cover
Contact Name
Endang Sriyati
Contact Email
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia
ISSN : 08535884     EISSN : 25026542     DOI : -
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia accepts articles in the field of fisheries, both sea and inland public waters. The journal presents results of research resources, arrest, oceanography, environmental, environmental remediation and enrichment of fish stocks.
Arjuna Subject : -
Articles 1,072 Documents
STATUS TROFIK PERAIRAN WADUK KEDUNGOMBO, JAWA TENGAH, SEBAGN DASAR PENGELOLAAN PERIKANANNYA Adriani Sri Nastiti; Endi Setiadi Kartamihardja
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 1, No 3 (1995): (Vol.1 No.3 1995)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.104 KB) | DOI: 10.15578/jppi.1.3.1995.26-35

Abstract

Pelitian ini bcrtujuan mendapatkan informasi tentang status trofik perairan sebagaidasar teknik pengelolaan perikanan di Waduk Kedungombo. Penelitien dilakukan diempat stasiun yaitu Kemukus, Boyolayer, Wonoharjo dan Nglanji, pada bulan Juli,Septernber den November 1994 Januari den Maret 1995.
ANALISIS KERENTANAN JENIS IKAN PELAGIS KECIL DI PERAIRAN SELAT BALI DAN SELAT MAKASSAR TERHADAP DINAMIKA SUHU PERMUKAAN LAUT Reny Puspasari; Puput Fitri Rachmawati; Wijopriono Wijopriono
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 22, No 1 (2016): (Maret 2016)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.744 KB) | DOI: 10.15578/jppi.22.1.2016.33-42

Abstract

Kondisi oseanografi Indonesia dipengaruhi oleh dinamika proses oseanografi global. Salah satu proses tersebut adalah Arlindo yang menghantarkan massa air bersuhu hangat dari Samudera Pasifik ke Samudera Hindia melalui Selat Makassar. Dinamika suhu perairan akan mempengaruhi kondisi sumberdaya ikan di perairan tersebut. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dampak dinamika suhu permukaan laut terhadap empat jenis ikan pelagis yaitu ikan layang biru (Decapterus macarellus), kembung (Ratrelliger kanagurta), lemuru (Sardinella lemuru) dan tongkol (Auxis thazard).  Penelitian dilakukan pada tahun 2015 dengan membuat profil biologis setiap jenis ikan, kemudian dilakukan penilaian oleh para ahli mengenai kerentanan setiap jenis ikan terhadap paparan dinamika SPL.  Hasil penilaian para ahli kemudian dianalisis menggunakan metode kerentanan jenis yang digunakan oleh NOAA.  Hasil analisis menunjukkan bahwa empat jenis ikan pelagis yang dianalisis mempunyai tingkat kerentanan yang rendah terhadap paparan dinamika suhu permukaan laut.  Tingkat kerentanan ikan pelagis kecil di perairan Selat Bali lebih tinggi bila dibandingkan dengan Selat Makassar. Oceanographic condition of Indonesian waters is highly influenced by global oceanographic processes. Indonesian through flow is one of the global oceanographic processes that affect the oceanographic condition in Indonesia waters, it delivers warm water from Pacific Ocean to Indian Ocean through the strait of Makassar. Therefore, the dynamic of sea water temperature will affect the fish resources condition. The objective of this study is to analyze the impact of the dynamic of sea surface temperature to pelagic fishes such as mackerel scad (Decapterus macarellus), Indian mackerel (Ratrelliger. kanagurta), Bali sardine (Sardinella. lemuru) and frigate tuna (Auxis. thazard). The study was conducted in 2015 consists of three phases of process, describing biological profile of the species, then scoring based on expert adjustment, and analyzed the expert scores using NOAA’s standard method of species vulnerability to climate change. The result showed that all of species analyzed have low vulnerability to the expose of the dynamic of sea surface temperature. The rank of vulnerability of all species is higher in Bali Strait than Makassar Strait. 
ASPEK BIOLOGI IKAN LIDAH (Achiroides leuchorhinchos) DAN SEBARAN DI SUNGAI MUSI, SUMATERA SELATAN Eti Nurhayati; Eko Prianto
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 14, No 3 (2008): (September 2008)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.337 KB) | DOI: 10.15578/jppi.14.3.2008.273-277

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Sungai Musi, Sumatera Selatan pada tahun 2007 untuk mempelajari biologi ikan lidah (Achiroides leuchorhinchos) yang meliputi distribusi ukuran, bobot tubuh, kebiasaan makan, fekunditas, serta sebaran di Sungai Musi. Contoh ikan diperoleh dengan alat jaring, jala, dan stroom eksperimen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan lidah (Achiroides leuchorhinchos) terdapat di Sungai Musi bagian hulu sampai dengan hilir. Ikan ini memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif (b=2.894) dengan ikan terbanyak pada kisaran panjang 41 sampai dengan 48 mm dan 0,5 sampai dengan 1 g. Ikan lidah (Achiroides leuchorhinchos) termasuk ikan karnifora dengan makanan utama kepiting dan makanan pelengkap ikan. Pola pemijahan adalah total spawner dengan fekunditas sekitar 2x103 butir telur berukuran rata-rata 0,06 mm. Musim pemijahan ikan lidah (Achiroides leuchorhinchos) diperkirakan terjadi pada bulan Juli (musim kemarau). Research was done in Musi River, South Sumatera in 2007 to study the biology of tongue fish (Achiroides leuchorhinchos) covering distribution of size measure, body wight, food habit, fecundity, and distribution in Musi River. Fish samples were collected by using net and electric fishing. The result shows that tongue fish (Achiroides leuchorhinchos) was found in upstream until downstream. This fish has negative growth allometric pattern (b=2,894). Tongue fish is carnivore with the espesial food crab and fish as complement food. Its fecunditity pattern is total spawner with number of eggs of about 2x103 eggs, size of eggs of 0.06 mm. The spawning season of tongue fish might occur on July (dry season).
EVALUASI HASIL TANGKAPAN BEBERAPA KEGIATAN PENANGKAPAN IKAN DI SUNGAI BARITO, KALIMANTAN TENGAH DAN SELATAN Agus Djoko Utomo; Dadik Prasetiyo
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 11, No 2 (2005): (Vol. 11 No. 2 2005)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6264.627 KB) | DOI: 10.15578/jppi.11.2.2005.9-27

Abstract

Perairan umum Sungai Barito ditinjau dari segi perikanan mempunyai nilai ekonomis penting bagi masyarakat terutama sebagai tempat mata pencaharian nelayan, sehingga harus dijaga kelestariannya agar dapat dimanfaatkan secara berkesinambungan
KAJIAN TINGKAT PARTISIPASI DAN KONSUMSI IKAN DITINJAU DARI ASPEK REGIONAL KOTA DAN DESA DIINDONESIA Subhechanis Saptanto; Siti Hajar Suryawati; Sonny Koeshendrajana
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 11, No 9 (2005): (Vol. 11 No. 9 2005)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2291.908 KB) | DOI: 10.15578/jppi.11.9.2005.73-82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat partisipasi dan konsumsi ikan di masyarakat perkotaan dan pedesaan berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Metode yang digunakanadalah metode analisis deskriptif dan studi literatur. Data yang digunakan dalam kajian ini adalah data SUSENAS tahun 1996, 1999,2002. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat partisipasikonsumsi ikan di wilayah perkotaan umumnya lebih tinggi daripada daerah pedesaan.
DISTRIBUSI DAN BIOLOGI UDANG GALAH (Macrobrahcium rosenbergii) DI SUNGAI MUSI SUMATERA SELATAN Agus Djoko Utomo; Azwar Said
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 10, No 6 (2004): (Vol. 10 No. 6 2004)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7391.865 KB) | DOI: 10.15578/jppi.10.6.2004.19-29

Abstract

Sungai Musi merupakan sungai terbesar di Sumatera Selatan mempunyai ekosistem yang kompleks seperti rawa banjiran.
SEBARAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN TUNA DI SAMUDERA HINDIA Wudianto Wudianto; Karsono Wagiyo; Berbudi Wibowo
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 9, No 7 (2003): (Vol.9 No.7 2003)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5841.498 KB) | DOI: 10.15578/jppi.9.7.2003.19-27

Abstract

Tuna merupakan komoditas perikanan laut yang sangat penting karena dapat menyumbang perolehan devisa, Jenis ikan ini memlliki penyebaran yang sangat luas dan biaaanya melakukan ruaya jauh, Di Indonesia penangkapan ikan tuna dilakukan secara komersial mulai tahun 1970-an yang dirintis oleh PT Perikanan Samudera Beear. Saat ini banyak perusahaan perikanan yang melakukan penangkapan tunakhusuanya dengan alat tangkap longline.
STUDI KELAYAKAN PENANGKAPAN DAN PEMASARAN IKAN BETOK (Anabassp.) Dl KALIMANTAN SELATAN Achmad Azizi; Novenny A. Wahyudi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6731.783 KB) | DOI: 10.15578/jppi.7.2.2001.70-78

Abstract

Penelitian mengenai kelayakan penangkapan dan pemasaran ikan betok (Anabas sp.) dalam usaha pengembangan budi dayanya di Kalimantan telah dilakukan dengan menggunakan metode survai. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana, dengan jumlah responden nelayan dan pedagang masing-masing 90 dan 30 orang.
PARASIT PADA IKAN KERAPU DI PANTI BENIH DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA Zafran Zafran; Isti Koesharyani; Kei Yuasa
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 3, No 4 (1997): (Vol.3 No.4 1997)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5224.11 KB) | DOI: 10.15578/jppi.3.4.1997.16-23

Abstract

Penelitian perbenihan kerapu sudah mulai dilakukan di Lolitkanta Gondol sejak tiga tahun yang lalu. Namun dernikian masih ditemukan banyak permasalahan terutama kematian induk selarna pemeliharaan di panti benih. Suatu penelitian untuk mengetahui jenis parasit yang menyerang induk kerapu telah dilakukan di lolitkanta Gondol, Bali.
SELEKSI JENIS ANTIOKSIDAN DAN PENENTUAN KONSENTRASI OPTIMUMNYA PADA PEMURNIAN MINYAK IKAN LEMURU Hari Eko Irianto; Yusro Nuri Fawzya; Rosmawaty Peranginangin
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 1, No 2 (1995): (Vol.1 No.2 1995)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1537.283 KB) | DOI: 10.15578/jppi.1.2.1995.1-12

Abstract

Minyak ikan mengandung asam lemak tak jenuh cukup tinggi, sehingga menyebabkan mudah rusak akibat oksidasi. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan metoda peningkatan stabititas minyak ikan selama permunian dengan menggunakan antioksidan. Jenis antioksidan yang diteliti efektivitasnya pada penelitian pendahuluanadalah BHA, BHT, propil galat, TBHQ dan tokoferor.

Page 32 of 108 | Total Record : 1072


Filter by Year

1995 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 1 (2026): (Maret 2026) Vol 31, No 4 (2025): (Desember 2025) Vol 31, No 3 (2025): (September 2025) Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025) Vol 31, No 1 (2025): (Maret 2025) Vol 30, No 4 (2024): (Desember 2024) Vol 30, No 3 (2024): (September) 2024 Vol 30, No 2 (2024): (Juni) 2024 Vol 30, No 1 (2024): (Maret) 2024 Vol 29, No 4 (2023): (Desember) 2023 Vol 29, No 3 (2023): (September) 2023 Vol 29, No 1 (2023): (Maret) 2023 Vol 28, No 4 (2022): (Desember) 2022 Vol 28, No 3 (2022): (September) 2022 Vol 28, No 2 (2022): (Juni) 2022 Vol 28, No 1 (2022): (Maret) 2022 Vol 27, No 4 (2021): (Desember) 2021 Vol 27, No 3 (2021): (September) 2021 Vol 27, No 2 (2021): (Juni) 2021 Vol 27, No 1 (2021): (Maret) 2021 Vol 26, No 4 (2020): (Desember) 2020 Vol 26, No 3 (2020): (September) 2020 Vol 26, No 2 (2020): (Juni) 2020 Vol 26, No 1 (2020): (Maret) 2020 Vol 25, No 4 (2019): (Desember) 2019 Vol 25, No 3 (2019): (September) 2019 Vol 25, No 2 (2019): (Juni) 2019 Vol 25, No 1 (2019): (Maret) 2019 Vol 24, No 4 (2018): (Desember) 2018 Vol 24, No 3 (2018): (September) 2018 Vol 24, No 2 (2018): (Juni 2018) Vol 24, No 1 (2018): (Maret 2018) Vol 23, No 4 (2017): (Desember 2017) Vol 23, No 3 (2017): (September 2017) Vol 23, No 2 (2017): (Juni 2017) Vol 23, No 1 (2017): (Maret, 2017) Vol 22, No 4 (2016): (Desember 2016) Vol 22, No 3 (2016): (September) 2016 Vol 22, No 2 (2016): (Juni 2016) Vol 22, No 1 (2016): (Maret 2016) Vol 21, No 4 (2015): (Desember 2015) Vol 21, No 3 (2015): (September 2015) Vol 21, No 2 (2015): (Juni 2015) Vol 21, No 1 (2015): (Maret 2015) Vol 20, No 4 (2014): (Desember 2014) Vol 20, No 3 (2014): (September 2014) Vol 20, No 2 (2014): (Juni 2014) Vol 20, No 1 (2014): (Maret 2014) Vol 19, No 4 (2013): (Desember 2013) Vol 19, No 3 (2013): (September 2013) Vol 19, No 2 (2013): (Juni 2013) Vol 19, No 1 (2013): (Maret 2013) Vol 18, No 4 (2012): (Desember 2012) Vol 18, No 3 (2012): (September 2012) Vol 18, No 2 (2012): (Juni) 2012 Vol 18, No 1 (2012): (Maret 2012) Vol 17, No 4 (2011): (Desember 2011) Vol 17, No 3 (2011): (September 2011) Vol 17, No 2 (2011): (Juni 2011) Vol 17, No 1 (2011): (Maret 2011) Vol 16, No 4 (2010): (Desember 2010) Vol 16, No 3 (2010): (September 2010) Vol 16, No 2 (2010): (Juni 2010) Vol 16, No 1 (2010): (Maret 2010) Vol 15, No 4 (2009): (Desember 2009) Vol 15, No 3 (2009): (September 2009) Vol 15, No 2 (2009): (Juni 2009) Vol 15, No 1 (2009): (Maret 2009) Vol 14, No 4 (2008): (Desember 2008) Vol 14, No 3 (2008): (September 2008) Vol 14, No 2 (2008): (Juni 2008) Vol 14, No 1 (2008): (Maret 2008) Vol 13, No 3 (2007): (Desember 2007) Vol 13, No 2 (2007): (Agustus 2007) Vol 13, No 1 (2007): (April 2007) Vol 12, No 3 (2006): (Desember 2006) Vol 12, No 2 (2006): (Agustus 2006) Vol 12, No 1 (2006): (April 2006) Vol 11, No 9 (2005): (Vol. 11 No. 9 2005) Vol 11, No 8 (2005): (Vol. 11 No. 8 2005) Vol 11, No 7 (2005): (Vol. 11 No. 7 2005) Vol 11, No 6 (2005): (Vol. 11 No. 6 2005) Vol 11, No 5 (2005): (Vol. 11 No. 5 2005) Vol 11, No 4 (2005): (Vol. 11 No. 4 2005) Vol 11, No 3 (2005): (Vol. 11 No. 3 2005) Vol 11, No 2 (2005): (Vol. 11 No. 2 2005) Vol 11, No 1 (2005): (Vol. 11 No. 1 2005) Vol 10, No 7 (2004): (Vol. 10 No. 7 2004) Vol 10, No 6 (2004): (Vol. 10 No. 6 2004) Vol 10, No 5 (2004): (Vol. 10 No. 5 2004) Vol 10, No 4 (2004): (Vol. 10 No. 4 2004) Vol 10, No 3 (2004): (Vol. 10 No. 3 2004) Vol 10, No 2 (2004): (Vol. 10 No. 2 2004) Vol 10, No 1 (2004): (Vol. 10 No. 1 2004) Vol 9, No 7 (2003): (Vol.9 No.7 2003) Vol 9, No 6 (2003): (Vol.9 No.6 2003) Vol 9, No 5 (2003): Vol. 9 No. 5 2003) Vol 9, No 4 (2003): Vol. 9 No. 4 2003) Vol 9, No 3 (2003): (Vol.9 No.3 2003) Vol 9, No 2 (2003): (Vol, 9 No. 2 2003) Vol 9, No 1 (2003): (Vol.9 No.1 2003) Vol 8, No 7 (2002): (Vol.8 No.7 2002) Vol 8, No 6 (2002): (Vol.8 No.6 2002) Vol 8, No 5 (2002): (Vol.8 No.5 2002) Vol 8, No 4 (2002): (Vol.8 No.4 2002) Vol 8, No 3 (2002): (Vol.8 No.3 2002) Vol 8, No 2 (2002): (Vol. 8 No. 2 2002) Vol 8, No 1 (2002): (Vol.8 No.1 2002) Vol 7, No 4 (2001): (Vol. 7 No. 4 2001) Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001) Vol 6, No 3-4 (2000): (Vol.6 No.3-4 2000) Vol 6, No 2 (2000): (Vol.6 No.2 2000) Vol 6, No 1 (2000): (Vol.6 No.1 2000) Vol 5, No 2 (1999): (Vol.5 No.2 1999) Vol 5, No 1 (1999): (Vol.5 No. 1 1999) Vol 4, No 4 (1998): (Vol.4 No.4 1998) Vol 4, No 3 (1998): (Vol.4 No.3 1998) Vol 4, No 2 (1998): (Vol.4 No.2 1998) Vol 4, No 1 (1998): (Vol.4 No.1 1998) Vol 3, No 4 (1997): (Vol.3 No.4 1997) Vol 3, No 3 (1997): (Vol.3 No.3 1997) Vol 3, No 2 (1997): (Vol.3 No.2 1997) Vol 3, No 1 (1997): (Vol.3 No.1 1997) Vol 2, No 4 (1996): (Vol.2 No.4 1996) Vol 2, No 3 (1996): (Vol.2 No.3 1996) Vol 2, No 2 (1996): (Vol.2 No.2 1996) Vol 2, No 1 (1996): (Vol.2 No.1 1996) Vol 1, No 4 (1995): (Vol.1 No.4 1995) Vol 1, No 3 (1995): (Vol.1 No.3 1995) Vol 1, No 2 (1995): (Vol.1 No.2 1995) Vol 1, No 1 (1995): (Vol.1 No.1 1995) More Issue