cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5,030 Documents
PENGUATAN BUSINESS DIGITAL GUNA MENDUKUNG TERWUJUDNYA KAMPUNG WISATA KULINER DAN EDUKASI RUNGKUT SURABAYA Mochamad Nurhadi; supriyati Supriyati; Yudha Herlambang Cahya Pratama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2905-2911

Abstract

Business digital telah menjadi media operasi dan pemasaran usaha, tidak terkecuali usaha kecil dan menengah. Kampung kue rungkut yang sebagian besar penduduknya adalah produsen kue, sebelum pandemi COVID mampu memiliki omzet yang besar. Selama pandemi sampai pasca pandemi, omzet mereka mengalami penurunan dan belum mampu bersaing dengan marketplace besar yang sudah menggunakan media digital dalam operasionalnya. Keterbatasan kemampuan teknologi informasi, keterbatasan sumberdaya, menurunnya peran generasi muda dalam operasional dan belum tersedianya media online yang mereka miliki. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan berupa pelatihan, pendampingan pengembangan business digital dan evaluasi kegiatan. Target peserta dalam kegiatan tersebut adalah pengurus paguyuban kampung kue dan admin online yang ditunjuk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus paguyuban merasa sangat terbantu dalam menangani transaksi online, walaupun business digital masih memerlukan penyempurnaan kembali. Penyempurnaan yang diharapkan agar sistem tersebut dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan produsen kue, sehingga keberlanjutan usaha dapat dipertahankan. Upaya pengurus paguyuban, produsen kue dan tim pelaksana pengabdian masyarakat digunakan untuk menjadikan kampung kue sebagai kampung wisata kuliner dan edukasi sekaligus ikonik kota Surabaya
MEMBANGUN EKONOMI KREATIF MELALUI OLAHAN EMPING BUTTER COOKIES UNTUK PENINGKATAN NILAI JUAL PRODUK MELINJO Hany Azza Umama; Meassa Monikha Sari; Puteri Puspa Larasati; Titi Rohayati; Reynaldi Zesar; Rexsy Nugraha
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2066-2072

Abstract

The main agriculture product in the Bantar Panjang Village is melinjo seeds which mostly sold by farmers to the small trader at cheap price. The main problem was the overflow of melinjo harvest but the community has no enough knowledge to process it, then its price has not increased yet. Meanwhile, the community interest is only limited to how to process melinjo into emping, but there is no other development. The objective of the community dedication is to build creative community through increase of selling price of melinjo product by developing butter cookies made from emping, by sharing knowledge and skill, and by motivating entrepreneurship interest based on melinjo processing. Beside to increase the creativity of melinjo processing, this activity will also grow entrepreneurship to the community to keep develop melinjo product to become high selling product. This activity can be conducted in the form of training, counseling, and workshop. The main execution of this community dedication is handled by two lecturers and four students. They will be supported by the participant, mostly are housewives in Bantar Panjang Village, Cikuesal Sub-District. The activity consists of three stages: preparation; implementation (training and counseling), and completion (workshop and evaluation). The results are community able to make their own butter cookies made from emping, and they are getting better in the aspect of knowledge to make hygienist food product, packaging, marketing strategy, and home industry product license as well.
PELATIHAN PENGOLAHAN CAMPURAN SINGKONG REBUS, MINYAK SAWIT, DEDAK DAN PUPUK UREA SEBAGAI PENGGANTI PAKAN PADA TERNAK IKAN Elyda Khairani Nasution; Annisa Ayu; Agista Putri Wahyudi Silaban; Sarah Ummi Athiya; Zahrafal Hayati; Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti; Syarifah Widya Ulfa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2213-2218

Abstract

Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara membuat pakan buatan yang ekonomis, mudah dicari, dan berkompeten dalam menaikkan bobot dari ikan yang dibudidayakan. Penelitian ini menggunakan penelitian berbasis pelatihan. Teknik pengumpulan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian berbasis pelatihan melalui kegiatan pelatihan ini, kami memberi tahu para peserta yang berpartisipasi bagaimana cara pembuatan pakan ikan dari bahan alami maupun bahan campuran lainnya. Sehingga para peserta dapat membuat sendiri pakan untuk ternak ikan yang akan dibudidaya, dan juga mendapatkan beberapa fungsi maupun keuntungan yang sangat besar. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk menunjukkan bahwa pakan yang diberikan berupa jenis pakan buatan untuk ikan yang dicampurkan oleh minyak sawit, singkong rebus, urea dan dedak yang sudah diolah terlebih dahulu. Pada pakan buatan ini telah diramu ataupun dibuat sendiri dengan menggunakan bahan-bahan alami maupun yang akan diolah menjadi bentuk yang sebagaimana yang diinginkan. Pakan buatan ini juga memiliki fungsi yaitu Pertama, untuk pemeliharaan dan mengganti jaringan tubuh yang telah rusak. Kedua, membantu aktivitas dari metabolisme. Ketiga, untuk pertumbuhan maupun untuk bereproduksi. Dan pakan buatan ini juga memberi beberapa keuntungan yaitu, meningkatkan reproduksi dan dapat memiliki waktu pemeliharaan dan pemanenan ikan yang cukup singkat.  
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DESA PAGARAN GALA-GALA DALAM PERSPEKTIF BUDAYA MENGALOMANG Vidya Chalista; Tiwi Bastari Batubara; Fadilah Dalimunthe; Mhd Tohiruddin Hsb; Nurhanifah Nurhanifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3130-3136

Abstract

Tradisi mangalomang merupakan tradisi/ritual di Desa Pagaran Gala-gala, Panyabungan Selatan, Mandailing Natal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tradisi mangalomang, mengetahui nilai-nilai budaya dan agama apa yang disampaikan dalam tradisi dan ritual mangalomang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini digunakan metode wawancara kepada beberapa nara sumber. Hasil penelitian ini menjelaskan bagaimana tradisi mangalomang yang ada di Desa Pagaran Gala-gala dan nilai-nilai budaya yang dapat kita ambil dari tradisi ini yaitu nilai persahabatan dan gotong royong. Nilai-nilai keagamaan yang disampaikan dalam tradisi tersebut berupa nilai aqidah (Hablummin Allah) dan nilai ibadah (Hablumminan-Nas).
PEMBERDAYAAN PETERNAK SAPI PERAH DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI SLAMPAREJO KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG Abdurrahman Abdurrahman; Indiati Indiati; Sigit Wahyudi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2382-2388

Abstract

Peternakan di Indonesia rata- rata berplatform peternakan masyarakat rasio kecil serta dalih, terhitung di antara lain merupakan peternakan lembu memerah memeras. Air susu buat mengkonsumsi orang didapat dari binatang peliharaan apalagi beberapa besar bekal air susu berawal dari lembu memerah memeras. Upaya ini akan berjalan dengan bagus bila ada perencanaan yang dicoba dengan cara matang serta betul. Tiap upaya tentu buat memperoleh profit dan keuntungannya bisa didapat apabila besanya pendapatan( input) dari upaya itu wajib lebih besar dari pengeluarannya, manajemen amat berarti dalam menggapai sesuatu tujuan. Pemberdayaan Warga amat mempengaruhi dalam pengembangan Peliharaan Lembu memerah memeras di dusun Slamperejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Tata cara Riset memakai kategori riset kualitatif. Pengembangan peliharaan lembu memerah memeras selaku usaha pemberdayaan warga dengan tujuan menaikkan keselamatan serta perekonomian penduduk disekitarnya.
ANALISIS KEBIJAKAN PENCEGAHAN STUNTING (STUDI KASUS: DESA SUMBUL DUSUN BANTUN KERBO KECAMATAN LAE PARIRA KABUPATEN DAIRI SUMATERA UTARA) Fitriana Padang; Rustam Pakpahan; Indah Purnama Kaloko; Rana Lolo Karina Berutu; Siti Afnijar Berutu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3320-3325

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana seorang anak mengalami kegagalan tumbuh dan kembang akibat kurangnya asupan gizi. Tujuan dari penelitian  adalah untuk mengkaji bagaimana kebijakan Pemerintah dalam pencegahan stunting di Desa Sumbul Bantun Kerbo Kecamatan Lae Parira Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data dengan menggunakan metode observasi langsung ke tempat kejadian serta melakukan wawancara dengan warga sekitar, Kepala Desa Sumbul dan Kepala Puskesmas Kentara. Dari hasil penelitian dapat diperoleh bahwa pemerintah mengalami kesulitan dalam mengimplementasi kebijakan pencegahan stunting dan Dusun Bantun Kerbo mencapai angka tertinggi anak yang mengalami stunting di Desa Sumbul. Oleh karena itu peranan pemerintah dan kebijakan kebijakan yang dilakukan sangat berpengaruh terhadap pencegahan stunting.
MEMBUDAYAKAN PRINSIP 5S DI ARSYIFA BAKERY Muqimuddin Muqimuddin; Jamil Ahmad; Karim Alimul Abdul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2592-2599

Abstract

Meski memiliki potensi skala kecil, pemilik usaha, termasuk UMKM, harus memperhatikan lingkungan fisik kerja. Produktivitas karyawan akan dipengaruhi oleh tempat kerja yang rapi, nyaman, dan bersih. Keterbatasan ruang membutuhkan solusi yang tepat untuk mencegah lingkungan kerja yang kurang tertata, bersih, dan tidak nyaman. Budaya 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) dapat diterapkan di lingkungan produksi sebagai jawaban yang dapat dilakukan. Meskipun perusahaan besar telah sering menggunakan strategi ini, UMKM kecil seperti Arsyifa Bakery juga dapat mengadopsinya. Dengan permasalahan yang dihadapi Arsyifa Bakery antara lain keterbatasan ruang, pemahaman karyawan terhadap budaya 5S dan kebersihan ruang, maka bermaksud untuk menerapkan budaya 5S dengan harapan dapat meningkatkan kebersihan, ketertiban dan kedisiplinan baik barang maupun peralatan serta karyawan UMKM Arsyifa Bakery. Temuan kegiatan menunjukkan bahwa UMKM dapat memperoleh manfaat yang signifikan dari pendekatan 5S. Karyawan mempelajari peralatan dan item mana yang perlu dikategorikan serta bagaimana mengaturnya. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil evaluasi menggunakan 19 indikator yang mana 10 dari 19 indikator mengalami peningkatan penilaian. 9 indikator lainnya tidak memiliki perubahan penilaian dari sebelumnya mengingat indikaotr-indikator tersebut sudah baik pada kondisi sebelum penerapan.
EDUKASI KESEHATAN KULIT DAN PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT MENJADI SEDIAAN HERBAL PADA MASYARAKAT DESA MEKAR JAYA KABUPATEN MUARO JAMBI Ulfa Ningsih; Armini Hadriyati; Adinda Rezky; Olin Santia Manora; Laduna Oktaviani; Dwi Icha Lestari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1788-1792

Abstract

Penyakit kulit adalah salah satu penyakit yang sering dialami oleh masyarakat negara beriklim tropis seperti Indonesia. Tanaman yang bisa digunakan sebagai obat herbal diantaranya kembang telang memiliki aktivitas antimikroba, minyak sereh memiliki aktivitas antibakteri, dan masker bidara memiliki aktivitas antioksidan. Metode yang digunakan dengan tanya jawab, observasi, dan pemanfaatan tanaman herbal. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi kesehatan kulit dan pemanfaatan tumbuhan yang berkhasiat obat terjadi peningkatan wawasan masyarakat tentang kesehatan dan pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat.
PELATIHAN PENGELOLAAN ORGANISASI, STRATEGI PEMASARAN DAN PENGELOLAN KEUANGAN KELOMPOK TANI SA ATE DESA NUMBA KECAMATAN WEWARIA KABUPATEN ENDE Natalia Peni; Melania Priska; Sabulon Sayang; Mikael Ras; Jefrianus Endong; Raimundus Ratu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3533-3538

Abstract

Desa Numba merupakan salah satu desa di wilayah kecamatan Wewaria Kabupaten Ende. Jarak Desa Numba dari ibu kota kecamatan adalah 110 KM. Desa ini memiliki potensi desa yakni kemiri, kakao dan temulawak. Desa Numba memiliki kelompok tani yang bernama Sa Ate. Kelompok Sa Ate didirikan dengan melihat kondisi  dan kebiasaan hidup masyarakat  setempat dimana 95% bermata pencaharian petani. Berdasarkan kondisi hidup masyarakat tersebut, maka kelompok tani setempat berinisiatif membentuk kelompok yang bernama Sa Ate pada tahun 1997 dengan “semboyan saling membantu satu dengan yang lain”. Dalam perkembangan, anggota kelompok tani merasa penting untuk mendukung program pemerintah  dalam mengembangkan  tanaman pangan dan perkebunaan. Hasil dari kegiatan ini pengabdian kepada masyarakat ini adalah  meningkatkan  pendapat petani melalui  memperbaiki manajemen kelompok, peningkatan komitemen anggota kelompok dalam mengembangkan usaha minyak kemiri, dengan jumlah produksi minyak kemiri meningkat, memperbaiki dan pengembangan pemasaran, membangun jejaring pemasaran produksi, dan memperbaiki pengelolaan keuangan  dengan memperkuat modal kelompok tani Sa Ate.
HIDROPONIK DAN AQUAPONIK SEDERHANA: SOLUSI BUDIDAYA SAYUR DI LAHAN TERBATAS DALAM SKALA RUMAH TANGGA Nurhasanah Marbun; Filzah Anisa Mayari; Fitriah Fitriah; Suci Novani; Miza Nina Adlini; Khairuna Khairuna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2834-2843

Abstract

Jumlah penduduk di Indonesia seiring berjalannya waktu terus mengalami peningkatan, dimana hal tersebut memberikan tantangan besar bagi terwujudnya ketahanan pangan nasional, seiring produktivitas lahan pertanian yang berkurang akibat perubahan iklim serta terjadinya konversi lahan. Penerapan inovasi teknologi budidaya tanaman penting dilakukan untuk membantu peningkatan produksi pangan, salah satunya dengan budidaya tanaman tanpa tanah. Teknologi budidaya tanaman tanpa media tanah dapat dilakukan dengan sistem hidroponik dan sistem aquaponik. Sistem hidroponik yang sering digunakan terdiri beberapa macam yaitu  hidroponik Wick System, hidroponik Nutrient Film Technique (NFT), hidroponik Deep Water Culture (DWC), hidroponik Drip System dan hidroponik Ebb and Flow System (Flood and Drain System). Terdapat dua macam model aquaponik yang sesuai dengan skala rumah tangga yaitu Vertiminaponik dan Wolkaponik. Penelitian ini merupakan literatur review dari berbagai sumber yang membahas mengenai pemanfaatan lahan terbatas untuk sistem budidaya hidroponik dan aquaponik sederhana.

Page 62 of 503 | Total Record : 5030


Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue