cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5,030 Documents
HEALTH EDUCATION ABOUT BULLYING AT JUNIOR HIGH SCHOOL 7 SUNGAI RAYA IN PONTIANAK Lestari Makmuriana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1985-1990

Abstract

The phenomenon of bullying is spreading more and more among teenagers, especially in schools and cyberspace. The tendency to view bullying as just part of a joke causes the problem to be underestimated and not taken seriously. In fact, this action is very dangerous, especially for psychological victims, which often causes someone to become depressed, feel inferior and even encourage someone to commit suicide. Therefore, awareness-raising through outreach activities related to bullying needs to be carried out with the aim of providing knowledge regarding bullying acts and being able to prevent bullying from occurring in their environment. The approach method used is through counseling the impact of bullying in schools. The counseling was carried out by Junior High School 7 Sungai Raya with 40 participants. The results showed that the participants were active in giving questions and opinions about bullying in schools. 98% of participants seemed enthusiastic in obtaining information about bullying. 100% of participants seemed satisfied with the results of the discussion about. Participants understand the actions of bullying and are an effort to minimize bullying cases in the school environment.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MODUL AJAR UNTUK GURU PAUD DI KABUPATEN GRESIK Fatimatul Khikmiyah; Syaiful Huda; Nourma Yunita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2082-2091

Abstract

Modul ajar merupakan salah satu jenis perangkat pembelajaran yang digunakan oleh guru sebagai pemandu pada proses pembelajaran. Modul ajar ini mirip rencana pelaksanaan pembelajaran pada kurikulum sebelumnya. Modul ajar sebaiknya dikembangkan sendiri oleh guru agar sesuai dengan konteks lingkungan dan kebutuhan belajar muridnya, hal ini tidak terkecuali untuk guru pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebagai hal yang baru, penyusunan modul ajar bukanlah hal yang mudah bagi guru PAUD. Kesulitan mereka terutama tentang kriteria modul ajar yang baik, proses penyusunannya dan bagaimana menyusun modul ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan lingkungannya. Program pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman guru PAUD tentang konsep dan strategi pengembangan modul ajar serta pendampingan pengembangan modul ajar yang akan diimplementasikan pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022.  Materi konsep dan prinsip pmbelajaran yang berpusat pada peserta didik ditambahkan juga pada kegiatan pengabdian ini agar guru lebih maksimal dalam memilih dan mendesain pembelajaran yang kontekstual, sesuai dengan minat anak dan berakar dari budaya bangsanya. Sasarn daroi program pengabdian ini adalah guru-guru pada program sekolah penggerak jenjang PAUD di lima sekolah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Indonesia. Program pengabdaian dilakukan melalui workshop dan Focuss Group Discussion (FGD). Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah sepuluh modul ajar untuk semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru diketahui bahwa semua guru memiliki pemahaman yang lebih baik tentang terhadap komponen modul ajar, langkah-langkah penyusunan dan teknik penyusunannya. Selain itu, kegiatan pendampingan dapat meningkatkan kepercayaan diri para guru untuk berbagi dan mengimplementasikan modul ajar yang telah dikembangkan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN, EKONOMI, KESEHATAN DAN LINGKUNGAN DI DESA PADANG BUJUR KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Hasda Nami Harahap; Ika Milia Wahyuni Siregar; Nurainun Harahap; Sofia Anggreni Siagian; Muaz Tanjung
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.3015-3023

Abstract

Pada kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk melakukan perbaikan dan peningkatan terhadap kualitas pendidikan dan keagamaan, ekonomi, kesehatan dan lingkungan. Agar tujuan dari pemberdayaan masyarakat dapat tercapai dilakukan kegiatan observasi, sosialisasi, diskusi, dan seminar. Kegiatan pendidikan dilaksanakan di SD Padang Bujur yang bertujuan untuk meningkatkan cara belajar anak dan meningkatkan kemampuan mengajar mahasiswa, kegiatan keagamaan bertujuan untuk mengenalkan makhrijul huruf, tajwid, dan cerita Islami kepada anak-anak, kegiatan ekonomi bertujuan untuk menyebarluaskan mengenai oleh-oleh khas desa, kegiatan kesehatan dan lingkungan bertujuan agar lingkungan bersih dan asri, tumbuhan obat dikenali dan mudah ditemukan, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang stunting dan cara mencegahnya. Setiap kegiatan dilakukan berdasarkan karakter masyarakat sehingga mudah dipahami. Dengan peningkatan kualitas masyarakat menunjukkan tujuan kegiatan pemberdayaan ini sesuai harapan.
BUDIDAYA TANAMAN CABAI CAPLAK GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT PESISIR DUSUN II DESA PERCUT SEI TUAN Abdinda Lorensyifa Zuliani Siregar; Nisa Mahfirah lubis
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2331-2337

Abstract

Tanaman cabe caplak dapat tumbuh di wilayah Indonesia dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Cabai rawit merupakan tanaman yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi disebabkan karena rasa pedas dan kandungan karotenoidnya. Diindonesia tingkat konsumsi masyarakat perkapita terhadap cabai sangat tinggi, demikian pula cabai dibuthkan pada beberapa industri. Melihat kebutuhan cabai rawit tiap tahunnya meningkat sehubungan dengan beragam dan variasi jenis masakan di Indonesia meningkat yang menggunakan bahan asal cabai ,mulai dari kebutuhan rumah tangga, , peningkatan ekonomi ,permintaan pasar ,bahkan sampai pada kebutuhan ekspor luar negeri. Maka dari itu perlu diadakan Teknik budidaya tanaman cabe caplak untuk peningkatan ekonomi masyaraakat pesisir dan peningkatan produksi dan mutu hasil tanaman cabai . Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan mengenai budiddaya tanaman cabe caplak ini dilakukan di Desa Percut Sei Tuan (Dusun 1) dengan sasaran pemberdayaan kelompok ibu ibu yang hanya bekerja dirumah saja yang suaminya kerjanya melaut untuk mencari ikan atau boleh juga bapak bapak yang tidak ada pekerjaan dilaut untuk mencari ikan atau kerja sampingan untuk mereka. Pada kegiatan yang dilakukan tersebut masyrakat sangat antusias atau sangat menerima kedatangan kami untuk melakukan pemberdayaan mengenai budidaya tamanan cabe caplak tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta perekonimian masyarakat didesa percut sei tuan dusun 1 tersebut.
PENINGKATAN USAHA KECIL INDUSTRI RUMAH TANGGA JAMU TRADISIONAL BERBAHAN DASAR “TANAMAN TOGA” DI KELURAHAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG Noer Aini; Mustaufir Mustaufir; Warsito Warsito; Shofiatul Jannah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2474-2480

Abstract

Industri kecil rumah tangga saat ini telah banyak ditekuni oleh masyarakat sebagai bentuk usaha untuk meningkatkan kesejahteraan. Salah satunya adalah industri rumah tangga yang mengelola jamu tradisional berbahan baku tanaman toga milik Ibu Fitroh yang berlokasi di kelurahan Kedungkandang kecamatan Kedungkandang kabupaten Malang. Namun industri jamu tradisional tersebut masih mengalami beberapa kendala seperti, kendala dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi jamu tradisional yang disebabkan beberapa faktor antara lain: minimnya pengetahuan tentang cara mengolah jamu yang bersih dan sehat, penggunaan alat yang masih tradisional belum tersentuh IPTEK,  dan bagaimana cara pengemasan yang bagus serta cara memasarkan produk. Adapun metode pengabdian masyarkat ini adalah sosialisasi yaitu memberikan materi serta alat inovasi guna mengembangkan dan meningkatkan industri rumah tangga jamu tradisional. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini antara lain memberikan pendampingan dalam mengambangkan alat berbasis teknologi, menyediakan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan jamu yang bersih dan sehat, managemen pemasaran serta menyediakan pelatihan tentang managemen pengeloaan dan managemen keuangan.
DISEMINASI PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA BUMDES DAN UMKM DI KECAMATAN GEGERBITUNG Nurni Arrina Lestari; Muhammad Khairul Amal; Leonita Siwiyanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1665-1673

Abstract

Village development is a priority in national development, one way is by building BUMDes and MSMEs to develop village potential with the aim of improving community welfare. Government assistance in the form of village funds is provided to achieve this goal. However, as time goes by, many BUMDes and MSMEs are unable to develop even to the point of stalling. The method of implementing this community service activity is carried out with the stages of observation, training, and mentoring. Based on observations, it was found that some BUMDes managers did not develop businesses based on village potential and there was still a lack of knowledge of village managers about BUMDes. Furthermore, at the training stage, it resulted in an increase of 57% in the understanding of BUMDes and MSME managers. However, in terms of assistance, it is very necessary to have support from regional leaders so that further training needs to be improved, especially in increasing human resources so that good regeneration of BUMDes and MSMEs management is needed in the Gegerbitung District, Sukabumi Regency.
PENERAPAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN BAGI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI DESA KARANGREJO KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK Dewi Puspita Sari; Nurul Istifadhoh; Wiwik Saidatur Rolianah; Kholid Albar; Muhlis Muhlis
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3429-3435

Abstract

Digital Marketing adalah suatu kegiatan pencarian pasar serta promosi atau pemasaran suatu produk atau merek menggunakan media digital secara online. Pelatihan ini dengan tujuan guna menambah pemahaman, keterampilan dan wawasan para peserta pelatihan UMKM mengenai pemasaran digital (Digital Marketing). Terutama sosial media sebagai sarana untuk meningkatkan keuntungan serta penjualan. Peserta pelatihan tersebut dihadiri oleh pelaku UMKM desa karangrejo, metode yang dipakai pada pelatihan sebagai berikut : pertama, metode ceramah. Metode ini lebih banyak digunakan untuk strategi menyampaikan materi sesuai dengan tujuan pelatihan yang dijelaskan secara terinci oleh narasumber. Apa yag dibahas tentu saja tergantung pada topik materi yang dibahas. Kedua, diskusi serta berbagai pengalaman. Terakhir, memberikan praktik secara langsung pembuatan akun pada peserta pelatihan disertai dengan tutorial. Media digital yang digunakan yaitu akun bisnis yang terdapat dimedia sosial seperti GoogleBisnis. Hasil yang didapatkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut bahwa minimnya pengetahuan para peserta UMKM tentang digital marketing serta kegiatan pemasaran yang dilakukan masih sangat tradisional. namun terdapat beberapa peserta yang sudah menggunakan sosial media untuk promosi produk UMKM, tetapi tidak memisahkan akun bisnis dan akun pribadinya, dan beberapa peserta yang lainnya belum menggunakan sosial media sebagai media promosi sebab terbatasnya teknologi.  
FORMULASI PEMBUATAN PERMEN JAHE UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN FISIK LANSIA Wati Sukmawati; Ari Widayanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2708-2713

Abstract

This community service activity was carried out in the village of Dukuh Jeruk, this activity was a continuation of ginger processing. The partner of this activity is the Ginger SMEs which produce ginger powder drinks. At this time, researchers developed an innovation from processed ginger into ginger candy with the aim that ginger products can be consumed more practically. This ginger candy product has the main raw material of ginger. This service activity was attended by 25 participants who were carried out face-to-face. This activity begins with the preparation of proposals, taking care of licensing to partners, site surveys, preparation of tools and materials, implementation, and analyzing the findings of the activities. This activity is carried out from the beginning of the activity to the end it takes four months. The method used by researchers in this activity is by assisting the processing of ginger candy. The result of this activity is an increase in the knowledge and skills of participants in making ginger candy. Based on the observations, the participants were very enthusiastic about participating in this service activity and it was hoped that the sweets could be enjoyed by the elderly. The elderly who are the target of the activity can enjoy ginger practically and feel the benefits of ginger easily to maintain physical endurance.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DESA SAMBONGGEDE KECAMATAN MERAKURAK KABUPATEN TUBAN UNTUK PENGEMBANGAN DESA MANDIRI Mangihut Siregar; Frederik Fernandez; Basa Alim Tualeka
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1902-1909

Abstract

The national development of a country must start from the village, therefore the village plays an important role for the progress of a country.  Sambonggede Village is predicated as an independent village.  This predicate is obtained based on several results that have been obtained.  Usually a village is called an independent village if it has good basic services, adequate infrastructure, easy transportation, good public services, and good governance.  In addition to this, a village can be included as an independent village if the Village Development Index (IPD) is more than 75. Therefore, to achieve the predicate of an independent village, especially developing it is not an easy thing but requires extra and creative efforts from various parties, both the community, the government  , and other parties.  Sambonggede village has become an independent village based on criteria issued by the government.  The Sambonggede Village apparatus has succeeded in elaborating several natural and human resources with the community to advance their village.  However, there are several elements that have received less attention in this village, one of which is in the agricultural sector.  For this reason, it is necessary to provide assistance by motivating farmers and young people who have not yet found work.  The service method is carried out by counseling and assisting the community and village officials.  The results of the service show that young people together with their parents are willing and proud to be farmers.  The profession of a farmer becomes a choice and pride, not because it is forced.  
PEMANFAATAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK PANEL SURYA SEBAGAI ENERGI CADANGAN DI KELURAHAN PLAJU DARAT PALEMBANG Yosi Apriani; Wiwin A Oktaviani; Taufik Barlian
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3654-3659

Abstract

Semakin tingginya kebutuhan energi di perkantoran menyebabkan penggunaan energi yang bersumber dari PLN semakin besar juga, sehingga menyebabkan biaya pengeluaran listrik per bulan juga naik, selain itu jika kantor sedang dalam kondisi pemadaman listrik dari PLN maka keberlangsungan suplai daya listrik tetap terjaga agar pelayanan administrasi publik tetap bisa berjalan seperti biasanya. Berdasarkan situasi kantor Kelurahan Plaju Darat diatas maka tim pengabdian dari Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema pengabdian menyediakan suplai daya listrik berbasiskan energi baru terbarukan di kantor Kelurahan Plaju Darat Palembang. Metode yang dijalankan dalam pengabdian ini meliputi langkah-langkah sebagai berikut : 1) analisis situasi kelurahan, 2) merancang kebutuhan panel surya kantor kelurahan, 3) menginstalasi sistem panel surya, 4) pengujian sistem panel surya dengan beban alat elektronik, 5) evaluasi hasil pengabdian. Hasil yang di capai berupa tersedianya sistem  panel surya beserta peralatan pendukungnya guna menjamin keberlangsungan suplai daya listrik agar pelayanan administrasi publik tetap bisa berjalan saat kondisi listrik padam.

Page 77 of 503 | Total Record : 5030


Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue