JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Articles
2,820 Documents
GRAND DESAIN KEBIJAKAN STRATEGIS PEMERINTAH DALAM BIDANG PENDIDIKAN UNTUK MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0
I Gusti Ngurah Santika
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (500.725 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i2.2500
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai langkah atau kebijakan strategis pemerintah dalam bidang pendidikan sebagai grand desain untuk upaya menghadapi revolusi industri 4.0. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi literatur dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa berbagai langkah atau kebijakan strategis pemerintah dalam bidang pendidikan sebagai grand desain untuk menghadapi revolusi industri 4.0, yaitu (1) Kurikulum 2013 (K13), (2) Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), (3) Gerakan Literasi Nasional (GLN).
KONSEP LEBENSRAUM: PEREBUTAN HEGEMONI LAUT CHINA SELATAN ANTARA CHINA DENGAN AMERIKA SERIKAT
Hadis Tian;
Panji Suwarno;
Supriyadi .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (494.168 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i2.2501
Konsep lebensraum atau ruang hidup yang diperkenalkan Ratzel berkembang sebagai kajian geopolitik modern. Artikel ini berupaya menganalisis konsep lebensraum pada strategi Tiongkok dan reaksi Amerika Serikat serta menganalisis jalan tengah dalam menyelesaikan konflik di Laut China Selatan. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Pengumpulan data bersumber dari berbagai sumber pustaka yang memiliki koreasi dengan topik penelitian. Dari penelitian ini diketahui bahwa implementasi BRI yang dilakukan oleh China merupakan sebuah langkah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di negaranya pada masa yang akan datang. Amerika Serikat, melalui strategi rebalancing, berupaya membendung hegemoni Tiongkok. Sebagai jalan tengah antara Amerika Serikat dan China, ASEAN memperkenalkan AOIP sebagai kerangka kerja sama antar negara yang memiliki kepentingan di Laut China Selatan.
KONTRIBUSI MINAT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMPS KRISTEN BNKP TELUKDALAM TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Sesilianus Fau
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (443.772 KB)
This research was conducted based vary data of students’ learning motivation. Interest is predicted to have dominant contribution towards students’ learning motivation. This research was aimed at 1) describing students’ interest of SMPS Kristen BNKP Telukdalam, 2) describing students’ learning motivation of SMPS Kristen BNKP Telukdalam, and 3) testing the contribution of interest towards students’ learning motivation of SMPS Kristen BNKP Telukdalam. This research was conducted by using quantitative approach and descriptive correlational method. The population of this research was the eighth grade of SMPS Kristen BNKP Telukdalam in Academic Year 2019/2020. The sample of this research was determined by using Slovin formula and simple random sampling technique. The number of sample in this research was 59 students. The data of this were analyzed through descriptive statistic and simple linear regression assisted by Statistical Product and Service Solutions (SPSS) application. The research results showed that 1) the description of students’ interest of SMPS Kristen BNKP Telukdalam in general was in the level of high category, 2) the description of students’ learning motivation of SMPS Kristen BNKP Telukdalam was in the level of very high category, and 3) the interest had significant contribution towards students’ learning motivation of the eighth grade of SMPS Kristen BNKP Telukdalam, which was 34% (R= 0.583, R2= 0.340, dan sig. 0.000). It means that the higher students’ interest is, the higher students’ learning motivation will be.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS LABUHANBATU PADA PEMBELAJARAN DARING TAHUN 2020
Rika syahriani Simanungkalit;
Rohana .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (416.266 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i2.2509
Penilitian ini dikakukan untuk mengetahui motivasi belajar mahasiswa FKIP Universitas Labuhanbatu terhadap pembelajaran daring tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan Pendekatan kulitatif dapat menganalisa kejadian dilapangan dengan mendalam sehingga dapat mengetahui berapa banyak mahasiswa yang termotivasi dalam pembelajaran daring tahun 2020,waktu penelitian pada bulan november-desember 2020, Instrumen melalui penyebaran angket kepada seluruh mahasiswa FKIP Universitas Labuhanbatu total 365 mahasiswa. Hasil penelitian dari angket yang telah di berikan kepada mahasiswa FKIP universitas labuhanbatu bahwasanya diketahui 88,75% setuju dengan Mempelajari mata kuliah yang akan dibahas esok hari lebih baik karena sedikit banyak nya kita sudah mengetahui pelajaran atau materi apa yang akan dibahas esok hari. Kesimpulan ialah banyaknya mahasiswa FKIP Universitas Labuhanbatu yang tidak begitu termotivasi terhadap pembelajaran daring dirasa tidak begitu efektif dan ada beberapa kendala diantara nya (Jaringan, paket data, dll ) yang terjadi perkuliahan daring sampai hari ini masih dilakukan oleh mahasiswa FKIP Universitas Labuhanbatu dan masih menggunakan aplikasi classroom, zoom dan meet. Mahasiswa menentukan gaya belajar. Melakukan istirahat, dalam proses belajar istirahat sangatlah penting untuk dilakukan karena untuk menstabilkan otak dan tubuh ketika otak dan tubuh lelah maka fokus dan konsetrasi akan terganggu.
ANALISIS KEBIJAKAN SEKOLAH UNTUK MENGEMBANGKAN MUTU INTERNAL SISWA SD TAMAN MUDA
Zahrotul Hanah
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (445.65 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i2.2513
Pengelolaan dan kebijakan sekolah merupakan satu faktor penentu dari keberhasilan pendidikan dalam mengembangkan mutu dan kualitas peserta didik. Pengembangan mutu intrnal siswa sebagai salah satu target pendidikan tidak dapat dicapai dengan mudah. Kurangnya anggran dan rendahnya mutu SDM tenaga pendidik ditenggarai sebagai penyebab dari keadaan tersebut. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana kebijakan sekolah dalam mengembangkan mutu internal siswa. Metode penelitian yang digunakan untuk melaksanakan penilitian ini yaitu metode kualitatif. Dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif studi kasus di Sekolah Dasar Taman Muda Yogyakarta. Kata dan tindakan merupakan sumber utama dalam penelitian kualitatif begitu pula dengan penelitian yang penulis lakukan kali ini. Untuk memeperoleh data yang akurat maka penulis menganalisis data yang terkumpul menggunakan analisis kontruksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa visi serta tujuan Sekolah menjadi salah satu dasar atau acuan untuk mengambil sebuah kebijakan bagi sebuah lembaga sekolah. Kebijakan yang diambil oleh sekolah akan berdampak pada perkembangan mutu internal siswa. SD Taman Muda Yogyakarta merupakan salah satu lembaga yang menerapkan kebijakan penjamim mutu dalam pendidikan karakter untuk mengembangkan mutu internal siswa. Kendala atau masalah utama dalam mengimplementasikan kebijkan ini adalah belum optimalnya kegiatan riset dan pengembangan praktik dikalangan tenaga pendidik SD Taman Muda Yogyakarta.
EVALUASI PEMBELAJARAN DARING DISMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT
Husni Hanif;
Hasan Maksum;
Dedi Irfan;
Wakhinuddin .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (441.273 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i2.2518
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran daring di SMK Negeri 1 Sumatera Barat berbasis LMS. Evaluasi pembelajaran daring tersebut menggunakan model evaluasi CIPP yaitu: context, input, process dan product.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kombinasi desai Sequental Explanatory, menggabungkan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan angket/kuesioner dan kualitatif dengan wawancara secara berurutan, dimana teknik analisis data menggunakan persentase tingkat capaian responden (TCR) untuk data kuantitatif dan untuk kualitatif menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yaitu: data reduction, data display dan conclusion/verification.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di SMK Negeri 1 Sumatera Barat secara keseluruhan meliputi: Evaluasi context memperoleh standar skor rata-rata 73,91% dengan kategori cukup. Evaluasi input memperoleh standar skor rata-rata 76,99% dengan kategori cukup. Evaluasi process memperoleh standar skor rata-rata 74,13% dengan kategori cukup. Evaluasi product memperoleh standar skor rata-rata 67,88% dengan kategori cukup. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa program pembelajaran daring di SMK Negeri 1 Sumatera Barat berbasis LMS masih dalam kategori cukup dan perlu diperbaiki untuk masing-masing aspek.
THE INFLUENCE OF USING DICTIONARY AND CONTEXT CLUE STRATEGY ON VOCABUALRY MASTERY AT THE FIFTH SEMESTER
Lollo Rosa Lubis;
Nina Nurbaidah;
Aprida Irmayana
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.371 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i2.2523
The aim of this study to describe what percentage the influence of using dictionary and context clue strategy on vocabulary mastery at the fifth semester students of English Department of Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. The research was conducted by applying quantitative descriptive with 20 students as the sample for using dictionary and 20 students for using context clue strategy. They were taken by using random sampling technique. Questionnaire and test were used in collecting the data. the result shows (1) using dictionary strategy gives 42.9% on vocabulary mastery, (2) using context clue strategy gives 23.7% on vocabulary mastery , and (3) using dictionary is better than context clue strategy on vocabulary mastery at the fifth semester students of English Department of Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SNOWBALL THROWING UNTUK SISWA KELAS IV SDN 1101 AEK NABARA
Sartika Rati Asmara Nasution
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.711 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i2.2528
Berdasarkan observasi dan wawancara peneliti di SDN 1101 Aek Nabara, bahwa rendahnya dan hasil belajar IPA siswa kelas IV. Rumusan masalah penelitian ini bagaimana peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa melalui Model Snowball Throwing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa melalui Model Snowball Throwing. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dari penelitian ini siswa kelas IV sebanyak 25 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pencatatan lapangan, lembar observasi, dokumentasi fhoto, lembar tes. Dari hasil penelitian, diperoleh persentase Aktivitas siswa siklus I sebesar 74,17%, meningkat pada siklus II menjadi 87,56% dan persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 64,40% meningkat pada siklus II sebesar 82,50%. Jadi, pembelajaran IPA menggunakan Model Snowball Throwing dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian, disarankan agar guru dapat menggunakan Model Snowball Throwing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran.
PENERAPAN MODEL GUIDE INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA DI DESA SIAMPORIK DOLOK
Lia Purnama Sari;
Dwi Aninditya Siregar
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (410.101 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i2.2529
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perlakuan yang diberikan kepada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa yang menggunakan model guide inquiry dengan minat siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional dalam pelajaran fisika kelas XI MIA di Desa Siamporik Dolok. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran guide inquiry tidak berbeda jauh dengan minat siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat pada hasil analisis deskriptif dari minat siswa pada kelas eksperimen memiliki rentang skor dari 48 sampai 67. Sedangkan pada kelas kontrol menunjukkan minat belajar siswa pada kategori sedang dengan rentang skor dari 42 sampai 55.
EFEKTIVITAS TEKNIK RESTRUCTURING COGNITIVE DALAM MENGEMBANGAKAN PENALARAN MORAL
Royhanun Siregar;
Ulfah Nury Batubara;
Nabilah Siregar
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (382.79 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i2.2531
Penelitian bertitiktolak dari fenomena masih banyak remaja yang belum mencapai penalaran moral otonom yang mengakibatkan perilaku delinquent pada remaja. Secara umum penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan konseling kognitif perilaku dalam mengembangkan penalaran moral peserta didik kelas VIII di SMP Dewi Sartika Kota Bandung tahun ajaran 2019/2020. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, non-equivalent control-group design. Teknik pengambilan sampel dengan teknik homogeneous sampling pada 68 peserta didik kelas VIII di SMP Dewi Sartika Kota Bandung. Pengumpulan data menggunakan Instrumen penalaran moral berupa kuesioner (angket) berbentuk cerita. Hasil penelitian menunjukkan: 1) profil penalaran moral peserta didik kelas VIII SMP Dewi Sartika Bandung secara umum berada kategori tahapan semi otonom; 2) program intervensi konseling kelompok dengan teknik assertive training dan teknik restructuring cognitive untuk mengembangkan penalaran moral yang memadai terdiri dari komponen rasional, deskripsi kebutuhan, tujuan, sasaran, tujuan, sasaran, kompetensi guru bimbingan dan konseling, peran guru bimbingan dan konseling, struktur dan tahapan program, serta evaluasi dan indikator keberhasilan; 3) teknik restructuring cognitive efektif untuk mengembangkan penalaran moral, sedangkan teknik assertive training tidak efektif untuk mengembangkan penalaran moral.