cover
Contact Name
Nebuchadnezzar Akbar
Contact Email
nezzarnebuchad@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
ilmukelautanunkhair@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Published by Universitas Khairun
ISSN : -     EISSN : 2620570X     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah dalam bidang ilmu dan teknologi kelautan yang mencakup: biologi laut, ekologi laut, biologi oseanografi, kimia oseanografi, fisika oseanografi, geologi oseanografi, oseanografi perikanan, akustik kelautan, remote sensing kelautan, sistem informasi geografis kelautan, mikrobiologi kelautan, pencemaran laut, akuakultur kelautan, teknologi hasil perikanan, bioteknologi kelautan, interaksi laut dan atmosfir, perubahan iklim, dan rekayasa kelautan.
Arjuna Subject : -
Articles 162 Documents
Hubungan sebaran suhu permukaan laut dan klorofil-a dengan hasil tangkapan ikan cakalang di daerah fishing ground bagian barat pulau Halmahera Supyan Supyan; Adi Noman Susanto; Fikri Rizky Malik
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v3i1.1864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sebaran suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap terhadap hasil tangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Perairan Halmahera bagian barat dan selatan. Penelitian akan dilakukan dalam dua tahap. Pengambilan data lapangan dilakukan di perairan Halmahera bagian barat dengan titik koordinat 0°15'57.31"N - 0°49'51.18"N dan 126°30'38.85"E BT-127°5'35.39"E. Data hasil tangkapan yang diamati pada penelitian ini menggunakan data bulan Januari 2016 – Desember 2016 yang tercatat di PPN Dufa-Dufa. Kelimpahan dan produksi ikan cakalang dilakukan perhitungan CPUE sedangkan data SPL dan Klorofil-a diperoleh dari hasil ekstraksi radar indeso dan menjadi inputan pada software Ocean Data View 4 (ODV 4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa puncak tangkapan tertinggi di Perairan Halmahera bagian Barat hasil tangkapan tertinggi terjadi pada bulan September dengan CPUE 1,45 dan terendah pada bulan Maret dengan CPUE sebesar 0,6154. Nilai rata-rata bulanan SPL berdasarkan hasil ekstraksi radar indeso setelah diekspor ke spreadsheet menunjukkan bahwa distribusi SPL secara temporal mengalami fluktuasi dengan suhu rata-rata bulanan adalah 29,15C dengan suhu tertinggi terjadi pada bulan Nopember dan terendah pada bulan Juli. Sebaran Klorofil-a di perairan ini mengalami fluktuasi dimana secara temporal, klorofil tertinggi terjadi pada bulan Oktober dan terendah pada bulan Februari 2016. Analisis regresi menunjukkan bahwa sebaran klorofil-a dapat mempengaruhi produktivitas cakalang hingga 52,69% di perairan ini, sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Suhu permukaan laut hanya dapat berkontribusi sebesar 13% dalam mempengaruhi produksi cakalang di perairan Halmahera bagian barat ini.Kata Kunci : Halmahera , Katsuwonus pelamis, klorofil-a , suhu permukaan laut
Kualitas perairan dan status pencemaran perairan pantai Kota Ternate Najamuddin Najamuddin; Ikwan J. Kasim; Abdurrachman Baksir; Rustam E. Paembonan; Irmalita Tahir; M. Ridwan Lessy
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v3i1.1859

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengkaji kondisi beberapa parameter fisika kimia perairan dan menentukan status pencemaran pantai Kota Ternate. Pengambilan sampel dilakukan di tiga lokasi di perairan pantai Kota Ternate yaitu Kelurahan Kayu Merah, Kota Baru, dan Kampung Makassar. Pada tiap lokasi diambil 9 titik dengan sebaran masing-masing 3 titik sampling dekat pantai, 3 titik sampling bagian tengah kearah tegak lurus pantai, dan 3 titik dibagian dekat laut lepas. Parameter fisika kimia yang diukur secara in situ yaitu suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut, dan kekeruhan dengan water quality checker. Konsentrasi nitrat tentukan dengan metode SNI 06.6989.9.2-2004, konsentrasi fosfat ditentukan dengan metode SNI 06.6909.31-2005, dan konsentrasi minyak dan lemak ditentukan dengan metode SNI 06.6989.10-2004. Penentuan status pencemaran perairan menggunakan metode indeks pencemaran. Hasil penelitian diperoleh, semua parameter fisika kimia dalam kondisi yang normal atau di bawah baku mutu kualitas perairan untuk kelangsungan hidup biota kecuali konsentrasi nitrat telah melampaui baku mutu. Hasil analisis indeks pencemaran pada tiap parameter fisika kimia menunjukkan status pencemaran perairan dari kategori baik, tercemar ringan, dan tercemar berat, sedang penilaian secara umum terhadap lokasi perairan pantai Kota Ternate diperoleh status tercemar ringan.Kata kunci: indeks pencemaran, parameter fisika kimia, Kota Ternate
Efektifitas pencahayaan menggunakan light emitting diode (LED) pada perikanan pancing ulur untuk menangkap Selar Kuning ( Selaroides leptolepis) di perairan Pulau Morotai Supriono Ahmad; Asy’ Ari; Titien Sofiati; Julfikar Effendi Pina
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v3i1.1865

Abstract

Penelitian dilakukan dengan dua tahapan yaitu tahapan laboratorium dan eksperimen. Laboratorium dilakukan untuk merancang lampu dan mengukur intensitas cahaya lampu. Ada du jenis lampu yang dibuat yaitu lampu permukaan dan lacuda. Eksperimen dilakukan untuk mengujicobakan lampu hasil rancangan. Penangkapan berlangsung di perairan Pulau Morotai dengan mengoperasikan tiga unit perahu nelayan yang telah dilengkapi dengan lampu yang berbeda. Hasil tangkapan selar kuning didominasi oleh perahu yang dilengkapi lacuda seberat 61.2 kg (39 %), tangkapan terberat ke dua diperoleh perahu dilengkapi lampu permukaan seberat 49.6 kg (32 %) dan perahu dengan lampu kontrol memperoleh hasil tangkapan seberat 44.4 kg (29 %).Kata kunci: Selar kuning, Lampu LED, Penangkapan ikan
Pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezi menggunakan metode budidaya long line pada kedalaman berbeda terhadap peningkatan berat bibit Raismin Kotta
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v3i1.1860

Abstract

Rumput Laut jenis Kappaphycus alvarezi merupakan komoditas unggulan produk budidaya laut yang cukup diminati nelayan. Ketertarikan disebabkan karena tidak memerlukan biaya terlalu tinggi ,waktu pemeliharaan yang singkat dan mudah dalam praktiknya. Lokasi penelitian di perairan Teluk Payo Kabupaten Halmahera barat. Tujuan mengetahui metoda budidaya yang tepat dan jumlah berat bibit yang menghasilkan pertumbuhan terbaik dalam kurun waktu pemeliharaan tertentu. Metoda yang digunakan adalah metoda eksperimen dan teknik budidaya menggunakan metode pemeliharaan long linedimana Faktor yang diteliti adalahperbedaan metoda budidaya yakni perbedaan kedalaman pemeliharaan untuk Metoda permukaan/Surface method (M1) dan Metoda pertengahan/Meedwater method(M2) serta berat bibit yang berbeda ; (100 gr (B1), 125 gr (B2) dan 150 gr (B3). Analisis data menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dilanjutkan dengan Analisa Sidik Ragam (ANASRA). Kondisi parameter oseanografi perairan yang diukur yaitu suhu, pH, kecerahan, kecepatan arus, salinitas, kedalaman dan substrat dasar perairan. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan Metoda budidaya permukaan/Surface Method (M1) sebesar 622.74% dan terendah pada Metoda budidaya pertengahan/Meedwater Method (M2) sebesar 300.85%. Hasil analisa sidik ragam terhadap pertumbuhan menunjukan berat bibit 125 gr/ikat (B2) memberikan pertumbuhan lebih tinggi (1530,36%) dan terendah pada berat bibit 150 gr/ikat (B3) sebesar 1500,28%. Selanjutnya hasil analisa sidik ragam juga menunjukkan bahwa methoda budidaya memberikan perbedaan sangat Nyata (P > 0,01) dan berat bibit yang berbeda memberikan perbedaan Nyata (P > 0,05).Kata Kunci : Berat Bibit, Metode Budidaya, Kappaphycus alvarezi, Teluk Payo
Kondisi dan jenis karang keras (Scleractinia) di Laut Teluk Manado, Sulawesi Utara Jemmy Souhoka
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v3i1.1861

Abstract

Penelitian mengenai kondisi dan jenis karang keras telah dilakukan pada bulan Pebruari 2017 di perairan Teluk Manado Sulawesi Utara. Tujuan penelitian untuk mengetahui data kondisi dan jenis karang keras di perairan Teluk Manado. Metode penelitian menggunakan metode transek garis, dengan panjang garis transek 50 m yang diletakkan sejajar garis pantai pada kedalaman antara 6-10m. Hasil pengamatan menunjukkan persentase tutupan karang hidup berkisar dari 15,42-80,80%. Indeks keanekaragaman jenis (H) berkisar dari 1,09-1,29, indeks kemerataan jenis (j) berkisar dari 0,80-0,92 dan indeks dominansi jenis (D) berkisar dari 0,06-0,13. Secara umum kondisi karang keras di perairan Teluk Manado masuk pada kategori baik. Jumlah jenis karang keras yang ditemukan sebanyak 117 spesies yang mewakili 16 famili. Jenis-jenis karang keras yang ditemukan yaitu Heliofungia actiniformis, Galaxea astreata, Pocillopora verrucossa, Hydnophora rigida, Acropora hyacinthus, Acropora formosa dan Seriatophora hystrix.Kata kunci: Kondisi, karang keras, Teluk Manado
Variasi bahan baku dan metode pembuatan nori tiruan: kajian pustaka Angela Wulansari; Rovina Andriani; Eka Kusuma Dewi
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v3i1.1843

Abstract

Nori merupakan salah satu produk olahan rumput laut yang banyak dikonsumsi masyarakat dunia.Nori dibuat dengan mengeringkan rumput laut jenis Porphyra. Porphyra tidak banyak ditemukan di Indonesia, tetapi banyak jenis rumput laut lain di Indonesia yang berpotensi menggantikan Porphyra sebagai bahan baku nori tiruan. Daun tumbuhan hijau juga berpotensi menjadi bahan baku nori tiruan. Bahan baku yang berbeda menyebabkan adanya perbedaan cara pembuatan nori tiruan. Kajian pustaka ini membahas jenis-jenis rumput laut dan daun tumbuh-tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bahan baku nori tiruan serta metode pembuatan nori tiruan.Kata kunci: nori tiruan, rumput laut, metode pengeringan
Sebaran suhu, salinitas, kekeruhan dan kecerahan di perairan Laut Tumbak-Bentenan, Minahasa Tenggara Simon I Patty; Doni Nurdiansah; Nebuchadnezzar Akbar
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.023 KB) | DOI: 10.33387/jikk.v3i1.1862

Abstract

Sebaran suhu, salinitas, kekeruhan dan kecerahan di suatu perairan sangat berpengaruh pada berbagai aspek parameter lain, seperti reaksi kimia dan proses biologi. Penelitian mengenai kondisi suhu, salinitas, kekeruhan dan kecerahan air laut di perairan Tumbak-Bentenan, Minahasa Tenggara dilakukan pada bulan Pebruari 2018. Hasilnya menunjukkan suhu air berkisar antara 28,8-30,5 oC; salinitas antara 25,0-34,0 o/oo; kekeruhan 0,21-6,31 NTU dan kecerahan 4,5-31,5 meter. Sebaran nilai suhu, salinitas, kekeruhan dan kecerahan air cukup bervariasi. Bervariasinya suhu, salinitas, kekeruhan dan kecerahan air laut di perairan ini dipengruhi oleh fakktor eksternal antara lain cuaca, angin dan arus. Kondisi suhu, salinitas, kekeruhan dan kecerahan air masih tergolong normal dan baik untuk kehidupan biota laut.Kata kunci : suhu, salinitas, kecerahan, kekeruhan, Tumbak-Bentenan, Minahasa Tenggara
Evaluasi fasilitas fungsional pelabuhan perikanan pantai Bacan Irham Irham; Kusdi Hi Iksan; Hardin Hardin
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v3i2.2590

Abstract

Pelabuhan perikanan pantai Bacan merupakan pusat kegiatan nelayan, pedagang dan pengolah ikan di kabupaten Halmahera Selatan.Keberhasilan operasional pelabuhan perikanan pantai Bacan tidak terlepas dari faktor-faktor pendukung yang ada, salah satunya adalah tersedinya fasilitas fungsional yang memadai.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna fasilitas fungsional di pelabuhan perikanan pantai Bacan. Metode pengumpulan data menggunakan metode survey dan observasi dengan cara pengamatan langsung di lapangan, wawancara, dan pengisian kuisioner. Analisis data menggunakan customer satisfaction index (CSI) untuk mengetahui besarnya tingkat kepuasan nelayan, importance and performance analysis (IPA) untuk mengetahui atribut fungsi yang dianggap penting oleh nelayan, dan analisis kesenjangan untuk mempersepsikan pelayanan yang diterima konsumen.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat sebanyak 13 unit fasilitas fungsionaldi pelabuhan perikanan pantai Bacan, namun yang memperoleh kategori baikdengan kondisi layak pakaihanya 10 unit.Adapun tingkat kepuasan fasilitas fungsional mencapai 83% dengan kategori puas.Kata kunci: Evaluasi, fasilitas fungsional, pelabuhan perikanan pantai Bacan
Struktur morfologi jenis makro alga di perairan Siko Kepulauan Gura Ici Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara Iwan Hi Kader; Grevo S Gerung
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v3i2.2581

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di perairan Siko Kepulauan Gura Ici Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara pada bulan Pebruari 2005. Tujuan penelitian ini untuk melihat struktur morfologi dan komposisi jenis makro alga. Pengambilan sampel makro alga dilakukan dengan menggunakan metode garis transek (line Transect) di satu stasiun yang telah ditentukan. Pengambilan sampel jenis makro alga dilakukan secara acak pada transek yang telah di plot seluas 100 x 100 meter. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian teridentifikasi sebanyak 19 jenis yang dibagi dalam tiga divisi, yaitu chlorophyta sebanyak 9 jenis, rhodophyta sebanyak 7 jenis dan phaeophyta sebanyak 3 jenis. Pengukuran morfologi dari jenis makro alga terlihat bahwa diameter batang (thallus) tergolong cukup besar dari ukuran normalnya. Kata kunci: Makro alga, Morfologi, Gura Ici.
Pengaruh perbedaan enzim proteolitik dan lama hidrolisa terhadap kualitas hidrolisat protein ikan dari limbah industri fillet Ikan Nila (Oreochromisniloticus (Linnaeus, 1758)) Dwi Yanuar Budi Prasetyo; Sarmin Sarmin; Aryanti Indah Setyastuti; Any Kurniawati
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v3i2.2586

Abstract

Limbah industri fillet ikan nila berpotensi dijadikan sebagai hidrolisa protein ikan (HPI) yang mempunyai sifat fungsional khusus. Kualitas HPI ditentukan oleh jenis enzim protease yang digunakan dan lama waktu hidrolisanya. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan formulasi antara jenis protease dan lama waktu yang digunakan untuk menghasilkan HPI berkualitas. Analisis yang digunakan adalahanilisis proksimat (analisa kadar air, protein, lemak dan abu), rendemen, dan derajat hidrolisa. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kepercayaan 95%.Hasil ANOVA menujukkan perbedaan jenis enzim, lama hidrolisa maupun interaksi keduanya berpengaruh nyata terhadap kadar protein, kadar lemak, kadar abu, derajat hidrolisa dan rendemen. Formulasi terbaik untuk menghasilkan HPI dari limbah industri fillet ikan nila yang berupa kerangka adalah perlakuan E1T1.Kata kunci : Enzim proteolitik, lama hidrolisa, Hidrolisat protein ikan, Limbah fillet ikan nila

Page 5 of 17 | Total Record : 162