cover
Contact Name
Nanang Fakhrur Rozi
Contact Email
nanang@itats.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wiwikwidyo@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK)
ISSN : -     EISSN : 26207745     DOI : -
Core Subject : Education,
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK), diterbitkan secara daring (online), setahun 2 (dua) kali pada bulan Mei dan November oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya. Jurnal ini memuat publikasi hasil pengabdian, pemberdayaan, serta penerapan IPTEK kepada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 254 Documents
Peningkatan Pemasaran Produk UMK Aisyah Melalui Branding Produk dan Kemasan serta Melalui Penjualan Online Febby Rahmatullah Masruchin; Ratnaningsih Sri Yustini; Naufal Abdillah; Natanel Dirgantara Putra Yuwono; Adi Prayogo
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i1.3662

Abstract

UMK Aisyah merupakan usaha yang memproduksi olahan laut hasil tangkapan nelayan di Surabaya dan menjadi salah satu produk oleh-oleh khas Surabaya. Mitra memiliki dua permasalahan, yaitu mitra tidak memiliki identitas produk atau usaha yang dapat menjadi ciri khas jika dibandingkan dengan usaha sejenis dan mitra melakukan penjualan secara langsung dan pasif menunggu pembeli datang di tempat wisata Pantai Lama Kenjeran Surabaya. Metode yang digunakan selama pelaksanaan kegiatan ini meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pelaksanaan yang dilakukan merupakan solusi yang diberikan untuk menyelesaikan permasalahan mitra yang terdiri dari pembuatan branding, media pemasaran, dan perizinan. Branding yang dilakukan adalah dengan membuat nama usaha dan produk mitra beserta logo produk dan usaha. Media pemasaran yang dibuat meliputi media pemasaran offline dan online. Pemasaran offline dilakukan menggunakan media pemasaran seperti banner, kartu nama, dan brosur. Sedangkan pemasaran online dilakukan menggunakan beberapa platform, yaitu media sosial dan marketplace. Perizinan yang dilakukan fokus pada perizinan usaha, yaitu NIB dan perizinan produk, yaitu PIRT 19 produk mitra. Kegiatan yang telah dilakukan memberikan tiga dampak positif bagi mitra, yaitu produk dan usaha semakin terkenal, peningkatan omzet, dan tercipta mitra pemasaran. Peningkatan omzet usaha mitra mencapai 42% pada bulan Agustus 2022 dibandingkan dengan bulan Maret 2022 sebelum kegiatan dilaksanakan. Saat ini, UMK Aisyah juga memiliki mitra penjualan, yaitu reseller yang membantu menjual produk melalui pemasaran online. Peningkatan usaha mitra yang sudah dicapai saat ini dapat mendukung 2 dari 5 bidang fokus pemerintah, yaitu pariwisata dan blue economy/kemaritiman.
Edukasi dan Sosialisasi Energi Baru Terbarukan Untuk Siswa SD Negeri 14 Kabupaten Sorong Disabella Dayera; Rosa O. Sapulette; Roger R. Tabalessy
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i1.2144

Abstract

Pemerintah telah memberlakukan berbagai aturan dan regulasi untuk mendorong kegiatan dan program pengembangan energi baru terbarukan. Dengan adanya pembuatan sistem PLTMH Malawor di Kampung Malawor, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong yang merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah daerah dalam sektor pemberdayaan sumber daya alam (SDA) untuk menghasilkan energi listrik yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Namun, kurangnya pemahaman siswa-siswi di SD Negeri 14 Malawor mengenai proses terjadinya energi listrik dari sumber daya alam seperti angin, air, matahari, gelombang laut, dan panas bumi memberikan dampak terhadap pemborosan penggunaan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari. Di samping itu, mereka juga belum memahami dampak dari menjaga kelestarian lingkungan untuk menunjang ketersediaan sumber daya alam tersebut. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi energi baru dan terbarukan yang dilakukan oleh para dosen Universitas Kristen Papua (UKiP) merupakan strategi untuk meningkatkan pemahaman konsep energi baru terbarukan dan aplikasinya serta menumbuhkan rasa kepedulian menjaga lingkungan kepada siswa-siswi SD Negeri 14 Malawor.
Pelatihan Social Coding Guna Meningkatkan Pengembangan Perangkat Lunak bagi Siswa SMK di Kota Bandung Indira Syawanodya; Dian Anggraini; Asyifa Imanda Septiana
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i1.3723

Abstract

Social coding merupakan kegiatan yang dilakukan dalam berkolaborasi pada saat melakukan pengembangan suatu perangkat lunak. Dengan mengimplementasikan social coding, kolaborasi menjadi lebih efektif karena terhindar dari pengerjaan task yang bersamaan. Selain itu, dalam social coding, terdapat log aktivitas yang dapat dimanfaatkan dalam pelaporan. Salah satu SMK di Bandung, yakni SMK Negeri 13 Bandung pada program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak memberikan tugas kepada siswa yang menduduki kelas XI untuk membangun sebuah perangkat lunak yang dikerjakan secara berkelompok. Namun, baik siswa dan guru belum memiliki kompetensi dalam menerapkan social coding. Selain itu, guru juga kesulitan memeriksa pekerjaan individu siswa ketika membangun perangkat lunak. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang diberikan kepada SMK Negeri 13 Bandung adalah adanya program pelatihan social coding menggunakan Git untuk menunjang siswa dalam melaksanakan kolaborasi coding untuk menyelesaikan tugas besar. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan adalah siswa mampu melaksanakan kolaborasi coding dengan mengimplementasikan Git dalam membangun perangkat lunak. 
Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Pengolahan Singkong Menjadi Tepung Tapioka Asli Papua Arsyam Mawardi; I Made Budi; Daniel Lantang
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i1.2157

Abstract

Singkong merupakan pangan lokal di Papua yang dibudidayakan untuk menjamin ketahanan pangan tingkat desa hingga kabupaten. Hingga kini, teknologi pengolahan singkong menjadi tepung tapioka masih  terbatas di Papua sehingga kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini merupakan alternatif solusi mengatasi permasalahan kelompok masyarakat yang menjadi mitra kami. Pada program ini, kami menjalin kemitraan dengan masyarakat kampung Arso IV dan V, Kabupaten Keerom, Papua. Kelompok tersebut belum mampu mengolah singkong menjadi tepung tapioka karena minimnya pemahaman terkait pengolahan singkong dan ketiadaan teknologi. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami menawarkan pelatihan berbasis teknologi tepat guna dalam mengolah singkong menjadi tapioka agar memberikan nilai tambah dan meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan dan pelatihan penggunaan alat teknologi tepat guna. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemberdayaan mitra melalui penyediaan peralatan mesin pengolah singkong menjadi tepung tapioka berkualitas. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui pelatihan dan advokasi dengan beberapa tahapan. Tahap pertama, mitra difasilitasi dan dilatih dengan peralatan teknologi tepat guna berupa mesin pengolah singkong menjadi tepung tapioka. Peserta mempraktikkan secara langsung untuk meningkatkan keterampilannya. Tahap kedua, mitra diberikan edukasi bahwa usaha pengolahan singkong menjadi tapioka dapat meningkatkan nilai tambah produk, membentuk mindset, dan menguatkan jiwa bisnis sehingga menjadi mandiri secara ekonomi, pendapatan masyarakat meningkat, serta   mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Kegiatan ini terlakasna dengan baik dan sesuai target. Kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra,. Adapun keberlanjutan program akan tetap dijaga kontinuitasnya. Kelompok mitra diproyeksikan sebagai kelompok binaan sehingga mitra dapat bekerja mandiri dan menghasilkan pendapatan sendiri yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat.
Sosialisasi Peralatan Elektromedik untuk Deteksi Dini di Masa Pandemi COVID-19 di Kelurahan Cipete Utara, Jakarta Selatan Ma'murotun Ma'murotun; Nur Hasanah Ahniar; Indah Nursyamsi Handayani; Rinda Nur Hidayati; Nursama Heru Apriantoro
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i1.2319

Abstract

Pada awal Desember 2019, wabah penyakit COVID-19 yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut parah Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) terjadi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Indonesia kali pertama mendapati kasus pada tanggal 2 Maret 2020 dan DKI Jakarta merupakan provinsi dengan jumlah tertinggi kasus COVID-19. Untuk itu, dibutuhkan satu sistem yang mampu mendukung dan saling bekerja sama gua menghadapi wabah pandemi COVID. Oleh karenanya, Tim PKM, selaku dosen yang memiliki kewajiban melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat, pada kesempatan ini berupaya memberikan sosialisasi, edukasi, dan informasi terkini mengenai COVID-19 serta pencegahan dini dan kaitannya terhadap penggunaan alat elektromedik (termometer, tensimeter, tes gula darah, nebulizer dan oximeter) untuk pemantauan kesehatan dan perawatan sederhana di rumah di masa pandemi. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dengan mengundang perwakilan kecamatan Kebayoran Baru, kelurahan Cipete Utara, Ketua RW, Ketua RT, dan Satgas COVID-19 di wilayah tersebut. Turut hadir juga kader di setiap RT yang berhubungan langsung dengan masyarakat sehingga bisa memberikan edukasi setelah sosialisasi ini diberikan. Berdasarkan hasil survei, terdapat 20–25% peserta belum memahami fungsi alat elektromedik dan sekitar 57,5% peserta belum memahami penggunaan, penyimpanan, serta pemeliharaan alat elektromedik dengan baik dan benar. Selanjutnya, setelah sosialisasi diberikan, terlihat adanya peningkatan pemahaman peserta lebih dari 60% mengenai fungsi alat nebulizer dan oximeter. Kegiatan selanjutnya yaitu monitoring kader untuk menyampaikan serta memberikan edukasi ke masyarakat sekitar.
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Interaktif dengan Memaksimalkan PowerPoint bagi Guru SDN Kemayoran 1 Bangkalan Lestari Retnawati; Nia Saurina; Firman Hadi Sukma Pratama; Nonot Wisnu Karyanto; Noven Indra Prasetiya
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i1.3344

Abstract

Pendidikan sekolah dasar merupakan.bagian dari sistem pendidikan nasional yang mempunyai peranan sangat penting dalam menggali dan meningkatkan potensi anak sedini mungkin, termasuk di SDN Kemayoran 1 Bangkalan. Sekolah dasar merupakan lembaga pendidikan yang diperuntukkan bagi anak usia 6–12 tahun agar anak memiliki kemampuan dasar, pengetahuan, dan keterampilan sebagai tahap awal untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Karena peranan penting ini, kemampuan guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kemayoran 1 Bangkalan dalam membuat sebuah media pembelajaran yang menarik minat siswa menjadi kunci dalam keberhasilan proses belajar mengajar dalam sekolah ini.  Karakter siswa SDN Kemayoran 1 Bangkalan yang masih senang bermain merupakan tantangan bagi para guru. Dengan demikian, dibutuhkan kreativitas dalam membuat media pembelajaran yang menarik minat siswa sekolah dasar untuk memperhatikan. Ketika guru sekolah dasar hanya menulis di papan tulis atau menampilkan slide presentasi dengan banyak tulisan, hal tersebut bisa membuat tujuan pembelajaran dari sebuah materi tidak tersampaikan dengan baik. Oleh karena itu, seorang guru sekolah dasar membutuhkan tambahan pengetahuan untuk membuat media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Media pembelajaran berbentuk video dengan memaksimalkan PowerPoint bisa menjadi solusi untuk membuat media pembelajaran yang menarik bagi siswa sekolah dasar di SDN Kemayoran 1 Bangkalan. Melalui pelatihan pembuatan video pembelajaran interaktif dengan memaksimalkan PowerPoint ini diharapkan para guru di SDN Kemayoran 1 Bangkalan dapat menambah ilmu pengetahuan dalam memaksimalkan PowerPoint sehingga proses belajar mengajar bisa dilakukan dengan efektif.
Peningkatan Produktivitas saat Pandemi COVID-19 melalui Agricultural Innovation Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) di Panti Asuhan Amanah Insan, Surabaya, Jawa Timur Ayu Lana Nafisyah; Syifania Hanifah Samara; Daruti Dinda Nindarwi; Kiki Daniel; Alifa Karina Wijaya
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i1.2828

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (pengmas) di Panti Asuhan (PA) Amanah Insan Surabaya, Jawa Timur dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan mitra akibat pandemi COVID-19. Penggunaan teknik budikdamber (budidaya ikan dalam ember) untuk budidaya ikan lele (Clarias sp.) dan sayur kangkung (Ipomoea aquatica) bisa menjadi opsi pemenuhan kebutuhan pangan dan meningkatkan produktivitas di lokasi mitra melalui iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi). Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari empat tahap, yaitu persiapan alat dan bahan budikdamber, pelaksanaan sosialisasi, simulasi dan penerapan di lapangan, serta evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan setelah satu siklus budidaya selesai dilaksanakan. Dari kegiatan ini, dihasilkan ikan lele ukuran konsumsi pada minggu ke-7 pemeliharaan serta kangkung pada minggu ke-2 pemeliharaan. Hasil dari penerapan budikdamber di lokasi mitra ini mampu meningkatkan produktivitas melalui penerapan iptek sekaligus menjadi opsi pemenuhan kebutuhan pangan mitra.
Pengenalan dan Pemanfaatan Ilmu Coding untuk Melatih Kemampuan Berpikir bagi Guru dan Peserta Didik M. Nishom; Ginanjar Wiro Sasmito; Dega Surono Wibowo
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i1.3310

Abstract

Kemampuan bepikir yang baik merupakan salah satu aspek atau kompetensi penting yang harus dimiliki oleh setiap insan untuk bersiap dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan. Banyak cara yang dapat digunakan untuk melatih cara berpikir, salah satunya adalah dengan belajar ilmu coding. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengenalkan ilmu coding pada peserta didik dan guru sebagai alternatif untuk melatih kemampuan berpikir mereka. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan menggunakan dua metode, yaitu discovery learning untuk mengajak para peseta didik dan guru dalam menggunakan logika dan algoritma guna menyelesaikan suatu masalah secara terstruktur dan sistematis serta cooperative learning untuk melatih kerja sama dan interaksi antar-peserta didik selama melakukan pengodean dan pembuatan aplikasi. Hasil yang didapatkan oleh peserta dari pengabdian ini adalah mereka mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dalam melatih cara berpikir melalui belajar ilmu coding. Kegiatan ini juga mendapatkan respons positif dari mayoritas peserta kegiatan.
Pelatihan Aplikasi SIAPIK bagi Pendamping UMKM oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Patricia, Anisa Salsabila; Hendriyani, Chandra; Damayanti, Fenny
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 2 (2023): November
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i2.4618

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting bagi pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Masalah yang sering dihadapi oleh UMKM ialah dalam pencatatan laporan keuangan. UMKM menganggap pencatatan laporan keuangan itu sulit, rumit, dan belum memiliki kebutuhan terhadap penerapan akuntansi. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu menyusun dan membuat pencatatan laporan keuangan mitra binaan Bank Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Bank Indonesia untuk mendorong peningkatan kapasitas usaha dan akses pembiayaan UMKM dengan menyediakan sarana pencatatan laporan keuangan. Bank Indonesia membuat aplikasi pencatatan laporan keuangan berbasis web dan mobile yang bernama SIAPIK. SIAPIK adalah aplikasi pencatatan keuangan berbasis digital yang diharapkan dapat mempermudah UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan sehingga dapat menjadi solusi akses keuangan UMKM untuk naik kelas. Hasil survei terhadap kualitas pelatihan SIAPIK dapat disimpulkan rata-rata penilaian dari peserta terhadap penyelenggaraan ToT SIAPIK sebesar 5,3/6 (menilai sangat baik).
Pengenalan dan Pemanfaatan Ilmu Coding untuk Melatih Kemampuan Berpikir bagi Guru dan Peserta Didik Nishom, M.; Sasmito, Ginanjar Wiro; Wibowo, Dega Surono
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2023.v7i1.3310

Abstract

Kemampuan bepikir yang baik merupakan salah satu aspek atau kompetensi penting yang harus dimiliki oleh setiap insan untuk bersiap dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan. Banyak cara yang dapat digunakan untuk melatih cara berpikir, salah satunya adalah dengan belajar ilmu coding. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengenalkan ilmu coding pada peserta didik dan guru sebagai alternatif untuk melatih kemampuan berpikir mereka. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan menggunakan dua metode, yaitu discovery learning untuk mengajak para peseta didik dan guru dalam menggunakan logika dan algoritma guna menyelesaikan suatu masalah secara terstruktur dan sistematis serta cooperative learning untuk melatih kerja sama dan interaksi antar-peserta didik selama melakukan pengodean dan pembuatan aplikasi. Hasil yang didapatkan oleh peserta dari pengabdian ini adalah mereka mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dalam melatih cara berpikir melalui belajar ilmu coding. Kegiatan ini juga mendapatkan respons positif dari mayoritas peserta kegiatan.