cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
PENGARUH PENDAPATAN DAN KONSUMSI RUMAH TANGGA TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PKH Amin Hafidz Haqiqi; Waspodo Tjipto Subroto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.267 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i2.2553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pendapatan dan konsumsi rumah tangga terhadap kesejahteraan keluarga penerima manfaat bantuan sosial di Desa Bedingin Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan baik secara simultan maupun parsial. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pendapatan dan konsumsi rumah tangga berpengaruh signifikan dan positif terhadap kesejahteraan keluarga. Secara simultan pedapatan dan konsumsi rumah tangga secara bersama-sama mempengaruhi kesejahteraan keluarga sebesar 85.8% sedangkan sisanya 14.2% dijelaskan oleh variabel lain diluar model yang tidak diteliti.
PENGGUNAAN PROBLEM SOLVING SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI OPERASI HITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BILANGAN BULAT MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII D SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 39 SURABAYA KECAMATAN TENGGILIS MEJOY Tjatur Indriani
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.45 KB)

Abstract

Sejalan dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka guru dituntu untuk dapat memanfaatkan produk – produk teknologi tersebut, dalam rangka membantu kelancaran pelaksanaan pengajaran di sekolah, khususnya tujuan kurikulum mata pelajaran Matematika dapat tercapai dengan baik. Untuk mencapai tujuan tersebut yang dapat digunakan oleh guru sebagaipenunjang dalam proses belajar mengajar diantaranya dengan menetapkan metode – metode pembelajaran yang bervariasi. Perkembangan dan perubahan secara terus menerus menuntut perlunya perbaikan system pendidikan nasional termasuk penyempurnaan kurikulum. Oleh karena itu penyempurnaan kurikulm yang mewujudkan untuk masyarakat yang mampu bersaing dan menyesuaikan diri dengan perubahan jaman. Metode problem solving adalah metide pengajaran yang digunakan dengan cara pemecahan masalah. Metode ini dikembangkan oleh John Dewey (1913) yang titik beratnya terletak pada “pemecahan masalah secara rasional, logis, benar dan tepat dengan penentuan alternative yang berguna”. Landasan metode ini adalah berpikir reflektif atau berpikir kritis dengan pola : (1) menyadari adanya masalah, (2) mencari petunjuk pemecahannya dengan menggunakan cara yang paling tepat, dan (3) memecahkan masalah dengan bekerjasama dengan orang lain. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 39 Surabaya Kecamatan Tenggilis Mejoyo, di dalam penelitian ini peneliti menjabat sebagai guru pengajar. Obyek penelitian ini adalah siswa kelas VII D semester ganjil tahun pelajaran 2018 / 2019 yang berjumlah 40 siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2018. Nilai rata – rata hasil belajar siswa Siklus Pertama adalah 66,40 cukup, dan kemudian pada pelaksanaan Siklus Kedua meningkat menjadi 81,50 baik. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian yang berhasil dan telah membuktikan kebenaran hipotesis penelitian yaitu dengan menerapkan metode Problem Solving pada mata pelajaran Matematika dapat meningat prestasi belajar siswa kelas VII D semester ganjil SMP Negeri 39 Surabaya Kecamatan Tenggilis Mejoyo Kota Surabaya Tahun Pelajaran 2018 / 2019.
PIDATO NADIEM MAKARIM DALAM SERI MERDEKA BELAJAR: ANALISIS WACANA KRITIS SITUASI SOSIAL DAN IDEOLOGI (Perspektif Teori Analisis Wacana Kritis) Wahyu Maria Helena; Bambang Yulianto; Kisyani .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.06 KB)

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk (1) menerangkan sistem transitivitas dalam teks pidato Nadiem Makarim, (2) menerangkan ideologi yang tercermin dalam teks pidato. Pidato tokoh utama saat ini sering digunakan sebagai topik penelitian dalam kajian bahasa. Beberapa kajian lintas disipliner muncul seiring berkembangnya peran dan definisi bahasa. Kajian-kajian itu adalah pragmatik, analisis wacana kritis, psikolinguistik, neurolinguistik dan sosiolinguistik. Penelitian ini fokus pada sistem transitivitas dan ideologi yang tercermin dalam teks pidato Nadiem Makarim seri merdeka belajar. Sistem transitivitas yang dikemukakan Halliday menjadi alat analisis untuk menganalisis data liguistik yang telah digunakan oleh Fairclough dalam kerangka teoretis analisis wacana kritisnya. Berdasarkan tujuannya yakni mendeskripsikan sistem transitivitas dan ideologi pidato NM maka penelitian ini dapat dikategorikan sebagai penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan enam proses yang digunakan Nadiem Makarim dalam merepresentasikan pengalamannya, yakni proses material, proses mental, proses relasional, proses verbal, proses perilaku (behavioral), proses eksistensial. Proses yang sering digunakan oleh Nadiema Makarim adalah proses material disusul oleh proses relasional dan proses mental. Dalam mengungkapkan idenya Nadiem Makarim banyak menggunakan proses material serta menunjukkan prinsipnya bahwa lebih baik bertindak daripada hanya sekedar berbicara. Nadeim Makarim menyampaikan pidatonya saat hari Guru Nasional pada tahun 2019. Ajaklah kelas berdiskusi bukan mendengar, beri kesempatan murid untuk mengajar dikelas, cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas, temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri, tawarkan pada guru yang sedang mengalami kesulitan. Dan kemudian dilanjutkan pidato NM pada HGN tahun 2020 di tengah pandemi covid-19. Pernyataan tersebut diungkapkan secara eksplisit pada pidato hari guru nasional dan membuat publik antusias dan sadar betapa pentingnya pendidikan Indonesia ini.
PERKEMBANGAN KOSAKATA PEMELAJAR SEKOLAH DASAR Ahmad Bayu Prastyo; Syamsul Sodiq; Suhartono .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.306 KB)

Abstract

Kosakata merupakan salah satu aspek kebahasaan yang penting untuk dikuasai. Dengan penguasaan kosakata yang memadai dapat membantu memeroleh informasi dan pengetahuan dengan mudah.Untuk mengukur penguasaan kosakata dapat dilakukan melalui jumlah lema yang dikuasai, kosakata favorit yang muncul dalam tulisan, dan bentuk kata (dasar dan turunan). Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah perkembangan kosakata pemelajar SD melalui karangan cerita yang dihasilkan. Data penelitian berupa kosakata dalam karangan cerita pemelajar SD kelas 1—6. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ­deskriptif cross sectional. Metode ini menekankan pada pengambilan data satu waktu di saat yang sama. Dengan metode ini, memungkinkan untuk meneliti perkembangan objek dengan waktu yang singkat. Hasil penelitian ini terdiri atas tiga hal, yaitu: 1) perkembangan kosakata pemelajar SD berdasarkan jumlah lema yang dikuasai termasuk dalam kategori kurang baik. Hal tersebut didasari oleh jumlah lema yang fluktuatif. Beberapa faktor yang mungkin memengaruhi perkembangan kosakata berdasarkan jumlah lema meliputi pembelajaran bahasa, intelektual, dan gender. 2) Perkembangan kosakata pemelajar SD diukur dengan kosakata favorit menunjukkan perkembangan yang baik. Frekuensi kemunculan kosakata favorit sesuai dengan judul menunjukkan bahwa judul dan isi saling berkait dan memiliki keselarasan. Selain itu, dari jenis kosakata juga terbukti kosakata umum dan khusus terdapat dalam daftar kosakata favorit.. 3) Perkembangan kosakata pemelajar SD diukur dengan bentuk kata yang dipakai menunjukkan perkembangan yang kurang baik. Jumlah kata dasar dan turunan yang digunakan juga fluktuatif. Sama halnya dengan pengukuran berdasarkan lema.
PERUBAHAN PROFIL KONSEPSI IPA PESERTA DIDIK MELALUI MODEL MODIFIKASI CAM (CONCEPT ATTAINMENT MODEL) DI SDN PACARKEMBANG I/192 SURABAYA Didin Susiati; Muslimin Ibrahim; Utiya Azizah
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.351 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan profil konsepsi IPA peserta didik menggunakan model modifikasi CAM (Concept Attainment Model) yang diujicobakan pada 15 peserta didik kelas V SDN Pacarkembang I/192 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen one group pretetst posttest design. Instrumen penelitian yang digunakan Three Tiers Test dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif untuk memaparkan konsepsi IPA peserta didik. Keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model modifikasi CAM sangat baik dan terjadi perubahan profil konsepsi peserta didik. Secara keseluruhan rerata hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa persentase miskonsepsi IPA peserta didik saat pretest sebesar 74%, kemudian turun menjadi 37% saat posttest, dan mengalami penurunan lagi saat diberikan test retensi menjadi 25%. Selain itu, persentase pemahaman konsepsi IPA peserta didik saat pretest sebesar 9%, kemudian menjadi 55% saat posttest, dan saat diberikan test retensi menjadi 71%. Begitu juga peserta didik yang tidak memahami konsep juga mengalami perubahan persentase saat prestest 16.8%, posttest 8.6% dan saat tes retensi sebesar 4.7%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa, pembelajaran denganmenggunakan model modifikasi CAM dapat mengubah profil konsepsi IPA peserta didik
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MODEL PBL (Problem Based Learning) PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI SMPN 02 SUBOH Wihdatul Istiqah; Rudiana Agustini; Widowati Budijastuti
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.257 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA menggunakan model PBL (Problem Based Learning) pada materi sistem pencernaan manusia untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di SMPN 02 Suboh. Perangkatpembelajaran dikembangkan dengan desain penelitian dick and carey. Penelitian ini dilakukan pada 20 orang pesertadidik.Validitas ditinjau dari hasil validasi Silabus,RPP, BahanAjar, LKPD, dan Instrumen Penilaian Keterampilan Berpikir Kritis. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi, tes, dan angket. Data penelitian yang dihasilkan adalah validitas, kepraktisan, dan efektivitas perangkat pembelajaran yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori sangat valid, (b) kegiatan pembelajaran terlaksana sangat baik dengan rata-rata skor 3,9, (c) aktivitas siswa dalam pembelajaran terlaksana sangat baik, (d) respon siswa terhadap pembelajaran inkuiri sangat baik (97,5%), dan (e) hasil tes berpikir kritis siswa ada peningkatan yang tinggi, kemampuan berpikir kritis meningkat dari 27 (Sangat Kurang Kritis) menjadi 84,25 (Kritis). Simpulan perangkat pembelajaran IPA menggunakan model PBL (Problem Based Learning) pada materi sistem pencernaan manusia untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di SMPN 02 Suboh layak digunakan untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswa.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN STATUS SOSIAL EKONOMI TERHADAP AKTIVITAS FISIK SISWA SELAMA PANDEMI COVID-19 Radityo Adhi Wicaksono; Abdul Rahman Syam Tuasikal; Nanik Indahwati
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.656 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan status sosial terhadap aktifitas fisk siswa SDN Pacarkeling 10 Surabaya selama masa Pandemi Covid 19. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan menggunakan dua variabel bebas (status gizi dan status sosial) dan satu variabel terikat (aktifitas fisik). Dalam penelitian ini mengambil sampel dari suatu populasi yang berjumlah 60 orang dengan menggunakan metode cluster random sampling. Hasil penelitian yang didapat dari status gizi yaitu 49 siswa gizi berlebih dan 11 siswa obesitas, jadi rata-rata status gizi siswa adalah gizi berlebih (overweight). Untuk status sosial ekonomi orang tua siswa bervariasi, berkategori sangat kurang 7 orang, kurang 16 orang, cukup 21 orang, baik 10 orang, dan sangat baik 6 orang. Jadi rata-rata status sosial ekonomi orang tua siswa adalah cukup. Dan aktifitas fisik siswanya berkategori kurang sekali 9 orang, kurang 32 orang, cukup 14 orang, baik 5 orang, dan baik sekali 1 orang. Sehingga rata-rata aktifitas fisik siswa adalah kurang.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADAMATA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 36 SURABAYA Anis Sulistianah
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.738 KB)

Abstract

Dalam proses pembelajaran guru dituntut untuk berinovasi dalam memilih metode pembelajaran agar siswa tidak akan pasif dalam pembelajaran dan lebih semangat dalam belajar yang akan berdampak pada hasil belajar siswa. Di SMP Negeri 36 Surabaya, pada siswa kelas 8 dalam mata pelajaran IPA, hanya 65% siswa yang hasil belajarnya tuntas. Dan KKM pada mata pelajaran IPA adalah 72. Peneliti melakukan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru dan siswa juga meningkatkan hasil belajar siswa setelah menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru mengalami peningkatan dari siklus I 68,75%, siklus II 75% dan siklus III 90,6%. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I 68,75%, siklus II 76,25% dan siklus III 87,5%. Untuk ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan yangpada temuan awalhanya 65%, siklus I 71%, siklus II 77% dan siklus III 84%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SMPNegeri 36 Surabaya.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS 8 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 39 SURABAYA Eli Farikha
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.296 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus dengan alokasi waktu dua pertemuan setiap siklus. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah aktivitas siswa, aktivitas guru, dan hasil belajar siswa. Metode pengumpulan data siswa, aktivitas guru, dan aktivitas siswa dilakukan dengan metode non tes dengan bantuan dua orang observer, sedangkan metode pengumpulan data hasil belajar siswa dilakukan dengan menggunakan metode tes. Data dari penelitian ini dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Pendekatan pembelajaran ketuntasan yang diterapkan peneliti merupakan pendekatan pembelajaran yang lebih menitikberatkan pada tahap prestasi belajar siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Oleh karena itu, guru tidak akan melanjutkan pembelajaran ke materi berikutnya selama siswa masih belum memahami dan memahami materi. Namun kemudian, cara ini tidak mudah dilakukan karena membutuhkan alokasi waktu yang tidak sedikit. Proses pembelajaran berjalan dengan baik pada siklus pertama, kedua, ketiga yang menunjukkan siswa sangat tertarik dan hasil belajarnya. Hal ini terlihat dari afektif siswa yang sangat menikmati pembelajaran ini. Hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 45%, siklus II mencapai 80%, dan siklus III mencapai 95%.
VARIASI BAHASA MADURA DI KECAMATAN MUNCAR, BANYUWANGI: KAJIAN DIALEKTOLOGI DIAKRONIS Istri May Astuti; Kisyani Laksono; Syamsul Sodiq
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.505 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini berfokus pada variasi bahasa Madura di Kabupaten Banyuwangi, khususnya di Kecamatan Muncar, Desa Kedungrejo dan Desa Tembokrejo. Pemilihan kedua desa tersebut karena dianggap dapat mewakili desa yang memiliki dusun lebih sedikit, selain itu terdapat etnis Madura sejak pemerintahan Belanda yang telah berimigrasi ke Banyuwangi. Oleh karena itu, masyarakat etnis Madura yang berada di dusun tersebut benar-benar merupakan masyarakat yang lahir di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan variasi dari morfologi, morfofonemik, sintaksis, leksikal, relasi histroris, dan pemertahanan bahasa etnis Madura di kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue