cover
Contact Name
Muhammad Syafar
Contact Email
m.syafar@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alqolam.journal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
ALQALAM
ISSN : 14103222     EISSN : 2620598X     DOI : -
ALQALAM (e-ISSN: 2620-598X; p-ISSN: 1410-3222) is a journal published by the Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-INDONESIA. ALQALAM is an academic journal published twice a year (every six months). ALQALAM had been accreditated by Ministry of Education and Culture No. 80/DIKTI/Kep./2012, 13 Desember 2012. This journal focuses on specific themes of Islamic Studies.
Arjuna Subject : -
Articles 578 Documents
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS KOMPETENSI Subhan Mughni
Al Qalam Vol 23 No 1 (2006): January - April 2006
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.886 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v23i1.1453

Abstract

Kurikulum Berbasis Kompetensi sebagai kurikulum baru yang diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi atas keterpurukan dunia pendidikan nasional telah mulai diimplementasikan di beberapa sekolah dan madrasah di Indonesia. Penerapan KBK ini menuntut terjadinya perubahan mendasar dalam proses pembelajaran yang berlangsung di kelas. Perubahan model pembelajaran, dari yang semula berpusat pada guru (teacher centered) menjadi berpusat pada siswa (student centered), dari pembelajaran yang berbasis content (materi pelajaran) menjadi pembelajaran yang berbasis kompetensi. Demikian juga halnya dalam pembelajaran bahasa Arab di madrasah aliyah, perubahan tersebut setidaknya nampak dalam perilaku mengajar guru yang meliputi langkah-langkah persiapan mengajar, pelaksanaan kegiatan pembelajaran, dan pelaksanaan evaluasi pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri kota Bogor. Pelaksanaan pembelajaran yang diteliti tersebut meliputi tahapan persiapan, penggunaan metode dan media pembelajaran, serta evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru bahasa Arab.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pihak-pihak yang terkait dengan penerapan kurikulum baru yang terdiri atas kepala madrasah, siswa, dan guru-guru bahasa arab di dua buah Madrasah Aliyah Negeri yang berada di kota Bogor. Kedua Madrasah tersebut secara resmi telah menerapkan kurikulum baru yang biasa disebut dengan kurikulum Berbasi Kompetensi mulai tahun ajaran 2004-20005.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Arab di MAN kota Bogor yang telah mulai menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi untuk siswa kelas satu tahun ajaran 2004-2005 belum sepenuhnya menjalankan pembelajaran berbasis kompetensi; guru bahasa Arab di MAN kota Bogor tidak membuat rencana pelajaran sebagai bagian dari persiapan mengajar; guru bahasa Arab menggunakan beragam metode dalam proses pembelajaran, yang dilaksanakannya; guru bahasa Arab belum maksimal memanfaatkan media pembelajaran sebagai alat bantu pengajaran; dan guru bahasa Arab secara teratur melakukan evaluasi pembelajaran bahasa Arab.
TAFSIR ASY-SYA'RAWI MALKAN, MALKAN
ALQALAM Vol 29 No 2 (2012): May - August 2012
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.398 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v29i2.862

Abstract

This article tries to analyze the biography of Muhammad Mutawalli asy-Sya'rawi, a mufassir, along with its work Tafsir asy-Sya 'rawi: Khawatir asy-Sya'rawi haul al-Qur'an al-Karim. This article discusses the back ground of the emergence of this work, its sources, its method, its school (fiqh and theology), its characteristics, its interpretation, and the experts' opinion about him. The method used in analyzing this article is a critical-analytical method by using a historical approach. Based on its sources, Tafsir asy-Sya'rawi is the blend between Tafsir bi al-Ma'tsur and Tafsir bi al- Ra'yi, but the later one is more dominant. Based on its method, asy-Sya'rawi joins tahlili and maudlui methods, but the later one is more dominant. Based on its interpretation characteristics, he uses both tarbawi (education) and hida'i (guidance). Based on its school, he follows Syafi'i school in fiqh, and it is closed to Muktazilah School in theology. Based on its charactenstics, he has a specific characteristic that he proposes rational examples to support his interpretations. One of his interpretations is that he doesn't support mutasyabbihat and isra'iliyat interpretations, but he supports scientific interpretations (tafsir 'ilmi). Moreover, according to some experts, he is a rational, moderate, and sufistic ulama. Key words: Mutawalli asy-Sya'rawi, tafsir alQur'an, bi al-Ma'tsur and tafsir bi al-Ra'yi
KESADARAN HUKUM MASYARAKAT LEBAK, BANTEN Ahmad Tholabi Kharlie
Al Qalam Vol 25 No 1 (2008): January - April 2008
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1483.952 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v25i1.1675

Abstract

Setidaknya ada lima faktor yang mendukung terjadinya pelanggaran ataupun ketidaktaatan masyarakat kepada hukum. Faktor-faktor tersebut adalah, pertama, faktor materi hukum itu sendiri, yang dalam hal ini undang-undang tersebut. Kedua, faktor penegak hukum, yakni pihak-pihak yang terlibat dalam menegakkan hukum itu sendiri. Ketiga, faktor sarana atau fasilitas yang mendukung penegakan hukum. Keempat, Faktor masyarakat, yakni lingkungan di mana hukum tersebut berlaku atau diterapkan, Kelima, hasil karya, cipta, dan rasa yang didasarkan pada karsa manusia dalam pergaulan hidup. Faktor-faktor tersebut, dengan demikian, sangat berpangaruh pada pelaksanaan sebuah peraturan atau penmdang-undangan.Fenomena yang terjadi di masyarakat Lebak saat ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran hukum masyarakat, terutama implementasi hukum perkawinan nasional yang terangkum dalam UUP, belum menunjukkan tingkat kesadaran hukum yang menggembirakan. Dalam praktiknya, meski telah diatur dalam perundang-undangan mengenai tata cara perkawinan, namun pelanggaran dalam bentuk indisipliner (bahkan penentangan) terhadap aturan normatif perkawinan nasional, terutama menyangkut prosedur perkawinan dan perceraian, masih terus berlangsung. Ini menunjukkan bahwa perilaku perkawinan masyarakat Lebak masih diwarnai dengan penyimpangan-penyimpangan dari koridor hukum positif yang telah digariskan negara.Kondisi inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian dalam upaya mengungkap atau menemukan hukum yang hidup (living law), dalam hal ini perilaku perkawinan masyarakat Lebak, Banten. Selain itu penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengetahui apakah penerapan hukum perkawinan nasional di suatu daerah telah sesuai dengan kesadaran hukum dan ketaatan hukum masyarakat.Kata kunci: kesadaran hukum, Lebak, UU No. 1 Tahun 1974.
WAWASAN AL-QUR'AN TENTANG MUTMA'INNAH Utang Ranuwijaya
Al Qalam Vol 10 No 56 (1995): September - October 1995
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.601 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v10i56.1542

Abstract

Wawasan al-Quran tentang Mutmainah
LITERATUR FIKIH Jaih Mubarok
Al Qalam Vol 22 No 1 (2005): January - April 2005
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.048 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v22i1.1440

Abstract

Sejarah pelestarian dan perkembangan pengetahuan dan keilmuan manusia dilakukan dengan dua cara yaitu dihafal dan ditulis. Hafalan melahirkan tradisi lisan seperti pada cerita rakyat, sedangkan tulisan melahirkan pula tradisi cetak dan penerbitan. Proses penulisan dan pelestarian sebuah karya sangat penting disebabkan dua hal, yaitu: pertama, banyaknya orang yang masih berpegang pada tradisi lisan; dan kedua, tradisi tulis dapat dilahirkan tanpa hubungan secara fisik antara guru dan muridnya. Kata Kunci: fiqih, hukum Islam, sejarah, literatur
STRATEGI PENGEMBANGAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PENDIDIKAN BERBASIS POTENSI LOKAL H. Ikhwan Hadiyyin
Al Qalam Vol 22 No 2 (2005): May - August 2005
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.705 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v22i2.1381

Abstract

Hasil pemikiran ini mencoba menuangkan strategi dan konsep-konsep tentang pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan yang dilaksanakan melalui peran serla masyarakat dan pemerintah daerah. Dengan bertambahnya SDM di muka bumi pada umumnya, bertambah komplekslah permasalahamrya. Era globalisasi di satu pihak dan era otonomi daerah di lain pihak penuh dengan persaingan dan tantangan, sehingga membutuhkan SDM yang berkualitas. Untuk mengantisipasi masalah ini, alternatifyang harus dipilih adalah terus mengembangkan pendidikan. Dengan demikian, kesempatan mengembangkan kualitas SDM akan merata di pelosok daerah sebagai negeri yang terus bersolek. Kata Kunci: Kualitas SDM, Kualitas Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Era Globalisasi, Era Otonomi Daerah.
PENGARUH FILSAFAT ETIKA DAN TASAWUF IMAM GAZALI DI INDONESIA M. Asyhari
Al Qalam Vol 21 No 100 (2004): January - April 2004
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1289.368 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v21i100.1649

Abstract

Imam Al-Gazali atau lengkapnya Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Ahmad al-Gazali at-Tusi (W 505 / 1111). Di dunia Islam ia merupakan sosok yang unik di dunia Islam. Di satu pihak ia dikenal sebagai hujjatul-Islam dan disanjung-sanjung karena dinilai telah berhasil mempertahankan ajaran Islam dari berabagai pengaruh, dengan argumentasi yang jitu dalam menghadapi berbagai golongan filosof yang mendewakan rasio yang banyak dipengaruhi perkembangan filsafat Yunani. Di pihak lain ia menghadapi ajaran kebatinanyang merajalela saat itu dan mengabaikan ibadah sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Mihammad s.a.w. Di samping dipuja ia juga di nilai oleh ahli takwil bahwa ia sebagai biang kemunduran Islam karena dinilai sebagai anti filsafat dan berkembangan pemikiran di dunia Islam.Lepas dari penilaian yang berbeda-beda tersebut kenyataan menunjukkan bahwa pemikiran Imam al-Gazali telah banyak diikuti masyarakat Islam dan karya-karyanya, terutama Ihya’ Ulumid Din yang berisi filsafat etika dan tasawuf, banyak dipelajari oleh umat Islam maupun pada orientalis. Uraian berikut mencoba menelaah sosok yang unik ini dalam hal filsafat etika dan tasawufnya.
PERSPEKTIF IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT DALAM DUNIA PENDIDIKAN Sudadio Sudadio
Al Qalam Vol 23 No 3 (2006): September - Desember 2006
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1793.527 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v23i3.1506

Abstract

Tujuan utama datam kegiatan pengelolaan pendidikan adalah tercapainya. Tingkat Produktivitas Pendidikan (TPP) itu sendiri, sebab dengan tercapainya produktivitas pendidikan, maka implikasinya dapat mencakup dua hal pokok utama yaitu efektif dan efisien. Efektif proses pengelolaan pendidikan merupakan gambaran umum prestasi yang telah dicapai dalam kurun waktu tertentu, adapun indikator utama dalam mencapai prestasi (efektif) paling tidak mencakup dua hal pokok yaitu hasilnya berkualitas dengan cakupan yang relatif banyak; bahkan dalam dunia pendidikan selain berkualitas dan banyak produk pendidikanpun dituntut memiliki tingkat relevansi yang tinggi. Adapun yang dimaksud dengan efisien dalah suatu derajat pencapaian program dengan tingkat pengorbanan terutama dari segi biaya dan waktu relatif sedikit atau singkat; tidak halnya ini, akan tetapi produk yang dihasilkan dari suatu lembaga pendidikan: senantiasa dapat mendapatkan kepercayaan dari semua pihak pengguna jasa layanan pendidikan.
HUKUM KEWARISAN DALAM KOMPILASI HUKUM ISLAM (KHI) DI INDONESIA Yusuf Somawinata
Al Qalam Vol 26 No 1 (2009): January - April 2009
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.39 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v26i1.1545

Abstract

The Islamic laws of inheritance has improved and eliminated the imbalances of the inheritance system conducted by many people both in the past and at present. Islamic laws of inheritance does not contain arbitrariness to the heirs, but gives the absolute justice.The efforts to endorse Islamic laws on the positive laws in Indonesia have been done continuously by the Islamic leaders and prominent figures. These are proven by the emergence of Religious Judicature Competency in article 49 UU No.7 of 1989, and the completing of the joint project between the Supreme Court of RI and the Ministry of Religious Affairs of Indonesia on Islamic Law Compilation containing the material of marital law, inheritance law, and law of religious foundation in 19 91.Since the Presidential Instruction of RI No. 1 of 1991 and the decision of the Ministry of Religious affairs of RI No. 154 of 1991 were issued, Islamic law Compilation in Indonesia had obtained power and juridical form to be practiced by religious court, other administration institutions as well as by community that needs it in solving the problems regulated in this compilation.Inheritance law as regulated in Islamic Law Compilation is basically an inheritance law taken from the opinion of jumhur fuqaha. However, there are some exceptions, I such as in the cases of wasiat wajibah, naqisah (radd), and definition of off spring (walad).
PEMIKIRAN KEAGAMAAN JOACHIM WACH DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT ILMU AL-GAZALI Saeful Anwar
Al Qalam Vol 18 No 88-89 (2001): January - June 2001
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1217.507 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v18i88-89.1459

Abstract

Makalah ini merupakan studi kritis atas struktur dan esensi pemikiran keagamaan Joachim Wach dengan perspektif filsafat ilmu al-Gazali, dalam rangka pengembangan ilmu Agama. Kerangka teori yang dipakai adalah dialektisisme, yaitu bahwa pemikiran seseorang merupakan hasil dari sebuah proses epistemologis yang sangat terpengaruh oleh keyakinan ontologik dan konteks sosio-historis pada masanya. Metode yang dipakai adalah content analysis dengan teknik synthetic-analytic.Studi ini menyimpulkan bahwa antara pemikiran Joachim Wach dan pemikiran al-Gazali terdapat persamaan dan perbedaan yang ditentukan oleh persamaan dan perbedaan paradigma, proses epistemologis dan konteks sosio--historis satu sama lain. Meskipun Wach lebih dogmatis dengan style kajian yang lebih saintifik­empirik, dan al-Gazali lebih dialektis dengan style kajian yang lebih filosofis-rasional, tetapi keduanya sama berfaham dualism yang menolak baik idealisme subyektif yang akosmik maupun realisme ekstrim yang atheis. Karena itu epistemologi keduaya sama-sama merupakan sintesis yang mengkombinasikan pendekatan sekularistik (filosofis-saintifik murni) yang lebih menekankan aspek rasionalitas-historisitas, dengan pendekatan religius (teologik­sufistik) yang lebih menekankan aspek normativitas-dogmatika agama. Menurut keduanya, baik pendekatan sekularistik maupun pendekatan religius an sich sama-sama tidak memadai untuk penelitian agama secara ilmiah.Key word: Critical Study, religious Thought, Al-Gazali's Philosophy.

Filter by Year

1988 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 42 No. 2 (2025): December Vol. 42 No. 1 (2025): June Vol. 40 No. 2 (2023): July-December 2023 Vol. 40 No. 1 (2023): January-June 2023 Vol. 39 No. 2 (2022): July-December 2022 Vol. 39 No. 1 (2022): January-June 2022 Vol. 38 No. 2 (2021): July-December 2021 Vol 38 No 1 (2021): January - June 2021 Vol 37 No 2 (2020): July - December 2020 Vol 37 No 1 (2020): January - June 2020 Vol 36 No 2 (2019): July - December 2019 Vol 36 No 1 (2019): Januari - Juni 2019 Vol 35 No 2 (2018): July - December 2018 Vol 35 No 1 (2018): January - June 2018 Vol 35 No 1 (2018): January - June 2018 Vol 34 No 2 (2017): July - December 2017 Vol 34 No 2 (2017): July - December 2017 Vol 34 No 1 (2017): January - June 2017 Vol 34 No 1 (2017): January - June 2017 Vol 33 No 2 (2016): July - December 2016 Vol 33 No 2 (2016): July - December 2016 Vol 33 No 1 (2016): January - June 2016 Vol 33 No 1 (2016): January - June 2016 Vol 32 No 2 (2015): July - December 2015 Vol 32 No 2 (2015): July - December 2015 Vol 32 No 1 (2015): January - June 2015 Vol 32 No 1 (2015): January - June 2015 Vol 31 No 2 (2014): July - December 2014 Vol 31 No 1 (2014): January - June 2014 Vol 31 No 1 (2014): January - June 2014 Vol 30 No 3 (2013): September - December 2013 Vol 30 No 3 (2013): September - December 2013 Vol 30 No 2 (2013): May - August 2013 Vol 30 No 1 (2013): January - April 2013 Vol 30 No 1 (2013): January - April 2013 Vol 29 No 3 (2012): September - December 2012 Vol 29 No 3 (2012): September - December 2012 Vol 29 No 2 (2012): May - August 2012 Vol 29 No 2 (2012): May - August 2012 Vol 29 No 1 (2012): January - April 2012 Vol 28 No 3 (2011): September-December 2011 Vol 28 No 3 (2011): September-December 2011 Vol 28 No 2 (2011): May - August 2011 Vol 28 No 2 (2011): May - August 2011 Vol 28 No 1 (2011): January - April 2011 Vol 28 No 1 (2011): January - April 2011 Vol 27 No 3 (2010): September - December 2010 Vol 27 No 3 (2010): September - December 2010 Vol 27 No 2 (2010): May - August 2010 Vol 27 No 1 (2010): January - April 2010 Vol 27 No 1 (2010): January - April 2010 Vol 26 No 3 (2009): September - December 2009 Vol 26 No 2 (2009): May - August 2009 Vol 26 No 2 (2009): May - August 2009 Vol 26 No 1 (2009): January - April 2009 Vol 26 No 1 (2009): January - April 2009 Vol 25 No 3 (2008): September - December 2008 Vol 25 No 3 (2008): September - December 2008 Vol 25 No 2 (2008): May - August 2008 Vol 25 No 2 (2008): May - August 2008 Vol 25 No 1 (2008): January - April 2008 Vol 25 No 1 (2008): January - April 2008 Vol 24 No 3 (2007): September - December 2007 Vol 24 No 2 (2007): May - August 2007 Vol 24 No 2 (2007): May - August 2007 Vol 24 No 1 (2007): January - April 2007 Vol 24 No 1 (2007): January - April 2007 Vol 23 No 3 (2006): September - Desember 2006 Vol 23 No 3 (2006): September - Desember 2006 Vol 23 No 2 (2006): May - August 2006 Vol 23 No 2 (2006): May - August 2006 Vol 23 No 1 (2006): January - April 2006 Vol 22 No 3 (2005): September - December 2005 Vol 22 No 2 (2005): May - August 2005 Vol 22 No 2 (2005): May - August 2005 Vol 22 No 1 (2005): January - April 2005 Vol 22 No 1 (2005): January - April 2005 Vol 21 No 102 (2004): September - December 2004 Vol 21 No 102 (2004): September - December 2004 Vol 21 No 101 (2004): May - August 2004 Vol 21 No 101 (2004): May - August 2004 Vol 21 No 100 (2004): January - April 2004 Vol 21 No 100 (2004): January - April 2004 Vol 20 No 98-99 (2003): July - December 2003 Vol 20 No 97 (2003): April - June 2003 Vol 20 No 97 (2003): April - June 2003 Vol 20 No 96 (2003): January - March 2003 Vol 20 No 96 (2003): January - March 2003 Vol 19 No 95 (2002): October - December 2002 Vol 19 No 95 (2002): October - December 2002 Vol 19 No 94 (2002): July - September 2002 Vol 19 No 94 (2002): July - September 2002 Vol 19 No 93 (2002): April - June 2002 Vol 19 No 92 (2002): January - March 2002 Vol 19 No 92 (2002): January - March 2002 Vol 18 No 90-91 (2001): July - December 2001 Vol 18 No 90-91 (2001): July - December 2001 Vol 18 No 88-89 (2001): January - June 2001 Vol 17 No 87 (2000): Oktober - December 2000 Vol 17 No 87 (2000): Oktober - December 2000 Vol 17 No 86 (2000): July - September 2000 Vol 17 No 86 (2000): July - September 2000 Vol 17 No 85 (2000): April - June 2000 Vol 14 No 74 (1998): September - October 1998 Vol 13 No 72 (1998): May - June 1998 Vol 13 No 72 (1998): May - June 1998 Vol 13 No 68 (1997): November - Desember 1997 Vol 13 No 67 (1997): September - Oktober 1997 Vol 13 No 67 (1997): September - Oktober 1997 Vol 13 No 66 (1997): Juli - Agustus 1997 Vol 13 No 66 (1997): Juli - Agustus 1997 Vol 11 No 63 (1997): Maret - April 1997 Vol 11 No 62 (1996): September - Oktober 1996 Vol 11 No 62 (1996): September - Oktober 1996 Vol 11 No 59 (1996): Maret - April 1996 Vol 11 No 59 (1996): Maret - April 1996 Vol 11 No 58 (1996): Januari - Februari 1996 Vol 10 No 56 (1995): September - October 1995 Vol 10 No 56 (1995): September - October 1995 Vol 10 No 55 (1995): July - August 1995 Vol 10 No 54 (1995): May - June 1995 Vol 10 No 54 (1995): May - June 1995 Vol 10 No 53 (1995): March - April 1995 Vol 10 No 52 (1995): January - February 1995 Vol 10 No 52 (1995): January - February 1995 Vol 10 No 51 (1994): November - Desember 1994 Vol 10 No 51 (1994): November - December 1994 Vol 10 No 50 (1994): September - October 1994 Vol 4 No 15 (1988): September - October 1988 More Issue