Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Articles
5,030 Documents
PENDAMPINGAN TEKNIK BUDIDAYA JAHE DAN KACANG TANAH DI DESA PADANG BETUAH
Entang Inoriah Sukarjo;
Prasetyo Prasetyo;
Muhimmatul Husna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i2.813-820
Pendampingan teknik budidaya pola tanam ganda tanaman jahe dan kacang tanah adalah suatu pembelajaran yang difokuskan kepada peningkatan kemampuan psikomotorik warga sasaran. Jahe merupakan komoditas yang diharapkan oleh pemerintah desa menjadi hasil pertanian unggul desa. Sasaran praktik budidaya ini adalah anggota Kelompok Wanita Tani (KWT). Sebagian anggota belum memahami maupun terampil budidaya jahe berdasarkan pada obsevasi awal yang telah dilakukan. Selain itu, anggota KWT juga menginginkan pengetahuan dan keterampilan tanaman lainnya, untuk menunjang pangan dan gizi seperti kacang tanah. Metode pendekatan praktek budidaya melalui partisipasi warga sasaran berupa penyuluhan dan praktik budidaya langsung di lapangan dengan bimbingan/pendampingan instruktur. Penyuluhan dan pendampingan praktik budidaya tumpang sari jahe dan kacang tanah dapat meningkatkan pemahaman anggota KWT. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa antusiasme sasaran (KWT) sangat tinggi, hampir 80% peserta yang hadir terlibat untuk mengikuti dengan sungguh-sungguh.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING UNTUK PENGEMBANGAN MEDIA PROMOSI BERSAMA WIRAUSAHA MAHASISWA
Widyo Subagyo;
Dyah Wahyuningsih;
Mukhadiono Mukhadiono
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i2.490-497
Students or millennial generation with their enthusiasm and high degree of creativity are the basic capital to create an entrepreneurial mentality. Based on the Hootsuite's Wearesocial publication research that released in January 2019, the digital social media users in our country Republic of Indonesia is about 150 million or 56% of the total of population. The number increased from time to time and this is up 20% from the survey before did. Meanwhile, the gadget or smartphone users reach more than 130 million or about 48% of the Indonesia population. The huge population and the very fast growth of internet and telephone users in Indonesia are potentials modal for the enrich national digital economy.Community service aims to improve student entrepreneurship skills by utilizing digital media as a means for effective marketing and creating pioneering joint promotion media through social media. The targets are students and alumni of the Purwokerto Nursing Study Program who have an interest or start a business. Community service in the form of training on optimizing digital marketing and making product advertisements.Community Service Results: increased understanding of digital marketing is indicated by an average understanding score before training of 12.16 and a score after training of 19.00. Produced promotional media for student entrepreneurship and alumni in the form of an online store through Instagram media called k8mart.polkesmar with 76 follower accounts, formed at least 5 entrepreneurs and 10 pioneering entrepreneurs.
AQUAPONIK SEBAGAI PEMBERDAYAAN LAHAN PEKARANGAN RUMAH DI DUSUN SIDAURUK NAGORI DOLOK HATARAN KABUPATEN SIMALUNGUN SUMATERA UTARA
Muhammad Fahmi Nasution;
Nirwana Anas;
Rizka Riswani Lubis;
Yudha Agusti Matondang
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i2.746-751
Kabupaten Simalungun terletak di Provinsi Sumatera utara, yang tepatnya berada ditengah provinsi. Kegiatan pengabdian masyarat dilakukan di Dusun Nagori Dolok Hatara yang terdapat di kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Propinsi Sumatera Utara dengan luas wilayah 271 Ha.Secara administratif Nagori Dolok Hataran terdiri atas 6 Huta .Adapun batas-batas Nagori Dolok Hataran adalah sebagai berikut: Batas Sebelah Utara: PTPN III BangunBatas Sebelah Selatan: Sungai Bahbolon, PTPN VI Bah Jambi Batas Sebelah Barat: Nagori Sejahtera Batas Sebelah Timur: Kecamatan Tanah Jawa.dalam hasil observasi lahan perkarangan rumah di dusun Nagori Dolok Hataran mempunyai lahan yang luas yang dapat dijadikan sebagai tempat yang baik sebagai tempat pemberdayaan dalam bentuk aquaponik.
PENYULUHAN PERAN ABRITASE DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS DI LUAR PENGADILAN
Rani Apriani;
Jafar Sidik;
Asep Rozali
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i2.416-424
Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam kehidupan bermasyarakat sering terjadi permasalahan atau sengketa. Permasalahan dalam kehidupan masyarakat banyak terjadi pada berbagai lini di kehidupan masyarakat yaitu kegiatan ekonomi dan bisnis. Yang umumnya menjadi akar dari munculnya permasalahan atau sengketa adalah perbedaan terhadap pendapat, benturan dari kepentingan, hingga rasa takut dirugikan. Penyelesaian sengketa pada dunia bisnis umumnya dilaksanakan dengan menggunakan cara litigasi atau penyelesaian sengketa melalui pengadilan. Namun disamping penyelesaian sengketa melalui proses pengadilan, terdapat pula penyelesaian sengketa melalui non litigasi atau di luar pengadilan. Penyelesaian melalui non litigasi atau di luar pengadilan ialah penyelesaian sengketa yang dilakukan menggunakan cara-cara yang ada di luar pengadilan atau menggunakan lembaga alternatif penyelesaian sengketa. Pasal 1 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa menyebutkan bahwa Arbitrase adalah cara untuk menyelesaikan suatu permasalahan perdata diluar peradilan umum yang didasarkan oleh perjanjian arbitrase yang dibuat secara tertulis oleh para pihak yang bersengketa.
PENDAMPINGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SIAP SIAGA BANJIR UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR SISWA KELAS IV SDN 89 KOTA BENGKULU
Dalifa Dalifa;
Hasnawati Hasnawati;
Nani Yuliantini;
Neza Agusdianita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i2.682-687
The school that is being used as a partner for the Community Service (PKM) activity that is being proposed is SDN 89. SDN 89 Bengkulu City, Bentiring Village is one of the schools that is most frequently flooded. The purpose of this activity is to train and assist teachers in designing, implementing and evaluating flood preparedness thematic learning models to foster flood preparedness attitudes for elementary students. The method used in this PKM activity is training and mentoring. The result of the activity is that training and mentoring activities have been carried out on November 4, 2021. The product of this PKM activity is a draft of thematic learning tools ready for flood disaster. It is hoped that by integrating flood disaster preparedness attitudes to elementary school students will provide knowledge and skills about preparedness before a flood disaster, during a flood disaster and after a flood disaster
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN PERANCAH INTERAKTIF BERBASIS WEB DAN PENERAPANNYA DALAM MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI SMP MUHAMMADIYAH 01 MEDAN
Zainal Azis;
Tua Halomoan Harahap;
Surya Wisada Dachi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i2.604-608
The proposed partnership program is intended to solve two partner problems (SMP Muhammadiyah 01 Medan), namely: (1) lack of partner teacher skills in the design and implementation of online teaching where the learning structure is dominated by assignments, unavailability of scaffolding, and only a small part of the time. Meetings are used for explanations, and (2) teachers do not understand how to choose an appropriate learning model for the topic being taught. In the context of online learning, such difficulties will increase. The solutions offered to overcome the first problem are training in a web-based interactive scaffolding development workshop using Articulate Storyline 3 software, an online class development workshop using Google Classroom, and an online teaching design workshop including learning tools. The solution offered to overcome the second problem is assistance in applying web-based interactive scaffolding in the CTL model. The program implementation method refers to the Learn-Teach-Evaluate-Acknowledge method proposed by Buckenmeyer et al. (2013), which has been modified and agreed upon by the Proposing Team and partners to resolve specific problems faced by partners. The modifications made are: (1) Adding a Fostering phase (coaching) for the sustainability of activities; and (2) the adjustment of each phase to the principles of adult learning, as proposed by Alamdari et al. (2017), which focuses on experiential learning and self-motivation to encourage participants and instructors to participate actively.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) DARI LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK TANAMAN DI PEKARANGAN
Susana Tabah T.Panjaitan;
Ferlist R. Siahaan;
Hotden Leonardo Nainggolan;
Parlindungan Lumbanraja;
Ferisman Tindaon
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i2.530-539
Kegiatan penyuluhan atau pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan September 2021, di Gereja HKBP Nommensen, Resort Pulu Brayan, Kecamatan Medan Timur Kota Medan. Kegiatan pengabdian ini diikuti 20 orang ibu-ibu dari komunitas parompuan (komunitas wanita Gereja) HKBP Pulu Brayan sebagai partisipan. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode; pemberdayaan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi dan diakhiri dengan pelaksanaan evaluasi. Berdasarkan penyuluhan dapat disimpulkan terjadi peningkatan pemahaman komunitas parompuan (komunitas wanita Gereja) HKBP Pulu Brayan Resort Pulu Brayan, Kota Medan sebagai partisipan terkait dengan pembuatan pupuk organik cair dari limbah rumah tangga setelah mengikuti ceramah (penyuluhan).
PENINGKATAN KEMAMPUAN PRONUNCIATION SISWA SMK KARYABHAKTI BREBES DENGAN MENGGUNAKAN WEBSITE WWW.ESLFAST.COM
Syaefani Arif Romadhon;
Iin Indrayanti;
Mutiarawati Mutiarawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i2.787-792
In order to increase students' confidence in speaking activities, it is necessary to be equipped with pronunciation. With sufficient pronunciation, the speaking practiced by students becomes acceptable and well understood. One of the learning media that provides pronunciation facilities is the website www.eslfast.com. Students can choose learning materials from basic to advanced levels. The advantage of this website is that there are various choices of text dialogues and monologues. PKM was held on Wednesday, November 10, 2021, 10:00-12:00 WIB at SMK Karya Bhakti, Brebes using lecture and practical methods. Students are introduced to and also practices related to the use of eslfast.com website using their respective gadgets. The enthusiasm of students in the PKM activity was high, around 85% of students thought the importance of learning pronunciation using the website. It is hoped that this PKM activity will increase students' motivation to learn pronunciation. At the end of the session students were given an additional demonstration of SEFT Hypnotherapy which was beneficial for physical and spiritual health.
DAUR ULANG LIMBAH MINYAK GORENG SEBAGAI BAHAN BAKU SABUN
Dian Retno Intan;
Wildani Lubis;
Wahyuni Umami Harahap;
Litna Nurjannah Ginting
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i2.456-462
Permasalahan lingkungan dan pencemaran lingkungan yang semakin hari semakin meningkat, salah satu cara mengatasinya adalah dengan pengelolaan sampah limbah modern termasuk 3-R yaitu Reduce (mengurangi), Re-use (menggunakan kembali), dan Recycle (daur ulang). Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan, antara lain dengan memberdayakan masyarakat agar mampu melakukan pengelolaan limbah masing-masing rumah tangga, khususnya limbah minyak goreng. Adapun yang menyebabkan masyarakat membuang limbah minyak goreng diantara karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai bahayanya limbah minyak goreng dan ketidaktahuan masyarakat mengenai potensi yang dimiliki oleh limbah minyak goreng tersebut. Mitra dalam kegiatan ini adalah ibu rumah tangga yang tergabung dalam organisasi Aisyiyah Ranting Melati. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan untuk mengelola limbah minyak goreng adalah dengan merubahnya menjadi sabun. Sabun yang akan dihasilkan merupakan sabun ramah lingkungan karena dalam pembuatannya menerapkan zero waste concept dari pengelolaan limbah rumah tangga. Sabun yang akan dibuat merupakan sabun cuci, baik cuci piring maupun cuci pakaian. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup. mampu mengelola limbah minyak goreng dan mengurangi pencemaran lingkungan dengan kegiatan daur ulang limbah minyak goreng menjadi sabun padat dan cair.
INTRODUKSI TEKNOLOGI VERMIKOMPOSTING DALAM UPAYA PENGELOLAAN LIMBAH PETERNAKAN DI DESA SRIKUNCORO, BENGKULU TENGAH
Anandyawati Anandyawati;
Mohammad Nur Dita Nugroho;
Zainal Muktamar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i2.708-716
The great potential of Srikuncoro Village is from the agricultural and livestock sectors. The livestock sector, in addition to producing main products such as eggs, meat and milk, also produces by-products that have not been utilized properly. The product is livestock manure which if not managed properly will become livestock waste. One of the simple, easy, inexpensive and adaptive technologies is waste management through vermicomposting technology, which is a composting process carried out with the help of worms. The implementation of community service activities in Srikuncoro village is carried out through socialization and the practice of vermicomposting technology using Lumbricus rubellus worms. The activity was carried out from July to November 2021 and was attended by 20 members of the Lotus Farmer Group Association, Srikuncoro Village. This service activity resulted in several achievements, including: 1. Increased knowledge of the Srikuncoro village community (represented by members of the farmer group association) in livestock waste management through vermicomposting technology; 2. Increased knowledge about the cultivation of Lumbricus rubellus worms; 3. The emergence of public interest in making vermicomposting a side job (besides raising livestock) by building vermicomposting with the direction and guidance of a service team; and 4. The successful transfer of knowledge on vermicomposting technology from the service team to the community.