cover
Contact Name
Ali Syahbana
Contact Email
syahbanaumb@yahoo.com
Phone
+6281373340681
Journal Mail Official
jurnalindiktika.pgri@gmail.com
Editorial Address
Mathematics Education Department, Universitas PGRI Palembang Jl. Ahmad Yani Lrg. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang, Indonesia 30251
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
ISSN : 26552752     EISSN : 26552345     DOI : https://dx.doi.org/10.31851/indiktika
Core Subject : Education,
Indikta Journal publish scientific articles in the field of mathematics education. Papers accepted can be a disseminate research result, theoretical studies, and mathematics learning. The article submitted has not been approved and has not been accepted for publication in another journal.
Articles 215 Documents
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Pemecahan Masalah Terhadap Hasil Belajar Siswa Ditinjau dari Motivasi Belajar Nur Zahwa; Shalsabila Shafa; Viki Himatul Ulya; Ratu Ilma Indra Putri; Jeri Araiku; Novita Sari
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v4i2.7936

Abstract

Model pembelajaran dan motivasi berpotensi mempengaruhi hasil belajar siswa. Pemilihan model pembelajaran oleh pendidik mendorong semangat belajar siswa dari luar sedangkan motivasi mendorong siswa dari dalam dirinya sendiri agar dapat memaksimalkan pemahaman pada materi pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis pemecahan masalah pada materi baris dan deret terhadap hasil belajar ditinjau dari motivasi belajar siswa. Penelitian ini berjenis kuasi eksperimen dengan desain Non-equivalent Posttest-Only Control Group Design. Seluruh siswa kelas X SMK Maarif NU Kajen merupakan populasi penelitian. Sampel penelitiannya yaitu siswa kelas X TKR 1 dan X TKR 2 yang jumlah siswanya masing-masing 36 siswa dan 37 siswa. Penelitian dilaksanakan pada semester Ganjil TA 2021-2022. Instrumen pada penelitian ini yakni tes uraian, angket motivasi belajar, dan lembar observasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Nonparametrik dan menggunakan Uji Rank Transformasi setara Anava Dua Jalur. Kesimpulan yang diperoleh yakni: 1) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran berbasis pemecahan masalah dan konvensional terhadap hasil belajar; 2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa; dan 3) Terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan tingkat motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Kalkulator Suci Dahlya Narpila; Siti Fatimah Sihotang
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v4i2.7625

Abstract

Penelitian ini berawal dari masalah di SMP Al Ulum Medan yaitu rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Kurangnya efektivitas pembelajaran yang dilaksanakan menjadi penyebab rendahnya kemampuan tersebut. Sehingga penelitian ini dilaksanakan untuk melihat kemampuan pemecahan masalah siswa setelah mendapatkan model pembelajaran inquiry berbantuan kalkulator. Penelitian ini tergolong penelitian kuasi eksperimen dengan desain yang digunakan pretest posttest control of group design. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari 2019 sampai dengan Maret 2019. Penelitian ini memiliki 64 siswa SMP Al Ulum Medan sebagai sampel yang terdiri dari kelas eksperimen dan kontrol. Kelas eksperimen mendapat pembelajaran inquiry berbantuan kalkulator, sedangkan kelas kontrol mendapat pembelajaran biasa. Data penelitian dianalisis menggunakan anava satu jalur pada program SPSS. Hasil perhitungan SPSS menunjukkan nilai sig 0,037 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yang mendapatkan pembelajaran inquiry berbantuan kalkulator lebih tinggi daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran biasa.
Penggunaan Smartphone pada Pembelajaran Matematika di Masa Pandemi: Bantuan atau Gangguan Belajar? Kadir Kadir; Andi Asma
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v5i1.9082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penggunaan smartphone dalam pembelajaran matematika di masa pandemi siswa SMAN 1 Pinogaluman apakah bantuan atau gangguan belajar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deksriptif kualitatif. Subjek penelitian melibatkan 105 siswa yang menjawab kuesioner untuk mendapatkan profil dan kebiasaaan tentang penggunaan smartphone dalam keseharian. Selain itu, FGD dilakukan untuk menulusuri secara mendalam dampak dari pemanfaatan smartphone yang merupakan tujuan utama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan sosial media dan pesan instan merupakan aplikasi utama yang selalu diakses siswa dengan persentase 83% sehari. Terdapat dua aspek utama bantuan belajar yang dirasakan siswa yaitu multi sumber belajar dan kenyamanan. Smartphone dianggap sebagai bantuan belajar dengan menyediakan akses ke berbagai sumber informasi pembelajaran matematika. Kecepatan dalam mengakses internet dan kemudahan dalam berdiskusi merupakan aspek kenyamanan yang dirasakan siswa. Namun, terdapat gangguan yang mungkin ditimbulkan seperti ketergantungan, penurunan kualitas konten pembelajaran, distraksi dan penurunan hands on skill menjadi tantangan bila mengintegrasikan smartphone dalam pembelajaran.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Soal Konteks Wisata Kebun Teh Gunung Dempo Hijir Ardiansyah; Zulkardi Zulkardi; Ely Susanti
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v5i1.9678

Abstract

Salah satu kemampuan yang sangat penting bagi peserta didik ketika belajar matematika ialah kemampuan pemecahan masalah. Pada riset ini, dilakukan riset tentang kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada konteks wisata kebun teh Gunung Dempo. Riset ini merupakan gabungan penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik konteks wisata kebun teh Gunung Dempo. Data kemampuan pemecahan masalah didapat dari soal tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan yang pertama secara kuantitatif supaya bisa dilihat kriteria kemampuan pemecahan masalah kemudian dianalisa jawaban soal tes secara kualitatif. Penelitian ini mengambil tiga peserta didik jenjang SMP sebagai Subjek. Kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika pada konteks wisata kebun teh Gunung Dempo dapat dilihat pada temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: kemampuan pemecahan masalah kategori sangat tinggi diperoleh Subjek S3; kemampuan pemecaham masalah dengan kategori tinggi diperoleh Subjek S1; kemampuan pemecahan masalah dengan kategori rendah diperoleh Subjek S2.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa pada Materi Bangun Datar Risca Novita Anggraini; Destiniar Destiniar; Tika Dwi Nopriyanti
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v5i1.9561

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi bangun datar. Tempat penelitian ini dilaksanakan yaitu di SMP N 1 Betung kelas VII.F pada tahun ajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa 31 orang yang terdiri dari 13 laki-laki dan 18 perempuan. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan soal tes sebanyak 9 soal berbentuk uraian materi bangun datar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data diperoleh kesimpulan untuk indikator memahami masalah 66,66%, membuat atau menyusun pemodelan matematika 42,74%, memilih dan mengembangkan strategi 40,32%, serta mampu memeriksa kebenaran dan menjelaskan jawaban yang diperoleh 29,43%. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dari hasil tes siswa rata-rata untuk kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII.F pada materi bangun datar masih dalam kategori rendah sebesar 44,79
Eksplorasi Etnomatematika dalam Alat Musik Gendang Beleq Suku Sasak Dwi Novitasari; Nyoman Sridana; Ratna Yulis Tyaningsih
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v5i1.7970

Abstract

Disadari maupun tidak, matematika sangat berkaitan erat dengan budaya m masyarakat Indonesia. Salah satunya pada alat musik gendang beleq yang sangat terkenal di Pulau Lombok bahkan sering digunakan dalam pertunjukan dan acara besar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengekspolari konsep matematika dalam alat musik gendang beleq suku Sasak Pulau Lombok yang terdiri dari gendang beleq, reong dan gong. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan model etnografi (antropologi kognitif). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung. Wawancara dilakukan pada dua orang pengrajin alat musik gendang beleq di Pulau Lombok dan dua orang budayawan untuk mengumpulkan informasi terkait cara pembuatan, maksud serta fungsi dari tiap bagian alat musik gendang beleq sampai cara memainkannya. Analisis data menggunakan pendekatan etnografi yang terdiri dari tahapan (1) menetapkan informan, (2) melakukan wawancara dengan informan, (3) membuat catatan etnografi, (4) mengajukan pertanyaan deskriptif, (5) menganalisis hasil wawancara etnografi, (6) membuat analisis domain, (7) mengajukan pertanyaan struktural, (8) melakukan analisis taksonomi, dan (9) menulis etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep matematika dalam alat musik gendang beleq yaitu geometri dua dimensi (lingkaran, segitiga dan segi lima), geometri tiga dimensi (kerucut terpancung), geometri transformasi (translasi dan dilatasi) serta barisan aritmatika dimana konsep geometri ditemukan paling dominan.
Etnomatematika Madura: Keraton Sumenep sebagai Sumber Belajar Matematika Nur Qomaria; Ana Yuniasti Retno Wulandari
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v5i1.9875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep matematika pada bangunan Keraton Sumenep dan benda-benda peninggalannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan kajian literatur. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari empat alur tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil eksplorasi ernomatematika pada keraton Sumenep ditemukan bahwa bangunan dan benda-benda peninggalan keraton berkaitan dengan konsep bangun datar, bangun ruang, dan transformasi geometri. Konsep-konsep tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika sebagai masalah kontekstual sekaligus menjadi salah satu alternatif dalam pelestarian budaya dan pengembangan kepariwisataan di lingkup pendidikan.
Mengembangkan Media Interaktif Berbasis Visual Basic untuk Pembelajaran Akar Persamaan Kuadrat Karina Dwi Lestari; Ali Syahbana; Asnurul Isroqmi
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v5i1.7693

Abstract

Media pembelajaran program Visual Basic untuk materi akar persamaan kuadrat ini diperoleh melalui penelitian pengembangan (R&D) dengan tahapan model ADDIE. Peserta didik kelas X IPA 1 dan X IPA 2 di SMA Bina Lestari Palembang digunakan sebagai subjek penelitian. Untuk memperoleh data penelitian dilakukan proses walkthrough, pemberian angket respon peserta didik, dan pemberian tes hasil belajar. Data hasil penelitian diulas secara deskriptif. Tingkat kevalidan produk yang dinilai oleh validator berdasarkan aspek media, materi, dan bahasa memperoleh nilai 82,6% (sangat valid). Tingkat kepraktisan produk setelah diujicobakan ke peserta didik memperoleh nilai 88,8 % (sangat praktis), serta efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik memperoleh nilai 91% (sangat baik). Media program Visual Basic yang telah dikembangkan ini termasuk sangat valid, sangat praktis, dan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik
Analisis Keterampilan Berpikir Kreatif dan Level Metakognitif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah HOTS Eka Resti Wulan; Kharisma Lisa Hada; Indah Nur Komala Sari; Muhammad Yafis Kahfi Muttaqin
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v5i1.9450

Abstract

Berpikir kreatif merupakan salah satu bagian dari kompetensi dalam berpikir tingkat tinggi yang dibutuhkan pada abad 21 serta dapat ditinjau berdasarkan level metakognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kreatif dan level metakognitif siswa terkait menyelesaikan masalah tipe HOTS (High Order Thinking Skills). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian yaitu enam siswa kelas VIII-E SMP Negeri 8 Kota Kediri. Instrumen yang digunakan berupa lembar tes sebanyak tiga soal uraian dan pedoman wawancara. Temuan menunjukkan bahwa keterampilan bepikir kreatif siswa kemampuan tinggi pada soal HOTS lingkaran pada kategori sangat kreatif dan berada di level metakognitif 3 (strategic use), keterampilan berpikir kreatif siswa kemampuan sedang pada soal HOTS lingkaran pada kategori cukup kreatif dan berada di level metakognitif 2 (aware use), sedangkan kemampuan berpikir kreatif siswa kemampuan rendah pada soal HOTS lingkaran pada kategori kurang kreatif dan berada di level 1 (tacit use).
Pengembangan LKPD Berbasis Problem-Based Learning (PBL) untuk Memfasilitasi Kemampuan Literasi Matematis Siswa Khotimah Khotimah; Kurotul Aini
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v5i1.9840

Abstract

Produk berupa LKPD berbasis problem-based learning untuk memfasilitasi kemampuan literasi matematis siswa yang dihasilkan dalam riset ini dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan (RND). RND dilakukan dengan model ADDIE. Subjek yang digunakan dalam riset ini adalah siswa kelas VIII dan IX MTs Negeri 5 Serang. Instrumen tes dan non tes yang digunakan dalam riset ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Pengujian skala terbatas dilakukan untuk mengukur kelayakan draf awal LKPD berdasarkan aspek bahasa, ketertarikan, dan kepraktisan LKPD. Selanjutnya, pengujian validasi ahli dilakukan terhadap 2 ahli media pembelajaran dan 2 ahli pendidikan matematika. Sedangkan untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi matematis, siswa diberikan instrumen pretes dan postes. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan uji validasi kelayakan LKPD yaitu: rata-rata skor uji validasi ahli media pembelajaran sebesar 90%, serta rata-rata skor uji validasi ahli pendidikan matematika sebesar 92%. Selain itu, skor kemampuan literasi matematis siswa mengalami peningkatan. Adapun gain yang dihasilkan pada uji lapangan ini adalah sebesar 0,73.

Page 9 of 22 | Total Record : 215