cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 573 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TUBERCULIN SKIN TEST POSITIF PADA PETUGAS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT DI KOTA JEMBER: Factors Related to Tuberculin Skin Test Positive in Healthcare Workers at Hospitals in Jember City
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.25 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.649

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang tidak hanya ada di komunitas tetapi juga di tempat kerja seperti pelayanan kesehatan. Petugas kesehatan di Rumah Sakit memiliki risiko tinggi terpajan droplet yang mengandung Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi positif tuberculin skin test pada petugas kesehatan di Rumah Sakit di Kota Jember. Penelitian ini menggunakan cross-sectional, pada bulan Januari sampai Maret 2020 di dua rumah sakit di kota jember. Masing-masing petugas kesehatan di unit perawatan TB dan unit perawatan non TB dievaluasi menggunakan Tuberculin skin test dengan cut-off ? 10 mm untuk positif tuberculin skin test. Deteksi positif tuberculin skin test terjadi pada 77 (60.2%) petugas kesehatan dari total 128 petugas kesehatan. Faktor risiko jenis kelamin laki-laki (p-value=0.329; OR=1.425; CI=0.6499-2.904), rentang usia (p-value=0.676; OR=0.740; CI=0.176-3.101), BMI (p-value=0.539), riwayat merokok (p-value=0.132; OR=2.059; CI=0.796-5.330), riwayat kontak TB di keluarga (p-value=0.481; OR=1.555; CI=0.452-5.348), riwayat bekerja di unit TB (p-value=0.692; OR=1.154; CI=0.568-2.344) tidak memiliki hubungan bermakna dengan reaksi tuberculin skin test positif. Reaksi tuberculin skin test positif dengan prevalensi yang tinggi terjadi pada petugas kesehatan yang berisiko meningkatkan risiko terjadinya TB aktif pada petugas kesehatan di Rumah Sakit di Jember. Dibutuhkan suatu program untuk mencegah terjadinya TB pada petugas kesehatan. Kata kunci: Tuberculin skin test; petugas kesehatan; faktor risiko
PEMERIKSAAN ANTE NATAL CARE 4 KUNJUNGAN DENGAN KEHAMLAN RISIKO TINGGI PADA IBU HAMIL: TINJAUAN LITERATUR: Ante Natal Care Examination 4 Visits with High Risk of Pregnancy in Pregnant Women: Literature Review Asri Kusyani; Susanti; Shelfi Dwi Retnani Putri; Siti Fatimah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.034 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.653

Abstract

Pendahuluan : Kehamilan risiko tinggi dianggap menjadi masalah yang besar dan harus segera ditangani dalam kesehatan masyarakat untuk menurunkan angka kematian ibu. Sebagian besar kehamilan dan persalinan akan mempunyai hasil yang menggebirakan yaitu ibu dan bayi lahir sehat. Namun ada ibu hamil yang akan menghadapi kegelisahan/kegawatan dengan tingkat ringan sampai berat yang dapat memberikan bahaya terjadinya ketidakpuasan, ketidaknyamanan, kesakitan, kecacatan maupun kematian bagi ibu dan bayinya. Penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu hamil dapat dilakukan dengan melihat cakupan K4. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemeriksaan kehamilan K4 terhadap kehamilan risiko tinggi pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review yang mengidentifikasi, menilai, dan menginterprestasikan seluruh temuan pada suatu topik penelitian. Sumber yang digunakan berupa artikel jurnal bereputasi baik nasional maupun internasioal dengan tema yang sudah ditentukan. Hasil: Berdasarkan hasil pencarian artikel yang sudah dipaparkan pemeriksaan antenatal care kurang dari empat kali berhubungan dengan peningkatan kehamilan risiko tinggi dan persalinan tindakan. Kesimpulan: pemeriksaan kehamilan K4 behubungan dengan kejadian kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil. Oleh karena itu, deteksi dini kehamilan risiko tinggi perlu dilakukan di tingkat puskesmas untuk meningkatkan hasil ibu, kebidanan, dan neonatal. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk meneliti lebih lanjut tentang hubungan ANC K4 dengan kematian ibu dan janin
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PENDERITA HALUSINASI PENDENGARAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA: TINJAUAN LITERATUR: The Effect of Music Therapy on Behavioral Changes in Auditory Hallucinations In Schizophrenic Patients: Literature Review Tania Succi Dwi Apriliani; Erna Tsalatsatul Fitriyah; Asri Kusyani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.32 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.654

Abstract

Pendahuluan: Skizofrenia adalah penyakit kronis yang dapat mempengaruhi semua aspek kehidupan seseorang. Skizofrenia sering diidentikan dengan halusinasi. Halusinasi merupakan presepsi yang diterima oleh panca indra tanpa adanya stimulus eksternal atau tidak nyata adanya. 70% penderita halusinasi mengalami halusinasi pendengaran. Terapi musik menjadi salah satu terapi yang menggunakan musik untuk memelihara atau memperbaiki mental, fisik, emosi, dan kebutuhan sosial.. Tujuan: Tujuan dari literatur review ini adalah untuk menggali artikel tentang pengaruh terapi musik terhadap perubahan perilaku penderita halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Metode: Database yang digunakan dalam literatur review adalah google scholar dan portal garuda yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, artikel diterbitkan pada tahun 2010-2020, menggunakan jurnal nasional dan internasional, artikel dengan menggunakan metode experimen dan literatur review, artikel full text format pdf dan tidak berbayar. Hasil: Ditemukan dari 10 jurnal yang telah ditelaah bahwa terapi musik memiliki efek menurunkan tanda dan gejala halusinasi pendengaran, membuat pasien merasa nyaman, menurunkan kecemasan, mengurangi perilaku emosional dan dapat meningkatkan fungsi interpersonal. Saran: untuk penelitian selanjutnya, diharapkan melakukan penelitian mengenai jenis, durasi, frekuensi dalam pemberian terapi musik pada penderita halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia.
TINJAUAN PELAKSANAAN HANDOVER DI RUMAH SAKIT: TINJAUAN PUSTAKA: Overview of The Implementation of Handover in Hospital: Literature Review
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.505 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.664

Abstract

Background: Handover is an activity to deliver and receive reports regarding the patient's condition. Handover implementation consists of three stages, namely the preparation stage, implementation stage and post handover. Handover as an important element in providing nursing care and has a role in patient safety. Purpose: This study aims to identify the results of previous studies regarding the stages of implementing nurse handovers in hospitals. Methods: The method used in this study is a literature review with an assessment using the JBI Critical Appraisal Checklist for Analytical Cross Sectional Studies. Search using Google scholar and Library of the Faculty of Nursing-UM. Keywords used are nurse AND handover OR weigh accept. Results: Based on the five articles that have been reviewed, the overall description of the implementation of the handover is one article with a sufficient category, one article with a good category and three articles with an average implementation of the value range from 50% to 75.71%. The four articles used three stages of handover, namely preparation, implementation and post handover with the lowest score at the post handover stage with a value range of 14.5% to 38.8% and the highest value at the implementation stage of 59.4% -88%. One article uses five stages, namely the preparation, introduction, information exchange, observation and safety scan stages with the lowest range in the scan scan stage of 51.24% and the highest value at the introduction stage of 94.33%. Conclusion: Handover activity is influenced by the efficiency of time and human resources. Nurses are advised to carry out handovers in accordance with the SOP and carry out handovers using the SBAR effective communication format with the beside handover
PERBEDAAN KEJADIAN DEPRESI PADA PRIA DAN WANITA PADA LANSIA YANG MENDERITA DIABETES MELLITUS: The Diferences of Depression in Man and Women Elderly who Have Diabetes Mellitus Nur Ainiyah; Iis Noventi; Chilyatiz Zahroh
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.048 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.668

Abstract

Elderly is the final stage of the human life cycle. The process of aging is a process that shows a decline in human physical function, emotional changes, as well as social interactions that will change gradually. Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disease that occurs chronically due to interference with insulin and has various complications for sufferers, both acute and chronic. Decreased physical, unstable emotional, interaction of social abilities decrease, anda also metabolic disorders and its complications make the elderly had depression which is manifested in the quality of sleep of the elderly. The purpose of this study was to determine the differences in the incidence of depression in men and women in the elderly who suffer from diabetes mellitus. The method in this research was comparative. The population of this study were all elderly in Region X as many as 60 elderly consisting of 27 elderly men and 33 elderly women. The sample in this study was a research of 60 members, using total sampling / depression data collection was done by giving a questionnaire based on the Beck depression scale. Data analysis used elderly depression scores in men and elderly women collected from the results of data collection will be measured the difference with a two-mean difference test (T-test). The results showed the mean depression score for men = 1.59 and the standard deviation = 1.575 and the mean depression score for women = 3.54 the standard deviation was 1.96, the level of significance (p = 0.001; p <0.05). Its shows a significant difference between depression in elderly men and women who suffer from DM. Therefore, it is expected that all members of the elderly family as one of the support systems for the elderly can provide support so that the elderly do not experience depression.
GAMBARAN PENGETAHUAN MAHASISWA KEPERAWATAN TENTANG ULKUS DEKUBITUS : An Overview Of Nursing Student Knowledge About Pressure Ulcer Indri Safitri; Yuftriana Amir; Wan Nishfa Dewi
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.555 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.671

Abstract

Pendahuluan : Ulkus dekubitus juga sering disebut sebagai pressure ulcer, bed sore, atau borok tempat tidur diakibatkan oleh nekrosis sel dan sering terjadi dalam kulit atau jaringan subkutan di daerah tonjolan tulang. Untuk mencegah ulkus dekubitus diperlukan pengetahuan yang baik tentang ulkus dekubitus. Metodologi : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang ulkus dekubitus. Design penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 214 responden dengan teknik total sampling. Hasil : Hasil penelitian yang didapatkan adalah pengetahuan mahasiswa tentang ulkus dekubitus dengan kategori cukup yaitu sebanyak 5,6 % responden. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa pengetahuan responden paling bagus adalah pada tema etiologi. Diskusi : Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa adalah dengan memberikan workshop, pelatihan ataupun mini seminar tentang ulkus dekubitus untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang ulkus dekubitus. Kata Kunci : Kata Kunci : Bed Sore, Mahasiswa Keperawatan, Pengetahuan, Ulkus Dekubitus
PENGARUH TERAPI AUDIOVISUAL (FILM KARTUN) TERHADAP TINGKAT STRES PADA ANAK USIA SEKOLAH YANG MENJALANI PHYSICAL DISTANCING DI RW 01 DESA WAGE KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO: The effect of audiovisual therapy (cartoon film) on the level of stress in school-age children undergoing physical distancing Putri Novitasari; Dwi Ernawati; Sapto Dwi Anggoro
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.561 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.673

Abstract

Pendahuluan : Physical distancing adalah salah satu cara untuk mencegah penularan dan memutus rantai penyebaran Covid-19.  Saat ini seluruh kegiatan anak usia sekolah harus berada di dalam rumah, sehingga mereka mengeluh bosan karena tidak bisa bermain dengan temannya hal ini juga bisa mengakibatkan anak mengalami stres. Salah satu cara untuk mengurangi stres yaitu terapi audiovisual. Tujuan: Untuk meneliti pengaruh terapi audiovisual terhadap tingkat stres pada anak usia sekolah yang menjalani physical distancing di RW 01 Desa Wage Kecamatan Taman Sidoarjo. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy-Eksperimental dengan metode pre-test - post test control group. Sampel penelitian ini berjumlah 50 anak, yang dibagi menjadi 25 anak pada kelompok intervensi dan 25 responden pada kelompok kontrol dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner melalui googleform. Analisa data menggunakan Wilcoxon Signed Rank dan uji Mann-Whitney (??0.05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi audiovisual (film kartun) terhadap tingkat stres pada anak usia sekolah yang menjalani physical distancing dengan derajat signifikan ??0,05. Kesimpulan: Implikasi penelitian ini adalah untuk menurunkan stres pada anak usia sekolah yang menjalani physical distancing dengan melakukan terapi setiap hari selama satu episode film kartun  
PROSES TEACH BACK DALAM EDUKASI KESEHATAN : TINJAUAN LITERATUR : Process Teach Back in Health Education: Literature Review Sri Wahyuni Yunus Kanang; Kusrini Kadar; Rosyidah Arafat
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.45 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.679

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Salah satu metode edukasi yang dapat ditawarkan adalah metode teach-back yang merupakan edukasi dua arah yang meminta pasien untuk menjelaskan kembali informasi yang diberikan. Perawat sebagai lini terdepan dalam pelayanan kesehatan perlu mengetahui metode yang tepat untuk memberikan edukasi pada pasien agar pasien mudah paham dan bisa mengaplikasikan. Tujuan dari penulisan Literature review ini adalah untuk memberi pemahaman akan proses edukasi menggunakan metode teach-back dalam edukasi kesehatan. Metode penyusunan literatur review ini mengikuti panduan PRISMA. Pubmed, Science Direct, Wiley Online, Proquest, dan Google Scholar adalah database yang digunakan dalam mengumpulkan artikel dengan kata kunci yang relevan. Hasil diperoleh lima artikel penelitian yang sesuai dengan kriteria inklusi. Artikel penelitian mengemukakan proses atau langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melaksanakan edukasi dengan metode teach-back. Kesimpulan pelaksanaan metode teach-back lebih banyak dilakukan dengan melakukan pelatihan teach-back pada staf. Selain itu metode teach back juga banyak dikombinasikan dengan strategi edukasi lainnya sehingga teach-back dijadikan sebagai bentuk evaluasi edukasi kesehatan. Kata Kunci: Proses, Tenaga Kesehatan, Teach Back
STRATEGI UNTUK MENGATASI KEPADATAN UNIT GAWAT DARURAT (UGD): TINJAUAN PUSTAKA: Strategies for Coping with Overcrowded Emergency Department (ED): Literature Review Rosmini Rasimin; Yuliana Syam; Rosyidah Arafat; Sintawati Majid
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.646 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.683

Abstract

Latar Belakang: Unit gawat darurat (ED) sebagai pintu gerbang penanganan awal pasien dengan kegawatdarutatan berisiko mengalami Kepadatan. Tujuan literature review ini adalah untuk mencari strategi yang tepat untuk mengatasi kepadatan di ED. Metode yang digunakan yaitu pencarian pada electronic database seperti Pubmed, DOAJ, dan google scholar, menggunakan kata kunci Crowding AND Emergency Department, awal ditemukan 1160 artikel,15 artikel dimasukkan setelah melalui proses screening. Hasil review menyajikan penyebab kepadatan di ED, alat ukur, efek yang ditimbulkan, dan srategi penaganan kepadatan di ED. Kesimpulan, lama tinggal dan keterlambatan pemeriksaan penunjang mempengaruhi kepadatan, system informasi serta pengelompokan pasien dapat menurunkan kepadatan, National Emergency Department Overcrowding Scale (NEDOCS) direkomendasikan untuk mengukur skala kepadatan di ED.
PENGARUH TERAPI KOGNITIF DAN TERAPI PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP TINGKAT ANSIETAS KLIEN KANKER: Effect of Cognitive Therapy and Family Psychoeducational Therapy On Anxiety Level of Cancer Clients Madepan Mulia
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.037 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v7i1.700

Abstract

Introduction: Cancer is a group of diseases characterized by the uncontrolled growth and spread of abnormal cells that can lead to death. The physical impact caused by cancer will affect a person's psychological condition, causing psychosocial problems. Purpose: This study aims to determine the effect of cognitive therapy and family psychoeducation therapy on the anxiety level of cancer clients at the Regional General Hospital (RSUD) Dr. Hi. Abdul Moeloek, Lampung Province. Methods: This study used a quasi-experimental design with pre-post test control group with a total sample of 35 people for each group. The instrument used was hamilton anxiety rating scale (HARS). The analytical test used was repeated ANOVA test and independent t-test. Results: The results showed that cancer client anxiety decreased significantly (p value <0.05) after receiving nurse nursing action, but after being given cognitive therapy and family psychoeducation therapy, it decreased significantly than after receiving nurse nursing action. Conclusion: The implication of this research is that cognitive therapy and family psychoeducation therapy reduce the anxiety level of cancer clients, so that the hospital can add interventions related to psychosocial problems, especially for cancer clients who experience anxiety at the Regional General Hospital (RSUD) Dr. Hi. Abdul Moeloek, Lampung Province.