cover
Contact Name
Lingga Nico Pradana
Contact Email
nicopgsd@unipma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpe@unipma.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas PGRI Madiun, Jalan Auri No.06 Madiun, Jawa Timur, Indonesia 63117
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran
ISSN : 20885350     EISSN : 25285173     DOI : -
Core Subject : Education,
PREMIERE EDUCANDUM: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran is a scientific journal that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of basic education covering the fields of basic teaching in elementary, Applied science and analytical-critical studies in the field of basic education. Target readers of the journal are professors, students, teachers and practitioners of basic science education. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran has ISSN: 2088-5350 (Print) & ISSN: 2528-5173 (Online) and accredited 'S3' Grade by RISTEKDIKTI (Ministry of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia).
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Analisis rasch untuk soal tes berpikir kritis pada pembelajaran STEM di sekolah dasar Ainun Nurul Syadiah; Ghullam Hamdu
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v10i2.6524

Abstract

Pendekatan STEM dapat membentuk siswa menjadi sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis sehingga mampu memenuhi standar sumber daya manusia abad 21 serta mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan siswa kelas 5 sekolah dasar di Tasikmalaya, Jawa Barat yang diukur dengan menggunakan soal tes berpikir kritis dalam pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematic).  Hasil tes tersebut di analisis dengan Model Rasch sebagai alat untuk mengukur kesesuain butir soal dan abilitas siswa, sehingga seorang guru akan lebih mudah untuk mengidentifikasi kesalahan yang terjadi. Dengan demikian pengimplementasian Model Rasch pada soal tes berpikir kritis pada pembelajaran STEM di sekolah dasar dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dalam menghadapi tantangan abad 21 dapat dilakukan
Penerapan e-learning untuk meningkatkan kemampuan literasi digital di era new normal Liya Atika Anggrasari
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v10i2.7493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital dengan mengimplementasikan pembelajaran online (e-learning) yang dilakukan di era new normal pada pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester IV kelas A Prodi PGSD Universitas PGRI Madiun. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan skor siklus pertama, siklus kedua dan siklus ketiga didapat hasill skor rata-rata kelas meningkat dari yang hanya 64 dengan ketuntasan 65%, pada siklus kedua mulai meningkat menjadi 75.45 dengan ketuntasan 72.5%, hingga pada siklus ketiga mencapai nilai rata-rata kelas 85.15 dengan ketuntasan 87%. Dengan pengimplementasian pembelajaran online (e_learning) juga dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah Media&Pengembangan Bahan Ajar. Secara bertahap hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah Media&Pengembangan Bahan Ajar mengalami peningkatan.
From face-to-face learning to web base learning: How are student readiness? Arif Widodo; Nursaptini Nursaptini; Setiani Novitasari; Deni Sutisna; Umar Umar
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v10i2.6801

Abstract

Learning readiness influences learning success. Changing the learning model requires preparation. Well-planned online learning is different from learning in an emergency. This study aims to determine the readiness of student learning in online learning during the Covid-19 pandemic. The type of research used non-experimental quantitative. The data collection method is done by survey. Data analysis uses descriptive statistics. The subjects in this study were PGSD students at Mataram University. The number of respondents involved 260. Problems in this study include: how are students' learning readiness? what are the problems faced by students? Can students take part in online learning well? The results showed that students' learning readiness was still lacking. Students experiencing technical obstacles include lack of online media mastery, no training, limited costs, and difficulties in internet connection. Most students expect online learning to stop and come back face to face.
Pengembangan media komik komsa materi rangka pada pembelajaran IPA di sekolah dasar Anggit Grahito Wicaksono; Jumanto Jumanto; Oka Irmade
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v10i2.6384

Abstract

Hasil survei TIMSS memberikan gambaran tentang rendahnya prestasi IPA siswa yang ada di Indonesia sehingga perlu dilakukan peningkatan kualitas pembelajaran khususnya IPA. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh guru dalam penggunaan media pembelajaran sains di SD Negeri Pajang 1 Surakarta, (2) merumuskan desain media pembelajaran yang cocok untuk digunakan dalam pembelajaran IPA di SD Negeri Pajang 1 Surakarta, dan mengembangkan media pembelajaran komik yang disebut "KOMSA" dalam materi rangka untuk pembelajaran IPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan melalui model Plomp yang dimodifikasi dengan menghilangkan fase implementasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) penggunaan media pembelajaran yang belum optimal, (2) desain pembelajaran media adalah media komik berbasis kontekstual, dan hasilnya adalah produk prototype media pembelajaran komik yang disebut "KOMSA" pada materi rangka. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan media komik “KOMSA” untuk materi pelajaran lain yang bersifat abstrak dan sulit dipahami oleh siswa. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan media komik dalam berbagai kerangka pembelajaran
Analisis kebutuhan bahan ajar siswa di kelas III SDN Bendogerit 2 Kota Blitar Putri Rosilia; Yuniawatika Yuniawatika; Sri murdiyah
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v10i2.6306

Abstract

Buku teks pelajaran yang digunakan sebagai acuan wajib oleh guru dan siswa pada proses pembelajaran dalam kurikulum 2013 adalah buku siswa dan buku guru. Namun, pada buku siswa dan guru masih terdapat beberapa kekurangan dalam aspek kecakupan materi dan latihan soal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar pendamping yang dapat digunakan untuk melengkapi buku pokok pada kelas III. Subjek pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas III SDN Bendogerit 2 yang berjumlah 23 siswa, serta satu orang guru kelas III. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik wawancara pada guru kelas III dan penyebaran angket pada siswa kelas III untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran tematik di kelas serta identifikasi bahan ajar yang dibutuhkan. Hasil penelitian mencerminkan bahwa guru dan siswa kelas III SDN Bendogerit 2 membutuhkan bahan ajar pendamping untuk melengkapi buku pokok. Bahan ajar pendamping yang dibutuhkan adalah bahan ajar yang memiliki materi yang luas dan memuat latihan soal.
Analisis berpikir probabilistik dalam menyelesaikan masalah matematika peserta didik kelas V SD Negeri 04 Kaliwuluh Yulia Maftuhah Hidayati; Nurul Afifah
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v10i2.7069

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir probabilistik peserta didik kelas V SD Negeri 04 Kaliwuluh dalam menyelesaikan masalah matematika berkaitan dengan geometri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir probabilistik peserta didik berada pada tiga level berpikir probabilistik yaitu level satatistik, transisional dan kuantitatif Informal. Pada level subjektif, dimana pemikiran peserta dalam menyelesaikan masalah matematika didasarkan pada alasan subjektif dari peserta didik yang bersumber dari asumsi, pemahaman awal peserta didik tentang materi dan pendapat individu itu sendiri. Level transisional ditandai dengan pemikiran peserta didik yang mulai menunjukkan perkembangan dengan memunculkan sketsa gambar dan perhitungan matematis yang didasarkan pada alasan subjektif untuk menyelesaikan masalah matematika. Selanjutnya level kuantitatif informal peserta didik telah mampu mendaftar semua anggota ruang sampel dan menuliskan notasi angka jumlah anggota ruang sampel dengan menggunakan pola tertentu.
Analisis self-regulated learning (SRL) siswa kelas VI sekolah dasar di yogyakarta Rivan Gestiardi; Ika Maryani
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v10i2.7379

Abstract

SRL penting dimiliki siswa kelas VI karena menjadi sebuah pertimbangan dalam proses belajar dan megajar terutama siswa kelas VI yang dihadapkan pada tantangan jenjang sekolah selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self-regulated learning (SRL) siswa kelas VI sekolah dasar di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif Kuantatif dengan metode survey yang menggambarkan suatu fenomena pada wilayah tertentu. Jumlah sampel yang digunakan adalah 263 siswa kelas VI dari sepuluh sekolah dasar di Yogyakarta. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner SRL dengan skala likert 1-5 dengan gradasi alternatif jawaban sangat setuju-sangat tidak setuju. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif (statistik deskriptif). Hasil penelitian menujukan bahwa artinya secara umum, kemampuan SRL yang dimiliki kelas VI sekolah dasar di Yogyakarta masuk dalam kategori tinggi.  Namun jika dijabarkan berdasarkan indikatornya, SRL pada indicator cognitive dan self-reflection memang berada pada kategori tinggi, namun pada indikator performance menunjukkan kategori sedang. Oleh karena itu, perlu upaya dari guru, sekolah, orang tua, maupun siswa untuk dapat meningkatkan performance dalam belajar melalui penerapan model pembelajaran, media pembelajaran, bimbingan orang tua dan guru, serta kebijakan sekolah yang mendukung terciptanya iklim belajar yang positif
Exploring the profiles of pre-service teachers technological pedagogical content knowledge (TPACK) on earth and space science offline and online course Diki Rukmana; Sri Lestari Handayani
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v11i1.7882

Abstract

This study reveals the comparison of the TPACK profiles of pre-service elementary school teachers in the Earth and Space Science (ESS) offline and online lectures. The sample consisted of 97 students who took offline lectures in the 2018/2019 academic year and 85 students who took online lectures in the 2019/2020 academic year. The research instrument consisted of 38 questionnaire items that assessed the self-efficacy of the TPACK-21 components. The correlation analysis results show that in all aspects of basic knowledge and secondary knowledge, ESS online courses provide better results in developing TPACK abilities than offline courses. However, the SEM analysis results show that the structure of the TPACK ability development model in the offline class appears to be more stable than the online class. This indicates a need for further development in online learning strategies and approaches to lead to a more significant contribution to the development of TPACK.
Because the sky is the limit: Interpretive phenomenological analysis of millennial elementary school teachers using digital technology in the classroom Dian Veronika Sakti Kaloeti; Rouli Manalu
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v11i1.7843

Abstract

The population of millennials who work as elementary school teachers is currently increasing because it replaces the previous generation who will retire. This generation grows surrounded by technology and educates technology savvy too. This study aims to explore the experience of millennial teacher related to the use of technology in learning in primary schools. Two research questions were proposed, namely: 1) How did millennial teacher experience their role as teacher for elementary school students? ; 2) What is the experience of millennial teacher when using technology in learning for students in elementary schools. This study uses a qualitative method with the Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) approach. Semi-structured interviews with open-ended questions were conducted on 6 elementary school teacher. The analysis showed four emergent themes, namely: (1) Interpersonal experience; (2) Technology as a learning tool; (3) Barriers to integrating technology in learning; (4) Strategy to overcome obstacles. Collaborative, and collegial relationships will help the subject to make an active contribution at work. Familiarity with technology helps millennial teachers in innovating learning and interacting with students.
Teacher competence in implementing higher-order thinking skills oriented learning in elementary schools Wandika Wita Susilowati; Suyatno Suyatno
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v11i1.7762

Abstract

Information and technology development in the last decade have caused fundamental changes in all of the life aspects, including in the educational aspect.  Learning in the school was demanded to be an agent of instilling the ability of higher-order thinking (HoTS) so that the students could deal with life challenging in future life. The teachers also must have competence in implementing HoTS oriented learning. This study aimed to explore teachers’ competencies and implement HoTS oriented learning in the public elementary school 2 of Ketaon, Boyolali Regency. Data was collected through interviews, observation, and documentation. The data collected further were analyzed by using the data analysis technique of the interactive inductive model of Miles and Huberman. The the research results showed that 1) there are five competencies used by the teachers in implementing HoTS oriented learning as follows; Educational Competence, Competence for Technological Commercialization, Competence in Globalization, Competence In Future Strategies, and Counsellor Competence. 2) Efforts made by teachers are to improve competence in implementing HoTS oriented learning by following the training and education program, participating in the empowerment of professional teacher development organizations such as teachers’ cluster working groups (KKG), teacher working group (MGMP), webinar, technical guidance, and workshop. In addition, the role of colleagues contributed to increasing teachers’ competencies