cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 573 Documents
EFEKTIFITAS DIET DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP PENCEGAHAN DIABETES PADA REMAJA PRA DIABETES: TINJAUAN LITERATUR : The Effectiveness of Diet And Physical Activity on The Prevention of Diabetes in Pre-Diabetes Adolescents: A Literature Review Mulyati Uly; Kadek Ayu Erika; Saldy Yusuf
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.541 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.805

Abstract

Pendahuluan: Kejadian pra diabetes dikalangan remaja meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Selain genetik, faktor gaya hidup merupakan yang paling dominan berkontribusi terhadap risiko pra diabetes pada remaja. Jika tidak ditangani, maka akan berkembang menjadi diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas diet dan aktivitas fisik terhadap pencegahan diabetes pada remaja pra diabetes. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis desain literature review. Data diperoleh melalui hasil pencarian pada database elektronik Pubmed, ProQuest, ScienceDirect, Wiley, dan CochraneLibrary. Enam studi teridentifikasi dengan total sampel 490 responden memenuhi kriteria untuk untuk disertakan (1) remaja pra diabetes usia 10-19 tahun, (2) intervensi diet dan aktivitas fisik, (3) artikel tahun 2011-2021, (4) berbahasa Inggris dan Indonesia, dan (5) memiliki full text. Data dianalisis menggunakan analisis tematik mengacu pada kesamaan intervensi serta durasi yang diberikan. Hasil: Program diet dan aktivitas fisik mencegah perkembangan diabetes pada remaja pra diabetes. Hanya satu studi yang melaporkan insiden diabetes pada 1 peserta dari 83 yang mengikuti program diet dan aktivitas fisik. Semua studi melaporkan peningkatan yang signifikan pada kontrol glikemik, lima studi melaporkan peningkatan sensitivitas insulin dan perubahan BMI, empat studi melaporkan penurunan berat badan. Kesimpulan: Tinjauan ini menunjukkan keefektifan program diet dan peningkatan aktivitas fisik terhadap pencegahan diabetes pada remaja pra diabetes, diikuti dengan peningkatan kontrol glikemik dan sensitivitas insulin, perubahan BMI dan penurunan berat badan. Oleh karena itu, program diet dan aktivitas fisik dapat menjadi pilihan terapi non-farmakologis untuk mencegah atau menunda perkembangan diabetes pada remaja pra diabetes.
PELAKSANAAN SISTEM RUJUKAN BERBASIS PEMERINTAH DI PELAYANAN KESEHATAN: TINAJAUAN LITERATUR: Implementation of Government-Based Referral Systems in Health Services: Literature Review Muhammad Adjiz Zuhri; Ariyanti Saleh; Takdir Tahir; Sri Wahyuni Yunus Kanang; Nur Isriani; Kasmawati
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.759 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.817

Abstract

Pendahuluan: Sistem rujukan dibuat untuk mengintegrasikan pelayanan dan memudahkan pelayanan ke pasien. Di lain sisi pertimbangan biaya menjadi hal yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan. Masih rendahnya pemahaman tentang sistem rujukan sedikit banyak menyulitkan pasien itu sendiri dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.Tujuan dari penulisan Literature review ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem rujukan berbasis pemerintah dan hambatan yang dihadapi dalam layanan kesehatan. Metode penyusunan literatur review ini mengikuti panduan PRISMA. Pubmed, Science Direct, Wiley Online, Proquest, dan Google Scholar adalah database yang digunakan dalam mengumpulkan artikel dengan kata kunci yang relevan. Hasil diperoleh lima artikel penelitian yang sesuai dengan kriteria inklusi. Artikel penelitian mengemukakan proses pelaksanaan, hambatan dan tantangan dalam system rujukan berjanjang di layanan kesehatan. Kesimpulan Sistem rujukan berjenjang merupakan sistem pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang bertujuan untuk mengendalikan mutu dan biaya pelayanan dalam sistem JKN. Sistem ini juga dirancang agar pelayanan kesehatan yang diterima oleh pasien bisa optimal dan pasien dapat puas dengan pelayanan tersebut. Meski demikian, hasil penelitian ini menemukan masih banyak persoalan dalam pelaksanaan sistem rujukan berjenjang di FKTP. Pelayanan yang diberikan oleh FKTP belum optimal karena tidak seimbangnya antara jumlah pasien yang dilayani dan petugas dan infrastruktur pelayanan kesehatan.
DETERMINAN MISKONSEPSI KARANTINA COVID-19 PADA MASYARAKAT RENTAN DI KECAMATAN RAPPOCINI: Determinants of Covid-19 Quarantine Misconceptions in Vulnerable Communities in Rappocini District Alfi Irtiyah Andini; Rosyidah Arafat; Muhammad Hidayat; Adi Indra Wahyudi Bahtiar; Wafiq Aulia Ramadhani; Andi Fitria Idham
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.482 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.840

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Angka kejadian Covid-19 di Indonesia semakin meningkat. Hal ini mengharuskan pemerintah segera melakukan tindakan preventif salah satunya dengan memutuskan untuk menerapkan lockdown atau karantina. Namun, disisi lain perilaku kurang peduli sebagian masyarakat terhadap karantina Covid-19 salah satunya disebabkan oleh terjadinya miskonsepsi di masyarakat mengenai penerapan sistem karantina Covid-19. Tujuan : Untuk memperoleh informasi tentang determinan miskonsepsi yang terjadi di masyarakat Kecamatan Rappocini dalam penerapan sistem karantina Covid-19. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional yaitu meneliti faktor determinan dan faktor dominan masalah miskonsepsi karantina Covid-19. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 400 orang masyarakat di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Pemilihan wilayah studi responden ditentukan secara Purposive Sampling. Dalam penelitian ini, pengumpulan data kuantitatif dilakukan menggunakan kuesioner atau angket. Pengelolaan secara statistik/kuantitatif berupa uji chi square dan perhitungan prevalensi rasio (PR) dengan tingkat kemaknaan hubungan p < 0.05. Hasil : Hasil dari penelitian ini yaitu banyak masyarakat di Kecamatan Rappocini mengalami miskonsepsi karantina Covid-19 dengan jumlah 211 (52.8%) dan semua variabel faktor yang diujikan dalam penelitian ini menunjukkan pengaruh terhadap terjadinya miskonsepsi karantina Covid-19 dengan p value 0.000 (p < 0.05). Kesimpulan : Faktor determinan yang berhubungan dengan miskonsepsi karantina Covid-19 di Kecamatan Rappocini, yaitu sikap terhadap keberadaan Covid-19, dukungan terhadap kebijakan penanganan Covid-19, kepercayaan terhadap layanan fasilitas kesehatan, pengaruh keyakinan/agama dan tradisi, serta kondisi sosial-ekonomi. Dengan faktor kondisi sosial-ekonomi yang menjadi faktor paling mempengaruhi miskonsepsi karantina Covid-19. Kata Kunci : Karantina , Covid-19, Miskonsepsi
KOLABORASI PERAWAT-ROHANIAWAN DALAM PENERAPAN SPIRITUAL DIRUMAH SAKIT: A SCOPING REVIEW: The nurse-clergy collaboration in the application of spiritual nursing in hospital : A Scoping Review Abdullah; Ariyanti Saleh; Syahrul Syahrul
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.861 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.863

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Asuhan keperawatan spiritual di rumah sakit merupakan komponen penting perawatan paliatif yang tidak bisa diabaikan dalam proses penyembuhan pasien, namun pada pelaksanaannya kurang mendapat perhatian. Kurangnya kolaborasi perawat dengan rohaniawan, keberadaan rohaniawan di ruangan perawatan bukan karena rujukan perawat tapi berdasarkan permintaan pasien dan keluarga. Terkadang keberadaan mereka karena kebijakan manajemen rumah sakit, sehingga hal ini mempengaruhi efektifitas keperawatan spiritual di rumah sakit. Tujuan : Mengidentifikasi kolaborasi perawat-rohaniawan dalam penerapan asuhan keperawatan spiritual di rumah sakit. Metode : Menggunakan metode scoping review yang disusun berdasarkan panduan dari JBI penelusuran literatur yang dilakukan melalui database pubmed, proquest, ebscohost, science direct, clinical for nursing, garuda, dan pencarian sekunder dengan populasi artikel yang berfokus pada kolaborasi perawat dan rohaniawan dalam penerapan keperawatan spiritual di rumah sakit dengan batasan pencarian 10 tahun terakhir. Hasil : 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, didapatkan bahwa 11 artikel tentang kolaborasi perawat-rohaniawan dalam penerapan keperawatan spiritual di rumah sakit dari 11 artikel tersebut menjelaskan bentuk pelaksanaan rujukan perawat ke rohaniawan, hasil yang didapatkan lebih banyak menjelaskan kolaborasi perawat-rohaniawan pada kasus masalah pasien dengan kondisi kritis menghadapi kematian, khususnya mulai fase intervensi sampai perencanaan. Namun dari kelima bentuk kolaborasi dari fase pengkajian belum ada yang menjelaskan bagaimana bentuk kolaborasi pada fase tersebut secara langsung. Temuan lain didapatkan dari empat karakteristik spiritual, fase bagaimana hubungan dengan alam tidak ditemukan artikel yang menjelaskan bagaimana kolaborasi perawat dan rohaniawan. Kesimpulan : kondisi-kondisi pasien untuk dirujuk ke rohaniawan harus mempertimbangkan kode etik profesi, pentingnya mendatangkan/menyediakan rohaniawan di ruangan pelayanan di rumah sakit untuk meningkatkan kolaborasi dan rujukan spiritual. Kedepan diharapkan ada penelitian yang membahas kolaborasi dengan rohaniawan pada fase awal pengkajian agar asuhan spiritual yang diberikan lebih baik dan efektif. Kata kunci: Nurs*; clergy; chaplain; spiritual nursing; hospital
MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN INTERPROFESSIONAL: TINJAUAN SISTEMATIK: Learning Model for Interprofessional Education: A Systematic Review Tri Ayu Yuniyanti; Andi Masyitha Irwan
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.795 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.920

Abstract

Introduction: Interprofessional education (IPE) emphasizes the importance of collaborative practice that can be achieved through teamwork between two or more healthcare professionals. This systematic review aims to explore more about IPE learning models. Method: The search is using electronic data base from a journal that has been published through PubMed, Science Direct and Wiley. Result: based on the review of the 12 selected journals, the learning models of IPE used is exchange-based (n = 6); action-based (n = 5); simulation-based (n = 4); and practice-based (n = 2). Discussion: various models of IPE can be used According to the learning outcomes. IPE has a positive overall impact on improving students knowledge and skills on interprofessional roles and responsibilities, communication, team and teamwork.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SKILL LAB SYRINGE PUMP MELALUI VIDEO TUTORIAL: Improving The Skill Lab of Syringe Pump Through Video Tutorials Rachmat Chusnul Choeron; Wahyu Dini Metrikayanto
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.973 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.927

Abstract

Introduction. The syringe pump lab skill is one of the nurse's professional student competencies. However, many students have difficulty mastering these competencies, especially during the COVID-19 pandemic which makes it impossible to meet directly between students and lecturers. The purpose of this study was to prove the effect of online video tutorials on the ability of nursing profession students' lab skills. Methods. This study uses a one group pre-post test design. The population in this study were students of Nursing Professional Education, Faculty of Health Sciences, Tribhuwana Tunggadewi University. A sample of 53 respondents was taken randomly. The independent variable in this study was an online video tutorial, while the dependent variable was the ability of the syringe pump lab skill. The research instrument used an observation sheet. Data were analyzed using paired t test with =0.05. Results. The results of this study found that the average value of the syringe pump lab skills of professional students before being given an online video tutorial was 68.82 (SD = 8.93), the average value of the syringe pump lab skill of professional students after being given an online video tutorial was 78.55 (SD=4.58) and there was a significant effect of online tutorial videos on the ability of the syringe pump lab skills (p=0.000; = -9.73; SD=6.60; r=0.699). Discussions. Online video tutorials can be an effective option in teaching various lab skills to nursing professional students.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF DALAM MENURUNKAN STRES SAAT PANDEMI COVID-19 DI MASYARAKAT: LITERATURE REVIEW: The Effect of Progressive Muscle Relaxation Therapy in Reduce Stress During the COVID-19 Pandemic in the Community: Literature Review Fitri Ramdani; Rusli Abdullah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.774 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.930

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Tingginya morbiditas dan mortalitas akibat Covid-19 ini telah menimbulkan dampak psikologis pada seluruh masyarakat. Tingginya rasa takut terpapar virus, terbatasnya ruang gerak, kehilangan pekerjaan, serta adanya tuntutan bagi orangtua untuk mendampingi anak belajar di rumah telah menimbulkan stres yang luar biasa bagi masyarakat. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif dalam menurunkan stres yang dialami masyarakat saat pandemi Covid-19. Metode: Deskriptif analitis pendekatan literature review. Sumber data diperoleh dari hasil pencarian dan seleksi artikel menggunakan database Pubmed, ProQuest, ScienceDirect, Wiley, dan Google Scholar. Tujuh artikel diidentifikasi memenuhi kriteria: 1) sampel masyarakat yang mengalami stres akibat pandemi Covid-19; 2) intervensi terapi relaksasi otot progresif; 3) diterbitkan rentang tahun 2019-2021; 4) berbahasa Inggris dan Indonesia; 5) memiliki full text; dan 6) desain studi eksperimental. Jumlah sampel keseluruhan 249 responden. Analisis menggunakan peta data yang diekstraksi dalam tabel sintesis grid termasuk penulis, tahun publikasi, negara, tujuan, ukuran sampel, desain, jenis dan durasi intervensi, hasil dan kesimpulan penelitian. Hasil: Dari tujuah artikel yang direview, enam studi melaporkan bahwa terapi relaksasi otot progresif efektif dapat menurunkan stres pada masyarakat selama pandemi Covid-19, sementara satu studi melaporkan bahwa terapi relaksasi otot progresif tidak memiliki pengaruh signifikan dalam menurunkan stres yang dialami masyarakat selama pandemi Covid-19. Kesimpulan: Terapi relaksasi otot progresif secara signifikan dapat menurunkan stres saat pandemi Covid-19 di masyarakat. Oleh karena itu, disarankan kepada masyarakat agar melakukan terapi relaksasi otot progresif untuk menurunkan stres yang dirasakan selama pandemi Covid-19.
EFEKTIVITAS ANKLE STRATEGY EXERCISE TERHADAP KESEIMBANGAN POSTURAL PADA LANSIA DENGAN RESIKO JATUH: LITERATURE REVIEW: The Effectiveness of Ankle Strategy Exercise on Postural Balance in the Elderly with Risk of Fall: A Literature Review Bhakti Permana; Eva S Supriatin; Nunung Nurhayati; Linlin Lindayani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.124 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.936

Abstract

Lansia identik dengan berbagai penurunan status kesehatan terutama status kesehatan fisik. Status kesehatan lansia yang menurun seiring dengan bertambahnya usia akan memengaruhi kualitas hidup lansia. Bertambahnya usia akan diiringi dengan timbulnya berbagai penyakit, penurunan fungsi tubuh, keseimbangan tubuh dan risiko jatuh. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan keseimbangan dan kejadian jatuh adalah dengan melakukan aktivitas fisik yang teratur dan terprogram. Salah satu aktivitas fisik yang dapat dilakukan adalah latihan keseimbangan dengan metode ankle strategy exercise. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian Ankle Strategy Exercise terhadap lansia dengan gangguan keseimbangan resiko jatuh. Metode penelitian ini menggunakan studi literature review, pencarian dilakukan dengan database Google Scholar, PubMed melalui kata kunci kemudian dilakukan screening dengan kriteria inklusi dan penilaian kualitas menggunakan CASP dan didapatkan hasil 3 artikel yang memenuhi kriteria. Artikel yang didapat sesuai kata kunci berjumlah 115 jurnal, kemudian dilakukan screening sesuai kriteria inklusi dan peniliaian kualitas jurnal sehingga menghasilkan 3 artikel. 3 artikel yang di review menghasilkan data bahwa terdapat peningkatan pada keseimbangan lansia yang diberika latihan keseimbangan dengan metode Ankle Strategy Exercise. Terjadi perubahan keseimbangan pada lansia setelah mengikuti latihan Ankle Strategy Exercise.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH BERBASIS LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) SELAMA PANDEMI COVID-19: Development of Learning Management System (LMS) The Clinical Practice of Medical Surgical Nursing During The Covid-19 Pandemic Diah Hastuti; Rizki Andriani; Erlia Rosita
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.359 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.940

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh kondisi pandemi Covid-19 yang membuat mahasiswa prodi sarjana keperawatan tidak dapat melakukan praktik klinik dikarenakan penolakan lahan praktik dalam menyelenggarakan pendidikan klinis. Jika hal ini tidak ditindaklanjuti maka berisiko tidak tercapainya kompetensi mahasiswa yaitu salah satunya pada mata kuliah praktik klinik keperawatan medikal bedah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk media pembelajaran yang dapat digunakan pada mata kuliah praktik jika mahasiswa tidak dapat praktik di lahan. Metode yang dipakai adalah metode Research and Development (R&D) model Plomp yaitu metode yang digunakan untuk menghasilkan suatu produk. Instrumen pengumpulan data adalah angket kelayakan dan kemenarikan produk beserta soal pretest dan posttest untuk mengetahui efektivitas produk. Hasil penelitian menghasilkan produk media pembelajaran berbasis learning management system (LMS) yaitu website yang bernama clinerclass. Media pembelajaran tersebut layak digunakan dengan skor rata-rata validasi aspek materi sebesar 3,65 dan aspek media 3,78. Respon mahasiswa dan dosen pendidik menyebutkan media pembelajaran berbasis learning management system (LMS) sangat menarik. Efektivitas media pembelajaran berbasis learning management system (LMS) clinerclass pada rata-rata N-gain 0,76 dengan kriteria tinggi. Penelitian ini menunjukkan media pembelajaran berbasis learning management system (LMS) dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran selama masa pandemi. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan media pembelajaran dengan berbagai modul materi lainnya dan disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa sehingga membantu proses pembelajaran pada kondisi pembelajaran di luar prediksi institusi pendidikan.
OPTIMALISASI PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 UNTUK KESIAPSIAGAAN DESA WISATA PENTINGSARI MENUJU INDONESIA SEHAT: Optimization of the Covid-19 Health Protocol For Preparedness of Pentingsari Tourism Village Towards A Healthy Indonesia Diah Pujiastuti; Isnanto
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.944 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.944

Abstract

Pendahuluan : COVID-19 berdampak pada semua aspek termasuk sektor pariwisata. Saat ini Desa Wisata Pentingsari akan membuka kembali kawasan wisata dengan mengikuti adaptasi kebisaan baru. Hal ini dapat menjadi polemik, satu sisi dianggap akan meningkatkan kasus COVID-19, disisi lain era adaptasi kebiasaan baru menjadi upaya meredam tingginya kerentanan sosial ekonomi yang terjadi di masyarakat. Polemik dapat dihilangkan jika masyarakat memiliki kemampuan optimal dalam kesiapsiagaan terhadap pandemi COVID-19 dengan patuh menerapkan protokol kesehatan. Tujuan Mengetahui pengaruh optimalisasi protokol kesehatan COVID-19 terhadap kesiapsiagaan Desa Wisata Pentingsari pada masa pandemi COVID-1.  Metode:Desain penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment one group pre and post test design pada 145 pekerja wisata di Desa Wisata Pentingsari menggunakan teknik accidental sampling dengan uji Wilcoxon yang sebelumnya diuji normalitas Kolmogorov Smirnov. Penelitian dilakukan bulan September hingga November 2021 dengan memberikan tiga (3) kali pelatihan serta pendampingan dalam pelaksanaan kesiapsiagaan protocol Kesehatan COVID-19. Hasil: Hasil uji bivariat menunjukkan nilai p-value 0,000. Artinya ada perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan optimalisasi protokol kesehatan COVID-19. Hal ini dibuktikan dengan delta mean meningkat sebanyak 9,3 poin). Kesimpulan: Implementasi pelaksaanan protokol kesehatan sangat berperan dalam pencegahan dan penyebaran COVID-19 di area wisata. Perlunya melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik pengelola maupun pekerja di area wisata agar tercapai persamaan persepsi tentang konsep wisata yang aman sehat di masa pandemi COVID-19, penerapan protokol kesehatan yang ketat dan dilaksanakan bersama, pendampingan serta pengawasan secara berkelanjutan dari unsur pemerintahan setempat.