cover
Contact Name
Abdul Mubarak
Contact Email
amuba029@unkhair.ac.id
Phone
+6281355587567
Journal Mail Official
pengamasunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL PengaMAS
Published by Universitas Khairun
ISSN : 26148897     EISSN : 2622383X     DOI : 10.33387
Core Subject : Social,
PengaMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, sosial humaniora, komputer, kedokteran dan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 247 Documents
PEMBUATAN PETA DESA SEBAGAI SALAH SATU MEDIA INFORMASI DESA ROPU TENGAH BALU, KABUPATEN HALMAHERA BARAT Findra, Muhammad Nur; Irfan, Muhammad; Supyan, Supyan; Salmin, Ginanti; Umamit, Sri Ningsih; Idham, M. Tasrik; Ibrahim, Suriyani M.; Yusup, Ilhan Mansis; Basarun, Rosita; Faozan, Mohammad; Saumur, Fihran R.; Selang, Farida Daeng; Fadli, Fahdi; Sabualamo, Riska; Laila, Nur; Murtiah, Sitti; Mahmud, Nurul Magfirah
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i1.7127

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membuat peta Desa Ropu Tengah Balu, Kabupaten Halmahera Barat sebagai salah satu media informasi desa. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka turut mendukung upaya pengembangan dan pembangunan daerah. Peta desa merupakan gambaran umum wilayah dari suatu desa dan umumnya berisikan letak fasilitas atau sarana/prasarana desa, seperti jalan, batas-batas desa maupun RT/RW, atau berisikan gambaran yang jelas mengenai topografi dan geografi desa, seperti hutan, sungai, kebun, dan bentang alam lainnya. Pembuatan peta desa memiliki banyak tujuan dan manfaat, diantaranya untuk membuat peta administrasi desa, mengidentifikasi dan memetakan potensi, serta berbagai tujuan lain yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan dalam rangka pengembangan dan pembangunan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2023. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Pemerintah Desa, masyarakat dan para pemuda Desa Ropu Tengah Balu. Tahapan pembuatan peta desa ini terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu dimulai dari sosialisasi, pengumpulan data, pemrosesan data, validasi data, desain peta, hingga pencetakan dan pemasangan peta. Peta desa tersebut telah dicetak dan dipasang di tempat umum sehingga tujuannya sebagai media informasi telah tercapai.
PENGOLAHAN KOMODITAS JAHE DAN PENINGKATAN PRODUK UMKM MELALUI MARKETPLACES DAN MEDIA SOSIAL DI DESA SARWODADI Setyonugroho, Winny; Ch., Amirul Auzar
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.4259

Abstract

 Sarwodadi memiliki potensi alam yang dingin secara tidak langsung mendukung beberapa tanaman rempah seperti jahe, yang menyebabkan tanaman jahe memiliki kualitas yang bagus di Desa Sarwodadi. Beberapa warga yang menanam jahe tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga diolah menjadi produk kemasan dalam bentuk bubuk minuman penghangat. Namun penjualan produk bubuk minuman tersebut masih memiliki kendala, oleh karena itu perlu mengadakan program pengabdian masyarakat yang fokus untuk meningkatkan penjualan produk yang dihasilkan oleh UMKM warga Desa Sarwodadi. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan marketplaces dan media sosial. Pengabdian kepada masyarakat dimulai dengan cara mengadakan dialog. Hal ini untuk mendapatkan gambaran awal keadaan mitra terkait dengan persoalan, potensi, dan manfaat penjualan. Hasil dari dialog digambarkan bahwa pelaku UMKM produk jahe di Desa Sarwodadi berkeinginan untuk memperluas penjualan. Program yang cocok diputuskan untuk memperluas penjualan melalui marketplaces dan media sosial. Namun sebelum itu, tim lapangan berinisiatif mempersiapkan hal yang berkaitan dengan penjualan online. Tim lapangan membuat SOP yang berkaitan langsung dengan standarisasi produk untuk menjaga kualitas yang ada. Rebranding logo dan kemasan diperlukan untuk memperbaharui brand produk agar sesuai dengan zaman. Selanjutnya, tim lapangan mengadakan kegiatan expo dan pelatihan penggunaan marketplace dan media sosial.
PELATIHAN PEMELIHARAAN DAN PENANAMAN BIBIT MANGROVE DI POSI-POSI NGUSU LENGE DESA MAITARA TENGAH, KECAMATAN TIDORE UTARA Noor, Muh Syaprijal; Ariyanti, Dwi Risky; Rizwandi, Didink; Nurfitri Ambeua, Nabila Indah; Firman, Firman
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i2.9758

Abstract

Pelatihan pemeliharaan dan penanaman bibit mangrove di Posi-Posi Ngusu Lenge Desa Maitara Tengah Kecamatan Tidore Utara merupakan salah satu bagian dari kegiatan PPK Ormawa HMTP untuk melestarikan fungsi lingkungan serta menopang target desa sebagai destinasi wisata mangrove. Pelatihan dan sosialisasi pemeliharaan mangrove dilakukan dengan pemberian pre-test, penyampaian materi pelatihan dan sosialisasi, pelaksanaan post-test kepada mitra untuk mengetahui peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pemeliharaan dan penanaman bibit mangrove. Penanaman bibit mangrove dilakukan secara langsung di Posi-Posi Ngusu Lenge untuk menyulam lokasi yang mangrovenya jarang atau telah mati. Pelaksanaan kegiatan selama 2 hari dengan melibatkan mitra yang merupakan kelompok pengelola wisata Posi-Posi Ngusu Lenge, aparat desa, dosen, perwakilan pimpinan PT, mahasiswa, volunteer, sponsor Yakesma Malut, Ormawa HMTP. Berdasarkan hasil pre-test, tingkat pengetahuan mitra terkait pentingnya pemeliharaan dan penanaman bibit mangrove masih 57,5% dan setelah diberikan pelatihan dan sosialisasi pemeliharaan mangrove terjadi peningkatan menjadi 83,5%. Penanaman bibit mangrove di area Posi-Posi Ngusu Lenge dilakukan setelah pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi. Jumlah bibit mangrove yang berhasil ditanam adalah 250 bibit yang diperoleh dari Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS). Kegiatan pelatihan pemeliharaan dan penanaman bibit mangrove ini untuk menopang program edu-ecotourism di Desa Maitara Tengah yang dilaksanakan tim PPK Ormawa HMTP Unkhair dan mitra Pokdarwis serta Pemerintah Desa Maitara Tengah.Kata Kunci: edu-ecotourism, Maitara Tengah, mangrove, Posi-Posi Ngusu Lenge
PEMBUATAN PROTOTIPE GANTUNGAN KUNCI BERBASIS CITRA LANDMARK KAWASAN SEBAGAI MEDIA PROMOSI WISATA GILI KETAPANG Santoso, Dian Kartika; Junita, Sovie Nurmalia; Ramadiansyah, Faiz; Abidah, Darini Yusrina
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i2.9989

Abstract

Pengembangan produk souvenir khas merupakan salah satu strategi penting untuk memperkuat identitas dan promosi pariwisata lokal. Pulau Gili Ketapang belum memiliki souvenir khas yang dapat merepresentasikan kekhasan wilayahnya sebagai daya tarik wisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membuat prototipe gantungan kunci berbasis citra landmark lokal sebagai media promosi wisata. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan tokoh masyarakat dan pelaku wisata, pembuatan desain menggunakan platform Canva, serta pencetakan prototipe gantungan kunci melalui percetakan profesional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa elemen visual seperti perahu nelayan, laut biru, dan tulisan “Gili Ketapang” dapat dijadikan ikon souvenir yang menarik dan representatif. Produk prototipe telah diserahkan kepada BUMDes sebagai mitra pengelola ekonomi kreatif desa. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya media promosi visual dan membuka peluang pengembangan produk souvenir lain. Upaya keberlanjutan telah dirancang melalui penyerahan file desain, rencana pengembangan lini usaha souvenir oleh BUMDes, serta promosi digital. Simpulan menunjukkan bahwa pengembangan souvenir berbasis potensi lokal mampu mendukung daya saing pariwisata dan ekonomi kreatif di Gili Ketapang.
Deteksi Dini Deviasi Postural Melalui Edukasi Ergonomi Dan Skrining Postural Menggunakan Metode REEDCO Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Widanti, Herista Novia; Arti, Widi; Yulianti, Resta Dwi
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i3.10503

Abstract

Latar belakang masalah: Postur tubuh yang tidak ideal pada remaja sering kali dipengaruhi oleh kebiasaan duduk lama, penggunaan gawai berlebihan, dan kurangnya edukasi tentang ergonomi. Jika dibiarkan, deviasi postural dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal kronis di kemudian hari. Metode: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan deteksi dini postural melalui edukasi dan skrining menggunakan metode REEDCO. Kegiatan dilakukan di SMAN 1 Wonoayu dan diikuti oleh 36 siswa kelas X dan XI. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi latihan korektif, dan skrining postural observasional. Pembahasan: Hasil skrining menunjukkan bahwa 78% siswa memiliki postur kategori “good”, sementara 22% dalam kategori “fair”. Siswa dengan deviasi ringan diberikan umpan balik dan rekomendasi latihan korektif. Edukasi berbasis fisioterapi juga mendapat respon positif dari peserta dan guru. Simpulan: Kegiatan ini menunjukkan bahwa metode REEDCO efektif untuk skrining postur di sekolah, serta edukasi postural dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang aplikatif untuk menjaga kesehatan muskuloskeletal remaja.Kata Kunci: Postur tubuh, Skrining Postural, Edukasi Kesehatan, Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi
Inovasi Kompor Alternatif Berbahan Berbahan Bakar Oli Bekas Untuk Pencegahan Terhadap Pencemaran Lingkungn Akibat Dari Kegiatan Usaha Bengkel Rajak, Sahdar
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i3.10853

Abstract

Marikurubu merupakan salah satu kelurahan yang berada di kota ternate tengah dan merupakan daerah kawasan perkotaan padat penduduk. Hal ini dapat mendorong perkembangan UMKM semakin pesat seperti usaha perbengkelan servis motor dan pergantian oli pada kendaraan, oli merupakan salah satu limbah B3 yang perlu dicegah dan di atasi dengan melakukan pelatihan pemanfaatan limbah oli bekas menjadi bahan bakar kompor alternatif. Melalui program PKM tahun 2025 kami akan melakukan pemberdayaan ibu rumah tangga dan UMKM di kelurahan Marikurubu kecamatan ternate tengah dalam pengolahan limbah oli bekas dengan teknologi yang sederhana dan ramah lingkungan sehingga dapat berdaya guna. Dari hasil kuisioner Pos-Test,  100% peserta sudah mendengar oli bekas dapat digunakan sebagai bahan bakar kompor ateratif. sedangkan 0% peserta belum pernah, 100% peserta pernah mendengar tentang kompor alternatif berbahan bakar oli bekas sedangkan 0% tidak pernah, 100% peserta mempunyai keinginan untuk menggunakan kompor alternatif sedangkan 0% tidak ingin menggunakan kompor alternatif, 95% peserta sudah mengetahui prinsip kerja kompor alternatif dan hanya 5% peserta belum mengetahui prinsip kerjanya, 100% peserta mengetahui prosedur penggunaan kompor alternatif, dan 0% peserta yang tidak megetahui prosedur penggunaaannya, 100% peserta sudah mengetahui bahan membuat kompor alternatif dan 0% peserta tidak mengetahui bahan yang digunakannya.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI HUTAN DI DESA SOAKONORA KECAMATAN GALELA SELATAN KABUPATEN HALMAHERA UTARA Kailola, Jacob (Jacob; Boleu, Fiktor Imanuel; Maatoke, Cornelia Adofina
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i3.10812

Abstract

ABSTRAKMelalui kegiatan ini akan dilakukan penyuluhan dan pelatihan di bidang kehutanan tentang pengelolaan  hutan pada kelompok perhutanan sosial tentang pengelolaan hutan yang berkelanjutan, pelatihan perbanyakan dan serta pembuatan pupuk organik cair sehingga dapat memberikan kesuburan tanah akita dari kerusakakn yang terjadi. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini bertujuan untuk; 1). Menumbuhkan kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam hal ini kelompok  untuk mengelola hasil hutan agar dapat menghasilkan produk yang bernilai ekonomi, sehingga memberikan manfaat ekonomi. 2). Membuka lapangan kerja atau usaha. 3) Meningkatkan pendapatan masyarakat dalam mengelola hutan dalalm bentuk agroforestry .4) Promosi hasil atau produk  melalui  media sosial. Metode yang digunakan adalah: 1) metode penyuluhan dengan memberikan pemahaman tentang pengelolaan hutan secara lestari . 2). Memberikan pelatihan tentang perbanyakan tanaman. 3). Pelatihan tentang tentang pembuatan pupuk organik caik untuk meningkatkan kesuburan tanah. 4). Pelatihan tentang manajemen usaha pengelolaan unit usaha/produksi dengan ceramah, tanya jawab dan demonstrasi. Kegiatan ini  dilakukan selama delapan bulan di desa soakonora,  evaluasi kegiatan dilakukan sepanjang pelaksanaan kegiatan, baik sebelum, selama kegiatan berlangsung dan sesudah kegiatan maupun ketika semua kegiatan telah selesai