cover
Contact Name
Yuhardi
Contact Email
yuhardi573@gmail.com
Phone
+6281377987485
Journal Mail Official
ipm2kpekaganga@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gunung Sari RT.03 No. 82, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA)
ISSN : 2621119X     EISSN : 25984934     DOI : https://doi.org/10.31539/kaganga.v6i1.5320
Core Subject : Social,
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora memuat artikel hasil penelitian baik penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan mixed method yang terkait dengan bidang. Pendidikan Sejarah dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) meliputi bidang ilmu dan praktik pendidikan, praktik kurikulum dan pembelajaran, metodologi, pengembangan model serta metode pembelajaran, evaluasi dan teknologi pendidikan serta aspek pendidikan lainnya. Kajian Sejarah meliputi analisis kajian sejarah dalam segala aspek. Kajian Sosial-Humaniora meliputi penelitian keilmuan tentang sosiologi, antropologi, ekonomi, komunikasi, politik, pemerintahan, hukum, gender dan sosial-budaya masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 384 Documents
Pengaruh Intensitas Menonton dan Kredibilitas Najwa Shihab terhadap Literasi Media Sosial Media pada Subscribers pada Chanel Youtube Najwa Shihab Adriyanti, Khairunnisa; Nugroho, Widyo
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v6i2.8573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas menonton dan kredibilitas Najwa Shihab terhadap literasi media pada Subscribers (studi pada Channel Youtube Najwa Shihab). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei berupa kuesioner. Paradigma penelitian yang digunakan adalah paradigma positivistik. Populasi penelitian ini adalah Subscribers dari Channel Youtube Najwa Shihab yang pernah mengakses dan menonton tayangan video pada akun Youtube Najwa Shihab. Sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan pendekatan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan hubungan antara variabel intensitas menonton (X1) dan variabel kredibilitas Najwa Shihab (X2) terhadap literasi media (Y) memiliki pengaruh yang signifikan dan sangat kuat yakni sebesar 83,7%. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel intensitas menonton (X1) dan Kredibilitas Najwa Shihab (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap literasi media (Y). Saran untuk penelitian selanjutnya agar mempunyai ruang lingkup yang lebih luas dan menambahkan variabel dalam penelitian ini yaitu kredibilitas pesan (message credibility). Kata Kunci: Intensitas Menonton, Kredibilitas, Literasi Media, Subscribers.
Penguatan Moderasi Beragama dalam Praktik Keagamaan Buddha Turahmi Turahmi; Tjhia Khie Khiong; Kabri Kabri
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8596

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penguatan moderasi beragama dalam praktik keagamaan Buddha. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengumpulkan dan menganalisis artikel-artikel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama adalah prinsip penting dalam Buddhisme yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan umat Buddha, termasuk hubungan sosial, dialog antaragama, dan pengembangan spiritual. Meskipun tantangan tertentu mungkin muncul, penguatan moderasi beragama dalam praktik Buddha penting dalam menjaga harmoni dan mempromosikan dialog positif antaragama di era globalisasi. Simpulan penelitian ini bahwa Buddhisme telah mengalami perkembangan yang signifikan, merangkul berbagai tradisi seperti Theravada, Mahayana, dan Vajrayana. Moderasi dalam Buddhisme sangat penting untuk mempertahankan harmoni dan harmoni dalam komunitas Buddha. Kata Kunci: Keagamaan Buddha, Moderasi Beragama, Toleransi, Pengembangan Spiritual
Peran Keluarga dalam Penguatan Karakter Buddhis Diah Arum Puji Astuti; Kabri Kabri; Julia Surya
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga dalam penguatan karakter Buddhis. Metode penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengumpulkan dan menganalisis artikel-artikel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga dalam penguatan karakter Buddhisme sangat signifikan serta memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya penguatan karakter Buddhisme dalam konteks keluarga dan implikasinya terhadap tantangan global yang ada. Simpulan penelitian ini yaitu: Peran orang tua dalam membina kepribadian anak dapat melalui berbagai cara seperti memberikan pendidikan agama, mengajarkan sopan santun, memberikan teladan yang baik, menanamkan nilai-nilai kedisplinan, menanamkan nilai-nilai kejujuran, menanamkan nilai-nilai sosial, selalu menanamkan hal positif kepada anak, selalu memantau kegiatan anak, memberi pengarahaan kepada anak mengenai nilai-nilai religi atau agama seperti mengajak ke vihara dan menjadi pendengar yang baik untuk anak. Kata Kunci: Karakter Buddhis, Peran Keluarga, Tantangan Global.
Konseling Kelompok dalam Meningkatkan Motivasi Sembu pada Korban Penyalahgunaan Napza Juwita S; Mulia Marita L. T.; Triono Triono
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8652

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konseling kelompok dalam meningkatkan motivasi sembuh pada korban penyalahgunaan NAPZA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian dilakukan pada 16 residen pengguna NAPZA di Yayasan Mitra Mulia Banyu Asin. Residen yang sedang menjalani rehabilitasi pada umum residen yang pernah melakukan rehab. Ini terjadi akibat mereka tidak memiliki motivasi yang kuat untuk sembuh. Mereka gampang kembali berkumpul dengan lingkungannya. Di riset ini residen diberikan intervensi konseling kelompok. Setelah dilakukan intervensi terhadap residen, ada pengaruh positif konseling kelompok terhadap motivasi pada penyalahgunaan NAPZA. Sehingga mereka memiliki motivasi dan semangat untuk kembali berkumpul dengan keluarga dan kelompok sosialnya. Simpulan penelitian ini menemukan bahwa hubungan antara konseling kelompok menimbulkan motivasi untuk sembuh bagi residen. Keywords: Konseling Kelompok, Motivasi, Penyalahgunaan NAPZA.
Diskursus Sekularisasi Pendidikan Kontemporer dan Dampaknya terhadap Moralitas (Studi Analisis Filsafat Pendidikan Al-Attas dan John Dewey) Ilzamudin Ma'ruf; Agus Gunawan; Rifdillah Rifdillah; Akhmad Sufyan
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8706

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui diskursus sekularisasi pendidikan kontemporer dan dampaknya terhadap moralitas. Penelitian ini adalah penelitian analisis deskriptif yang ingin mengkaji lebih dalam terkait diskursus sekularisasi dalam ranah pendidikan Hasil analisa penelitian ini bahwa disorientasi makna moral, ilmu dan pendidikan memiliki kaitan erat dengan paham pragmatisme dan paradigma individual ala sekularis, sikap yang cenderung memisahkan sakralitas dan spiritualitas menjadi kunci keberhasilan pergeseran orientasi pendidikan di atas. Disisi lain peneliti melihat urgensi pada tatanan pendidikan yang perlu kembali diintegrasikan, baik unsur-unsur yang berkaitan erat dengan elemen-elemen World View Islam yang bersifat holistik hingga rekonstruksi orientasi pendidikan yang lebih dominan pada pembentukan manusia yang utuh dan menjunjung moralitas yang bersifat lebih komprehensif, universal dan tidak gersang akan nilai, norma dan peran agama. Simpulan penelitian ini bahwa pemikiran John Dewey dan Al-Attas dalam ranah pendidikan merupakan dua ciri khas yang berbeda. Ide Al-Attas dapat dijadikan tawaran solusi terhadap problem seputar disorientasi ilmu, shifting identity and bias (bias identitas dan perubahan). Sedangkan John Dewey sangat mencerminkan identitas kebaratan. Kata Kunci: Al-Attas, John Dewey, Loss of Adab, Sekularisasi Pendidikan.
Mengukur Ketersediaan Instrumen Penyembuhan Psikologis pada Pengungsi Asal Afganistan Riky Novarizal; Rahmat Amin Siregar
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur ketersediaan instrumen penyembuhan psikologis pada pengungsi asal Afganistan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa faktor penyebab depresi dan trauma pengungsi adalah lingkungan, finansial, merasa kehilangan identitas dan kebudayaannya dan keterbatasan layanan. Dari sembilan instrumen hanya terdapat dua instrumen penyembuhan psikologis pada partisipan penelitian ini. Beberapa instrumen dan proses lainnya, sebagaimana yang dibangun oleh ahli, tidak selalu harus terpenuhi namun dapat menutupi atau mengurangi dampak dari depresi dan trauma guna mencegah tindakan bunuh diri oleh pengungsi. Simpulan penelitian bahwa dalam mengukur kesembuhan psikologis dalam penanganan depresi, trauma, dan stres menggunakan pendekatan keyakinan, keagamaan, dan praktik spiritual. Kata kunci: Pengungsi, Bunuh Diri, Depresi dan Trauma, Healing
Pendidikan Islam, New Media dan Pergeseran Otoritas Keagamaan Muhammad Rifdillah; Wawan Wahyuddin; Ali Muhtarom; Purnomo Mulyosaputro; Vita Vitisia
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8892

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menganalisa pendidikan islam, new media dan pergeseran otoritas keagamaan dengan dampak perubahan dalam bidang social, politik, ekonomi dan budaya serta perubahan mendasar dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan melalukan observasi dan pendalaman pada data yang didapat dari sumber-sumber literatur yang sudah ada sebagai rujukan primer dan menganalisis beberapa fakta serta data lain dari berbagai sumber. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa media baru, yang menggunakan platform untuk menyebarkan Islam, bukan hanya platform untuk otoritas Islam. Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) adalah pengaruh yang signifikan di Indonesia, membentuk masyarakat modern. Agama dapat menciptakan pemahaman yang komprehensif tentang sistem agama, mengubahnya menjadi alat penting untuk memahami dunia. Simpulan penelitian ini bahwa mau tidak mau kita harus mengikuti era digital sebagai media pendidikan Islam dan Keagamaan. Kata Kunci: New Media, Pendidikan Islam, Pergeseran Otoritas Keagamaan
Peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan Usaha Burung Walet dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Ayu Fajarwati; Yaqub Cikusin; Langgeng Rahmatullah Putra
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah desa dalam mengembangkan usaha burung walet di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian menggambarkan tentang upaya pengembangan dan potensi ekonomi usaha sarang burung walet yang dapat diadopsi oleh desa-desa serupa. Sarang burung walet memiliki nilai tinggi di pasar global, khususnya di Asia, dan permintaan terus meningkat di industri kuliner dan obat tradisional. Namun, tantangan seperti perlindungan lingkungan, teknologi budidaya, dan regulasi perlu diatasi. Peran pemerintah desa menjadi krusial dalam membentuk ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha ini. Dengan menciptakan kebijakan dukungan, fasilitasi pelatihan, pengelolaan sumber daya alam, dan pemberdayaan masyarakat, pemerintah desa berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal. Pembentukan koperasi, investasi infrastruktur, dan kemitraan dengan swasta menjadi langkah strategis dalam mencapai kesinambungan ekonomi dan lingkungan. Simpulan penelitian ini bahwa pemerintah desa sudah memainkan peran penting sebagai fasilitator, pemberi insentif, dan pengawal keberlanjutan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi lokal yang seimbang dengan pelestarian lingkungan. Kata Kunci: Pemerintah, Sarang Burung Walet, Usaha.
Menelisik Hutan Desa (Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat) Fajri Rahman; Ade Irwandi
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8961

Abstract

Tujuan penelitian ini menjelaskan pengelolaan hutan desa yang dibentuk dalam kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Sungai Buluh di Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi kritis. Hasilnya menunjukkan bahwa keberadaan hutan desa memperkuat legitimasi perlindungan hutan gambut atas desakan hutan produksi yang mengelilinginya. Sehingga, masyarakat melalui hutan desa secara tidak langsung mempertahankan keberadaan hutan lindung gambut. Selain itu, fungsi hutan lindung gambut juga dibuka akses (ruang kelola) kepada masyarakat melalui perhutanan sosial. Sehingga, bukan hanya tujuan untuk melindungai hutan tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Simpulan penelitian bahwa konsep sosial muncul pada tahun 1978 sebagai "hutan untuk masyarakat" (forestry for people). Pada tahun 1990-an, gagasan Pengelolaan Hutan Berbasis Komunitas (PHBM) muncul, yang mengarah pada era reformasi saat ini. Konsep sosial bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam pengelolaan hutan di Indonesia. Namun, ia menghadapi tantangan seperti kurangnya keterlibatan masyarakat dan fokus pada aspek produk dan lingkungan. Kata Kunci: Hutan Desa, Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat, Perhutanan Sosial
Kerapuhan Sosial Siswa dalam Pembelajaran Digital Jepri Utomo; Shermina Oruh; Andi Agustang
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8977

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana kerapuhan sosial siswa dipengaruhi oleh pembelajaran digital pada sekolah berbasis digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dikombinasikan dengan pendekatan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapuhan sosial siswa dipengaruhi secara signifikan oleh pembelajaran digital. Melalui integrasi penelitian relevan dan teori-teori sosiologi, fokus utamanya adalah pada perubahan pola interaksi sosial, produksi realitas sosial, dan pengaruh struktur digital. Kerapuhan sosial di kalangan siswa dapat diperburuk oleh sejumlah variabel, termasuk isolasi, kurangnya keterlibatan sosial, kurangnya solidaritas organik dan mekanik, serta kurangnya resiliensi siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah hubungan sosial siswa dipengaruhi oleh penggunaan teknologi dalam pembelajaran melalui berbagai cara. Teknologi meningkatkan efektivitas pembelajaran, namun juga dapat menyebabkan kerapuhan sosial, termasuk kesepian dan berkurangnya interaksi tatap muka. Diperlukan strategi yang memadukan teknologi dengan hubungan sosial tatap muka dan kerja sama antara orang tua, guru, dan lembaga pendidikan. Sangat penting memprioritaskan literasi digital dan pendidikan karakter untuk mengurangi dampak buruk teknologi. Oleh karena itu, dibutuhkan lingkungan pembelajaran yang seimbang dan mendukung pertumbuhan holistik siswa. Kata Kunci: Kerapuhan Sosial Siswa, Pembelajaran Digital

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 4 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 3 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 2 (2025): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 8 No. 1 (2025): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 1 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 5 No 2 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 5 No. 2 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 5 No 1 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 4 No 2 (2021): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 4 No 1 (2021): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 3 No 2 (2020): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2020): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2019): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2019): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 1 No 2 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 1 No 1 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 1 No. 1 (2018): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora More Issue