cover
Contact Name
Nanang Fakhrur Rozi
Contact Email
nanang@itats.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wiwikwidyo@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK)
ISSN : -     EISSN : 26207745     DOI : -
Core Subject : Education,
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK), diterbitkan secara daring (online), setahun 2 (dua) kali pada bulan Mei dan November oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya. Jurnal ini memuat publikasi hasil pengabdian, pemberdayaan, serta penerapan IPTEK kepada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 254 Documents
Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Penyebaran COVID-19 pada Masyarakat di Desa Seminyak, Kabupaten Badung Anak Agung Ayu Bintang Janandewi; I Wayan Sutama; Dewa Ayu Putu Adhiya Garini Putri
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.2030

Abstract

Virus corona atau COVID-19 saat ini telah menyebar luas di berbagai negara bahkan Indonesia. Virus corona atau COVID-19 adalah keluarga besar virus yang dapat menginfeksi burung dan mamalia, termasuk manusia. Virus ini  mengakibatkan penyakit mulai dari flu  ringan hingga infeksi pernapasan yang  lebih parah seperti MERS-CoV dan  SARS-CoV. Kabupaten Badung merupakan salah satu wilayah dengan grafik perkembangan COVID-19 yang menunjukkan peningkatan cukup tinggi. Desa Seminyak adalah salah satu desa yang terletak di Kabupaten Badung. Desa Seminyak juga sebagai daerah tujuan wisata yang menyebabkan perlunya pengetahuan yang rinci dan lengkap mengenai COVID-19 kepada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai COVID-19 dengan cara melakukan sosialisasi dan edukasi  COVID-19. Kegiatan ini dilakukan dengan dua metode yaitu daring dan luring. Kegiatan sosialisasi dan edukasi daring dilakukan dengan menyebarkan slide PowerPoint, poster, dan video melalui grup WhatsApp serta melakukan sosialisasi dan edukasi luring dengan cara door to door pada masyarakat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan serta menempelkan poster pada tempat-tempat strategis dan mudah dilihat oleh masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yakni pengetahuan masyarakat mengenai COVID-19 mengalami peningkatan sebesar 80% dan masyarakat lebih mengerti untuk menerapkan cara pencegahan COVID-19.
Pelatihan Pembuatan Proposal Kegiatan untuk Mendorong Partisipasi Masyarakat di Desa Bontoparang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar Syarifuddin Syarifuddin; Ratna Ayu Damayanti; Mahlia Muis; Cepi Pahlevi
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.2343

Abstract

Tujuan pegabdian masyarakat ini adalah untuk mendorong upaya masyarakat dalam menuangkan ide-ide pemikirannya ke dalam bentuk tulisan atau proposal yang akan diajukan dalam mekanisme proses perencanaan pembangunan. Dengan kata lain, agar ide masyarakat sejalan dengan visi dan misi pembangunan pemerintah sehingga ide yang tertuang dalam proposal dapat diterima oleh pemerintah daerah. Dampak dari pengabdian ini adalah partisipasi aktif masyarakat desa dalam perencanaan pembangunan dapat meningkat. Metode yang digunakan adalah focus group discussion. Masyarakat desa, dikumpulkan untuk membicarakan isu tentang ide dan gagasan mereka tentang pembangunan yang selanjutnya secara bersama-sama menuangkannya ke dalam proposal kegiatan. Proposal kegiatan yang telah selesai, kemudian, diusulkan kepada pemerintah desa. Temuan pengabdian ini adalah masyarakat sangat membutuhkan keterampilan dalam menyusun proposal yang mumpuni. Karenanya, upaya semacam ini perlu terus untuk digalakkan dan ditingkatkan.
Pemanfaatan Aplikasi Google Form dalam Kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19 Berbasis Online di Kabupaten Klaten Dhimas Wicaksono; Ferry Setiawan
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.3017

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan solusi kepada panitia vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Klaten. Pada awal pelaksanaan vaksin yang dilakukan secara konvensional mempunyai banyak kendala terutama pada lamanya waktu pendaftaran, validasi, dan penumpukan antrian peserta vaksinasi. Solusi yang diterapkan adalah dengan pemanfaatan aplikasi berbasis Google Form sebagai platform dalam pelaksanaan pendaftaran kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan di Gedung Saroga KONI Kabupaten Klaten. Google Form adalah sebuah fitur dari Google yang digunakan sebagai formulir pendaftaran, kuesioner online, atau merencanakan sebuah acara. Pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari dua kegiatan utama, yang pertama adalah pelatihan pembuatan form pendaftaran online menggunakan Google Form. Peserta akan otomatis mendapatkan nomor antrian dan kartu vaksinasi secara online yang langsung terkirim saat selesai pendafataran serta yang kedua adalah pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19. Dari beberapa wawancara dengan peserta vaksinasi, hasil yang didapatkan dari implementasi sistem form registrasi yang dibuat adalah sangat mudah digunakan dan peserta tidak terjadi kerumunan dalam vaksinasi karna jadwal dan kartu vaksinasi bisa dipantau dan dicetak menggunakan genggaman tangan (handphone) tanpa bingung ke mana pengambilan kartu bisa dilakukan. Bagi panitai pelaksanan vaksinasi, dengan menggunakan aplikasi berbasis Google Form juga memberi kemudahan pada pendataan peserta, validasi, penyimpanan data, dan mempercepat pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Membantu UMKM Kopi Rempah Desa Tista (Redesta) di Masa Pandemi Putu Feby Eka Kawi Tantra; Desak Made Febri Purnama Sari
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.1938

Abstract

Desa Wisata Tista merupakan daerah pertanian yang sebagian besar penduduknya terdiri dari petani penggarap tanah sawah.  Selain itu, Desa Wisata Tista memiliki beberapa produk unggul yang ditampung oleh BUMDES Desa Tista seperti kopi Redesta, camilan kacang sembunyi, teh sereh, abon lele, baletis (bakso lele tista), dan donat ubi ungu. Kopi Redesta merupakan kopi racikan yang kaya akan manfaat diantaranya sebagai terapi berhenti merokok karena rokok pasti identik dengan kopi. Oleh karena itu, pencetus kopi Redesta menggunakan ide kopi yang diramu dengan bahan alami seperti cengkeh, jahe, kayu manis, sereh, dan kapulaga. Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini, yang telah membawa dampak pada terbatasnya pergerakan manusia akibat social distancing dan physical distancing, menjadikan teknologi informasi memiliki peranan yang sangat penting sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi pembatasan tersebut, di antaranya dalam urusan pemerintahan, pendidikan, bisnis, ekonomi, kesehatan, bahkan urusan agama dan ibadah. Salah satu bisnis yang harus ikut tutup guna menaati aturan pemerintah ialah UMKM Kopi Rempah Desa Tista (Redesta). UMKM Redesta mampu bersaing dengan bisnis-bisnis lainnya. Namun, di masa pandemi, UMKM tersebut juga terkena imbasnya. Ditambah lagi dengan aturan PPKM yang mengharuskan usaha ini tutup dan berjualan secara online menggunakan e-commerce maupun teknologi informasi lainnya. Guna mempersiapkan usaha ini di masa new normal/Bali Kembali mendatang, tujuan dalam penulisan ini yaitu untuk meneliti lebih jauh bagaimana cara UMKM Redesta dalam memanfaatkan teknologi informasi sebagai kunci pemasaran mereka pada situasi pandemi dan juga persiapan new normal/Bali Kembali mendatang.
Digitalisasi Sentra Wisata Kuliner Wiyung Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur Wiliam Santoso; Henry Susanto Pranoto; Fanny Septina
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.2919

Abstract

Pandemi COVID-19 mengubah pola persaingan bisnis secara dramatis yang menuntut pelaku UMKM untuk kreatif dan inovatif. Salah satu sektor yang terkena dampak cukup signifikan adalah sektor usaha makanan dan minuman. Hal ini disebabkan oleh adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang melarang setiap rumah makan, depot, atau warung untuk melayani konsumennya untuk makan di tempat (dine-in). Salah satu sentra kuliner yang cukup berkembang di Surabaya adalah Sentra Wisata Kuliner Wiyung yang berlokasi di Jalan Wiyung Pondok Indah, Kelurahan Wiyung, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya. Sebagai solusi dari pemasalahan tersebut adalah akselerasi pengadopsian teknologi. Kemampuan digitalisasi ini secara khusus adalah pada aspek pemasaran, yakni pemasaran produknya secara online melalui teknik pemasaran digital yang terpadu untuk dapat meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar dari para UMKM Sentra Wisata Kuliner Wiyung. Kegiatan pengabdian masyarakat di Sentra Wisata Kuliner Wiyung berjalan dengan baik dan mendapat respons yang positif dari para UMKM peserta pelatihan di Sentra Wisata Kuliner Wiyung. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya antusiasme dari para UMKM Sentra Wisata Kuliner Wiyung untuk mempelajari dan mempraktikkan digitalisasi pada usahanya.
Pendampingan Digitalisasi Usaha Koperasi Unit Desa Sedya Mulya Bojonegoro Berbasis Web Teguh Soedarto; Firza Prima Aditiawan; Gusti Eka Yuliastuti
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i2.3411

Abstract

Kabupaten Bojonegoro juga dikenal dengan potensi lahan pertanian yang cukup luas sehingga Kabupaten Bojonegoro menjadi lumbung pangan untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan tingginya produksi beras di Kabupaten Bojonegoro, tentunya harus diimbangi dengan pengelolaan yang baik. Dalam hal ini, pemasaran beras masih menggunakan cara konvensional, yakni petani menjual hasil pertanian ke perantara. Cara konvensional tersebut memiliki permasalahan, yakni kurang meluasnya penyebaran informasi, termasuk pemasaran produk, sehingga perlu dilakukan upaya agar hasil produksi pertanian lebih menjangkau pasar yang luas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan digitalisasi usaha Koperasi Unit Desa (KUD) Sedya Mulya. Digitalisasi yang dimaksud ialah mengubah metode pemasaran konvensional menjadi digital berbasis internet berupa website. Tujuan dari dilakukannya digitalisasi itu yakni untuk meningkatkan daya saing pemasaran produk, kemasan, serta promosi.
Strategi Peningkatan Daya Saing Batik Tulis Kamsatun di Desa Jetis, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur dengan Implementasi Peralatan Ergonomi dan Pengolah Limbah Portable Ida Kusnawati Tjahjani; Prakrisno Satrio; Evi Yuliawati
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i2.3593

Abstract

Jetis merupakan suatu desa di Kabupaten Sidoarjo yang terkenal dengan sebutan “Kampoeng Batik” setelah diresmikan Bupati Sidoarjo tanggal 3 Mei 2008 sehingga konsumennya berkembang dari berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut memotivasi para perajin untuk berinovasi tiada henti memunculkan motif baru agar sesuai permintaan pasar, khususnya kaum milenial. Namun, para perajin masih harus berjuang mempertahankan daya saing yang dimiliki di tengah masalah yang dialaminya. Terdapat dua masalah yang terjadi pada mitra kami, yakni terkait dengan: (1) bidang produksi, yaitu tidak ergonomisnya beberapa peralatan membatik sehingga perajin cepat lelah dan dikhawatirkan mengalami cedera, meliputi: meja pengeblat pola, kursi pembatik, kursi mencanting, dan tidak adanya alat pengolah limbah yang sesuai ketentuan sehingga perajin langsung membuang air ke sungai atau selokan yang dapat mencemari lingkungan; serta (2) bidang manajemen yang terkait dengan kemampuan manajerial, daya inovasi pembatik, dan perubahan selera masyarakat. Oleh karena itu, mitra memerlukan inovasi beberapa peralatan membatik agar lebih ergonomis dan alat pengelolaan limbah cair portable serta workshop dan pelatihan tentang kemampuan manajerial, pentingnya pengawasan dalam produksi, dan tambahan wawasan tentang tren batik yang sedang diminati pasar sebagai strategi peningkatan daya saingnya.
Perancangan dan Pembuatan Alat Mesin Penetas Otomatis untuk Kelompok Peternak Ayam KUB di Blitar Martinus Edy Sianto; Hadi Santosa; Julius Mulyono; Ivan Gunawan; Yuliati Yuliati
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i2.2148

Abstract

Blitar merupakan salah satu sentra penghasil ayam pedaging dan ayam petelur di Indonesia. Ketidakstabilan harga daging dan telur ayam yang dibudidayakan saat ini membuat peternak melirik potensi ayam KUB (Kampung Unggul Balitnak) yang harganya lebih stabil. Meskipun ayam KUB memiliki usia pemanenan lebih panjang,  ayam KUB  lebih tahan penyakit dan memiliki tingkat produksi telur yang tinggi, mencapai 70%. Telur ayam KUB juga dapat ditetaskan untuk dijadikan indukan yang baru karena telur yang dihasilkan merupakan hasil perkawinan dengan pejantan. Dengan demikian, peternak tidak tergantung pada perusahaan besar untuk ketersediaan anak ayam/day-old chicken (DOC). Namun, karena belum banyak yang membudidayakan jenis ayam ini; telur, DOC, pejantan, dan indukan belum banyak tersedia di pasaran. Peternak harus melakukan seleksi mandiri untuk mendapatkan indukan baru. Untuk meningkatkan produktivitas, telur yang memenuhi syarat perlu ditetaskan dengan menggunakan mesin penetas. Saat ini, peternak yang ingin menetaskan telurnya harus menitipkan telur di tempat penetasan bebek yang lokasinya jauh dan hanya bisa dilakukan jika ada kapasitas yang tidak terpakai. Biaya untuk menetaskan telur pun mencapai Rp1.700,00 per telur yang menetas. Mitra sangat memerlukan mesin penetas telur sendiri untuk menghindari ketergantungan terhadap peternak lain. Di samping itu, saat ini, pembentukan paguyuban peternak ayam KUB sedang dirintis yang anggotanya sebagian besar adalah peternak pemula. Keberadaan mesin penetas akan sangat efektif bagi peternak ayam KUB jika mesin penetas dikelola oleh paguyuban. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan ialah merancang dan membuat alat penetas telur berteknologi tepat guna yang mudah dioperasikan dan mudah dipelihara.
Pendampingan UMKM Binaan Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Surabaya Menuju Sertifikasi Halal Daril Ridho Zuchrillah; Saidah Altway; Achmad Dwitama Karisma; Elly Agustiani; Suprapto Suprapto
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i2.2346

Abstract

Sejak lama Negara Indonesia memiliki potensi besar dalam industri halal karena mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Langkah pemerintah Indonesia semakin jelas terlihat dengan diberlakukannya UU No. 33 tahun 2014 dan PP No. 31 tahun 2019 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) yang mengatur perubahan sistem prosedur dan registrasi sertifikasi halal dari bersifat sukarela menjadi wajib sejak 17 Oktober 2019. Hal tersebut berdampak pada seluruh pelaku usaha. Tak terkecuali pelaku UMKM binaan dari Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Surabaya. Koperasi Wanita yang berdiri sejak 1975 telah memiliki 13.615 anggota dan ratusan binaan UMKM. Pelaku UMKM binaan Kopwan SBW belum mengetahui pentingnya sertifikasi halal dan prosedural pendaftarannya. Oleh karena itu, peran perguruan tinggi hadir dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mendampingi para UMKM binaan Kopwan SBW mengurus sertifikasi halal. Terdapat 4 strategi kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini. Strategi yang pertama yaitu berdiskusi dalam rangka menyampaikan ide gagasan jangka pendek dan Panjang kepada pengurus Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Surabaya. Strategi selanjutnya adalah mendaftarkan para UMKM binaan dalam pelatihan Kader Penggerak Halal (KPH) yang dilaksanakan kolektif oleh Pusat Kajian Halal ITS. Setelah itu melakukan visitasi dan pendampingan langsung kepada masing-masing UMKM binaan dan strategi yang terakhir adalah pemetaan binaan UMKM dalam mengikuti program bimbingan teknis audit halal atau program sertifikasi halal gratis (SEHATI). Harapan dari pengabdian masyarakat ini adalah dapat memberdayakan para binaan UMKM untuk bersaing produk halal di industri halal dalam skala internasional.
Entrepreneurship dan Adherence Antiretroviral Treatment (Entrence ARV) Melalui Pemberdayaan ODHA dengan Menggunakan Modul Digital di Puskesmas Batujajar, Kabupaten Bandung Barat Ami Kamila; Sarah Sentika; Sisilia Dwina Islamiati
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i2.2301

Abstract

Secara psikis, Orang yang hidup Dengan HIV/AIDS (ODHA) akan mengalami self-stigma. Mereka yang hidup dengan HIV/AIDS akan membatasi diri dengan lingkungan sosialnya. Mereka tertekan secara psikis dan sosial akibat stigma tersebut. Secara sosial, ODHA cenderung mendapatkan diskriminasi dalam berbagai cara dari lingkungan sekitar. Hal ini juga berpengaruh pada kapasitas mereka untuk mendapatkan pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan yang layak, bahkan menghambat akses ke pelayanan kesehatan. Sementara itu, ODHA perlu mendapatkan pengobatan ARV yang harus dikonsumsi setiap hari, dikenal dengan nama Kepatuhan Pengobatan ARV (Adherence ARV Treatment). Kondisi ini diperburuk dengan pembatasan sosial masa pandemi COVID-19 yang semua kegiatannya dilakukan secara online. Bahkan, ada beberapa yang memutuskan untuk berwirausaha secara mandiri karena diberhentikan. Pendampingan pada 15 peserta yang merupakan ODHA dilakukan secara tatap muka dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah menggunakan media Modul Digital Kepatuhan Pengobatan ARV dan Entrepreneurship serta video. Pra dan pasca-tes diberikan untuk mengukur efektivitas modul digital pada peningkatan pengetahuan yang diberikan secara online dengan menggunakan Google Form. Uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan (p0,005) dengan rata-rata hasil pra-tes 68,1 dan pasca-tes 79,7. Modul digital merupakan salah satu cara yang dapat dijadikan sebagai media dalam memberikan edukasi yang efektif, baik dilakukan secara online maupun tatap muka. Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan dapat dilaksanakan sebagai model edukasi komprehensif dengan menggunakan berbagai media yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup ODHA.