cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
admin@stta.ac.id
Editorial Address
Jl. Janti, Blok-R, Lanud Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 26156717     EISSN : 26572338     DOI : 10.28989/kacanegara
Core Subject : Education,
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Adisutjpto merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat yang digunakan untuk mempublikasikan hasil pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh civitas academica. Kacanegara terbit setiap bulan Januari dan Juli ini memiliki ISSN Cetak dengan nomor 2615-6717 dan ISSN On Line dengan nomor yang 2657-2338 diharapkan dapat meningkatkan peran kampus terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara serta membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kacanegara mendapatkan pengakuan dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai jurnal pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
Edukasi pengelolaan sampah dan pengadaan tempat sampah pintar di SDN 005 Muara Badak Lung, Natanael Primus; Putri, Lidia Aprilia; Fahriana, Sabrina Nur; Haerunnisa, Hesti Marwah; Setiawan, Rypki; Badali, Alif Fadlan; Aritonang, Tessa Maria Ekklesia; Aini, Dinda Nur; Rahmah, Siti; Toding, Marnia; Mirsad, Muhammad Fajrin; Nugroho, Searphin
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3351

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa sekolah dasar terhadap pengelolaan sampah melalui edukasi serta penyediaan tempat sampah pintar berbasis Internet of Things (IoT). Kegiatan dilaksanakan di SDN 005 Muara Badak oleh Kelompok 10 KKN Bina Desa Fakultas Teknik Universitas Mulawarman 2025. Metode kegiatan meliputi identifikasi masalah, survei lapangan, perancangan dan pembuatan tempat sampah pintar, serta sosialisasi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik. Tempat sampah pintar dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor ultrasonik, dan motor servo yang memungkinkan tutup terbuka otomatis ketika mendeteksi objek. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias mengikuti sosialisasi dan memperoleh pemahaman lebih baik mengenai pengelolaan sampah, dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan mereka membedakan sampah organik dan anorganik. Kesimpulannya, kombinasi edukasi lingkungan dan inovasi teknologi sederhana efektif dalam menumbuhkan kebiasaan hidup bersih serta memperkenalkan konsep teknologi tepat guna di lingkungan sekolah dasar.
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai pengobatan tradisional yang efektif di era modern Nafisah, Aisyah Durrotun; Suryani, Khotimah; Ardiyanti, Widya; Hidayah, Syafira Firotul; Muiz, Abdul; Maskur, Miftakhul Nur Wahid Putra
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3345

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan warisan budaya dan kearifan lokal yang dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional secara mandiri. Di Desa Keting, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, pemanfaatan TOGA seperti jahe, kunyit, dan daun sirih masih lestari sebagai upaya preventif dan kuratif penyakit ringan. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran TOGA dalam kesehatan keluarga, potensi pengembangannya, serta inovasi pemanfaatannya di era modern. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara warga dan kader kesehatan, serta sosialisasi melalui seminar pembuatan jahe instan. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan TOGA karena alami, ekonomis, dan minim efek samping. Kegiatan KKN berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan herbal, mendorong lahirnya produk olahan seperti jamu instan, serta memicu pemasaran melalui pasar desa dan media sosial. Selain berdampak pada kesehatan, TOGA berpotensi menjadi komoditas bernilai ekonomi yang mendukung kemandirian desa. Kesimpulannya, TOGA di Desa Keting tidak hanya relevan sebagai alternatif pengobatan, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya dan penguatan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Pelatihan pewarnaan tas dengan teknik ringkel sebagai strategi pemberdayaan peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Wening, Sri; Budiastuti, Emy; Widihastuti, Widihastuti; Kusumadewi, Putu Diah Ari
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3259

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Mandiri (PKBM) Cendikia Mandiri melalui pelatihan teknik pewarnaan kain ringkel. Kegiatan dilakukan pada 18 Juli 2025 dan diikuti oleh 30 peserta dari program Paket B dan C. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan survei kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 49.67 meningkat menjadi 100 pada post-test. Survei kepuasan menunjukkan respons sangat positif, terutama pada aspek pemateri dan penyampaian (rata-rata skor 4.55). Seluruh peserta berhasil menghasilkan produk totebag bermotif ringkel, serta menunjukkan minat untuk mengembangkan produk sebagai peluang usaha mikro. Program ini juga menghasilkan luaran berupa modul dan video pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan dan berpotensi memperkuat kemandirian ekonomi peserta berbasis keterampilan tekstil lokal.
Pelatihan daur ulang limbah botol plastik hdpe untuk meningkatkan keterampilan siswa PKBM Binar Pugersari, Dewi; Putra, Dhika Purnama; Elizabeth, Elizabeth
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3166

Abstract

Botol plastik sekali pakai, khususnya yang berbahan High-Density Polyethylene (HDPE), kini menjadi bagian dari keseharian kita, namun juga secara signifikan menyumbang permasalahan lingkungan. Padahal, jika dikelola dengan cara yang tepat dan kreatif, limbah ini sebenarnya memiliki potensi untuk diubah menjadi produk yang fungsional dan bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan daur ulang plastik HDPE kepada siswa-siswi PKBM Binar di Tangerang Selatan. Mitra pengabdian menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses terhadap sumber daya pendidikan nonformal serta minimnya pelatihan keterampilan dan kewirausahaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Kegiatan dimulai dengan survei kondisi mitra, dilanjutkan dengan perancangan alat pengepresan sederhana menggunakan setrika listrik, dan pelatihan yang dilakukan secara partisipatif melalui demonstrasi dan praktik langsung. Peserta belajar menyusun warna plastik, memanaskannya, serta membentuknya menjadi produk sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan teknologi yang sederhana ini berhasil meningkatkan keterampilan praktis peserta, yang ditunjukkan dari kemampuan peserta dalam mereplikasi proses pengepresan secara mandiri dan keberanian mengeksplorasi kombinasi warna. Selain itu, peserta juga aktif selama kegiatan ini dan menunjukkan minat untuk meneruskan praktik ini di luar sesi pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan tidak hanya membangun kesadaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis bahan bekas yang relevan dan mudah diterapkan di lingkungan PKBM.
Strategi Y-POD: Pemberdayaan Potensi UMKM Lokal melalui Digitalisasi dan Studio Kewirausahaan Desa Kedungbako chusnah, Arinal; Aska Arrianto, Naisa Wanda; Nabila, Fitria; Mutammima, Mutammima; Tyas, Siti Alviyaning; Firnanda, Renita; Nisa, Chusnul; Syahrafi, Aldi Muhammad; Laufandy, Muhammad Angga
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3273

Abstract

Program Yudharta Power of Desa (Y-POD) di Desa Kedungbako bertujuan memberdayakan lima UMKM unggulan—Catering Bu Dewi, Penggilingan Padi Cendrawasih, Damos Drumband, Sari Sehat, dan Telur Asin Khas Wonowoso—melalui penguatan legalitas usaha, branding produk, dan pemasaran digital. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), pendampingan dilakukan selama 30 hari melalui observasi, wawancara, pelatihan teknis, dan aksi kolaboratif. Tujuan pengabdian ini membangun ekosistem kewirausahaan desa yang berbasis digital, berdaya saing, dan memiliki kelanjutan dengan hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan literasi digital, perbaikan kemasan, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), dan kemampuan promosi daring. Puncak kegiatan adalah peluncuran Etalase Digital Desa Kedungbako dan Studio Kewirausahaan yang kini dikelola oleh perangkat desa sebagai pusat promosi bersama. Program ini terbukti efektif memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kemandirian pelaku usaha, dan memperkuat ekosistem kewirausahaan lokal yang berkelanjutan.
Pemanfaatan bahan alam sebagai bahan dasar sampo antiketombe di RW 38, Dusun Kepuhsari, Kecamatan Mojosongo, Kota Surakarta Ainurrofiq, Ahmad; Fatimi, Hana Anisa; Prabowo, Imam; Larasati, Rizky Dwi; Choiri, Syaiful; Haifani, Ashrifathia; Suryaningsih, Dela Ardhina; Maharani, Dila Okta; Reswari, Khusnul Ergina; Suhada, Riska Aulia; Adiningsih, Shafa Nadira Putri; Revalina, Sheli Gita
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3348

Abstract

Ketombe merupakan permasalahan kulit kepala yang umum terjadi dan berdampak negatif terhadap kenyamanan serta kepercayaan diri penderitanya. Penggunaan sampo antiketombe berbahan kimia sintetik dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan iritasi dan resistensi mikroba. Oleh karena itu, pendekatan berbasis bahan alam seperti daun pandan (Pandanus amaryllifolius) dan rimpang jahe (Zingiber officinale) dinilai lebih aman dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat RW 38 Dusun Kepuhsari dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal sebagai bahan dasar sampo herbal antiketombe. Melalui edukasi dan praktik langsung pembuatan sampo, masyarakat diajak memahami manfaat kandungan aktif kedua tanaman serta proses formulasi sediaan. Hasil evaluasi pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat terkait penyebab ketombe, manfaat jahe dan pandan, serta proses pembuatan sediaan sampo. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan, tetapi juga membuka potensi ekonomi berbasis produk alami yang ramah lingkungan.
Energi dari limbah: Sinergi mahasiswa KKN dan warga RT 11 pagedangan wujudkan pengolahan sampah plastik jadi minyak Ramadhani, Amalia Nur; Kurniawan, Rizki Nugroho; Amandla, Danella; Pamungkasari, Sukma Asih; Saputri, Sausan Aurora; Wananda, Pratami Suci; Shofia, Milatina; Widriana, Diva Finella; Nabila, Erisa Putri; Maulana, Fadli; Hapsoro, Yafi Surya Edy; Jannah, Humayra Khansa Falihah
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3296

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang mendesak di pedesaan Indonesia termasuk di Grumbul Gayunan, Desa Pagedangan, Kabupaten Purbalingga yang masih belum memiliki sistem pengelolaan sampah terpadu. Untuk mengatasi tantangan ini, mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman berkolaborasi dengan warga RT 11 dalam mengembangkan inovasi lokal berupa pengolahan sampah plastik menjadi minyak melalui metode pirolisis. Metode yang digunakan meliputi pembuatan reaktor sederhana berbahan drum dan tungku yang terbuat dari semen dan pasir, pendampingan teknis dan sosialisasi pemilahan sampah. Hasil implementasi menunjukkan bahwa pirolisis mampu mengubah plastik menjadi minyak dengan kualitas yang setara dengan minyak tanah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk kompor maupun penerangan. Program ini berhasil mengurangi volume sampah plastik, meningkatkan kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah serta mendorong partisipasi masyarakat melalui gotong royong. Pirolisis sederhana berpotensi menjadi sebuah solusi berkelanjutan untuk pengelolaan sampah sekaligus penyediaan energi alternatif di pedesaan meskipun pirolisis masih menghadapi tantangan teknis terkait kualitas bahan baku, efisiensi alat dan aspek keselamatan.
Sosialisasi dan kampanye security awareness upaya pencegahan kejahatan siber di SPBU Sahtyawan, Rama; Mubarrok, Zennul; Saputri, Yerly Ania; Afifuddin, Muhammad Nasikh; Ningrat, Aditya Wahyu; Rachmat, Rafi Adinata
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3528

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada upaya peningkatan security awareness untuk mencegah kejahatan siber di SPBU 44.555.05 Prujakan, Yogyakarta. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman pelanggan dan karyawan SPBU mengenai ancaman siber seperti skimming, phishing, dan social engineering, serta membangun budaya keamanan digital. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi keamanan siber (seperti firewall dan antivirus), pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasilnya, program berhasil meningkatkan keterampilan dan kewaspadaan mitra terhadap ancaman siber, ditunjukkan dengan partisipasi aktif dan komitmen keberlanjutan. Disimpulkan bahwa pendekatan kolaboratif ini efektif dalam mengatasi permasalahan prioritas mitra dan mendukung implementasi MBKM. Saran yang diajukan adalah perlunya komitmen berkelanjutan dari mitra serta program replikasi untuk memperluas dampak positif ke SPBU lainnya
Pemanfaatan PLTS sebagai sumber pasokan listrik sekolah alam Tasdiiqul Insan Desa Curugrendeng Subang Jawa Barat Murniyati, Dyah Ayu Yuli; Jakariya, Jakariya; Kastawan, I Made Wiwit; Mudawari, Achmad; Mulyadi, Ahmad Deni; Saodah, Siti; Eliana, Bella; Mustika, Doane Puri
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3356

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat di Sekolah Alam Tasdiquul Insan Desa Curuggrendeng, Subang, Jawa Barat dengan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hybrid bertujuan sebagai alternatif listrik utama guna mendukung kegiatan belajar mengajar. Metode yang digunakan adalah penerapan teknologi tepat guna melalui tahapan persiapan, perancangan, pemasangan alat, pengujian, pelatihan dan dokumentasi. Sistem PLTS yang terpasang menggunakan panel surya sebagai sumber utamauntuk menghasilkan listrik yang dikonversi melalui inverter hybrid dari arus DC ke AC dengan kebutuhan beban utama sekolah, seperti lampu, proyektor dan laptop. Sistem PLTS jika menghasilkan energi yang berlebih selanjutnya akan disimpan dalam baterai yang akan digunakan pada malam hari dan saat cuaca mendung atau hujan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa inverter 1,2 kW mampu menghasilkan daya 834,17 W (92,7% dari kapasitas nominal) dengan faktor daya 0,98. Hal ini membuktikan bahwa sistem PLTS hybrid bekerja dengan efisien dan stabil. Pemanfaatan PLTS ini menjadikan Sekolah Alam dengan pasokan listrik secara mandiri, menggunakan teknologi yang dapat digunakan sebagai edukasi mengenai energi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pencegahan masalah gizi remaja melalui pemberdayaan teman sebaya Widiastuti, Anita; Hastuti, Puji; Kurniasih, Hesti
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei(Article in Progress)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3330

Abstract

Masa remaja seringkali dikaitkan dengan masa yang banyak masalah. Banyaknya masalah pada remaja dikarenakan remaja mulai menerapkan gaya hidup yang keliru karena informasi yang keliru. Remaja rentan mengalami masalah gizi baik gizi kurang maupun gizi lebih yang berdampat terhadap pertumbuhan dan kesehatan reproduksinya. Desa Karang Tengah merupakan salah satu desa lokus stunting sehingga upaya pencegahan masalah gizi harus dilakukan sedini mungkin. Metode pelaksanaan kegiatan adalan dengan pembentukan kelompok teman sebaya dengan koordinator dari teman sebaya. Koordinator dilatih mengukur antropometri, menghitung IMT serta interpretasi status gizi menggunakan grafik IMT menurut umur. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas santri memiliki status gizi dalam kategori gizi baik atau normal 63%. Ditemukan kasus status gizi pada kategori kurang sebesar 13%, status gizi lebih 17% dan obesitas sebesar 8%. Pemberdayaan remaja melalui kelompok sebaya membuktikan bahwa pemberdayaan teman sebaya efektif sebagai strategi promosi kesehatan untuk meningkatkan kepedulian remaja terhadap status gizinya sehingga dapat berkontribusi pada upaya pencegahan melahirkan generasi stunting dan risiko PTM.