cover
Contact Name
Dr. Noermanzah, M.Pd.
Contact Email
noermanzah@stkippgri-lubuklinggau.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
silamparibisa@stkippgri-lubuklinggau.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing
ISSN : 26206919     EISSN : 26203316     DOI : -
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing is a journal that focuses on publishing research results in Indonesian language and literature education, foreign language and literature education, and local language and literature education.
Arjuna Subject : -
Articles 257 Documents
PERAN PUISI RAKYAT SENJANG DAERAH BATU URIP TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS V SD DI KOTA LUBUK LINGGAU Eka Purwati; Yunita Sari; Permata Permata Sari; Cahaya Mauli
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 2 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i2.4061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran puisi rakyat Senjang Batu Urip terhadap pembentukan karakter siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa teks puisi rakyat Senjang Batu Urip serta perilaku dan respons siswa dalam proses pembelajaran. Sumber data terdiri atas sumber primer, yaitu puisi rakyat Senjang Batu Urip, dan sumber sekunder berupa guru kelas serta siswa Kelas V SD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi rakyat Senjang Batu Urip berperan dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa, seperti religius, disiplin, jujur, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa hormat. Nilai-nilai karakter tersebut tersampaikan melalui pesan moral dan makna yang terkandung dalam puisi sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa puisi rakyat Senjang Batu Urip dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam mendukung penguatan pendidikan karakter siswa Kelas V SD.
DAMPAK BAHASA MEDIA SOSIAL TERHADAP EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI Desa wonokerto Diah Puspa Ningrum; Siti Nur Alfiani; Bima Junio Wijaya; Imelsha .
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 2 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i2.4062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan bahasa media sosial terhadap eksistensi Bahasa Indonesia di Desa Wonokerto. Perkembangan media sosial memengaruhi pola komunikasi masyarakat, terutama dalam penggunaan bahasa tidak baku yang berpotensi memengaruhi sikap dan kebiasaan berbahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui observasi penggunaan bahasa pada media sosial masyarakat Desa Wonokerto serta wawancara mendalam dengan informan yang terdiri atas remaja dan orang dewasa. Data penelitian berupa data kualitatif yang mencakup penggunaan bahasa gaul, singkatan, akronim, campur kode, alih kode, dan penggunaan Bahasa Indonesia baku. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh dari observasi dan wawancara, serta data sekunder berupa jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa media sosial di Desa Wonokerto didominasi oleh bahasa tidak baku, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda, dan memengaruhi kebiasaan berbahasa dalam kehidupan sehari-hari. Namun, Bahasa Indonesia tetap digunakan secara konsisten dalam ranah formal seperti pemerintahan desa dan pendidikan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa media sosial memberikan dampak ganda terhadap eksistensi Bahasa Indonesia, yaitu berpotensi melemahkan kepatuhan terhadap kaidah bahasa baku, tetapi tidak menghilangkan fungsi dan keberadaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional di Desa Wonokerto
DAMPAK BAHASA DAERAH SELANGIT TERHADAP EKSTENSITAS BAHASA NASIONAL Rafi Jaka Kusuma; Iqbal Febriandan; Indah oktaviyani; Shindi Sulastri
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 2 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i2.4084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan bahasa daerah Selangit terhadap ekstensi dan perkembangan bahasa nasional di masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan prosedur pengumpulan data melalui survei dan wawancara terhadap 150 responden yang merupakan penutur aktif bahasa Selangit. Sumber data berasal dari masyarakat lokal, dokumen resmi penggunaan bahasa, dan literatur terkait bahasa daerah dan bahasa nasional. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk mengetahui frekuensi, pola penggunaan, serta hubungan antara intensitas penggunaan bahasa daerah dengan pemahaman dan penguasaan bahasa nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Selangit secara intensif cenderung memperkaya kosakata bahasa nasional, namun terdapat indikasi pengurangan beberapa aspek formal bahasa nasional di kalangan generasi muda. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa bahasa daerah Selangit memiliki pengaruh signifikan terhadap keberlanjutan bahasa nasional, terutama dalam aspek kosakata dan ekspresi kultural, sehingga upaya pelestarian bahasa daerah perlu dilakukan tanpa mengurangi peran bahasa nasional sebagai bahasa persatuan.
NILAI SOSIAL DALAM CERITA RAKYAT "PUTRI SILAMPARI" Renita Amelia; Rhama Kvina; Ilham Anggara; Safina Moza Aulia
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 2 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i2.4088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerita lokal Kota Lubuklinggau berjudul Cerita Putri Silampari. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur penelitian meliputi tahap pengumpulan data, klasifikasi data, analisis, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa kutipan-kutipan cerita yang memuat nilai sosial, sedangkan sumber data adalah teks cerita rakyat Putri Silampari yang berkembang di masyarakat Kota Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, menafsirkan, dan mengelompokkan nilai-nilai sosial berdasarkan teori nilai sosial yang meliputi nilai kerja sama, kepedulian sosial, tanggung jawab, kesetiaan, dan keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cerita Putri Silampari mengandung nilai sosial yang kuat, terutama nilai kepedulian terhadap sesama, kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat, kesetiaan terhadap keluarga, serta tanggung jawab individu terhadap lingkungan sosialnya. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui tokoh dan alur cerita yang menggambarkan kehidupan masyarakat secara harmonis. Simpulan penelitian ini adalah bahwa Cerita Putri Silampari memiliki peran penting sebagai media pewarisan nilai sosial dan kearifan lokal yang relevan untuk dijadikan bahan pembelajaran karakter bagi masyarakat dan generasi muda.
NORMALISASI BAHASA NEGATIF MELALUI MEDIA SOSIAL PADA MILENIAL, GEN Z, DAN GEN ALPHA Sutriyaningsih ,; Ria Anggraini; Chynta Permata Olivia; Wilden Defran Alkahfi Septian
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 2 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i2.4101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses normalisasi bahasa negatif melalui media sosial pada tiga generasi digital, yaitu Milenial, Generasi Z, dan Generasi Alpha. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang membentuk pola interaksi dan nilai kebahasaan penggunanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Prosedur penelitian meliputi observasi, pencatatan, dan dokumentasi terhadap tuturan, komentar, dan unggahan media sosial, kemudian dilanjutkan dengan pengelompokan serta analisis data. Data penelitian berupa satuan bahasa tertulis yang mengandung unsur bahasa negatif, seperti kata kasar, ejekan, sindiran, dan ungkapan merendahkan. Sumber data diperoleh dari platform media sosial Instagram, TikTok, dan WhatsApp, serta didukung oleh artikel jurnal nasional yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan mempertimbangkan konteks sosial dan karakteristik masing-masing generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan signifikan dalam menormalisasi bahasa negatif melalui mekanisme imitasi, pengulangan, dan budaya viral. Bahasa negatif cenderung diterima sebagai hal wajar dan menjadi bagian dari gaya komunikasi generasi digital, dengan pola yang berbeda pada setiap generasi. Simpulan penelitian menegaskan bahwa normalisasi bahasa negatif di media sosial berpotensi menurunkan kualitas etika berbahasa, sehingga diperlukan penguatan literasi digital dan pembinaan etika berbahasa lintas generasi.
PERAN FILM ANIMASI HAFIZ DAN HAFIZAH DALAM MENANAMKAN NILAI KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI LUBUKLINGGAU Siska Mallini; Elsa Junita; Vina Kurniasari; Sinta Yulia Pratiwi; Keyira Azzahwa Eliyansyah
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 2 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i2.4112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran film animasi Hafiz dan Hafizah dalam menanamkan nilai karakter religius pada siswa sekolah dasar Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur penelitian dilakukan melalui tahap pengumpulan data, pengelompokan data, analisis, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa dialog dan adegan yang mengandung nilai religius dalam beberapa episode film animasi Hafiz dan Hafizah. sumber data penelitian adalah tayangan film animasi Hafiz dan Hafizah yang dipilih sesuai dengan fokus penelitian. analisis data dilakukan dengan cara mengamati, mencatat, dan menafsirkan nilai karakter religius yang ditampilkan dalam film animasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi Hafiz dan Hafizah memiliki peran dalam menanamkan nilai karakter religius pada siswa, seperti kebiasaan berdoa, melaksanakan ibadah, bersikap sopan, jujur, dan bersyukur. Nilai-nilai tersebut disampaikan melalui contoh perilaku tokoh dan dialog yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa film animasi Hafiz dan Hafizah dapat digunakan sebagai media pendukung pembelajaran dalam menanamkan nilai karakter religius pada siswa sekolah dasar.
NILAI GOTONG ROYONG DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT MUSI RAWAS KERJASAMA DALAM ADAT ,HAJATAN , DAN KEHIDUPAN SEHARI-HARI Nina herli Yanti Putri; Gr Mani; Tiwi Setyo Putri; Bayu Kirana Al azziz
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 9 No 2 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v9i2.4114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai gotong royong dalam kehidupan sosial masyarakat Musi Rawas, khususnya dalam adat istiadat, kegiatan seremonial, dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan warga setempat, serta dokumentasi kegiatan sosial dan budaya. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan guna memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai peran gotong royong dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi nilai sosial yang fundamental dalam memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta menjaga hubungan yang harmonis antaranggota masyarakat. Dalam adat istiadat dan kegiatan seremonial, seperti pernikahan, perayaan keagamaan, dan ritual bersama, gotong royong diwujudkan melalui kerja kolektif, pembagian tanggung jawab, dan saling membantu tanpa mengharapkan imbalan materi. Dalam kehidupan sehari-hari, nilai gotong royong tercermin dalam kegiatan membantu tetangga, kerja bakti, serta pemecahan masalah secara bersama-sama. Praktik-praktik tersebut menunjukkan bahwa gotong royong tidak hanya berfungsi sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai mekanisme sosial dalam melestarikan kearifan lokal dan memperkuat kohesi masyarakat di tengah perubahan sosial.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 9 No 1 (2026): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 8 No 2 (2025): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 8 No 1 (2025): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 7 No 2 (2024): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 7 No 1 (2024): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 6 No 2 (2023): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 6 No 1 (2023): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing Vol 5 No 2 (2022): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 5 No 1 (2022): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 4 No 2 (2021): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 4 No 1 (2021): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 3 No 2 (2020): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 3 No 1 (2020): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 2 No 2 (2019): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 2 No 1 (2019): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 1 No 2 (2018): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 1 No 1 (2018): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing More Issue