cover
Contact Name
Munawir Amansyah
Contact Email
munawir@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alsihah@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-sihah: The Public Health Science Journal
ISSN : 20862040     EISSN : 25485334     DOI : -
Core Subject : Health,
The aim of this journal is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of public health. Al-Sihah receives manuscripts encompass a broad range of research topics in public health sciences: epidemiology, nutrition, health promotion, health and safety at work, communicable disease, social determinant of health, enviromental health, and health policy.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
Gambaran Faktor Pekerjaan dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Pengrajin Batu Tatakan di Desa Lempang Kec. Tanete Riaja Kabupaten Barru Tahun 2015 Fatmawaty Mallapiang; Andi Agus Wahyudi
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 7, Nomor 1, Tahun 2015
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.818 KB) | DOI: 10.24252/as.v7i1.1974

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) disebabkan terjebaknya saraf medianus dalam terowongan karpal pada pergelangan tangan dengan gejala rasa nyeri, pembengkakan, rasa seperti tertusuk, hipotesia pada ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor pekerjaan yang berisiko terhadap kejadian CTS pada pengrajin batu tatakan di Desa Lempang, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru.Penelitian ini adalah menggunakan pendekatan observasional dengan metode deskriptif dengan sampel sebanyak 59 orang dari populasi 69 orang yang dipilih secara purposive sampling.Responden dengan CTS sebanyak 20  dari total 57 responden dalam keadaan bekerja dengan gerakan berulang berisiko, sementara terdapat 22 responden yang mengalami Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dan berisiko melakukan pekerjaan menggenggam atau menjepit. Adapun 22 responden yang mengalami Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dan memiliki postur janggal yang berisiko (responden bekerja dengan salah satu postur tangan tidak alamiah).Gerakan berulang dengan frekuensi ≥ 30 kali dalam satu menit yang dilakukan setiap hari dapat meninggkatkan tendinitis yang menjadi penyebab kompresi saraf dan menimbulkan CTS. Maka diharapkan pekerja dapat melakukan pekerjaan sesuai dengan kemampuan,  dan beristirahat (peregangan pada tangan) secukupnya jika lama kerja mencapai 4-8 jam dalam upaya memperlancar aliran darah dan tidak terjadi penekanan pada nervus medianus. 
Analisis Hubungan Antara Brand Image (Citra Merek) Dengan Pemanfaatan Layanan Rawat Inap Rumah Sakit Umum Swasta Di Kota Makassar Tahun 2016 Muhammad Rusmin; Emmi Bujawati; Arlinandari Ashar
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 8, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.424 KB) | DOI: 10.24252/as.v8i2.2651

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan atau masyarakat maupun swasta yang berfungsi untuk pelayanan kesehatan, Rumah sakit yang memiliki pelayanan yang bermutu dan citra yang baiklah yang dapat bertahan dan unggul, terdapat lima dimensi untuk mengukur brand image yaitu corporate identity, physical environment, contact personnel, service offering, dan corporate individuality. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara corporate identity, physical environment, contact personnel, service offering dengan pemanfaatan layanan rawat inap. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain study cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 107 orang , dimana untuk menentukan sampel menggunakan rumus Slovin, dengan teknik sampling yang digunakan Metode Multistage Sampling. Berdasarkan hasil uji chi-square pada RS Ibnu Sina pada variabel corporate identity (p=0.128), physical environment (p=0.066), contact personnel (p=0.010), service offering (p=0.066), di RS Stella Maris corporate identity (p=0.105), physical environment (p=0.158), contact personnel (p=0.211), service offering (p=0.053), dan RS Islam Faisal corporate identity (p=0.081), physical environment (p=0.018), contact personnel (p=0.067), service offering (p=0.061). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan pada RS Ibnu Sina bahwa ada hubungan yang bermakna antara contact personnel dengan pemanfaatan layanan rawat inap, di RS Stella Maris bahwa ada hubungan yang bermakna antara service offering dengan pemanfaatan layanan rawat inap, dan RS Islam Faisal bahwa ada hubungan antara physical environment dengan pemanfaatan layanan rawat inap. 
Faktor-Faktor Yang Behubungan Dengan Pemanfaatan Ulang Pelayanan Rawat Jalan Pada Pasien Tb Paru di RSUD Labuang Baji Makassar Tahun 2016 Muhammad Fais Satrianegara; Surahmawati Surahmawati; Asriani Asriani
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 8, Nomor 1, Tahun 2016
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.661 KB) | DOI: 10.24252/as.v8i1.2080

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan pada dasarnya merupakan interaksi antara pengguna jasa pelayanan dan penyedia jasa pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi (pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap), faktor pemungkin (lokasi, fasilitas, dan pelayanan), dan faktor penguat (petugas dan dorongan keluarga) dengan pemanfaatan ulang pelayanan rawat jalan pada pasien tb paru di RSUD Labuang Baji Makassar Tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional untuk melihat adanya hubungan antara variabel dependen dan independen sekaligus pada waktu yang sama, dengan jumlah responden sebanyak 68 orang dengan penentuan sampel menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang berhubungan dengan pemanfaatan ulang adalah faktor predisposisi: sikap (p=0,013), faktor pemungkin: lokasi (p=0,001), fasilitas (p=0,001), pelayanan (p=0,013), dan faktor penguat: petugas (p=0,000), sedangkan yang tidak berhubungan dengan pemanfaatan ulang adalah faktor predisposisi: pendidikan (p=0,329), pekerjaan (p=0,665), dan  pengetahuan (p=0,618). Disarankan kepada rumah sakit perlu lebih meningkatkan mutu pelayanan agar pasien loyal dan tetap memilih memanfaatkan ulang pelayanan rawat jalan di RSUD Labuang Baji Makassar, karena sebagaimana yang kita ketehui bahwa persaingan rumah sakit sekarang yang semakin kompetitif. 
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (Phbs) Pada Siswa-Siswi SDK Rita Pada Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur Aswadi Aswadi; Sukfitrianty Syahrir; Virgilius Delastara; Surahmawati Surahmawati
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 9, Nomor 2, Tahun 2017
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.662 KB) | DOI: 10.24252/as.v9i2.3775

Abstract

Munculnya berbagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (usia 6-10) ternyata umumnya berkaitannya dengan PHBS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa-siswi SDK Ritapada kecamatan kota komba kabupaten manggarai timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang sifatnya mengeksplorasi informan sehubungan dengan perilaku  dalam bentuk pengetahuan, sikap dan tindakan perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan informan terhadap PHBS  pada siswa-siswi SDK ritapada cukup, sikap informan terhadap PHBS  pada siswa-siswi SDK ritapada positif dan tindakan informan terhadap PHBS  pada siswa-siswi SDK ritapada menunjukan tindakan positif. Dalam penelitian ini disarankan kepada pihak sekolah untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan sikap dan perilaku peserta didik yang positif dan perlunya peningkatan kepedulian petugas  kesehatan memberikan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat disekolah. 
Gambaran Pemanfaatan Pelayanan Kunjungan Neonatus di Wilayah Kerja Puskesmas Balangnipa Tahun 2015 Sitti Raodhah; Surahmawati Surahmawati; Muttaqiyyah Darwis
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 7, Nomor 2, Tahun 2015
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.129 KB) | DOI: 10.24252/as.v7i2.2005

Abstract

Kunjungan neonatus merupakan salah satu intervensi untuk mengurangi AKB yaitu melakukan kontak langsung dengan tenaga kesehatan minimal tiga kali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan pelayanan kunjungan neonatus di wilayah kerja Puskesmas Balangnipa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional. Populasi dan sampel adalah 75 ibu yang telah melahirkan di Puskesmas Balangnipa. Pengambilan sampel meggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan statistic deskriptif. Hasil penelitian didapatkan bahwa 75 responden (100%) memanfaatkan pelayanan kunjungan neonatus. Dari akses geografis, sebanyak 72 orang (96%) yang mampu menjangkau pelayanan KN dan 3 orang (4%) yang tidak mampu menjangkau pelayanan KN. Dari faktor ekonomi, 23 orang (30.7%) memiliki pendapatan keluarga yang tinggi dan 52 orang (69.3%) memiliki pendapatan keluarga yang rendah. Dari faktor sosial budaya, sebagian besar responden masih memiliki kepercayaan tentang bayi baru lahir, sedangkan faktor sikap dan persepsi menunjukkan 75 orang (100%) responden memiliki sikap yang baik dan persepsi yang positif terhadap pelayanan kunjungan neonatus. Dan dari faktor pelayanan kesehatan, 75 orang (100%) berpendapat bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan sudah baik.  Penelitian ini menunjukkan bahwa semua ibu melakukan memanfaatkan pelayanan kunjungan neonatus terutama KN1 karena masih berada di tempat pelayanan kesehatan saat bersalin.Dengan penelitian ini adalah disarankan kepada tenaga kesehatan lebih aktif melakukan penyuluhan tentang kunjungan neonatus kepada masyarakat. 
Perilaku Pemberian Asi Ekslusif di Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar Nurdiyanah Nurdiyanah; Nildawati Nildawati
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 7, Nomor 1, Tahun 2015
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.65 KB) | DOI: 10.24252/as.v7i1.1979

Abstract

One important aspect on children’s growth is started from early child-period by giving 6 month-exclusive breast feeding. Therefore, this research was aimed to examine exclusive breast-feeding behaviors among mothers in Puskesmas Bara-Baraya Makassar. Data were collected using purposive random sampling by reaching 56 mothers who have children age 0-12 months in Puskesmas Bara-Baraya Makassar.  The results showed that majority of the mothers, 67, 86%, were having good knowledge of exclusive breast feeding, and 32,14% were less knowledge of exclusive breast feeding. However, in term of perception, 67,86%  of the mothers  were having negative perception on breast feeding, and 32,14% of the mothers were having a positive perception on breast feeding. Although, in term of practice, 60.71% of the mothers were having good practice of exclusive breast feeding and only 39, 29% are less good. Based on those results, there is still a need for health education to increase knowledge and to change negative perception among mothers, about exclusive breast feeding to gain better health for children and for the mothers itself.
Kerentanan Ketersediaan Air Bersih di Daerah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Sulawesi Selatan Indonesia Andi Susilawaty; Munawir Amansyah; Nildawati Nildawati
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 8, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.237 KB) | DOI: 10.24252/as.v8i2.2666

Abstract

Air merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan, juga manusia selama hidupnya selalu memerlukan air. Dengan demikian semakin naik jumlah penduduk dan laju pertumbuhannya semakin naik pula laju pemanfaatan sumber-sumber air. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi ilmiah, sosial dan praktis tentang risiko kesehatan lingkungan dari aspek ketersediaan air bersih. Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan penilaian resiko kesehatan lingkungan. Model pengukuran adalah bagian dari model yang diteliti dimana pada pendekatan SEM terdiri atas sebuah variabel  laten (konstruk) dan beberapa variabel manifest (indikator) yang menjelaskan variabel laten tersebut. Pulau-pulau yang diteliti yaitu 8 pulau-pulau kecil berpenghuni yang berada pada gugus Pulau 9 Kabupaten Sinjai dan 8 pulau-pulau kecil berpenghuni dalam wilayah Kota Makassar. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase atau cakupan kualitas fisik air bersih tidak memenuhi syarat pada suatu pulau akan semakin besar pula risiko yang dapat muncul pada pulau-pulau kecil. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah, sosial dan praktis tentang risiko, sehingga penilaian ini dapat menunjang pengambilan keputusan atau kebijakan yang akan diterapkan pada sasaran. 
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Karyawan Bagian Packer PT Semen Bosowa Maros Tahun 2014 Sitti Raodhah; Delfani Gemely
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 6, Nomor 2, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.574 KB) | DOI: 10.24252/as.v6i2.1967

Abstract

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)  merupakan tahap akhir dari metode pengendalian kecelakaan maupun penyakit akibat kerja. Meskipun demikian, penggunaan APD akan menjadi sangat penting apabila pengendalian secara tekhnis dan administratif telah dilakukan secara maksimal namun potensi risiko masih tergolong tinggi. Besarnya manfaat dari penggunaan APD ini pada saat bekerja, tidak menjamin semua pekerja akan memakainya. Keefektifan penggunaan APD terbentur dari para tenaga kerja sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan APD pada karyawan bagian Packer PT. Semen Bosowa Maros tahun 2014.Metode penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian packer yang terdiri dari karyawan organik dan nonorganik yang berjumlah 96 orang. Sampel berjumlah 77 orang responden dengan teknik penarikan sampel  quota sampling. Data diperoleh dengan melalui observasi dan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat berupa uji chi square.Hasil penelitian di PT. Semen Bosowa Maros menunjukkan bahwa pengetahuan, pelatihan K3 dan kebijakan mempengaruhi penggunaan APD dimana dari masing-masing variabel didapatkan nilai p = 0.000, p = 0.000 dan p = 0.000 (p≤0.05), sementara ketersediaan APD dan pengawasan tidak mempengaruhi penggunaan APD dimana masing-masing variabel didapatkan nilai p = 0.241 dan 1.523 (p>0.05).Disarankan agar pihak perusahaan lebih memperhatikan kelengkapan dalam penggunaan APD karyawan yang telah disiapkan. Dengan pelaksanaan pengawasan berkelanjutan melalui pembinaan terhadap kepatuhan penggunaan APD secara lengkap. 
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Garam Beryodium Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Pallengu Kabupaten Jeneponto Irviani Anwar Ibrahim; Sitti Raodhah; Syarfaini Syarfaini; Syahraini Syahraini
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 10, Nomor 1, Tahun 2018
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.817 KB) | DOI: 10.24252/as.v10i1.5417

Abstract

Yodium adalah zat gizi esensial bagi tubuh karena merupakan komponen dari hormon tiroid, yaitu tetraiodotironin (T4) atau tiroksin dan triiodotironin (T3) yang berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, pertumbuhan dan perkembangan sistem saraf serta fungsi neuromuskular. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan  dengan  pemanfaatan  garam  beryodium  rumah  tangga  di  Kelurahan Pallengu Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan dua tahap pengambilan, proses pertama  menggunakan  proporsional  random  sampling  setelah  itu  tahap  selanjutnya sampel dipilih secara acak dengan metode arisan. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 282 responden dari 961 populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara variabel pendidikan ibu (p=0.490) dan sikap ibu (p=0.0229) dengan pemanfaatan garam beryodium rumah tangga, sedangkan terdapat hubungan yang bermakna antara variabel pengetahuan (p=0.001) dan harga garam (p=0.000) dengan pemanfaatan garam beryodium rumah tangga. Diharapkan kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan ketersediaan garam beryodium di rumah tangga serta melakukan penyuluhan tentang pentingnya penggunaan garam beryodium sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan garam beryodium.  
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kekambuhan Pengguna Narkoba pada Pasien Rehabilitasi di Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Baddoka Makassar Tahun 2015 Habibi Habibi; Syahrul Basri; Fitri Rahmadhani
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 8, Nomor 1, Tahun 2016
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.965 KB) | DOI: 10.24252/as.v8i1.2017

Abstract

Masalah   penyalahgunaan   narkoba   merupakan   masalah   yang   sangat kompleks bagi pengguna narkoba sehingga beberapa faktor masih menjadi penyebab pengguna narkoba mengalami relapse. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan (relapse) pengguna narkoba pada pasien rehabilitasi. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional dimana penarikan sampelnya menggunakan tehnik simple random sampling. Jumlah populasi 115 dan jumlah sampel  yaitu 89 pasien pengguna narkoba. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara status ekonomi (nilai p=0.02 dan RP=1.96), jenis napza (p=0.01 dan RP=1.69), faktor keluarga (nilai p=0.03 dan RP=1.78) dan faktor teman (nilai p=0.00 dan RP=1.34) dengan kekambuhan kembali. Disarankan kepada pihak rehabilitasi agar dapat memperkuat program yang ada di balai rehabilitasi, yang mampu membekali pasien untuk mengatasi trigger factor setelah mereka selesai mengikuti kegiatan rehabilitasi. Bagi residen yang menjalani rehabilitasi manfaatkanlah harta dengan membelanjakan barang yang halal, dan bergaul dengan teman yang lebih baik serta jauhilah ajakan teman yang bersifat negatif yang dapat berpengaruh buruk terhadap anda 

Page 7 of 22 | Total Record : 220