cover
Contact Name
Endang Sriyati
Contact Email
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia
ISSN : 08535884     EISSN : 25026542     DOI : -
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia accepts articles in the field of fisheries, both sea and inland public waters. The journal presents results of research resources, arrest, oceanography, environmental, environmental remediation and enrichment of fish stocks.
Arjuna Subject : -
Articles 1,072 Documents
POPULASIIKAN DEMERSAL Dl PERAIRAN ARU, PROPINSI MALUKU Wedjatmiko Wedjatmiko; Wijopriono Wijopriono; Suprapto Suprapto
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 15, No 3 (2009): (September 2009)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4932.236 KB) | DOI: 10.15578/jppi.15.3.2009.229-237

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada tanggal 4-9 Nopember 2006, menggunakan alat tangkap trawl yang dioperasikan dengan KR. BawalPutih, pada 35 stasiun pengamatan. Perairan Aru bagian dariperairan Arafura, merupakan salah satu perairan Indonesia yang potensial untuk penangkapan ikan demersal maupun udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, Jaju tangkap, kepadatan stok,_dan biomassa ikan demersal yang tertangkap di perairan Aru (Propinsi Maluku). Hasil penelitian mennunjukkan bahwa hasil tangkapan ikan demersal mencapai 6.063,44 kg atau 67,06%  dari total hasil tangkapan trawl,  yang terdiri atas 132 spesies dari 56 famili. lkan yang dominan tertangkap adalah famili Leiognathidae (1.604,4 kg atau 26,4%), Apogonidae (658,8 kg atau 10,9%), dan Mullidae (639,1 kg atau 10,6%). Rata-rata laju tangkap ikan demersal173,2 kg per jam, dan dugaan kepadatan stok 4,4±0,2 ton km·2,  serta dugaan biomassa ikan demersal 193.975±257 ton. The research was carried out during November 41 2006, using bottom trawl (RV. Bawal Putih). Data were collected from 35 selected stations through bottom trawl survey. Aru waters are part of Arafura waters, that area potential for demersal fish and shrimps in Indonesia. The aim of this research is to find out the catch composition, catch rate, stock density, and biomass of demersal fish. The results show that the catch composition of demersal fish was 6,063.44 kg (67.06% from total catch), consisted of  132 species and 56 families.  Tl1ere were  3 family of demersal  fish mostly caught,  namely Leiognathidae (1,604.4 kg or 26.4%), Apogonidae (658,8 kg or 10.9%), Mullidae (639.1 kg or 10.6%), respectively with the average of catch rate was 173.2 kg per hour'. The average stock density of demersal fish was estimated 4.4±0.2 ton km·2 ton km2  Whilst the total biomass of demersal fish was estimated 193,975±257 ton.
DINAMIKA KONDISI OSEANOGRAFI MUSIMAN PERAIRAN SELAT SUNDA DARI ANALISIS DATA MULTITEMPORAL Khairul Amri; Djisman Manurung; Vincentius P. Siregar
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 13, No 3 (2007): (Desember 2007)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.042 KB) | DOI: 10.15578/jppi.13.3.2007.191-199

Abstract

Tujuan riset ini adalah untuk mengkaji kondisi oseanografi musiman (sebaran suhu permukaan laut, konsentrasi klorofil-a, pola arus, dan salinitas) perairan Selat Sunda secara musiman. Kajian ini menggunakan data hasil pengukuran in situ dan data penginderaan jauh multitemporal tahun 2000, 2001, 2002, dan 2004. Analisis dilakukan secara visual dan digital untuk mendapatkan gambaran dinamik mengenai kondisi oseanografi musiman perairan Selat Sunda. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai sebaran suhu permukaan laut Selat Sunda sepanjang tahun bervariasi, di mana nilai berkisar antara 27,0 sampai dengan 30,5°C, lebih tinggi dibanding dengan nilai sebaran hasil pengukuran in situ. Salinitas berkisar antara 31,0 sampai dengan 33,7‰ dengan nilai terendah (31,0‰) pada musim barat, sementara salinitas tertinggi (32,7 sampai dengan 33,7‰) ditemukan pada musim peralihan 2. Sebaran klorofil-a berkisar antara 0,1 sampai dengan 2,0 mg m-3. Musim barat merupakan musim dengan kandungan klorofil-a terendah 0,1 mg m-3 dan musim timur merupakan musim dengan tingkat kesuburan perairan tertinggi (1,5 sampai dengan 2,0 mg m-3). Diduga peningkatan produktivitas primer yang sangat tinggi pada musim timur selain akibat aliran massa air yang kaya nutrien dari Laut Jawa, juga akibat dari proses upwelling pada mulut selat bagian selatan. The aim of this research is to study the dynamic of the seasonal oceanography condition (sea surface temperature, chlorophyll-a concentration, sea surface height anomaly, and salinity), of the Sunda Straits waters using in situ data and satellite multitemporal images until 2000, 2001, 2002, and 2004. The oceanographic data were analyzed using visual and digital analyze to find the dynamic features. Results show that sea surface temperature was fluctuated with seasons. The values ranging from 27.0 to 30.5°C were higher than in situ measurement. The Surface salinity varied with the value of 31.0 to 33.7‰. The Lowest salinity (31.0‰) was found of the west monsoon, the highest salinity (33.7‰) at the inter monsoon 2. The Concentration of chlorophyll-a (0.1 to 2.0 mg m-3) with the highest abundance at east monsoon. The high est concentration of chlorophyll a in east monsoon may be occurred by impact of nutrient transport from Java Sea and also by contribution of upwelling process in southern mouth of Sunda Strait.
PENGARU H KONSENTRASI ASAM MONOKLORO ASETAT DAN JENIS PELARUT SEBAGAI BAHAN PENGENDAP TERHADAP PRODUKSI KARBOKSIMETIL KITIN Th. Dwi Suryaningrum; Jamal Basmal; Wina Aumeilia
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 11, No 4 (2005): (Vol. 11 No. 4 2005)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4456.63 KB) | DOI: 10.15578/jppi.11.4.2005.89-100

Abstract

Riset pengaruh konsentrasi asam monokhloro asetat (0,15; 0,30; dan 0,45 mol) dan jenis pelarut organik (metanol dan isopropanol) sebagai pengendap terhadap sifat-sifat karboksimetil kitin dari cangkang rajungan (Portunus pelagicus, telah dilakukan.
UJI PROGENI INDUK BETINA NILA GIFT (Oreochromis sp.) HASIL FEMINISASI UNTUK MENDAPATKAN BETINA FUNGSIONAL XY Titin Kurniasih; Otong Zaenal Arifin; Estu Nugroho
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 10, No 2 (2004): (Vol. 10 No. 2 2004)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2596.881 KB) | DOI: 10.15578/jppi.10.2.2004.101-105

Abstract

Uji progeni terhadap 200 ekor induk nila betina hasil feminisasi (pengalihan kelamin dari jantan menjadi betina) untuk mendapatkan induk nila betina fungsional XY dalam rangkapembentukan induk nila jantan homogamet YY telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan induk nila betina fungsional XY di antara 200 induk betina tersebut. Masing-masinginduk betina dipijahkan dengan jantan normal (XY) secara berpasangan dalam hapa yang terpisah.
PENENTUAN LETAK LAPISAN PYRTR (Fes2) BERKONSENTRASI TINGGI BERDASARKAN DATUM REFERENSiLOKAL PADA TAMBAK YANG BERASOSIASIDENGAN TANAH SULFAT MASAM (studi kasus pada tambak percobaan Maranak, sulawesi Selatan) Tarunamulia Tarunamulia; Akhmad Mustafa; Suwandi Tahe
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 9, No 2 (2003): (Vol, 9 No. 2 2003)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10068.267 KB) | DOI: 10.15578/jppi.9.2.2003.77-88

Abstract

Kendala utama yang dijumpai pada tambak yang berasosiasi dengan tanaj suflat masam (TSM) adalah tingkat kesamaan yang tinggi (pH<4).
UKURAN IKAN LEMURU (Sardinetta temuru Bteeker 1853) DI PERAIRAN SELAT BALI BERDASARKAN WAKTU DAN DAERAH PENANGKAPAN Wudianto Wudianto; l Gede Sedana Merta; Daniel R. Monintja
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 8, No 1 (2002): (Vol.8 No.1 2002)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4538.725 KB) | DOI: 10.15578/jppi.8.1.2002.103-111

Abstract

lkan femuru (Sadinella lemuru, Bleeker 1853) merupakan hasiltangkapan utama perikanan laut di perairan Selat Bali.
IDENTIFIKASI BAKTERI DAN KAPANG YANG BERSIMBIOSIS DENGAN SPONGE DI PERAIRAN SPERMONDE, SULAWESI SELATAN Emma Suryati; Rosmiati Rosmiati; Andi Parenrengi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 6, No 1 (2000): (Vol.6 No.1 2000)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3344.078 KB) | DOI: 10.15578/jppi.6.1.2000.59-64

Abstract

Sponge merupakan salah satu biota laut yang diduga sebagai penghasil bioaktif yang efektif sebagai bakterinida dan fungisida. Kandungan bioaktif pada sponge sangal dipengaruhi oleh nutrien serta simbion-simbion yang terdapat pada sponge tersebut antara lain zooxantela, bakteri, kapang dan plankton yang merupakan sumber nutrien yang dibutuhkan dalam pertumbuhan serta proses biosintesis kandungan bioaktif pada sponge.
PENGARUH APLIKASI PESTISIDA TERHADAP BAKTERI Pseudomonaa spp. SEBAGAI PENGURAI BAHAN ORGANIK PADA TANAH GAMBUT Brata Pantjara; Akhmad Mustafa; Adi Hanafi; Muliani Muliani
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 4, No 4 (1998): (Vol.4 No.4 1998)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4413.78 KB) | DOI: 10.15578/jppi.4.4.1998.36-46

Abstract

Pada tanah gambut didapatkan bakteri pengurai bahan organik yang dominan yaituPseudotnonas spp., tetapi penggunaan pestisida oleh petambak diduga dapat mengurangi kinerja bakteri tersebut. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan mengetahui daya hambat dan toksisitas pestisida terhadap mikroba pengurai serta pengaruhnya terhadap kualitas tanah gambut
PENGARUH VITAMIN B12 DAN PENGKAYAAN FITOPLANKTON KEPADATAN TINGGI TERHADAP KEPADATAN DAN KUALITAS ROTIFER (Brachionus rotundiformis) Gede S Sumiarsa; Dahlan Makatutu; Ibnu Rusdi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 2, No 2 (1996): (Vol.2 No.2 1996)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4594.873 KB) | DOI: 10.15578/jppi.2.2.1996.30-36

Abstract

Rendahnya kualitas rotifer sering menyebabkan kualitas larva ikan yang diberi pakan rotifer tersebut juga rendah. Oleh sebab itu perlu dilakukan upaya-upaya untuk memperbaiki kualitas rotifer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis vitamin Bp dan periode pengkayaan fitoplankton yang terbaik dalam kultur rotifer.
DISAIN DAN KARAKTERISTIK JARING PUKAT CINCIN UKURAN SEDANG DI PANTAI UTARA JAWA Wijopriono Wijopriono; Mahiswara Mahiswara
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 1, No 3 (1995): (Vol.1 No.3 1995)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2972.419 KB) | DOI: 10.15578/jppi.1.3.1995.95-108

Abstract

Perikanan pukat cincin ukuran sedang telah berkembang di utara Jawa. Penelitianmengenai alat tangkap tersebut telah dilakukan pada bulan September - Oktober 1993, dengan tujuan untuk memperoleh data dan informasi mengenai disain dan karakteristiknya bagi pengembangan di daerah perairan lainnya. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan pengukuran, pengoperasian dan wawancara

Page 29 of 108 | Total Record : 1072


Filter by Year

1995 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 1 (2026): (Maret 2026) Vol 31, No 4 (2025): (Desember 2025) Vol 31, No 3 (2025): (September 2025) Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025) Vol 31, No 1 (2025): (Maret 2025) Vol 30, No 4 (2024): (Desember 2024) Vol 30, No 3 (2024): (September) 2024 Vol 30, No 2 (2024): (Juni) 2024 Vol 30, No 1 (2024): (Maret) 2024 Vol 29, No 4 (2023): (Desember) 2023 Vol 29, No 3 (2023): (September) 2023 Vol 29, No 1 (2023): (Maret) 2023 Vol 28, No 4 (2022): (Desember) 2022 Vol 28, No 3 (2022): (September) 2022 Vol 28, No 2 (2022): (Juni) 2022 Vol 28, No 1 (2022): (Maret) 2022 Vol 27, No 4 (2021): (Desember) 2021 Vol 27, No 3 (2021): (September) 2021 Vol 27, No 2 (2021): (Juni) 2021 Vol 27, No 1 (2021): (Maret) 2021 Vol 26, No 4 (2020): (Desember) 2020 Vol 26, No 3 (2020): (September) 2020 Vol 26, No 2 (2020): (Juni) 2020 Vol 26, No 1 (2020): (Maret) 2020 Vol 25, No 4 (2019): (Desember) 2019 Vol 25, No 3 (2019): (September) 2019 Vol 25, No 2 (2019): (Juni) 2019 Vol 25, No 1 (2019): (Maret) 2019 Vol 24, No 4 (2018): (Desember) 2018 Vol 24, No 3 (2018): (September) 2018 Vol 24, No 2 (2018): (Juni 2018) Vol 24, No 1 (2018): (Maret 2018) Vol 23, No 4 (2017): (Desember 2017) Vol 23, No 3 (2017): (September 2017) Vol 23, No 2 (2017): (Juni 2017) Vol 23, No 1 (2017): (Maret, 2017) Vol 22, No 4 (2016): (Desember 2016) Vol 22, No 3 (2016): (September) 2016 Vol 22, No 2 (2016): (Juni 2016) Vol 22, No 1 (2016): (Maret 2016) Vol 21, No 4 (2015): (Desember 2015) Vol 21, No 3 (2015): (September 2015) Vol 21, No 2 (2015): (Juni 2015) Vol 21, No 1 (2015): (Maret 2015) Vol 20, No 4 (2014): (Desember 2014) Vol 20, No 3 (2014): (September 2014) Vol 20, No 2 (2014): (Juni 2014) Vol 20, No 1 (2014): (Maret 2014) Vol 19, No 4 (2013): (Desember 2013) Vol 19, No 3 (2013): (September 2013) Vol 19, No 2 (2013): (Juni 2013) Vol 19, No 1 (2013): (Maret 2013) Vol 18, No 4 (2012): (Desember 2012) Vol 18, No 3 (2012): (September 2012) Vol 18, No 2 (2012): (Juni) 2012 Vol 18, No 1 (2012): (Maret 2012) Vol 17, No 4 (2011): (Desember 2011) Vol 17, No 3 (2011): (September 2011) Vol 17, No 2 (2011): (Juni 2011) Vol 17, No 1 (2011): (Maret 2011) Vol 16, No 4 (2010): (Desember 2010) Vol 16, No 3 (2010): (September 2010) Vol 16, No 2 (2010): (Juni 2010) Vol 16, No 1 (2010): (Maret 2010) Vol 15, No 4 (2009): (Desember 2009) Vol 15, No 3 (2009): (September 2009) Vol 15, No 2 (2009): (Juni 2009) Vol 15, No 1 (2009): (Maret 2009) Vol 14, No 4 (2008): (Desember 2008) Vol 14, No 3 (2008): (September 2008) Vol 14, No 2 (2008): (Juni 2008) Vol 14, No 1 (2008): (Maret 2008) Vol 13, No 3 (2007): (Desember 2007) Vol 13, No 2 (2007): (Agustus 2007) Vol 13, No 1 (2007): (April 2007) Vol 12, No 3 (2006): (Desember 2006) Vol 12, No 2 (2006): (Agustus 2006) Vol 12, No 1 (2006): (April 2006) Vol 11, No 9 (2005): (Vol. 11 No. 9 2005) Vol 11, No 8 (2005): (Vol. 11 No. 8 2005) Vol 11, No 7 (2005): (Vol. 11 No. 7 2005) Vol 11, No 6 (2005): (Vol. 11 No. 6 2005) Vol 11, No 5 (2005): (Vol. 11 No. 5 2005) Vol 11, No 4 (2005): (Vol. 11 No. 4 2005) Vol 11, No 3 (2005): (Vol. 11 No. 3 2005) Vol 11, No 2 (2005): (Vol. 11 No. 2 2005) Vol 11, No 1 (2005): (Vol. 11 No. 1 2005) Vol 10, No 7 (2004): (Vol. 10 No. 7 2004) Vol 10, No 6 (2004): (Vol. 10 No. 6 2004) Vol 10, No 5 (2004): (Vol. 10 No. 5 2004) Vol 10, No 4 (2004): (Vol. 10 No. 4 2004) Vol 10, No 3 (2004): (Vol. 10 No. 3 2004) Vol 10, No 2 (2004): (Vol. 10 No. 2 2004) Vol 10, No 1 (2004): (Vol. 10 No. 1 2004) Vol 9, No 7 (2003): (Vol.9 No.7 2003) Vol 9, No 6 (2003): (Vol.9 No.6 2003) Vol 9, No 5 (2003): Vol. 9 No. 5 2003) Vol 9, No 4 (2003): Vol. 9 No. 4 2003) Vol 9, No 3 (2003): (Vol.9 No.3 2003) Vol 9, No 2 (2003): (Vol, 9 No. 2 2003) Vol 9, No 1 (2003): (Vol.9 No.1 2003) Vol 8, No 7 (2002): (Vol.8 No.7 2002) Vol 8, No 6 (2002): (Vol.8 No.6 2002) Vol 8, No 5 (2002): (Vol.8 No.5 2002) Vol 8, No 4 (2002): (Vol.8 No.4 2002) Vol 8, No 3 (2002): (Vol.8 No.3 2002) Vol 8, No 2 (2002): (Vol. 8 No. 2 2002) Vol 8, No 1 (2002): (Vol.8 No.1 2002) Vol 7, No 4 (2001): (Vol. 7 No. 4 2001) Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001) Vol 6, No 3-4 (2000): (Vol.6 No.3-4 2000) Vol 6, No 2 (2000): (Vol.6 No.2 2000) Vol 6, No 1 (2000): (Vol.6 No.1 2000) Vol 5, No 2 (1999): (Vol.5 No.2 1999) Vol 5, No 1 (1999): (Vol.5 No. 1 1999) Vol 4, No 4 (1998): (Vol.4 No.4 1998) Vol 4, No 3 (1998): (Vol.4 No.3 1998) Vol 4, No 2 (1998): (Vol.4 No.2 1998) Vol 4, No 1 (1998): (Vol.4 No.1 1998) Vol 3, No 4 (1997): (Vol.3 No.4 1997) Vol 3, No 3 (1997): (Vol.3 No.3 1997) Vol 3, No 2 (1997): (Vol.3 No.2 1997) Vol 3, No 1 (1997): (Vol.3 No.1 1997) Vol 2, No 4 (1996): (Vol.2 No.4 1996) Vol 2, No 3 (1996): (Vol.2 No.3 1996) Vol 2, No 2 (1996): (Vol.2 No.2 1996) Vol 2, No 1 (1996): (Vol.2 No.1 1996) Vol 1, No 4 (1995): (Vol.1 No.4 1995) Vol 1, No 3 (1995): (Vol.1 No.3 1995) Vol 1, No 2 (1995): (Vol.1 No.2 1995) Vol 1, No 1 (1995): (Vol.1 No.1 1995) More Issue