cover
Contact Name
Yuhardi
Contact Email
yuhardi573@gmail.com
Phone
+6281377987485
Journal Mail Official
ipm2kpekaganga@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gunung Sari RT.03 No. 82, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA)
ISSN : 2621119X     EISSN : 25984934     DOI : https://doi.org/10.31539/kaganga.v6i1.5320
Core Subject : Social,
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora memuat artikel hasil penelitian baik penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan mixed method yang terkait dengan bidang. Pendidikan Sejarah dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) meliputi bidang ilmu dan praktik pendidikan, praktik kurikulum dan pembelajaran, metodologi, pengembangan model serta metode pembelajaran, evaluasi dan teknologi pendidikan serta aspek pendidikan lainnya. Kajian Sejarah meliputi analisis kajian sejarah dalam segala aspek. Kajian Sosial-Humaniora meliputi penelitian keilmuan tentang sosiologi, antropologi, ekonomi, komunikasi, politik, pemerintahan, hukum, gender dan sosial-budaya masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 384 Documents
Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual dalam Keluarga (Studi Kasus Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Yolanda Fiorence Lingga; Wahyu Ningati
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis terkait dengan perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual dalam keluarga di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dan empiris, selanjutnya pengumpulan bahan hukum yang digunakan berupa studi kepustakaan, observasi, dokumentasi serta wawancara dengan sumber bahan hukum berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu Perlindungan hukum yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Musi Rawas dalam upaya perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual dilakukan melalui proses pendampingan hukum korban serta pendampingan medis dan psikologis. Pendampingan dilakukan oleh tim pendamping yang datang langsung ke rumah korban untuk melakukan observasi dan investigasi dengan korban dan keluarga korban serta memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan korban. Simpulan penelitian bahwa perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual dalam keluarga sudah berjalan dengan baik salah satunya dengan melakukan rehabilitasi. Kata Kunci: Anak, Pencurian, Tindak Pidana.
Analisis Persepsi Pedagang dan Masyarakat Kota Bengkulu Terkait Berita Kuliner Daerah Petrus Perlindungan; Bintoro Wardiyanto
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8038

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi pedagang dan masyarakat di Kota Bengkulu terkait berita kuliner daerah yang disajikan oleh media BengkuluToday.com. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita kuliner daerah di media BengkuluToday.com, memainkan peran penting dalam membentuk citra kuliner daerah, memotivasi pedagang untuk meningkatkan kualitas produk, dan menciptakan minat beli yang lebih tinggi di kalangan masyarakat. Selain itu, berita kuliner juga menjadi sarana komunikasi yang efektif untuk menghubungkan pedagang dengan konsumen, menciptakan interaksi dinamis dalam ekosistem kuliner lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut mengenai peran media online dalam membentuk persepsi dan perilaku jual beli terkait kuliner daerah. Implikasi praktisnya mencakup potensi pemanfaatan media sebagai alat pemasaran yang efektif bagi pedagang kuliner lokal serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan kuliner daerah. Simpulan penelitian ini bahwa media online, khususnya BengkuluToday.com, dapat menjadi kekuatan positif dalam mengangkat dan memajukan kuliner daerah. Kata Kunci: Berita, Kuliner, Media, Persepsi.
Strategi Guru Mata Pelajaran IPS dalam Mengembangkan Kualitas Pembelajaran melalui Pemanfaatan Sumber Belajar Luci Andrekiy AS; Desy Eka Citra; M Ilham Gilang
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8042

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi guru IPS dalam mengembangkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan sumber belajar di SMP Negeri 11 Seluma. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian field research dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini berfokus pada strategi guru IPS dalam meningkatkan kualitas belajar melalui penggunaan materi pembelajaran. Strategi ini termasuk menerapkan lingkungan belajar terstruktur, menggunakan media yang jelas dan menarik, memfasilitasi interaksi, dan menerapkan struktur pembelajaran yang efektif. Studi ini juga menekankan pentingnya motivasi guru, peran metode pengajaran, dan peran bahan pengajaran. Temuan menunjukkan Simpulan penelitian bahwa menerapkan strategi ini dapat menyebabkan hasil belajar yang lebih baik, peningkatan motivasi, dan kinerja siswa yang lebih bagus. Kata Kunci: Kualitas Pembelajaran, Strategi Guru, Sumber Belajar.
Tari Batik Jlamprang: Bentuk Penyajian dan Simbol Presentasional Identitas Budaya Kota Pekalongan Fallah, Saiful; Dewi, Asfarah Karina; Cahyono, Agus; Lestari, Wahyu
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v6i2.8051

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) sejarah tari Batik Jlamprang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, (2) peranan tari Batik Jlamprang sebagai simbol presentasional identitas budaya Kota Pekalongan, Jawa Tengah, dan (3) bentuk penyajian Batik Jlamprang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: (1) tari Batik Jlamprang digunakan sebagai simbol presentasional identitas budaya Kota Pekalongan agar kota tersebut dapat dikenal oleh masyarakat luas, (2) tari Batik Jlampang menggambarkan proses membatik motif Jlamprang, (3) Bentuk Penyajian tari Batik Jlamprang dapat dilihat dari beberapa elemen pertunjukan yaitu gerak, iringan, tata busana, tata rias, jumlah penari, dan perlengkapan menari, 4) Upaya pemerintah Kota Pekalongan untuk melestarikan tari Batik Jlamprang adalah dengan melakukan pelatihan, lomba, dan festival tari Batik Jlamprang. Simpulan yang di peroleh yaitu : masih ada celah tari Batik Jlamprang” dapat berkolaborasi dengan musik modern ataupun lainnya agar menarik dan lebih dapat diterima kaum muda serta yang tetap Kota Pekalongan. Kata Kunci: Bentuk Penyajian, Identitas Budaya, Tari Batik Jlamprang.
Diskursus Pendidikan Seni: Menumbuh Kembangkan Kreativitas Melalui Pembelajaran Seni R. Angga Bagus Kusnanto; Wahyu Lestari; Agus Cahyono
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v6i2.8159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran seni dapat menumbuh kembangkan kreativitas siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian literatur review. Pengumpulan data dilakukan melalui pelbagai makalah, buku, jurnal dan sumber lainnya yang dapat mendukung penelitian ini. Hasil penelitian didapatkan bahwa untuk menumbuh kembangkan kreativitas anak melalui pembelajaran seni dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa pendekatan antara lain pendekatan ekspresi bebas, pendekatan disiplin ilmu dan pendekatan multikultural. Simpulan penelitian menunjukkan untuk menumbuh kembangkan kreatifitas siswa dengan pendekatan ekspresi bebas melalui pembelajaran seni dan dilakukan dengan cara memberikan kesempatan bagi siswa seluas luasnya untuk mengembangkan gerakan-gerakan yang dilakukannya. Salah satu upaya untuk menumbuhkan kreativitas siswa, adalah melalui rangsang melihat obyek, cerita dan musik Kata Kunci: Diskursus, Kreativitas, Pendidikan Seni.
Efektivitas Event Lomba Video Kreatif dan Menyanyi terhadap Citra Jenama Destinasi Tempat Wisata Satriani, Imani; Siregar, Mariana Rista Ananda
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v6i2.8162

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh kegiatan lomba dengan citra jenama “Bogor Sport and Tourism” Kabupaten Bogor sebagai destinasi tempat wisata. Metode penelitian kuantitatif menggunakan analisis data deskriptif dan kausal dengan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian ini adalah peserta yang mengikuti event lomba yang telah melalui tahap seleksi untuk dilombakan sebanyak 41 peserta dengan teknik kuota sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut kegiatan (event) memiliki pengaruh terhadap jenama kota (brand image). Jika kegiatan ditiadakan, maka jenama sebuah kota akan berkurang di benak khalayak. Selain kegiatan lomba, terdapat faktor komunikasi pemasaran lainnya yang memengaruhi jenama kota. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lomba video kreatif dan menyanyi dari pemerintah Kota Bogor berkontribusi dalam membentuk citra Kabupaten Bogor sebagai destinasi wisata yang perlu dipertahankan untuk melekat di pikiran masyarakat. Kata Kunci: Bogor Sport and Tourism, Brand Image, Efektivitas, Event, Penjenamaan Kota.
Menelisik Sejarah dan Nilai Sosial Budaya dalam Pertunjukan Wayang Kulit Banjar Najmila Rahmatita; Heri Susanto; Sriwati Sriwati
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8179

Abstract

Tujuan penelitian ini menjelaskan Sejarah awal perkembangan, Nilai Sosial Budaya dalam Pertunjukan Wayang Kulit Banjar di Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sejarah Wayang Kulit Banjar menggambarkan sejak wayang masuk ke daratan Kalimantan Selatan, pergelaran wayang kulit Banjar selalu dilaksanakan pada malam hari, sesuai dengan tradisi yang telah diwariskan secara turun temurun. Selanjutnya ada empat nilai sosial yang terkandung dalam Pertunjukan Wayang Kulit Banjar, yaitu (1) Silaturahmi, (2) Gotong Royong dan Kerjasama, dan (3) Saling Menolong, (4) Nilai Filosofis yang terkandung juga mengajarkan kita dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai budaya yang terkandung dalam Wayang Kulit Banjar selalu mengajarkan masyarakat untuk selalu berbuat kebaikan, menghindari kejahatan, dan menanamkan semangat “amar ma’ruf nahi munkar” atau dalam istilah pewayangan yaitu “memayu hayuning bebrayan agung”. Simpulan penelitian ini bahwa semua pertunjukan Wayang Kulit ditanamkan sesuai dengan ajaran agama dari masing-masing kepercayaan para penontonnya dan dialam pagelaran Wayang Kulit Banjar juga memiliki beberapa tokoh yang patut untuk di jadikan nilai-nilai keteladanan di masyarakat. Kata Kunci: Menelisik Sejarah, Sosial Budaya, Wayang Kulit Banjar
Wayang Gung sebagai Media Pembentukan Karakter Masyarakat Marissa Aulia Mayangsari
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wayang gung sebagai media pembentukan karakter masyarakat. Metod penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah nilai dan makna dalam pertunjukan Wayang Gung yang merupakan hasil pengkajian dalam pertunjukan Wayang Gung di desa Barikin. Makna dan nilai yang terkandung dalam pertunjukan Wayang Gung di desa Barikin merupakan hasil representasi dari kehidupan nyata yang kemudian menjadi identitas masyarakat Barikin. Simpulan penelitian bahwa pertunjukan wayang gung memiliki makna yang terkandung di dalamnya karena merupakan salah satu media pembentukan karakter masyarakat. Kata Kunci: Nilai, Masyarakat, Wayang
Akuntabilitas dan Transparansi pada Pelayanan Publik (Studi pada Pelayanan Kependudukan) Rosyidatul Ilmiyah
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8252

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui akuntabilitas dan transparansi pada pelayanan publik. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian bahwa aplikasi SIPARAJA telah menerapkan Road map 3 (tiga) sasaran utama reformasi birokrasi. Sasaran pertama yaitu birokrasi yang bersih dan akuntabel. Seluruh pelayanan surat tipe A melalui aplikasi SIPARAJA tidak dipungut biaya apapun atau gratis. Road Map Kedua yaitu mewujudkan birokrasi yang efektif dan efisien. Dalam penggunaan aplikasi SIPARAJA pengurusan administrasi kependudukan waktu yang digunakan untuk pemrosesan dokumen administrasi kependudukan dianggap lebih efektif. Sementara itu Road Map ketiga yakni birokrasi yang memiliki pelayanan publik yang berkualitas. Hal ini ditindaklanjuti dengan penerapan aplikasi SIPARAJA yang sesuai dengan standar pelayanan publik yang ditetapkan dalam Kemenpan Nomor 63/Kep/M.Pan/7/2003. Sementara itu, transparansi dapat dilihat pada adanya menu filter status yang dapat digunakan untuk mengetahui proses pengurusan dokumen administrasi kependudukan secara real time. Simpulan bahwa akuntabilitas dan transparansi dalam pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo sudah berjalan dengan baik dengan diterapkannya Aplikasi SIPARAJA dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan. Kata Kunci: Akuntabilitas, Pelayanan publik, Transparansi, SIPARAJA
Kolaborasi antar Aktor Komunikasi Organisasi dalam Upaya Pengembangan Tradisi Menjadi Event Festival melalui Negosiasi Integratif dengan Pendekatan Coordinated Management of Meaning Ningraty Natasya Picasso; Rachmat Kriyantono
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8270

Abstract

Indonesia kaya dengan berbagai macam event festival, itu sebab nya festival selalu menarik untuk dikaji karena fungsinya. Salah satunya adalah membangun komunikasi organisasi dalam mengupayakan pelestarian tradisi budaya dan kearifan lokal disuatu daerah. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses kolaborasi antaraktor penyelenggara event festival Bau Nyale yang dilakukan Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dilakukan untuk memperkaya kajian komunikasi organisasi dalam konteks menjalin hubungan antara organisasi publik pemerintahan dengan stakeholder nya selaku pihak eksternal. Terdapat perjalanan yang cukup panjang dalam upaya pengembangan tradisi menjadi event festival, untuk itu penelitian ini menggunakan pendekatan Coordinated Management of Meaning (CMM) dalam melihat nilai-nilai baru yang ada pada event festival, serta untuk menemukan titik pertemuan penting antara pihak pemerintah dan kelompok adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan konstruktivis dengan metode penelitian etnografi deskriptif kualitatif. Data-data kualitatif yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kolaborasi antaraktor yang terlibat dalam event festival Bau Nyale. Kunci dari kolaborasi yang dilakukan adalah mensukseskan jalannya negosiasi diantara kedua pihak. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa komunikasi organisasi dalam penyelenggaraan event festival Bau Nyale dipengaruhi oleh pendekatan CMM melalui negosiasi integratif (menang-menang) dengan pemahaman antaraktor mengenai Bau Nyale, nilai yang terkandung dalam Bau Nyale, dan juga aspek budaya yang muncul dari Bau Nyale. Kata Kunci: Kolaborasi Antaraktor, Komunikasi Organisasi, CMM, Negosiasi Integratif

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 4 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 3 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 2 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 1 (2025): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 1 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 5 No. 2 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 5 No 2 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 5 No 1 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 4 No 2 (2021): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 4 No 1 (2021): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 3 No 2 (2020): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2020): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2019): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2019): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 1 No 2 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 1 No 1 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 1 No. 1 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora More Issue