cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
admin@stta.ac.id
Editorial Address
Jl. Janti, Blok-R, Lanud Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 26156717     EISSN : 26572338     DOI : 10.28989/kacanegara
Core Subject : Education,
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Adisutjpto merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat yang digunakan untuk mempublikasikan hasil pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh civitas academica. Kacanegara terbit setiap bulan Januari dan Juli ini memiliki ISSN Cetak dengan nomor 2615-6717 dan ISSN On Line dengan nomor yang 2657-2338 diharapkan dapat meningkatkan peran kampus terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara serta membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kacanegara mendapatkan pengakuan dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai jurnal pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 384 Documents
Peningkatan literasi digital perangkat desa melalui edukasi dan simulasi aplikasi digital desa di Desa Cempaka Kabupaten OKU Timur Allsela Meiriza; Putri Eka Sevtiyuni; Ken Dhita Tania; Ari Wedhasmara
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3397

Abstract

Perangkat Desa Cempaka, Kabupaten OKU Timur, masih mengandalkan sistem manual dalam administrasi kependudukan dan pelayanan publik, yang menimbulkan berbagai permasalahan seperti proses pembuatan dokumen yang lambat, risiko kehilangan dokumen, dan kurangnya transparansi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memperkenalkan dan mengedukasi perangkat desa mengenai aplikasi digital desa sebagai solusi inovatif. Tujuannya adalah meningkatkan literasi digital serta kepercayaan diri perangkat desa dalam menggunakan teknologi untuk mendukung tugasnya. Metode pelaksanaannya meliputi ceramah, demonstrasi, simulasi, dan evaluasi. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata nilai hanya 38,5, mengindikasikan ketidaktahuan peserta terhadap aplikasi digital desa. Setelah diberikan edukasi dan simulasi, terjadi peningkatan pemahaman yang sangat signifikan dengan nilai rata-rata post-test mencapai 86,2. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memperkenalkan solusi teknologi yang dapat mentransformasi sistem administrasi dan pelayanan desa menjadi lebih modern, akuntabel, dan terukur.
Support strategies for FIKES students to achieve on-time graduation Florentina Kusyanti; lestari Lestariningsih; Wahyu Rochdiat M; Sundari Sundari
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3508

Abstract

Support system is very important for education, especially for students. This system needs to be implemented on every campus because currently many students graduate late or not on time, resulting in the study program's point value during accreditation being less than supportive. Apart from that, if there is no support system, many students will work while doing it, making them lazy or forgetting to do their final assignments. so that at the final point, he wants to DO and then complete his final assignment. The number of respondents was 53 students from 5 study programs, he empowerment method is through guidance that is previously carried out with positive affirmations using Neuro Linguistic Programming (NLP) so that students accept the guidance provided and have self-confidence and create enthusiasm or motivation. The next strategy is mentoring for up to 3 months for all support system participants. To evaluate cooperation with the supervisor, check whether there has been progress regarding the final assignment. The results are that after 3 months, 50 students from 53 respondents have completed their final assignment exams, while 3 students are continuing their final assignment guidance. In conclusion, the support system is very supportive in helping and guidance to complete the final assignment. It is recommended that all campuses provide a support system for students.
Pengenalan produksi bata interlock tanpa bakar melalui kegiatan sosialisasi di Kalurahan Sedangrejo Minggir Sleman Titiek Widyasari; Mahmud Kori Effendi; Arusmalem Ginting; Prasetya Adi; Satya Anindita; Agus Sanjoyo; Deny Daud Salouw; Aris Fajar Wahyudi; Meida Widyaningrum; Astrid Anggraeny Gisela
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3464

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memperkenalkan produksi bata interlock tanpa bakar sebagai alternatif material bangunan ramah lingkungan di Kalurahan Sedangrejo, Minggir, Sleman. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi dan demonstrasi proses pembuatan bata interlock, serta evaluasi menggunakan kuesioner untuk mengetahui pemahaman dan tanggapan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan kegiatan ini relevan dengan kebutuhan peserta (95,4%) dan efektif meningkatkan pemahaman tentang proses pembuatan bata interlock (95,5%). Sebelum kegiatan, mayoritas peserta (90,9%) belum mengenal bata interlock, namun setelah kegiatan 90,9% menyatakan paham dan sangat paham. Selain itu, 95,4% peserta menilai bata interlock layak sebagai material ramah lingkungan dan 81,8% tertarik untuk mengembangkannya lebih lanjut. Peserta juga memberikan masukan agar kualitas dan desain bata interlock terus ditingkatkan serta sosialisasi dan pelatihan dilakukan secara berkesinambungan. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat terhadap bata interlock tanpa bakar sekaligus mendorong pengembangan material bangunan ramah lingkungan.
Pelatihan pembuatan buket bagi klien balai pemasyarakatan: upaya meningkatkan kemandirian dan kesiapan berwirausaha Julian Prio Dwi Nugroho; Dian Retnasari; Ferina Suci Adiningtyas; Asri Andarini Nurlita
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3520

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas I Yogyakarta untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan klien pasca-pembinaan melalui pelatihan pembuatan buket. Program ini menanggapi permasalahan stigma sosial, keterbatasan keterampilan, dan minimnya akses usaha. Pelatihan yang diikuti 16 peserta dilaksanakan pada 5 Mei 2025 dengan pendekatan partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi, dan praktik langsung. Evaluasi menggunakan Model Kirkpatrick Level 1 (Reaction) dan Level 2 (Learning) menunjukkan hasil sangat positif. Rata-rata kepuasan peserta mencapai 4,55 (skala 1–5), sedangkan nilai rata-rata meningkat dari 50,6 menjadi 92,5, menandakan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan. Faktor pendukung meliputi antusiasme peserta, dukungan BAPAS, serta relevansi materi. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif membekali klien BAPAS dengan keterampilan kreatif dan menumbuhkan kemandirian ekonomi sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.