Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

MEDIA LINGKUNGAN SEKOLAH MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI KELAS IV SD Putriani, Ida; Murdiyah, Sri; Rochani, Rochani
Wahana Sekolah Dasar Vol 25, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.67 KB) | DOI: 10.17977/um035v25i22017p058

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan dan peningkatan keterampilan menulis deskripsi melalui media lingkungan sekolah. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian di SDN Bacem 03 Sutojayan Blitar menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa dengan rata-rata persentase aktivitas guru 97% dan aktivitas siswa 94%. Hasil menulis siswa meningkat mencapai ketuntasan klasikal 100%.
Model Teams Games Tournament (TGT) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Hesti, Retta Chandra; Murdiyah, Sri; Suminah, Suminah
Wahana Sekolah Dasar Vol 27, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.544 KB) | DOI: 10.17977/um035v27i12019p001

Abstract

The observation results at Melis Elementary School in Trenggalek Regency showed that students were less enthusiastic in learning because the use of learning models was less attractive, of which 17 students stated 11 were not yet complete, and 6 were complete. The purpose of this study was to determine the improvement of student learning outcomes by using the TGT model in grade IV elementary school students. The approach used is a qualitative approach to the type of classroom action research. The research was conducted in cycle I and cycle II which consisted of 2 meetings and consisted of 4 stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. Data collection is done by observation, interviews, field notes, tests, and documentation. The results of this study indicate that the TGT model is well implemented so that the TGT model can improve student learning outcomes in cycle 1 with a percentage of 76% up to 97% in cycle 2. Hasil observasi di SDN Melis Kabupaten Trenggalek menunjukkan siswa kurang antusias dalam pembelajaran karena penggunaan model pembelajaran yang kurang menarik, dimana dari 17 siswa dinyatakan 11 belum tuntas, dan 6 tuntas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model TGT pada siswa kelas IV Sekolah Dasar.  Pendekatan yang digunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam siklus I dan siklus II yang terdiri dari 2 pertemuan dan terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan model TGT diterapkan dengan baik sehingga model TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada siklus 1 dengan prosentase 76% naik menjadi 97% pada siklus 2.
Peningkatan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa melalui Pendekatan Behavior Modification Suminah Suminah; Imam Gunawan; Sri Murdiyah
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 3, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.05 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i22018p221

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to improve learning achievement and student learning motivation through behavior modification approach in Class V Elementary School Laboratory State University of Malang (UM) Blitar City. This research was conducted using classroom action research method. This study was conducted with two cycles. Data collection techniques used in this study is tests and observations. Data were analyzed with descriptive statistics, i.e. calculating the mean and standard deviation. Furthermore, by using the formula stanfive data formulated with the frequency distribution table. Data analysis is by comparing the results of the scores obtained from Cycle I and Cycle II (data learning achievement and student learning motivation). Data analysis is analysis of variance of paired-samples t test formula with SPSS PASW Statistics 18. The result of research are: (1) student learning achievement through behavior modification approach included in good enough category; (2) the level of student’s learning motivation through behavior modification approach included in high enough category; and (3) there is improvement of learning achievement and student’s learning motivation through behavior modification approach in Class V Elementary School Laboratory of State University of Malang (UM) Blitar City. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa melalui pendekatan behavior modification di Kelas V SD Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM) Kota Blitar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, yakni menghitung rerata dan deviasi standar. Selanjutnya dengan menggunakan rumus formula stanfive data disusun dengan tabel distribusi frekuensi. Analisis data yakni dengan membandingkan hasil skor yang diperoleh dari Siklus I dan Siklus II (data hasil belajar dan motivasi belajar siswa). Analisis data adalah analisis varians formula paired-samples t test dengan bantuan SPSS PASW Statistics 18. Hasil penelitian adalah: (1) tingkat hasil belajar siswa melalui pendekatan behavior modification termasuk dalam kategori cukup baik; (2) tingkat motivasi belajar siswa melalui pendekatan behavior modification termasuk dalam kategori cukup tinggi; dan (3) ada peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar siswa melalui pendekatan behavior modification di Kelas V SD Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM) Kota Blitar.
ANALISIS KEBUTUHAN TERHADAP BAHAN AJAR GAME BASED LEARNING TERINTEGRASI KARAKTER KREATIF Ika Febriana Wati; Yuniawatika Yuniawatika Yuniawatika; Sri Murdiyah
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 11, No. 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v10i2.31880

Abstract

Pendidikan merupakan sarana pembentuk kepribadian bangsa. Pendidikan dapat menjadi sarana utama sebagai penguatan karakter bangsa. Dalam implementasinya pada kurikulum 2013, pengembangan bahan ajar menjadi salah satu kunci utama yang dapat diintegrasikan dengan penguatan karakter. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh informasi mengenai analisis kebutuhan tentang: (1) kebutuhan bahan ajar berbasis game based learning pada pembelajaran di kelas V SDN Bendogerit 2 Kota Blitar, (2) muatan pembelajaran yang memerlukan bahan ajar, (3) jenis bahan ajar yang dibutuhkan, (4) penguatan karakter yang terintegrasi dalam bahan ajar, dan (5) elemen yang terkandung di dalam bahan ajar tersebut. Subyek dari penelitian ini terdiri dari guru dan siswa kelas V SDN Bendogerit 2 Kota Blitar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan observasi. Hasil angket analisis kebutuhan yang diisi oleh siswa menunjukkan bahwa rata-rata kebutuhan bahan ajar mencapai persentase 83,12%, dengan 2 diantara rinciannya adalah 85,6% setuju dengan adanya bahan ajar yang berbasis game based learning dan 75,9% setuju adanya penguatan karakter kreatif pada bahan ajar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa diperlukan pengembangan secara berkelanjutan berupa bahan ajar berbasis game based learning yang terintegrasi karakter kreatif untuk tema ekosistem di kelas V SDN Bendogerit 2 Kota Blitar.
Analisis kebutuhan bahan ajar siswa di kelas III SDN Bendogerit 2 Kota Blitar Putri Rosilia; Yuniawatika Yuniawatika; Sri murdiyah
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v10i2.6306

Abstract

Buku teks pelajaran yang digunakan sebagai acuan wajib oleh guru dan siswa pada proses pembelajaran dalam kurikulum 2013 adalah buku siswa dan buku guru. Namun, pada buku siswa dan guru masih terdapat beberapa kekurangan dalam aspek kecakupan materi dan latihan soal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar pendamping yang dapat digunakan untuk melengkapi buku pokok pada kelas III. Subjek pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas III SDN Bendogerit 2 yang berjumlah 23 siswa, serta satu orang guru kelas III. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik wawancara pada guru kelas III dan penyebaran angket pada siswa kelas III untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran tematik di kelas serta identifikasi bahan ajar yang dibutuhkan. Hasil penelitian mencerminkan bahwa guru dan siswa kelas III SDN Bendogerit 2 membutuhkan bahan ajar pendamping untuk melengkapi buku pokok. Bahan ajar pendamping yang dibutuhkan adalah bahan ajar yang memiliki materi yang luas dan memuat latihan soal.
TANGGUNGJAWAB HUKUM KLINIK KESEHATAN DALAM PEMERIKSAAN KESEHATAN CALON TENAGA KERJA INDONESIA Endang Sutrisno; Sri Murdiyah Hidayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.04 KB)

Abstract

Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) akan melewati proses pemeriksanaan kesehatan. Pemeriksanaan tersebut berisi pemeriksaan fisik dan jiwa. Pemeriksaan penunjang dilakukan oleh rumah sakit serta klinik. Hal-hal sebagaimana demikian tercantum pada Permenkes No. 29 Tahun 20 13 mengenai Penyelenggaraan Pemeriksaan Kesehatan Calon TKI. Klinik. Faktanya pemeriksaan kesehatan belum selaras dengan peraturan, yaitu tidak dilakukan informed consent sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan. Sehingga timbul permasalahan mengenai standar dam aturan dasar pemeriksaan kesehatan yang digunakan untuk calon TKI. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan standar pelayanan kesehatan calon TKI dan mendeskripsikan pertanggungjawaban hukumnya. Metode penelitian menggunakan penelitian doktrinal. Temuan penelitian pemeriksaan kesehatan belum memiliki Standar Operasional Prosedur, penerapan sanksinya yaitu sanksi administrasi seperti teguran lisan, teguran tertulis yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kota/ Kabupaten dan Dinas Kesehatan Daerah/Provinsi, dan selanjutnya pemberhentian kegiatan sementara hingga pencabutan izin sarana kesehatan oleh Menteri Kesehatan. Kata Kunci: Pelayanan Kesehatan, Calon Tenaga Kerja Indonesia, Sanksi Administrasi
Development of Rubita Media Based on QR Code with Strengthening the Character of Hard Work of Class IV Elementary School Lindawati Lindawati; Sri Murdiyah; Sutansi Sutansi
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 5, No 2 (2020): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.682 KB) | DOI: 10.26618/jed.v5i2.3118

Abstract

Abstract. Indonesia is a country that is rich in culture, each region has cultural characteristics that make the diversity of the nation, one of which is the archipelago dance. However, the archipelago dance is less attractive to students and begin to be ignored and even forgotten by the younger generation, they are more familiar with modern dance than the archipelago dance. This development research aims to test the feasibility of a QR Code-based Rubita media in terms of attractiveness, validity, and practicality. The research method used is a modification of the Borg and Gall development model that includes stages (1) potential and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, (5) design revision, (6) testing try the product, (7) product revision, (8) trial use. The results of the research and development of QR Code-based Rubita media show the level of validity of the material experts by 94%, validation of media experts by 98%, and validation from users (teachers) by 96% percentage of QR Code-based Rubita media including highly valid media. The results of product trials in the field show that the appearance of instructional media is very compatible with learning in elementary schools, with the combination of shapes and colors on the QR Code-based Rubita makes students very interested in participating in learning with these media.Keywords: Rubita based on QR Code; Cultural Diversity; Elementary SchoolAbstrak.  Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, setiap daerah memiliki ciri khas budaya yang menjadikan keanekaragaman bangsa, salah satunya adalah tari nusantara. Namun, tari nusantara kurang diminati oleh siswa dan mulai diabaikan bahkan dilupakan oleh generasi muda, mereka lebih mengenal tari modern daripada tari nusantara. Penelitian pengembangan ini memiliki tujuan untuk menguji kelayakan media Rubita berbasis QR Code dari segi kemenarikan, kevalidan, dan kepraktisan. Metode penelitian yang digunakan adalah modifikasi dari model pengembangan Borg and Gall yang meliputi tahap (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian. Hasil penelitian  dan pengembangan media Rubita berbasis QR Code menunjukkan tingkat kevalidan dari ahli materi sebesar 94%, validasi ahli media sebesar 98%, dan validasi dari pengguna (guru) sebesar 96% persentase media Rubita berbasis QR Code termasuk media yang sangat valid. Hasil uji coba produk di lapangan menunjukkan bahwa tampilan media pembelajaran sangat sesuai dengan pembelajaran di Sekolah Dasar, dengan perpaduan bentuk dan warna-warni pada Rubita berbasis QR Code  membuat siswa sangat tertarik untuk mengikuti pembelajaran dengan media tersebut.Kata Kunci: Rubita Berbasis QR Code; Keberagaman Budaya; Sekolah Dasar
Pengembangan Multimedia dengan Penguatan Karakter Rasa Ingin Tahu pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia Kelas V SDN Gedog 1 Kota Blitar Rianto Dwi Cahyo; Esti Untari; Rianto Dwi Cahyo; Esti Untari; Sri Murdiyah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.204 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i42021p289-294

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan suatu produk berupa multimedia interaktif tentang sistem peredaran darah manusia kelas V yang valid, menarik, dan praktis menurut ahli, guru pengguna serta siswa kelas V. Multimedia ini dibuat untuk membantu kesulitan belajar siswa kelas V di SDN Gedog 1 kota Blitar. Pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang teridiri dari 5 langkah yakni analyze, design, development, dan evaluation. Selama penelitian, produk menunjukan hasil validasi ahli materi 85,7 persen, untuk ahli media mendapat 100 persen, dan guru pengguna mendapat 91,7 persen. Sedangkan dari pelaksanaan uji coba di skala kecil dan skala besar, masing masing kemenarikan produk mendapat persentase 100 persen dan 95,77 persen. Dari hasil penilaian yang didapat selama penelitian dan uji coba produk berupa multimedia diproleh kesimpulan bahwa multimedia sangat valid, praktis, menarik, dan dapat digunakan.
Pengembangan Media Game Edukasi “Kirun Mission” Materi Keragaman Budaya Indonesia dengan Penguatan Karakter Jujur untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Elcinta Fridaynia Yunna Nabela; Sri Murdiyah; Elcinta Fridaynia Yunna Nabela; Sri Murdiyah; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.308 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p440-446

Abstract

Pemanfaatan sumber belajar saat proses pembelajaran dapat dioptimalkan dengan menggunakan media. Namun, pada kenyataan masih terdapat kendala dalam penyampaian materi muatan IPS di kelas IV SDN Sentul 3 Kota Blitar dan SDN Karangsari 2 Blitar. Permasalahan yang sama antara kedua SD tersebut yaitu (1) cakupan materi keragaman budaya yang luas dan tidak adanya media pendukung (2) Pada saat diberikan tugas banyak siswa yang mengumpulkan jawaban yang sama dengan temannya. Melihat hal tersebut perlu dikembangkan salah satu media pembelajaran interaktif serta mampu menumbuhkan karakter pada siswa. Media pembelajaran dikemas berupa game edukasi agar siswa dapat memahami materi tersebut dengan menarik dan dapat menggunakan media tersebut dimanapun.Tujuan penelitian pengembangan ini untuk menghasilkan sebuah media game edukasi “Kirun Mission” berbasis karakter jujur keragaman budaya Indonesia di kelas IV SD yang valid menurut ahli materi dan ahli media, praktis digunakan oleh guru serta praktis dan menarik bagi siswa kelas IV SD.
Pengaruh Penggunaan Bahasa Jawa pada Lingkungan Keluarga terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SDN Nadia Melin Ashari; Sri Murdiyah; Nadia Melin Ashari; Sri Murdiyah; Sutansi Sutansi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i102022p925-932

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to determine whether there is an impact between the use of Javanese language in the family environment on Indonesian language learning especially in students’ speaking skill in fourth grade students of Bangkok 2 elementary school. The type of this research is a survey research using causal relationship analysis (cause and effect) and a quantitative approach. The results of hypothesis testing in this study gained a Sig. 0.871 which means 0.871 greater than 0.05, it can be concluded that the data is not correlated and the correlation value obtained is -0.032 which means that it does not meet the criteria for the product moment correlation coefficient, so Ho is accepted and Ha is rejected. Based on the results of the research, it can be concluded that the use of Javanese in the family environment does not affect Indonesian language learning. The absence of a significant effect is because although the use of the Javanese language of students is in the criteria that are very often used and often used, the results of the students' speaking skills test also show good criteria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara penggunaan bahasa Jawa pada lingkungan keluarga terhadap pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pada keterampilan berbicara di kelas IV SDN Bangkok 2. Penelitian ini berjenis penelitian survey dengan menggunakan analisis hubungan kausal (sebab akibat) dan pendekatan kuantitatif. Hasil uji hipotesis pada penelitian ini mendapat nilai Sig. 0,871 yang artinya 0,871 greater than 0,05,dapat disimpulkan bahwa data tidak berkorelasi dan nilai korelasi yang didapatkan adalah -0,032 yang berarti tidak memenuhi kriteria koefisien korelasi product moment yang ditetapkan, sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa Jawa pada lingkungan keluarga tidak berpengaruh terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Tidak adanya pengaruh yang signifikan tersebut disebabkan karena meskipun penggunaan bahasa Jawa peserta didik berada dalam kriteria sangat sering digunakan dan sering digunakan namun hasil dari tes keterampilan berbicara peserta didik juga menunjukan pada kriteria yang baik.