Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

FREKUENSI MOLTING DAN SINTASAN LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus) DENGAN PERSENTASE PAKAN TUBIFEX DAN KOMERSIAL YANG BERBEDA sarmin Sarmin; Marhaendro Santoso; Kasprijo Kasprijo
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 4, No 2 (2020): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v4i2.903

Abstract

Abstract Feeding is one component in the cultivation which plays a very large role in growth determination and in terms of production costs, given that freshwater crayfish is omnivorous that can be fed with commercial and tubifex feed.  This study examines the influence of a combination of commercial and tubifex feed on moulting frequency and survival rate of freshwater crayfish.  The research was conducted for 60 days; tested animals weighed 3±0.69 g and measured 5±0.34 cm, in average. Experimental design using Complete Randomized Design (CRD) was applied to examine 5 treatments in quadruplicates. Treatment P1 represented 0% tubifex and 100% commercial feed, P2= 25% tubifex and 75% commercial feed, P3= 50% tubifex and 50% commercial feed, P4= 75% tubifex and 25% commercial feed, P5= 100% tubifex and 0% commercial feed. The study showed that the survival rate and moulting frequency were not different between treatments. Moulting frequency between successive treatment were P1= 4.25±1.5, P2= 1.5±3.75, P3= 2.75±1.3, P4= 4±1.4, P5= 3.5±1.3. Survival rate between respective treatment were P1= 40±16.33%, P2= 30±25.82%, P3= 35±25.17%, P4= 30±25.82%, and P5= 45±25.82%. Key words: Cherax quadricaritanus, feed, molting, survival, tubifex.
Pengaruh perbedaan enzim proteolitik dan lama hidrolisa terhadap kualitas hidrolisat protein ikan dari limbah industri fillet Ikan Nila (Oreochromisniloticus (Linnaeus, 1758)) Dwi Yanuar Budi Prasetyo; Sarmin Sarmin; Aryanti Indah Setyastuti; Any Kurniawati
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v3i2.2586

Abstract

Limbah industri fillet ikan nila berpotensi dijadikan sebagai hidrolisa protein ikan (HPI) yang mempunyai sifat fungsional khusus. Kualitas HPI ditentukan oleh jenis enzim protease yang digunakan dan lama waktu hidrolisanya. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan formulasi antara jenis protease dan lama waktu yang digunakan untuk menghasilkan HPI berkualitas. Analisis yang digunakan adalahanilisis proksimat (analisa kadar air, protein, lemak dan abu), rendemen, dan derajat hidrolisa. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kepercayaan 95%.Hasil ANOVA menujukkan perbedaan jenis enzim, lama hidrolisa maupun interaksi keduanya berpengaruh nyata terhadap kadar protein, kadar lemak, kadar abu, derajat hidrolisa dan rendemen. Formulasi terbaik untuk menghasilkan HPI dari limbah industri fillet ikan nila yang berupa kerangka adalah perlakuan E1T1.Kata kunci : Enzim proteolitik, lama hidrolisa, Hidrolisat protein ikan, Limbah fillet ikan nila
Pemanfaatan Ulang Kemasan Minuman Menjadi Aquarium Mini sebagai Upaya Pengurangan Limbah Plastik Dewi Kresnasari; Dian Mustikasari; Siti Rahmawati Zulaikhah; Sarmin Sarmin
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v5i2.230

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dapat menambah pengetahuan dan mengembangkan kreativitas siswa-siswa SD dengan transfer informasi kepada peserta terkait bahaya sampah plastik. Selain itu untuk memberikan keterampilan membuat aquarium mini dari limbah botol/gelas plastik minuman kemasan. Metode yang digunakan community based participatory action. Metode tersebut melibatkan fasilitator dan peserta untuk bersama-sama memahami permasalahan yang ada dan mengubahnya menjadi hal yang lebih baik. Adapun beberapa tahapannya yaitu 1) pengamatan lingkungan; 2) identifikasi masalah; 3) penentuan kegiatan pengabdian; 4) koordinasi kegiatan pengabdian dengan calon peserta; 5) pelaksanaan pelatihan pemanfaatkan limbah plastik botol/gelas kemasan minuman. Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadi pengurangan sampah botol/gelas plastik minuman kemasan dengan membuat aquarium mini yang mempunyai manfaat untuk memelihara ikan.
Identifikasi Tingkat Kesegaran Ikan Tongkol (Euthynnus sp.) Di Pasar Bumiayu, Kabupaten Brebes M. Fajrun Najjah Al Fatich; Aryanti Indah Setyastuti; Dewi Kresnasari; Sarmin Sarmin
Journal of Marine Research Vol 12, No 3 (2023): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v12i3.40444

Abstract

Tingkat kesegaran ikan dapat mempengaruhi kualitas dan nutrisi ikan. Pemasaran ikan tongkol segar yang dipasarkan di Pasar Bumiayu, Kabupaten Brebes kurang memperhatikan penanganan, sehingga dapat menurunkan kualitas dan nutrisi ikan tongkol segar. Tingkat kesegaran  ikan dapat diidentifikasi atau dinilai secara organoleptik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesegaran ikan tongkol segar di Pasar Bumiayu. Metode penelitian ini dengan pengambilan sampel ikan tongkol pada pukul 06.00; 09.00; dan 12.00 WIB, selanjutnya diidentifikasi kesegarannya secara organoleptik dan pengujian pH ikan segar. Pengambilan sampel dilakukan selama 3 minggu yaitu tanggal 14 September 2022; 28 September 2022; dan 12 Oktober 2022. Analisa data menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahawa ikan tongkol masih dikategorikan segar pada pengambilan sampel di pukul 06.00 hingga 09.00; sedangkan pada pukul 12.00 ikan sudah mengalami proses kemunduran mutu. Nilai organoleptik rata-rata diantara 8,33 hingga 3,67. Berdasarkan SNI ikan segar SNI 2729:2013, nilai organoleptik ikan segar adalah 7. pH daging ikan tongkol diperoleh sebesar 5,56 hingga 6,11. pH merupakan indikator tingkat kemunduran mutu ikan. Semakin tinggi nilai pH menunjukkan bahwa terjadi aktivitas mikroorganisme pembusuk dalam tubuh ikan.   The level of fish freshness can affect the quality and nutrition of fish. The marketing of fresh little tuna which is marketed in Bumiayu Traditional Market, Brebes Regency less attention to fish handling, it can reduce the quality and nutrition of fresh eastern little tuna. The level of fish freshness can be identified or assessed organoleptic test. The purpose of this study was to determine the level of fish freshness of fresh little tuna in the Bumiayu Market organoleptically. This research method by taking little tuna samples at 06.00am; 09.00am; and 12.00pm WIB, then the freshness was identified organoleptically and tested the pH of fresh fish. Sampling was carried out for 3 weeks, namely September 14, 2022; September 28, 2022; and October 12, 2022. Data analysis used descriptive analysis. The results of the 3-week study showed that tuna was still categorized as fresh when sampling at 06.00 to 09.00; while at 12.00 the fish had experienced a decline in quality. The average organoleptic value is between 8.33 and 3.67. Based on SNI fresh fish SNI 2729:2013, the organoleptic value of fresh fish is 7. The pH of little tuna meat is obtained from 5.56 to 6.11. pH is an indicator of the level of decrease in fish quality. The higher the pH value indicates that there is activity of decomposing microorganisms in fish body.
Pengaruh Penambahan Tepung Wortel (Daucus carota L.) dengan Konsentrasi yang Berbeda dalam Pakan Komersial terhadap Intensitas Warna Ikan Cupang Halfmoon (Betta splendens) Al Arif Sofriyadi; Sarmin; Denny Indra Yudistira; Aryanti Indah Setyastuti; RR. Nurina Ayu; Any Kurniawati; Mardiyana
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Vol 6 No 2 (2023): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Volume 6 No. 2 Edisi Desember
Publisher : Cenderawasih University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/acr.v6i2.3493

Abstract

Ornamental fish is a type of fish that lives in fresh water or in the sea that has a beautiful and attractive body shape or color. One type of freshwater ornamental fish that has a unique difference from the others is Betta ornamental fish. Betta fish is one type of ornamental fish that is in demand by the public, but the breeders of this betta fish are mostly confused about how to increase the brightness of the color of betta fish. Based on this background, this study aims to determine the effect of adding carrot flour with different concentrations in commercial feed on the color intensity of halfmoon betta fish (Betta splendens).This study used an experimental method with a Complete Randomized Design (RAL) of 4 treatments and 3 repeats. Then the variables observed include, fish brightness, fish weight, fish length, fish daily length, fish survival, and water quality. Furthermore, the observed data and data processing is carried out with SPSS statistical software 25.The addition of carrot flour in commercial feed can affect markedly (P>0.05). The addition of P4 treatment carrot flour at a dose of 95% pellets and 15% carrot flour in commercial feed, gave good results on the brightness of the color of Betta fish with an average value of 5.0 compared to other treatments that were given the addition of less carrot flour.
Karbon Organik dan Karakteristik Sedimen di Kawasan Wisata Mangrove Demang Gedi, Kabupaten Purworejo Sarmin; Wahyuningsih, Eti; Kurniawati, Any
JSIPi (JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN) (JOURNAL OF FISHERY SCIENCE AND INNOVATION) Vol 8 No 2 (2024): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v8i2.967

Abstract

Pemanasan global merupakan salah isu yang banyak menarik perhatian masyarakat dunia. Salah satu penyebabnya adalah perubahan penggunaan lahan dan konversi hutan menjadi lahan yang kurang produktif sehingga mengurangi tutupan lahan. Mangrove dapat meredam pemanasan global karena cukup baik dalam menyimpan karbon dalam biomassa dan sedimen. Penelitian ini dilakukan untuk mengkarakterisasi karbon organik dan sedimen di kawasan mangrove Demang Gedi, Kabupaten Purworejo. Metode pengambilan sampel sedimen dilakukan dengan teknik Purposive Sampling dan data yang terkumpul dianalisis dengan metode analisis tekstur sedimen menggunakan metode pengayakan kering dan basah, sedangkan metode pengukuran Total Carbon bahan organik (TOC) pada sedimen menggunakan metode Loss by Fire berat (LOI%). Nilai rata-rata fraksi karbon organik pada seluruh stasiun adalah 2,11 C% ± 0,5. Sedimen rata-rata di seluruh stasiun adalah lumpur lempung berpasir (LPL). Kata kunci: Karbon organik, Purposive Sampling, Sedimen
Analisis Pengaruh Penambahan Senyawa Oksidator KMnO4 Terhadap Kualitas Briket Campuran (Daun Jati dan Arang Bonggol Jagung) Sukowati, Dwi; Yuwono, Triat Adi; Sarmin, Sarmin
Agroteknika Vol 8 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i1.447

Abstract

Briket campuran (daun jati dan arang bonggol jagung) dapat menjadi bahan bakar alternatif yang mendukung terwujudnya program Green Economy yaitu pengurangan limbah. Selain menggunakan limbah, penambahan bahan kimia juga dapat dilakukan untuk mencari formulasi briket berkualitas baik. Salah satu jenis oksidator yang dapat dipakai sebagai zat aditif pada briket adalah KMnO4. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas briket melalui perlakuan penambahan oksidator KMnO4 pada briket berbahan dasar campuran daun jati dan arang bonggol jagung. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Variabel bebasnya adalah briket campuran (daun jati dan arang bonggol jagung) yang ditambah KMnO4 dengan konsentrasi 0%, 5%, 10%,15%. Untuk perbandingan kompisisi daun jati dan arang bonggol jagung sebesar 2:1. Untuk variabel terikat penelitiannya adalah kualitas briket yang meliputi: waktu pertama api menyala, lama nyala briket hingga menjadi abu, nilai kalor, kadar abu, volatile, dan kadar air. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Semakin besar konsetrat senyawa oksidator KMnO4, maka waktu yang dibutuhkan briket untuk menyala semakin singkat; (2) Semakin tinggi konsetrat senyawa oksidator KMnO4, maka lama pembakaran briket menjadi abu semakin singkat; (3) Briket campuran (daun jati dan arang bonggol jagung) dengan penambahan oksidator KMnO4 dengan semua perlakuan belum memenuhi standar SNI No. 1/6235/2000, karena memiliki nilai kalor < 5000 Kal/gram, tetapi telah memenuhi standar kualitas briket padaPeraturan Menteri ESDM No. 47/2006 yaitu > 4400 Kal/gr pada BK0 dan BK 5; (4) Semakin besar konsentrat oksidator KMnO4 pada perlakuan pembuatan briket camnpuran (daun jati dan arang bonggol jagung), maka kadar airnya semakin rendah; (5) Semakin banyak penambahan senyawa oksidator KMnO4, maka semakin tinggi kadar abu yang dihasilkan. (6). Semakin tinggi konsentrat oksidator KMnO4, semakin menurun kadar volatile briket. Namun, kadar volatil semua briket yang dibuat belum memenuhi standar nasional karena lebih dari 15%.
Pelatihan budidaya ikan gurami pada POKDAKAN Enggal Jaya Desa Beji Setyaningsih, Gustin; Sarmin, Sarmin; Pribadi, Prayoga; Ramadhan, Rifqi Falih; Seno, Axel Sandi; Khumaeni, Eko Hidayaturrohman
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.1112

Abstract

Beji Village, Kedungbanteng District, is a center for gourami cultivation in Banyumas Regency. During the cultivation process, fish farmers encounter problems regarding proper gourami cultivation practices, resulting in the death of broodstock. Farmers rely solely on traditional knowledge based on field experience, lacking expert guidance. Every year, gourami experience mass mortality, the most severe of which occurred in 2018, with a mortality rate of 90%. Most broodstock deaths are caused by viruses, water quality, weather, and other factors. This has resulted in economic losses for farmers in the Enggal Jaya group, with annual decreases in gourami egg production. Gourami broodstock mortality can be prevented with proper cultivation management. The training aimed to improve farmers' skills in gourami cultivation. The training methods used were lectures and discussions. Based on the participants' evaluation forms, it can be concluded that 72% of the training participants experienced increased knowledge about gourami cultivation.
Physicochemical and nutritional quality of smoke catfish (Clarias gariepinus) with coconut shell liquid smoke during frozen storage Setyastuti, Aryanti Indah; Prasetyo, Dwi Yanuar Budi; Kresnasari, Dewi; Kurniawati, Any; Sarmin, Sarmin; AGS, Dwi Apriliani
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Jurnal Ilmu Perairan, Vol. 8: No. 3 (December, 2021)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v8i3.5099

Abstract

This research was aims to determine the effect of coconut shell liquid smoke application on the smoking process on the physicochemical quality of smoked catfish stored at freezing temperature for 14 days. The test parameters used were proximate analysis (protein, fat, and water content), salt-soluble protein, pH, texture (adhesion, springness, cohesiveness, hardness). Analysis of the data in this experiment using a completely randomized design with different storage time treatments (0 days; 7 days; and 14 days) at freezing temperatures. The results of the analysis of variance showed that the application of coconut shell liquid smoke to smoked catfish gave a significant difference (P <0.05) to the physicochemical quality including proximate, salt-soluble protein, pH, and texture. During storage, there was a decrease in the proximate value and salt soluble protein of smoked catfish, while the pH value increased. Meanwhile, texture, adhesion, springiness, and cohesiveness values decreased along with the decreasing proximate value of smoked catfish, and the hardness value showed an increase during storage resulting in a harder texture of fish meat due to protein denaturation.Keywords: Coconut shell liquid smoke; Frozen storage; Physicochemical quality; Smoked catfish nutritional
Antioxidant activity of corncob liquid smoke and traditional to smoked milkfish (Chanos chanos Forsk) during frozen storage Setyastuti, Aryanti Indah; Ayu, Rr. Nurina; Sarmin, Sarmin
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Jurnal Ilmu Perairan, Vol. 9: No. 3 (December, 2022)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v9i3.8778

Abstract

Smoking is the one of the efforts to maintain the quality of smoked fish. Phenol compounds in smoke can act as natural antioxidants to inhibit the lipid oxidation. Milkfish has a high lipid content after protein, that can undergo lipid oxidation during processing and storage. The aim of this study was to observe the effect of antioxidant activity on different smoking methods and storage time for 28 days at freezing temperature on the quality of smoked milkfish. Corn cob liquid smoke was used due to phenol content as an antioxidant. The design used in this study was a factorial completely randomized design which consisted of two factors. The first factor is the difference in smoking methods, corncob liquid smoke (Ac) and Traditional (Tr). While the second factor is the length of storage on day 0 (T0); day 14 (T14) and day 28 (T28). The test parameters observed were analysis of phenol content; PV; TBA; lipid content; and pH. The results of this study showed that different smoking methods and storage time at freezing temperature showed significant differences (P<0.05) on the phenol value; PV; TBA; lipid value; and pH of smoked milkfish. During storage, phenol value; lipid; and pH of smoked milkfish decreased. Meanwhile, the value of PV and TBA increased as a result of the lipid oxidation process so as to produce peroxide from detheorized fat. The PV and TBA values of smoked milkfish are still acceptable by consumers.Keywords: Antioxidant acticvity; Corncob liquid smoke; Milkfish; Traditional