cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5,030 Documents
PROGRAM PRODUKSI BUDIDAYA TERPADU (MAGGOT-LELE-AYAM) DAN DESA “MANDIRI SAMPAH” SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS PENDAPATAN DESA SEKARAN LAMONGAN Mufid Dahlan; Marsha Savira Agatha Putri; Wahyuni Wahyuni; Anik Fadlilah; Sani Rusminah; Muhammad Chusnul Khitam; Yulia Putri Yani; Muhammad Khafid
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3461-3471

Abstract

Program ini dilatarbelakangi oleh tumpukan sampah yang masih menjadi permasalahan utama desa hingga saat ini. Pemerintah desa menghabiskan ratusan juta rupiah per tahun untuk membuang sampah padat desa ke TPA di kecamatan lain. Dengan demikian tujuan dari program ini adalah: (1) Menjaga keberlanjutan program pengelolaan sampah organik melalui budidaya integrasi antara maggot unggul – ayam lele, (2) Produksi dan branding produk budidaya terintegrasi antara maggot-lele-ayam unggul , (3) Menumbuhkan kesadaran memilah dan menyetor sampah ke TPS 3R. (4) Terciptanya kondisi lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata sehingga visi Desa Bebas Sampah 2025 dapat tercapai. Pertama, untuk mencapai tujuan tersebut, ada empat kegiatan yang harus dilakukan: (1) Pengembangan Multibudidaya Terpadu, (2) Komersialisasi dari Produksi Multibudidaya Terpadu (Belatung-Lele-Ayam), (3) Pembentukan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah melalui “Rintisan Bank Sampah TPS 3R” baik sampah Organik maupun anorganik, (4) Memulai Edu-tourism “Semaggot” (Sekaran Edukasi Maggot). Kedua, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Sekaran, kita perlu mengidentifikasi berapa nilai potensi yang mereka miliki, kemudian dilakukan pengembangan dan peningkatan. Terutama untuk integrasi dan simbiosis mutualisme antara sampah organik dan produksi multi budidaya (Belatung-Lele-Ayam). Masyarakat dapat mendirikan wisata edu budidaya maggot-lele-ayam bagi warga lainnya. Namun, dibutuhkan tanggung jawab antara pemerintah daerah, akademisi, praktisi, dan khususnya masyarakat Desa Sekaran untuk terus melakukan perbaikan.
PENGEMBANGAN SENTRA UKM MEDAN DELI MELALUI LEGALITAS USAHA Dewi Andriany; Mutia Arda; Yayuk Hayulina Manurung
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3472-3478

Abstract

Semakin menukik tajam kemerosotan ekonomi setelah dihantam pandemi Covid-19, menjadian pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) kesulitan dalam memasarkan produknya. Melalui sentra UKM kecamatan, para pelaku usaha diinventaris dan dibuatkan katalog untuk semua jenis usaha. Mayoritas UKM yang merupakan anggota pada Sentra UKM Medan Deli belum memiliki legalitas perizinan berusaha, sehingga menjadi kendala bagi UMKM untuk memperoleh pembiayaan dan mengembangkan usahanya. Pada Program Kemitraan Masyarakat ini, tim membantu Sentra UKM Medan Deli untuk mendaftarkan para pelaku usahanya melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk membuat izin NIB (Nomor Induk Berusaha) dan IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil), serta mengurus izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dari Dinas Kesehatan Kota Medan. PIRT adalah izin produksi pangan yang mencakup skala industri rumah tangga yang dinilai memenuhi prasyarat serta standar keamanan pangan tertentu. PIRT ini juga berfungsi sebagai izin edar dari suatu produk pangan. Tujuan Program Kemitraan Masyarakat ini untuk membantu para pelaku usaha mengurus legalitas dan dapat memanfaatkan dengan optimal kegunaan dari legalitas usaha tersebut. Sehingga target luaran kegiatan ini adalah berupa sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, sehingga mitra mengetahui, memahami dan mampu menghasilkan kelengkapan administrasi dalam pengurusan legalitas usaha, kemudian peningkatan produk yang berdampak pada penambahan pengetahuan pada mitra, sehingga mampu secara mandiri mengurus izin usaha lainnya maupun mengurus perpanjangan legalitas usaha kedepannya, serta peningkatan produksi dan pendapatan mitra dari hasil penjualan produk.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGGIAT PARIWISATA DI KARAWANG TENTANG PENGELOLAAN DESTINASI WISATA BERBASIS KOMUNITAS Rastri Kusumaningrum; Firdaus Yuni Dharta; Lina Aryani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3479-3485

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis komunitas di suatu daerah mulai menjadi titik sentral dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan perwujudan program pariwisata berkelanjutan. Penerapan konsep community based tourism (CBT) di Karawang masih berada pada tingkat keberhasilan yang rendah. Berdasarkan observasi lapangan, terjadi perbedaan pemahaman antara Pemerintah daerah dan para penggiat pariwisata di Karawang dengan konsep CBT itu sendiri. Pihak pemerintah menyerahkan sepenuhnya pengelolaan destinasi wisata kepada masyarakat, dan para penggiat pariwisata masih beranggapan perlunya keterlibatan pemerintah dalam pengelolaan pariwisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mewadahi proses komunikasi dan juga memberikan pemahaman yang tepat mengenai konsep CBT yang tepat dengan peran masing-masing pihak. Pariwisata merupakan sektor kompleks yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam pengembangannya. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta mendapatkan pengetahuan tentang konsep CBT sehingga terbentuk wawasan baru mengenai pengelolaan wisata berbasis komunitas dan tercipta harmonisasi dalam keterlibatan semua pihak penggiat pariwisata.
INDOOR DAN OUTDOOR TRAINING BAGI PEMANDU WISATA DI PANTAI BIRA KABUPATEN BULUKUMBA Hijrah Hijrah; Saiful Saiful; Muhammad Astrianto Setiadi; Rina Asrini Bakri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.%p

Abstract

Berdasarkan data statistik Provinsi Sulawesi Selatan (BPS Sul-Sel 2019) menyatakan bahwa data yang dikumpulkan untuk menginventarisir jumlah wisatawan mancanegara yang masuk dan melewati bandar udara Sultan Hasanuddin Makassar tercatat sebanyak 1.478 pada periode januari–juli 2019. Hal ini mengindikasikan bahwa jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sulawesi Selatan sangat tinggi peminat. Potensi objek wisata yang berada di Sulawesi Selatan sangat menjanjikan income daerah dan pemberdayaan penyerapan tenaga kerja untuk penduduk lokal. Kabupaten Bulukumba merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki potensi kunjungan daerah wisata terbesar di Sulawesi Selatan. Dengan adanya objek wisata pantai Bira yang berpasir putih memiliki daya Tarik tersendiri untuk wisatawan mancanegara. Peran sumber daya manusia sangat penting terhadap pengembangan sektor pariwisata untuk mengstimulus masuknya lebih banyak wisatawan mancanegara dan investor. Pantai Bira sebagai objek wisata Pantai terpopuler di Sulawesi Selatan menjadi opsi nomor satu kunjungan oleh wisatawan mancanegara sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk para pramuwisata muda di daerah tersebut untuk memperbaiki sektor pelayanan publik dengan menguasai Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi dengan wisatawan mancanegara. Dengan rendahnya kemampuan penguasaan Bahasa Inggris oleh para Pramuwisata muda yang hanya dominan memandu pengunjung domestik maka perlu perbaikan dan pengembangan diri pada kemampuan Bahasa Inggris karena tamu mancanegara akan membutuhkan tenaga pemandu wisata muda utamanya saat melakukan snorkeling, diving, ke pulau-pulau di sekitar pantai bira. Luaran kegiatan PKM ini adalah terbangunya rasa percaya diri para paramuwisata muda dan keterampilan berbahasa Inggris menjadi lebih baik sehingga termotivasi untuk rajin berlatih menggunakan buku saku khusus pramuwisata muda dengan metode pattern practice dan pair practice conversation keduanya di pelatihan indoor dn outdoor.
PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI SUPIR PARIWISATA DI KOTA MAKASSAR Saiful Saiful; Burhanuddin Burhanuddin; Lusy Angraeni; Hamid Ismail; Rina Asrini Bakri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.%p

Abstract

Kurangnya kemampuan berbahasa Inggris Supir Pariwisata di kota Makassar menjadi sebuah momentum fundamental Tim Pengabdian Masyarakat Unismuh Makassar dan UMI Makassar untuk mengadakan short course pembelajaran speaking English and practice untuk terkhusus supir pariwisata di Kota Makassar mengingat Kota Makassar adalah destinasi terkenal dibagian tengah Indonesia dan ramai di datangi wisatawan mancanegara. Nilai pendapatan supir parwisata kota Makassar akan sangat dipengaruhi oleh ketidakmampuan mereka berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Pengemudi pariwisata harus dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris untuk membantu pengunjung asing yang berbicara bahasa Inggris sebagai bahasa utama mereka. Oleh sebab itu supir pariwisata kota Makassar seharusnya memiliki kemampuan berkomunikasi baik dalam bahasa Inggris sehingga dapat membantu mereka dalam melaksanakan aktifitasnya aktif berkomunikasi dan bercakap dengan wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke kota Makassar pasca pandemic nanti apabila pemerintah telah membuka penerbangan luar negeri. Kegiatan pelatihan ini tiada lain di laksanakan untuk membantu supir pariwisata kota makassar dapat berbahasa Inggirs yang nantinya kan meningkatkan income mereka dan tamu mancanegara nantinya tidak mengalami miss communication dalam bercakap dengan supir pariwisata di kota Makassar untuk mengunjungi daerah wisata dan lokasi tujuanya. Metode yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan pelatihan bahasa Inggris ini antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi, dan bercakap berpasangan atau kelompok karena kegiatannya berbentuk pelatihan. Maka Program pelatihan bahasa Inggris ini dilakasanakan selama empat minggu. Kegiatan ini terkhusus untuk pengemudi pariwisata kota Makassar dan memiliki jadwal pertemuan dua kali seminggu yang masing-masing berlangsung selama 60 menit di setiap sekali pertemuan. Adapun jumlah peserta yang ikut berpartisipasi yaitu para supir pariwisata kota Makassar sebanyak 12 orang. Materi yang di berikan dirangkum menjadi sebuah buku saku kemudian diberikan kepada setiap peserta meliputi salam, anka berupa (alamat, tanggal, waktu), menguasai perhitungan uang, menjelaskan objek lokal secara singkat, memberikan informasi tentang budaya dan adat istiadat lokal, mampu memberikan petunjuk, memberikan saran, mengucapkan terimakasih dan meminta maaf. Pemberian materi tersebut karena berdasarkan hasil data empiris yang digali dari hasil wawancara dari sejumlah driver yang sering mereka gunakan ketika bercakap dengan para wisman. Hasil pengabdian ini sangat membantu para supir pariwisata dan memberikan respon positif dan antusiasme dalam latihan percakapan dan interaksi menggunakan strategi bermain peran dan interaksi interpersonal dalam bercakap Bahasa Inggris.
PELATIHAN PEMBUATAN PERJANJIAN DI BIDANG KEHUTANAN DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN HUKUM KLINIS DI KESATUAN PEMANGKU HUTAN BANTEN Irma Rachmawati; Rosa Tedjabuwana; Km Ibnu Shina; Noor Rochman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3503-3508

Abstract

Perhatian terhadap hutan sebagai unsur penting bagi sumber daya alam nasional, memiliki arti dan peranan yang sangat besar pengaruhnya pada aspek kehidupan sosial, lingkungan hidup dan pembangunan. Melalui Konsep Kawasan hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) memungkinkan pengelolaan dengan inisiatif masyakarat dan kerjasana dalam bidang pangan dengan badan usaha. Hal ini dikhawatirkan menimbulkan konflik mengingat banyak pihak yang terlibat dalam pengelolaan Hutan. Perjanjian merupakan salah satu upaya preventif dalam pencegahan konflik dalam pengelolaan hutan berdasarkan KHDPK. Pola Investor dalam KHDPK membuka peluang tercerabutnya hak rakyat terhadap hutan. Pola kemitraan di Perhutani mempunyai tujuan untuk memberikan ruang kepada masyarakat dan investor secara seimbang yang dituangkan dalam perjanjian tiga pihak. Tatacara yang digunakan dalam pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat dalam pembuatan dan Analisa perjanjian melalui pendekatan hukum klinis. Sasaran yang diharapkan mitra sanggup mengetahui anatomi perjanjian   dan menganalisis perjanjian sederhana dalam bidang kehutanan. 
PELATIHAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN UMKM MELALUI KONSEP EKONOMI DIGITAL PADA MASYARAKAT DESA KLAMBIR V KABUPATEN DELI SERDANG Muhammad Yalzamul Insan; Niken Wulandari; Ade Rizka
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.%p

Abstract

roduktivitas kerja yang dijalankan oleh setiap SDM tentu sangat dibutuhkan oleh setiap UMKM. Produktivitas kerja karyawan juga akan memberikan kemajuan bagi setiap sistem yang ada di dalam UMKM. Desa Klambir V merupakan desa yang terletas pada kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Data yang diambil dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah terdapat 67 UMKM yang berada di desa Klambir V Kebon Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengoptimalkan potensi ekonomi digital sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan UMKM melalui pelatihan penggunaan platform ecommerce dan diskusi. Solusi yang ditawarkan antara lain : (1) Memberikan infomasi melalui sosialisasi dan penyuluhan secara persuasif tentang produktivitas kerja, manajemen sumber daya manusia, dan ekonomi digital. (2) Memberikan pengarahan dan pembuka wawasan pola fikir masyarakat bahwa dengan mengelola dengan baik terkait produktivitas kerja, manajemen sumber daya manusia, dan ekonomi digital dapat meningkatkan profit umkm sendiri dan dapat bekerja secara efektif dan efisien. (3) Memberikan informasi tetang penanganan masalah produktivitas kerja, manajemen sumber daya manusia, dan ekonomi digital agar tidak terjadi di masa akan datang.
PENERAPAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN PADA UD CAHAYA ALIQA Kadarisman Kadarisman; Khairumansyah Khairumansyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3840-3850

Abstract

Pada era digital perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan semakin maju. Hal tersebut dapat dimanfaatkan Sebagai media pemasaran daring melalui digital marketing strategy yang memilik potensi terhadap banyaknya peluang bisnis untuk berkembang. Permasalahan dalam pengembangan pemasaran barang dagangan melalui dunia maya. membutuhkan aplikasi marketing digital dalam menjalankan bisnis secara cepat dan menguntungkan. Metode promosi digital melalui jejaring internet membuat jangkauan pasar semakin luas, serta memberi kemungkinan terhadap jalinan hubungan antar pebisnis dan konsumen, tanpa sekat di era global. Penelitian memberikan hasil sebuah program Abdimas Kewirausahaan kerjasama antara Tim Abdimas Univeritas Terbuka dengan mitranya UD Cahaya Aliqa berjalan lancar dengan menghasilkan penerapan aplikasi marketing digital dalam memasarkan unit barang dagangannya. Selain itu, Saudara Khairumansyah selaku pemilik UD Cahaya Aliqa sangat terbantu dengan adanya abdimas kewirausahaan ini kegiatan unit usahanya mulai bangkit lagi setelah mengalami penurunan omset di masa pandemi covid 19. Serta Keberlangsungan penerapan aplikasi digital perlu didukung dengan penyempurnaan konten-konten promosi yang menarik dan juga program-program pemeliharaan pelanggan.
PENGEMBANGAN KONTEN OFFICIAL WEBSITE SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PENYEBARAN INFORMASI DI MTS PERSIS CIGANITRI KABUPATEN BANDUNG Pikir Wisnu Wijayanto; Mutia Qana’a; Yelly Andriani Barlian; Sri Nurbani; Djoko Murdowo; Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.233-242

Abstract

Penggunaan serta pemanfaatan media website oleh MTs Persis Ciganitri Kab. Bandung belum efektif, karena masih sedikit sekali konten informasi yang ada. Selain itu, kondisi saat ini untuk alamat website yang dimilikinya juga belum dapat diakses. Hal ini dikarenakan kendala seperti keterbatasan kemampuan sumber daya manusia (SDM) maupun berbagai perangkat pendukung yang masih belum dimiliki. Selain itu juga masih banyak pegawai maupun guru yang belum mampu mengelola website sehingga informasi yang dapat dimuat di dalam website masih sangat terbatas, serta kurangnya kerjasama antara pihak pengelola website dengan madrasah. Tujuan dari pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakar (PkM) Kolaborasi Internal Universitas Telkom adalah memberikan pendampingan terkait dalam hal pembuatan (perancangan) serta pengembangan konten di website resmi (official). Hal tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan efektifitas penyebaran informasi kegiatan di MTs Persis Ciganitri Kab. Bandung. Adapun metode dan tahapan pelaksanaan kegiatan PkM) ini terdiri dari studi pendahuluan, pelaksanaan dan evaluasi. Tim pelaksana PkM membuatkan website resmi (official website) dengan alamat mtspersisciganitri.sch.id. Kemudian tim pelaksana PkM juga mengembangkan menu tampilan yang dimunculkan di web, seperti profil madrasah, kontak madrasah, blog yang berisi informasi serta pengumuman berita lainnya serta galeri atau dokumentasi kegiatan madrasah. Selain itu tim pelaksana juga memberikan pelatihan (workshop) perancangan atau pembuatan website resmi bagi para operator atau admin serta bagi para guru dan karyawan terkait pengembangan konten. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam rangka dalam penyebaran informasi madrasah. Hal tersebut juga sangat sejalan dengan keinginan serta kebutuhan dari pihak madrasah untuk dapat memanfaatkan perkembangan teknologi dan internet dalam mendukung semua kegiatan di lingkungan madrasah
PELATIHAN PEMBUATAN.ALAT.PERMAINAN.EDUKATIF. (APE) ECOBRICK PADA.GURU.PAUD.DI JAILOLO, HALMEHERA.BARAT Nurfitri Sahidun; Haryati Haryati; Puji Dwi Rahayu; Nurhaeria Nurhaeria; Wardah A. Fader
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.169-173

Abstract

Fokus dari kegian pengabdian ini yaitu membuat media bermain edukatif (APE) dikhususkan bagi para guru PAUD di Jailolo, Halmahera Barat. Pengabdian ini dilakukan dua hari yakni tanggal 30 Mei dan 31 Mei 2022. Dari  survei awal tim pengabdi pada  mitra pngabdian ditemukan masalah yakni  kebanyakan para guru belum dapat  menciptakan alat permainan yang edukatif. Oleh karenanya tim Pengabdi memberi pelatihan membuat media bermain yang  edukatif (APE) yang dinamai APE Ecobrick. Metode yang dipergunakan pada pelatihan ini ialah  FGD (Focus Group Discucion) setelah itu  dilanjuti dengan desiminasi  dan penyuluhan  serta pelatihan dan Peragaan pembuatan APE. Hasil yang diperolehn setelah pengabdian ini ialah meningkatnya ketrampilan  para guru dalam menciptakan peralatan  bermain edukatif yang dinamai dengan  Alat Permainan Edukatif (APE) Ecobrick.

Page 79 of 503 | Total Record : 5030


Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue