnal. Hasil dan Analisa: Kualitas studi dari masing masing artikel dianalisa kualitasnya. Hasil Analisa JBI didaptkan 30 artikel. Karakteristik studi dari Negara English, Portugal, Filandia, Iran, Amerika, Jepang Belgia, Spanyol, Turki, Swiss, Belanda, Australia, Italia, Kanada, Francis, Jerman, dan China. Karakteristik responden adalah Perawat, Perawat teregister, Perawat onkologi, Perawat manajer, Perawat spesialis geriatric, Perawat intensif, Perawat psikiatrik, Perawat kesehatan masyarakat (PHNs). Rata-rata umur responden antara 31 – 40 tahun. Berdasarkan rangkuman review peneliti mengelompokan kedalam proses dan model keputusan etik Perawat Rumah sakit dan proses dan model keputusan etik Perawat primer. Diskusi dan Kesimpulan: Untuk mengurangi ketegangan secara moral, model keputusan etik yang disarankan adalah Quadruple heliks (QH), kelemahannya perawat memiliki tekanan moral yang cukup besar, Kode etik keperawatan internasional dan nasional merupakan acuan utama dalam pengambilan keputusan etik, kelemahannya, kode etik internasional tidak memungkinkan mewakili berbagai budaya dan masyarakat dari berbagai negara. Proses keputusan interprofessional, menyarankan bahwa menghormati orang lain dimulai dengan menghormati diri sendiri dan berkontribusi pada tim, kelemahannya kurangnya pemahaman peran anggota tim. Pengambilan keputusan etik model sheared decision making (SDM), sebagai model yang disukai untuk melibatkan pasien dalam proses memutuskan, keuntungannya bahwa pasien memiliki tanggung jawab atas nilai, tujuan, dan peran partisipatif. Namun model ini tampaknya diterapkan dalam praktik sehari-hari hanya pada tingkat yang terbatas,
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perubahan Tekanan Darah Post Hemodialisis Di Rsud Kabupaten Indramayu Wayunah Wayunah; Muhammad Saefulloh
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 3 (2021): JIKep | Edisi Khusus 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.608 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i3.815

Abstract

Latar Belakang. Perubahan tekanan darah dapat terjadi selama menjalani terapi hemodialisa. Perubahan dapat terjadi peningkatan atau penurunan tekanan darah. Berdasarkan karakteristik pasien, faktor usia, Interdialityc Weight Gain (IDWG), quick of blood (QoB) dan lama hemodialisa memiliki kaitan dengan perubahan tekanan darah post hemodialisa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perubahan tekanan darah post hemodialisa pada pasien PGK yang menjalani hemodialisa rutin di UPTD RSUD Kabupaten Indramayu. Metode. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-secsional. Jumlah sampel sebanyak 123 responden yang yang dipilih berdasarkan tehnik consecutive sampling. Instrumen peneliti menggunakan lembar observasi dan sphygmomanometer aneroid. Data dianalisis dengan uji Pearson Chi-Suare. Hasil. Hasilnya sebanyak 108 (87,8%) mengalami perubahan tekanan darah post hemodialisa, baik mengalami penurunan maupun peningkatan, sedangkan 15 (12,2%) tidak mengalami perubahan tekanan darah (tetap). Sebanyak 64 (52%) responden mengalami penurunan tekanan darah post hemodialisa. Faktor usia (p-value = 0,604; 95% CI); IDWG (p-value = 0,144; 95% CI); QoB (p-value = 0,767; 95% CI); dan lama menjalani hemodialisa (p-value = 0,506; 95% CI) tidak berhubung dengan perubahan tekanan danarah post hemodialisa. Kesimpulan dan Saran. Perubahan tekanan darah post hemodialisa tidak dipengaruhi oleh faktor usia, IDWG, QoB, dan lama waktu menjalani hemodialisa. Artinya ada faktor lain yang mempengaruhi perubahan tekanan darah post hemodialisa. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang faktor lain yang mempengaruhi perubahan tekanan darah post hemodialisa dan mendapatkan metode yang tepat untuk menemuka faktor dominan yang mempengaruhi perubahan tekanan darah post hemodialisa.
Effectiveness Of Peppermint Aromatherapy To Minimize Shortness Of Breath In Patients With Pulmonary Tuberculosis Nunung Nurhayati; Eva Supriatin; Linlin Lindayani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 3 (2021): JIKep | Edisi Khusus 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.747 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i3.827

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis with various symptoms. It spreads through droplets of people infected with TB bacilli. Patients with pulmonary TB have several different complaints that can exacerbate respiratory difficulties, including shortness of breath. Inhalation is a form of treatment by supplying steam ventilation directly to the respiratory tract. EBN is developed to assess the potency of aromatherapy peppermint to minimize shortness of breath in patients with pulmonary tuberculosis. This EBN uses literature-based approaches to analyze study findings collected from method article filter searches using Google Scholar and PubMed databases. Results revealed that the use of peppermint aromatherapy was successful against shortness of breath in patients with pulmonary tuberculosis.