cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
admin@stta.ac.id
Editorial Address
Jl. Janti, Blok-R, Lanud Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 26156717     EISSN : 26572338     DOI : 10.28989/kacanegara
Core Subject : Education,
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Adisutjpto merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat yang digunakan untuk mempublikasikan hasil pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh civitas academica. Kacanegara terbit setiap bulan Januari dan Juli ini memiliki ISSN Cetak dengan nomor 2615-6717 dan ISSN On Line dengan nomor yang 2657-2338 diharapkan dapat meningkatkan peran kampus terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara serta membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kacanegara mendapatkan pengakuan dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai jurnal pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 384 Documents
Peningkatan peran kader posyandu dalam menjaga kesehatan mental masyarakat melalui inovasi latihan dan edukasi spiritual emotional freedom technique berbasis virtual reality Ariyanti Saleh; Jumrah Jumrah; Nur Hikmawaty Hasbiah
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3515

Abstract

Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) merupakan salah satu inovasi terkini yan terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan dan dapat meningkatkan kesehatan mental masyarakat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kesehatan mental dan mencegah terjadinya gangguan kesehatan mental pada masyarakat. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu penyuluhan dan pelatihan dengan ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, dan simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan sebelum dilakukan penyuluhan, sebanyak 75% peserta dengan pengetahuan kurang dan setelah dilakukan penyuluhan, terjadi peningkatan pengetahuan yaitu sebanyak 80% peserta dengan pengetahuan baik. Masyarakat dan kader mengalami peningkatan pengetahuan selama  pelaksanaan kegiatan dan diharapkan program ini terus berlanjut sebagai upaya dalam meningkatkan kesehatan mental masyarakat.
Pembuatan pestisida organik untuk pembasmian hama pada tanaman padi dan sayuran di Desa Rinbesihat Dafrosa Ecin; Dionisia Hariani Nada; Faustina De Yesu Prisila Abi; Rosina Krisnasari Ndoa; Andrea Vienelde Elsa Manek; Yoaklina Canterburi Dewa
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3468

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui skema Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Desa Rinbesihat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan teknis dan keterampilan praktis petani dalam mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pestisida kimia yang berlebihan. Sebagai solusinya, program ini memperkenalkan inovasi pembuatan produk pestisida organik yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan yang diterapkan meliputi beberapa tahapan sistematis, mulai dari persiapan awal, sosialisasi program, pelatihan intensif, pengaplikasian langsung di lahan, hingga evaluasi bersama masyarakat desa. Tahapan pembuatan pestisida organik ini dilakukan secara sederhana dengan memanfaatkan potensi bahan alami lokal yang melimpah dan mudah diperoleh, yaitu jahe (Zingiber officinale) dan lengkuas (Alpinia galanga). Proses pembuatan kemudian dilanjutkan dengan metode fermentasi alami guna meningkatkan efektivitas kandungan senyawa aktif dalam membasmi serangan hama tanaman. Sebanyak 10 petani terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kelompok tani tersebut kini mampu memahami serta mempraktikkan teknik pembuatan pestisida organik secara mandiri. Mereka juga mulai menyadari manfaat ekonomis dan ekologis produk ini dibandingkan pestisida kimia komersial. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan praktis petani, kemandirian dalam pengelolaan lahan, serta mendukung penuh tercapainya upaya pertanian berkelanjutan di desa.
Sosialisasi dan pelatihan pembuatan Virgin Coconut Oil pada siswa SMAN 1 Lurasik Nusa Tenggara Timur Andrea Vienelde Elsa Manek; Rosina Krisnasari Ndoa; Dafrosa Ecin; Yoaklina Canterburi Dewa; Faustina De Yesu Prisila Abi; Dionisia Hariani Nada
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3442

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat berbasis penguatan potensi lokal. Program KKNT di Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan kelapa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, yaitu Virgin Coconut Oil (VCO). Langkah ini diambil guna mengatasi kurangnya pemanfaatan komoditas lokal secara produktif. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan teknis dan keterampilan siswa SMAN 1 Lurasik kelas XII IPA-1 dalam memproduksi VCO secara mandiri dan sederhana. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi tahapan sosialisasi interaktif mengenai teori dasar, demonstrasi proses pembuatan VCO dengan teknik fermentasi alami menggunakan bahan dan alat rumah tangga sederhana, serta evaluasi komprehensif melalui diskusi reflektif dan pengisian kuesioner. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk mengukur peningkatan aspek pemahaman dan keterampilan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan teoretis (dari 20% menjadi 85%), pemahaman manfaat kesehatan (30% menjadi 90%), dan kemampuan praktik langsung (20% menjadi 80%). Seluruh siswa (100%) menyatakan kegiatan ini mudah dipahami, bermanfaat, dan berhasil menumbuhkan minat wirausaha baru berbasis potensi daerah. Dengan demikian, kegiatan KKNT ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi sains praktis dan jiwa kewirausahaan siswa.
Penguatan perilaku hidup bersih di masjid: mewujudkan ibadah nyaman dan masyarakat produktif Liena Sofiana; Yuniar Wardani; Erni Gustina; Ardyawati Wira Oktaviana; Kania Valentia Febriana; Baiq Qatrunnada Hariyanti
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3387

Abstract

Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga berperan dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman takmir dan marbot mengenai kebersihan masjid sebagai faktor penting dalam menciptakan kenyamanan ibadah, menjaga kesehatan jamaah, dan mendukung produktivitas. Pengabdian dilaksanakan melalui edukasi menggunakan kuesioner deskriptif yang mencakup tiga indikator utama, yaitu kebersihan fasilitas dan lingkungan masjid, hubungan kebersihan dengan kesehatan, ibadah, dan produktivitas, serta edukasi dan keteladanan dalam menjaga kebersihan. Sebanyak 24 responden terlibat dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden terbagi sama antara kategori baik (50%) dan buruk (50%). Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran mengenai nilai kebersihan, meskipun masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan konseptual dan praktik nyata. Kesimpulannya, penguatan perilaku hidup bersih di masjid tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada edukasi, internalisasi nilai agama, serta keteladanan pengurus. Kegiatan lanjutan disarankan untuk mengintegrasikan metode partisipatif dan pembiasaan agar perilaku kebersihan dapat terinternalisasi secara berkelanjutan.
Pelatihan pembuatan filter udara kendaraan berbasis pelet zeolit dari fly ash bagi siswa SMK Bandar Lampung Dondi Kurniawan; Fajriyanto Fajriyanto; Vera Agustriana Noorhidana; Ageng Sadnowo Repelianto
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3518

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan keterampilan peserta didik SMKN 5 dan SMKN 7 Bandar Lampung dalam memanfaatkan limbah industri, khususnya fly ash, menjadi produk bernilai guna melalui pelatihan pembuatan filter udara kendaraan berbasis pelet zeolit. Pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah pemaparan materi, diskusi interaktif dan praktik demonstrasi langsung, yang melibatkan 15 siswa. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman siswa.  Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang cukup baik dari rata-rata skor pre-test sebesar 22,67% menjadi post-test 93,33% dengan perolehan nilai N-Gain sebesar 91,57% yang termasuk dalam kategori efektif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis siswa, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan kemampuan berinovasi dalam mengubah limbah menjadi solusi ramah lingkungan. Secara lebih luas, kegiatan ini berkontribusi pada pendidikan kejuruan yang aplikatif dan relevan dengan isu global tentang pengelolaan limbah dan pengurangan polusi udara.
Penyuluhan pencegahan hipertensi dan pemeriksaan tekanan darah, asam urat, serta gula darah di Kulolu Kabupaten Donggala Matius Paundanan; Iwana Grace; Nya Sulistari Palugu; Novitasari -; Febrianti Prafita; Nur Fitra Ramadhani M. H Tone; Dita -; Ayu Rizka; Muh Farhan A. Basjir; Lulun -; Alia Amalia Risky; Muh Alzumrah Kandouw
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3480

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi faktor risiko utama penyakit jantung serta stroke. Upaya promotif dan preventif melalui penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan rutin sangat penting dilakukan di masyarakat. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat menjadi salah satu faktor risiko utama. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan hipertensi serta melakukan pemeriksaan kesehatan dasar berupa tekanan darah, kadar asam urat, dan gula darah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media presentasi interaktif serta sesi diskusi, diikuti dengan pemeriksaan kesehatan secara langsung oleh mahasiswa. Hasil pemeriksaan dari 30 orang masyarakat menunjukan bahwa 57,14% peserta ditemukan memiliki tekanan darah tinggi, 18% dengan kadar asam urat tinggi, dan 17,86%. dengan kadar gula darah. Dengan demikian, kegiatan ini efektif meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular.
Pendampingan optimalisasi dan diversifikasi produk agroindustri di desa Banyuanyar Boyolali melalui inovasi mesin perah pipeline dan digitalisasi pemasaran Riandhita Eri Werdani; Nurul Imani Kurniawati; Ireng Sigit Atmanto; Teza Amelia Putri; Karra Tsaa Putri Ayu; Mikael Putra Siloam
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3447

Abstract

Pemanfaatan potensi lokal melalui strategi pemberdayaan masyarakat menjadi pilar penting dalam meningkatkan roda ekonomi desa. Desa Banyuanyar yang terletak di Kabupaten Boyolali dikenal sebagai sentra agrowisata sekaligus daerah penghasil susu sapi terbesar, sehingga memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis olahan susu. Namun, mitra UMKM Omah Cowboy saat ini masih menghadapi kendala serius pada kapasitas kuantitas produksi akibat metode pemerahan yang konvensional, terbatasnya inovasi varian produk, serta strategi pemasaran yang belum optimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi mesin perah pipeline semiotomatis, mengembangkan produk olahan susu bernilai tambah melalui inovasi kemasan serta branding, sekaligus mengoptimalkan pemasaran digital berbasis media sosial dan marketplace. Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara komprehensif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan intensif, praktik langsung, dan pendampingan lanjutan. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan efisiensi waktu pemerahan hingga mencapai ±50%, kenaikan volume produksi sebesar 25%, peningkatan nilai jual produk hingga 357%, serta perluasan jangkauan pasar daring secara signifikan. Program ini terbukti efektif memperkuat daya saing Omah Cowboy, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan memperkuat potensi Desa Banyuanyar sebagai kawasan agrowisata berbasis produk inovatif
Pelatihan kewirausahaan pangan lokal: fish chip ikan lomek dan produk inovatif mangrove untuk organisasi ikatan istri karyawan Wilmar Dumai Sumartini Sumartini; Luchiandini Ika Pamaharyani; Nirmala Efri Hasibuan; Kurnia Sada Harahap; Putri Wening Ratrinia; Aulia Azka; Basri Tanjung; Eko Novi Saputra; Muhammad Nur Arkham
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3393

Abstract

Kota Dumai memiliki potensi perikanan dan ekosistem mangrove yang melimpah, salah satunya ikan lomek (Harpadon nehereus) yang kaya protein dan buah pedada (Sonneratia caseolaris) yang mengandung senyawa bioaktif. Namun, pemanfaatannya masih terbatas sehingga nilai tambah ekonominya rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kewirausahaan anggota Ikatan Istri Karyawan Wilmar (IIKW) Dumai melalui pelatihan pengolahan ikan lomek menjadi fish chips serta produk inovatif berbasis mangrove, seperti sirup, dodol, dan kopi. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis workshop dengan tahapan persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan teknis, dan evaluasi. Peserta dilatih dalam pemilihan bahan baku, teknik pengolahan, penerapan standar mutu dan keamanan pangan, serta strategi pengemasan dan pemasaran digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta pengisian kuesioner kepuasan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dengan rata-rata nilai post-test ≥90 pada 88% peserta. Tingkat kepuasan responden juga sangat tinggi, dengan skor rata-rata 97,99% pada aspek relevansi materi, manfaat kegiatan, dan kualitas narasumber. Peserta menilai kegiatan ini bermanfaat untuk pengembangan usaha rumah tangga, meskipun terdapat kendala ketersediaan bahan baku musiman. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan teknis, dan motivasi kewirausahaan perempuan pesisir. Keberhasilan kegiatan ini menegaskan pentingnya dukungan lanjutan berupa pendampingan, akses sarana produksi, dan strategi pemasaran digital agar produk fish chips ikan lomek dan olahan mangrove dapat berdaya saing serta menjadi ikon kuliner khas pesisir Dumai.
Pengembangan rantai nilai usaha peternakan ayam petelur BUMDesa mitra usaha sebagai kawasan ekonomi perdesaan Ramita Kholifaturrohmah; Hermawan Setyo Widodo; Nur Choirul Afif; Najmudin Najmudin; Dwita Aprillia Floresti
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3493

Abstract

Keberadaan unit usaha peternakan ayam petelur BUMDesa “Mitra Usaha” diharapkan mampu meningkatkan kawasan ekonomi perdesaan masyarakat setempat. Kegiatan PkM bertujuan untuk membantu (1) menurunkan biaya produksi terutama untuk penyiapan pakan ternak ayam petelur dan meningkatkan produktivitas melalui pemberian dukungan mesin giling pakan ternak ayam petelur, dan (2) menekan kerugian akibat kematian ternak ayam petelur melalui pendampingan pemeliharaan ternak ayam petelur dan manajemen risiko usaha. Metode kegiatan PkM meliputi (1) Analisis kebutuhan; (2) Sosialisasi dan pelatihan; (3) Hibah peralatan dan praktik; serta (4) follow up dan evaluasi. Kegiatan PkM diikuti oleh Tim PkM, pengelola Unit Peternakan dan pengurus BUMDesa Mitra Usaha. Hasil PkM menunjukkan penerapan teknologi melalui pemberian mesin pengolahan pakan ayam dapat dioperasikan oleh mitra sehingga diharapkan dapat menurunkan biaya produksi pakan ayam yang berpotensi meningkatkan profitabilitas. Melalui pelatihan manajemen pengelolaan rantai nilai dapat meningkatkan pengetahuan mitra sehingga diharapkan mampu mengurangi kematian ayam petelur.
Pelatihan inovasi produk odeng ikan tenggiri untuk mendukung pangan biru (blue food) di Kelurahan Tengah Kecamatan Pelayangan Kota Jambi Evi Maya Sari; M. Hariski; Afriani Afriani; Nelwida Nelwida; Olfa Mega; Dyah Muji Rahayu; Wulandari Wulandari; Yoppie Wulanda; Hasanah Hasanah; Muhammad Nur Arkham; Hari Cahyono; Rahma Dini Arbajayanti; Laura Hermala Yunita
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3450

Abstract

Pelatihan inovasi produk berbasis perikanan merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam mengolah sumber daya perairan menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Tengah, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi melalui pelatihan pembuatan odeng ikan tenggiri, yang merupakan produk olahan bernilai gizi tinggi dan mendukung konsep pangan biru (blue food). Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung, yang diikuti oleh 30 peserta dari kelompok PKK, Poklaksar, dan masyarakat umum. Evaluasi pelatihan dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat ketercapaian pelatihan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 39,65%, dari nilai rata-rata pre-test 52,35 menjadi 86,75 pada post-test. Peningkatan yang signifikan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kapasitas peserta dalam pengolahan ikan menjadi produk inovatif. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang berupa penguatan ketahanan pangan lokal, peningkatan pendapatan rumah tangga, serta pengembangan usaha mikro berbasis perikanan yang berkelanjutan.