cover
Contact Name
Abdul Holik
Contact Email
abdulholik@uninus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksipkm@uninus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 20886977     EISSN : 25481487     DOI : 10.30999
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Universitas Islam Nusantara (UNINUS) adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang telah memiliki nomor P-ISSN 2088-6977 dan E-ISSN 2548-1487 dengan Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Arjuna Subject : -
Articles 49 Documents
Search results for , issue "Spesial Issue Oktober 2024" : 49 Documents clear
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (Kwt) Melalui Pendampingan Pelatihan Hidroponik Sistem Wick Lucky, Maylani; Laurensius Tobing; Wanda Patricia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue Oktober 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3322

Abstract

Pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) merupakan langkah untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini dilakukan melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan, serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal dengan cara merancang kegiatan dan memberikan pendampingan secara berkelanjutan. Salah satu bentuk program pemberdayaan masyarakat yang diterapkan adalah melalui pelaksanaan budidaya tanaman menggunakan metode hidroponik. Untuk mendukung upaya swasembada pangan, khususnya bagi masyarakat dengan keterbatasan lahan, metode hidroponik menjadi alternatif yang sangat efektif dan tepat. Tahapan dari pelaksanaan kegiatan adalah survei Lokasi tempat kegiatan, persiapan alat dan bahan, koordinasi dengan KWT, pengenalan teori hidroponik system wick, demontrasi dan evaluasi. Melalui tahapan kegiatan yang telah dilakukan, Kelompok Wanita Tani (KWT) mampu memahami konsep dasar teknologi hidroponik sederhana menggunakan teknik sistem wick. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat dapat dengan mudah memahami informasi yang disampaikan karena bahan, alat, dan langkah-langkah yang digunakan bersifat sederhana, mudah dipahami, serta mudah diaplikasikan dalam praktik.
Psikoedukasi Self-Management untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia di Wilayah Kerja UPT Puskesmaspagar Agung Kabupaten Lahat Mulia Marita Lasutri Tama; Nabila Andien Cherina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue Oktober 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3483

Abstract

Menurut World Health Organization Quality of Life (WHOQOL), kualitas hidup adalah kondisi fungsional lansia yang meliputi kesehatan fisik yaitu aktivitas sehari – hari, ketergantungan pada bantuan medis, kebutuhan istirahat, kegelisahan tidur, penyakit, energi dan kelelahan, mobilitas, aktivitassehari-hari, kapasitas pekerjaan, kesehatan psikologis yaitu perasaan positif,penampilan dan gambaran jasmani, perasaan negatif, berfikir, belajar,konsentrasi, mengingat, self esteem dan kepercayaan individu. Berdasarkan penelitian tentang kualitas hidup, kualitas hidup penduduk Indonesia dengankriteria kurang, lebih banyak dijumpai pada golongan umur lanjut, perempuan, tingkat pendidikan rendah, tidak bekerja, tinggal di daerahpedesaan, serta sosial ekonomi tergolong miskin. Pada program magang mandiri ini peneliti ingin melaksanakan psikoedukasi self-management dengan kualitas hidup lansia, yang dimana Psikoedukasi adalah suatu tindakan yang diberikan kepada individu dan keluarga untuk memperkuat strategi koping atau suatu cara khusus dalam menangani kesulitan perubahan mental. Psikoedukasi tidak terbatas pada orang dengan penyakit atau gangguan jiwa,tetapi juga dapat diberikan kepada pihak keluarga dengan tujuan untuk memberikan informasi penting, menjelaskan perilaku yang mendukung pengobatan, perawatan medis, pemeriksaan rutin) dan mendukung lansia agar kualitas hidupnya terjaga dengan baik.Media yang digunakan dalam penyuluhan ialah media lisan, spanduk dan brosur ringkasan materi tentang kualitas hidup lansia. Media lisan yakni media suara. Secara keseluruhan, hasil pelaksanaan psikoedukasi secara individu bagi lansia menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas hidup mereka. Lansia menjadi lebih mandiri, sehat, dan bahagia, dengan kemampuan yang lebih baik untuk mengelola kesehatan fisik dan mental mereka
Penerapan Latihan Grapomotor dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Anak SLB Kelas 1 di Sekolah Inklu Bina Asih Rina Oktaviana; M.Faisal Ramadhanus SY
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue Oktober 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3484

Abstract

Anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan dan hak yang sama dengan anak normal lainnya atau pada umumnya untuk mngoptimalkan kemampuan diri melalui pendidikan, termasuk salah satunya adalah anak tuna daksa yang memiliki hambatan pada fisiknya. Tuna daksa sering diartikan dengan cacat tubuh atau tuna fisiknya. Istilah ini menggambarkan suatu keadaan dari seseorang yang memiliki kecacatan, kelainan bentuk tubuh atau kehilangan salah satu bagian dari tubuhnya yang mengakibatkan terganggunya fungsi dari tubuh untuk melakukan gerakan gerakan sesuai yang diinginkan. Tuna daksa adalah cacat ortopedi. Cacat ortopedi yang dimaksud adalah suatu kelainan yang terletak pada system pengendalian motorik yaitu system otot, tulang dan persendian. Salah satu jenis anak tuna daksa adalah Tuna Daksa. Anak Tuna Daksa memiliki gangguan pada fungsi motorik karena disebabkan adanya kerusakan pada sistem pengendalian motorik di otak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi lapangan dan pemberian praktik menggambar serta menulis. Hasilnya bahwa teknik latihan graphomotor dapat meningkatkan kemampuan menulis permulaan padaanak Tuna Daksa di Sekolah Inklu Bina Asih
Pemanfaatan Ikan Tongkol yang di Jadikan Abon oleh Mahasiswa KKN Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah di Desa Rugemuk Pantai Labu Safrida Napitupulu; Niken Andini; Elianora Butar Butar; Nirma Yunita Siregar; Syarianda Syafitri; Sri Widya Utami
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue Oktober 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3528

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan ikan tuna sebagai bahan utama pembuatan abon yang dilakukan oleh mahasiswa Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muslim Al Washliyah Nusantara di Desa Rugemuk Pantai Labu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan nilai gizi, menyediakan alternatif produk olahan ikan, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Proses pembuatan abon ikan tuna meliputi pemilihan bahan, pengolahan, pengujian mutu, dan evaluasi dampak ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk abon ikan tuna diterima dengan baik oleh masyarakat dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian setempat.
IMPLEMENTASI DAN DAMPAK PROGRAM PENANAMAN TUMBUHAN TERHADAP KESADARAN LINGKUNGAN SISWA : Studi Kasus Di Sekolah Dasar Negeri di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Abdul Wahid Mahsuni; Dwi Putri Mega Amanda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue Oktober 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3514

Abstract

Program penanaman tumbuhan di SDN 1 Tulusbesar dan SDN 2 Tulusbesar merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan memperbaiki kualitas lingkungan fisik sekolah dan memberikan edukasi terkait pentingnya tanaman dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kepada siswa dan guru, persiapan lahan, penanaman tanaman, dan perawatan pasca-penanaman. Dalam pelaksanaannya, siswa berpartisipasi aktif dalam setiap tahap kegiatan, termasuk menanam dan merawat tanaman di area yang telah disediakan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan estetika lingkungan sekolah serta kesadaran siswa akan pentingnya menjaga dan merawat tanaman, meskipun terdapat tantangan dalam keberlanjutan perawatan di SDN 1. Program ini juga mendukung proses pembelajaran di kelas, khususnya mata pelajaran IPA yang berkaitan dengan ekosistem dan reboisasi.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (Kwt) Melalui Pendampingan Pelatihan Hidroponik Sistem Wick Lucky, Maylani; Laurensius Tobing; Wanda Patricia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue Oktober 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3322

Abstract

Pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) merupakan langkah untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini dilakukan melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan, serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal dengan cara merancang kegiatan dan memberikan pendampingan secara berkelanjutan. Salah satu bentuk program pemberdayaan masyarakat yang diterapkan adalah melalui pelaksanaan budidaya tanaman menggunakan metode hidroponik. Untuk mendukung upaya swasembada pangan, khususnya bagi masyarakat dengan keterbatasan lahan, metode hidroponik menjadi alternatif yang sangat efektif dan tepat. Tahapan dari pelaksanaan kegiatan adalah survei Lokasi tempat kegiatan, persiapan alat dan bahan, koordinasi dengan KWT, pengenalan teori hidroponik system wick, demontrasi dan evaluasi. Melalui tahapan kegiatan yang telah dilakukan, Kelompok Wanita Tani (KWT) mampu memahami konsep dasar teknologi hidroponik sederhana menggunakan teknik sistem wick. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat dapat dengan mudah memahami informasi yang disampaikan karena bahan, alat, dan langkah-langkah yang digunakan bersifat sederhana, mudah dipahami, serta mudah diaplikasikan dalam praktik.
Peningkatan Nilai Ekonomi Singkong Melalui Pengolahan Menjadi Stik Singkong di Desa Alai Selatan Meisin Siti Zahara; Indri Ayuni Oktavani; Diah Ayu Pramisti; Zenal Mutaqin; Yeni; Lukita Tripermata
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue Oktober 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3381

Abstract

Cassava is a food ingredient that contains carbohydrates, therefore cassava is considered an alternative food to replace rice in several villages in question in South Alai Village, Lembak District, Muara Enim Regency, South Sumatra. This cassava plant is very widely found throughout the village, but the cassava produced is only sold in the form of raw goods. Therefore, it is necessary to increase processed cassava into a product to increase selling value. This activity is of course to help the community how to process cassava, which is one of the potential of the village, into a high-value product and a business opportunity to increase economic income in South Alai Village. The method of implementing this activity uses demonstrations in the form of training, namely the practice of making processed cassava plants which was attended by the people of South Alai Village. After the implementation of this community service activity, participants have gained new insights and experiences.
Sosialisasi Pembuatan KTP Digital di Universitas Balikpapan Indrayani; Rahmat; Suherna; Joni Sasmito
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue Oktober 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3397

Abstract

Service quality is defined as the comparison between the current available service quality and the expected service quality. According to articles 34 paragraph (3) and (4) of the 1945 Constitution, the government is responsible for providing public services in Indonesia for the legal security related to public services. Digital Identity Card services related to civil registration and population administration are one form of public service provided by the government to the public. Balikpapan University collaborates with the Department of Population and Civil Registration to conduct socialization activities for the issuance of Digital Identity Cards at Balikpapan University as a form of community service.
Pelatihan Keterampilan Asertif Berbasis Interactive Learningsebagai Upaya Penguatan Mental dan Emosional Bagi Siswa Sekolah Dasar dalam Melawan Perilaku bullying Anastasia Wulandari; Eka Fauziyya Zulnida; Siti Chotidjah; Muhammad Ariez Musthofa; Syahnur Rahman
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue Oktober 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3398

Abstract

Cases of bullying or bullying in Indonesia claim many lives. The distribution of the 30 bullying cases included middle school (50%), elementary school (30%), high school (10%), and vocational school (10%). Of these 30 cases of bullying, there were cases that claimed lives, namely one elementary school student in Sukabumi Regency and one MTs student in Blitar (East Java). Both died after experiencing violence from peers within the educational unit (Rosa, 2023). The increasing number of reports of bullying against children is a serious concern for the Psychology Study Program at the Indonesian University of Education (UPI). This is in line with one of the study program's missions, namely realizing community welfare. Children's welfare is an integral part of society's welfare which can be measured through various indicators, including those regulated in Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection. This law emphasizes that every child, including young children, has the right to grow and develop optimally. These rights must be guaranteed, protected and fulfilled by parents, family, society and the state. Unfortunately, aggressive behavior such as violence and bullying among children can have long-term impacts, including increased risk of psychological disorders, poor social functioning, and obstacles in the educational process. As an institution committed to the welfare of society, the UPI Psychology Study Program has an important role in providing education, intervention and research that supports efforts to prevent and handle bullying and violence against children. Based on the presentation of this case, the Psychology Study Program at the Indonesian Education University felt the need to carry out preventive efforts in the form of assertive communication training to minimize the increase in bullying behavior. The aim of this training is to provide training to elementary school teachers so they can train their students about the importance of assertive behavior and develop assertive behavior in an effort to prevent bullying behavior. The method used in this community service was providing material regarding assertive communication. The number of training participants was 116 people who were elementary school teachers spread across the Sukabumi Regency area. There is a pre-test and post-test to test the teachers' knowledge. The results of the analysis show that there is a significant increase in knowledge and the training participants gave a positive response in terms of teaching and implementation.
Upaya Keselamatan Pekerjaan di Galangan Kapal dengan Melakukan Pemasangan Poster dan Rambu Peringatan Cintana Gabrieila Gozali; Moh. Sahri; Nur Rohmah; Merry Sunaryo
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue Oktober 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3400

Abstract

Promosi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan langkah krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Salah satu inisiatif penting dalam promosi K3 adalah pemasangan rambu-rambu K3 dan alat pemadam api di area kerja. Rambu-rambu K3 berfungsi sebagai alat komunikasi visual yang efektif dalam memberikan peringatan dan informasi mengenai potensi bahaya serta prosedur keselamatan yang harus diikuti. Sementara itu, alat pemadam api menyediakan sarana penanggulangan awal terhadap kebakaran, yang sangat penting untuk mengurangi risiko dan dampak kebakaran di tempat kerja. Dengan pemasangan rambu K3, karyawan dapat lebih mudah mengenali dan memahami risiko yang ada di lingkungan kerja, serta langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Alat pemadam api, di sisi lain, memberikan kepercayaan bahwa ada mekanisme pertahanan pertama yang dapat digunakan dalam situasi darurat kebakaran. Kombinasi kedua upaya ini tidak hanya membantu dalam mematuhi standar keselamatan yang ditetapkan, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan karyawan terhadap potensi bahaya. Dengan demikian, pemasangan rambu K3 dan alat pemadam api secara signifikan berkontribusi pada pengurangan insiden kecelakaan dan kebakaran, serta memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.