cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Articles 530 Documents
KINERJA PETUGAS PENGAMAT IRIGASI DAERAH IRIGASI MALONAS KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA Ardin, Ardin; Irawan, Andi; Pariyati, Pariyati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.905 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pengamat irigasi Irigasi Malonas di Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala. Ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data primer dan sekunder. Informan penelitian ini adalah enam orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul difilter dan disortir berdasarkan kebutuhan penelitian dan data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis, kesimpulan dan saran diberikan. Secara umum, kinerja pengamat irigasi Irigasi Malonas adalah satker dalam empat aspek, yaitu: efektivitas dan efisiensi, kewenangan dan tanggung jawab, disiplin, dan inisiatif. Kinerja mereka dikategorikan efektif, efisien dan bertanggung jawab. Mereka disiplin dalam melayani kebutuhan air petani. Mereka mampu memulai untuk mengatasi hambatan ketika sedang bertugas.
TINJAUAN YURIDIS TENTANG PERKAWINAN POLIGAMI OLEH APARATUR SIPIL NEGARA (Studi Kasus Pengadilan Agama Kab. Donggala) Hendrayanto, Hendrayanto; Husaini, Haerany; Salman, Asnawi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.043 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.471

Abstract

Pada dasarnya hukum perkawinan di Indonesia menganut asas monogami. Namun dalam asas monogami ini terdapat beberapa pengecualian sehingga tidak bersifat monogami mutlak. Dalam beberapa keadaan poligami dapat dilakukan. Poligami tersebut diakui oleh undang-undang perkawinan Indonesia, tidak terkecuali jika ada seorang pegawai negeri sipil yang akan melakukan poligami karena poligami yang dilakukan oleh  pegawai  negeri sipil diatur dalam PP Nomor 45 Tahun 1990. Penelitian ini menggunakan metode Yuridis Empiris, Pendekatan yuridis digunakan untuk menganalisis berbagai peraturan Perundang-undangan tentang Perkawinan Poligami yang dilakukan oleh pegawai negeri sipil. Sedangkan pendekatan Empiris digunakan untuk menganalisis hukum bukan semata-mata sebagai suatu seperangkat atau Perundang-undangan yang bersifat normatif saja akan tetapi hukum dilihat sebagai perilaku masyarakat, selalu berinteraksi dan berhubungan dengan aspek kemasyarakatan, seperti politik, ekonomi, social dan budaya. Pegawai Negeri Sipil yang akan melakukan Poligami harus sesuai dengan peraturan perundangan-undangan, jangan sampai menyimpang dari aturan (poligami siri). Masyarakat diharapkan turut memberikan dorongan supaya Pegawi Negeri Sipil tidak melakukan penyimpangan dari peraturan.
MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SIGI Labalado, Adham A.; Irawan, Andi; Pariyati, Pariyati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.056 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi kerja staf Institusi Kesehatan Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi yang digunakan untuk mengumpulkan data awal dan data sekunder. Jumlah informan adalah 6 (enam) orang. Lokasi utama penelitian ini adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi. Analisis data dilakukan dalam tiga langkah, yaitu reduksi data, penyediaan data, dan kesimpulan data, kemudian memberikan saran dan rekomendasi. Kesimpulan yang peneliti peroleh dari penelitian ini adalah Staf Institusi Kesehatan Kabupaten Sigi secara filosofis belum memenuhi kebutuhannya, terutama kebutuhan yang penting mengecualikan makanan dan minuman, jika mereka hanya meng-quaranteet gaji sebagai pegawai negeri. Kebutuhan lain yang belum terpenuhi perlu adanya apresiasi, sedangkan kebutuhan akan keselamatan sudah terpenuhi, tetapi hanya status PNS negara, kebutuhan keamanan pekerja paruh waktu belum terpenuhi. Selanjutnya, kebutuhan sosial dan kebutuhan selfactualization telah terpenuhi untuk semua staf. Ketidakmampuan beberapa kebutuhan terutama, kebutuhan filosofis telah cukup mempengaruhi pekerjaan staf karena mereka mencari pekerjaan tambahan dari pekerjaan utama mereka sebagai staf.             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi kerja staf Institusi Kesehatan Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi yang digunakan untuk mengumpulkan data awal dan data sekunder. Jumlah informan adalah 6 (enam) orang. Lokasi utama penelitian ini adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi. Analisis data dilakukan dalam tiga langkah, yaitu reduksi data, penyediaan data, dan kesimpulan data, kemudian memberikan saran dan rekomendasi. Kesimpulan yang peneliti peroleh dari penelitian ini adalah Staf Institusi Kesehatan Kabupaten Sigi secara filosofis belum memenuhi kebutuhannya, terutama kebutuhan yang penting mengecualikan makanan dan minuman, jika mereka hanya meng-quaranteet gaji sebagai pegawai negeri. Kebutuhan lain yang belum terpenuhi perlu adanya apresiasi, sedangkan kebutuhan akan keselamatan sudah terpenuhi, tetapi hanya status PNS negara, kebutuhan keamanan pekerja paruh waktu belum terpenuhi. Selanjutnya, kebutuhan sosial dan kebutuhan selfactualization telah terpenuhi untuk semua staf. Ketidakmampuan beberapa kebutuhan terutama, kebutuhan filosofis telah cukup mempengaruhi pekerjaan staf karena mereka mencari pekerjaan tambahan dari pekerjaan utama mereka sebagai staf.
PERLINDUNGAN HUKUM PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN BISNIS MULTI LEVEL MARKETING DI KOTA PALU Divayanti, GA. Inggit; Matompo, Osgar S.; Ambo, Irmawaty
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.896 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.462

Abstract

Indonesia adalah negara hukum, hal ini berarti bahwa yang harus di jadikan panglima dalam dinamika kehidupan kenegaraan adalah hukum, bukan politik, ataupun ekonomi.  Salah satu unsur penting dari negara hukum adalah perlindungan hukum yang di berikan oleh negara kepada setiap warga negaranya, baik dalam bentuk perlindungan hukum preventif ataupun perlindungan hukum represif. Metode penelitian yang di gunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian empiris, menggunakan metode penelitian hukum empiris dan analisis secara  deduktif dan induktif ini bertujuan untuk mengetahui hak dan kewajiban para pihak dalam bisnis multi level marketing serta untuk mengetahui sanksi hukum apa yang pantas di berikan pada upline yang tidak bertanggung jawab dalam bisnis MLM ini. Hasil penelitian ini adalah Perlindungan hukum terhadap hak dan kewajiban MLM penanganan hukumnya masih sangat lemahSanksi hukum yang dapat di berikan yaitu dengan dua cara dengan pengadilan (litigasi) dan  luar pengadilan (non litigasi). Saran dari penelitian ini adalah Sebelum masuk pada suatu bisnis MLM masyarakat diharapkan mencari tahu latar belakang bisnis tersebut Pemerintah Indonesia perlu membentuk suatu lembaga yang berfungsi sebagai pengawas dalam mengontrol dan mengawasi kegiatan usaha penjualan berjenjang atau Multi Level Marketing (MLM).
FUNGSI PENGAWASAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DI DESA SIPESO KECAMATAN SINDUE TOBATA KABUPATEN DONGGALA Sirfan, Sirfan; Irawan, Andi; Yahya, Yahya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.168 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.485

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Pelaksanaan Fungsi Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa di Desa Sipeso Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, sedangkan tipe penelitian ini adalah tipe deskriptif. Tehnik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan kegiatan dokumentasi untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan berupa data primer dan data sekunder. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 4 orang yang ditentukan dengan tehnik purpossive. Data yang telah terkumpul disaring dan dipilah berdasarkan kebutuhan data kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data tersebut ditarik kesimpulan kemudian diberikan saran-saran. Badan Permusyawaratan Desa di Desa Sipeso belum maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah desa, baik pengawasan yang dilakukan secara lansung maupun pengawasan yang dilakukan secara tidak langsung. Dalam hal pengawasan langsung, pengawasan BPD hanya maksimal dilakukan terhadap proses pembuatan peraturan desa, tetapi dalam pelaksanaan peraturan desa tersebut pengawasan yang dilakukan kurang maksimal. Begitu juga pengawasan terhadap kebijakan pemerintah desa lainnya, BPD belum melakukan pengawasan yang maksimal.
PERSEPSI PUBLIK TERHADAP PENGELOLAAN HUTAN POPULASI DI DESA SALUBOMBA, KECAMATAN BANAWA TENGAH KABUPATEN DONGGALA Ardiansyah, Ardiansyah; Gailea, Rosmaniar; Rauf, Abdur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.234 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.476

Abstract

Hutan rakyat mempunyai manfaat yang sangat penting bagi lingkungan dan kehidupan manusia sehingga perlu dikelola dengan baik untuk memperoleh manfaat ekonomi dan ekologis, maka dibutuhkan usaha untuk mempertahan keberadaan/kelestariannya. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pengelolaan hutan rakyat. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Salubomba Kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala yang berlangsung bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2017. Penentuan responden dilakukan dengan metode purposive sampling (sengaja) dengan pertimbangan bahwa responden tersebut merupakan masyarakat yang terlibat langsung/berpartisipasi dalam pengelolaan hutan rakyat. Untuk mengukur tingkat persepsi masyarakat terhadap pengelolaan hutan rakyat di Desa Salubomba Kecamatan banawa Tengah Kabupaten Donggala yang dilakukan dengan metode Skala Likert. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa pengelolaan hutan rakyat  di Desa Salubomba sudah tergolong tinggi. Yang di tandai dengan sebanyak 30 orang atau persepsi lebih besar dari 53,95 % sedangkan persepsi tidak baik sebanyak 20 orang atau sebesar 0–59,94 %.
EFEKTIFITAS MEDIASI DALAM PERKARA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA AKIBAT PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA PALU KLAS IA Muharromah, Muharromah; Husaini, Haerany; Budimah, Budimah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.957 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.467

Abstract

Setiap perkawinan masing-masing pihak dari suami atau isteri mempunyai harta yang dibawa dan diperoleh sebelum melakukan akad perkawinan. Suami atau isteri yang telah melakukan perkawinan mempunyai harta yang diperoleh selama perkawinan disebut harta bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas mediasi dalam perkara pembagian harta bersama akibat perceraian di Pengadilan Agama Palu Kelas serta hambatan dalam pelaksanaan mediasi dalam perkara pembagian harta. Jenis penelitian ini adalah penelitian field research. Penelitian yang dilaksanakan di Pengadilan Agama Palu Kelas I A yang berada di Jl. WR. Supratman No 10 Kota Palu. Hasil penelitian menemukan bahwaMediasi dalam perkara pembagian harta bersama akibat perceraian di Pengadilan Agama Palu Klas IA belum berjalan efektif disebabkan karena Mediator yang terdiri dari unsur hakim yang punya banyak perkara yang ditangani sehingga mengakibatkan tidak maksimal dalam melakukan mediasi, Hakim yang ditunjuk menjadi mediator sebagian belum mengikuti pelatihan mediasi yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung RI. Kemudian hambatan-hambatan pelaksanaan Mediasi yaitusalah satu pihak tidak beri’tikad baik dan tetap pada dalil gugatannya atau mempertahankan bagiannya masing–masing, Salah satu pihak tidak menghadiri agenda mediasi yang ditetapkan oleh mediator. Saran yang direkomendasikan peneliti perlunya ditingkatan sosialisasi mengenai manfaat Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2016.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN DISTRIBUSI AIR GUNA MENINGKATKAN PRODUKSI PADI SAWAH DI DAERAH IRIGASI MALONAS KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA Rustam, Rustam; Sahibo, Samsu A.; Pariyati, Pariyati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.272 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.490

Abstract

Peningkatan produktivitas padi ladang untuk petani di Desa Ponggerang dan Malonas didukung oleh keberadaan irigasi air yang dapat memenuhi kebutuhan lapangan. Dalam peningkatan produktivitas padi ladang petani, implementasi kebijakan manajemen dan irigasi penyiraman air di kedua desa diperlukan agar tujuan dan penggunaan dapat dirasakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kebijakan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 77 tahun 2001 tentang irigasi dan untuk mengidentifikasi peran setiap lembaga yang terlibat dan pribadi di daerah irigasi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori pelaksanaan Van Meter dan Van Horn. Teori ini menyatakan bahwa implementasi kebijakan berjalan secara linier dengan kebijakan publik, pelaksana dan kebijakan publik bekerja dengan sendirinya. Selain itu, keberhasilan pelaksanaan satu kebijakan ditentukan oleh beberapa aspek. Aspek-aspek tersebut, menurut Van eter dan Van Horn, adalah: 1. Aspek kegiatan implementasi dan komunikasi antar organisasi, 2 Aspek agen implementor karakteristik, 3. Aspek disposor implementor, 4. Aspek ekonomi, kondisi sosial dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan manajemen dan distribusi air irigasi di Desa Ponngerang dan Malonas telah dilakukan, namun demikian harapan, tujuan, dan keuntungan dari kebijakan itu sendiri belum sesuai karena beberapa aspek yang belum terpenuhi.
ANALISIS PENERIMAAN PAJAK MINERAL BUKAN LOGAM DAN BATUAN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN DONGGALA Prasetya, Fauzi Abdhi; Rajindra, Rajindra; Sirajudin, Sirajudin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.688 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.458

Abstract

Dalam membiayai pembangunan daerah, salah satu upaya Pemerintah Daerah yaitu melalui penerimaan sektor pajak daerah. Hal demikian dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Donggala melalui peningkatan pajak mineral bukan logam dan batuan untuk meningkatkan kas daerah untuk membiayai pembangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi penerimaan pajak mineral bukan logam dan batuan terhadap PAD di Kabupaten Donggala. Metode Analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data target dan realisasi penerimaan pendapatan daerah Kabupaten Donggala dari tahun 2011–2015. Penerimaan PAD Kabupaten Donggala mengalami kondisi yang fluktuatif, hanya pada tahun 2013 dan 2015 yang tidak mencapai terget yang ditetapkan. Penerimaan pajak mineral bukan logam dan batuan Kabupaten Donggala selama tahun 2011 –2015 mengalami peningkatan pada awalnya tapi kemudian mengalami penurunan yang cukup signifikan di dua tahun  terakhir. Jumlah penerimaan Pajak mineralbukan logam dan batuan Kabupaten Donggala  selama tahun 2011–2015 memberikan kontribusi yang cukup besar setiap tahunnya, sehingga  hal  ini mempengaruhi jumlah PAD yang diterima.
KUALITAS PELAYANAN PENERIMAAN SISWA BARU DI SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK SESEIBI TALAGA KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA Irmayani, Irmayani; Irawan, Andi; Pariyati, Pariyati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.754 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.481

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas layanan pendaftaran siswa baru di Kindegarden Seseibi Talaga, Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala. Jenis resarch ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dibutuhkan terdiri dari data primer dan sekunder. Sampel penelitian terdiri dari 5 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan dalam tiga langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan yang diperoleh yang dipaparkan oleh peneliti umumnya kualitas pelayanan pendaftaran siswa baru di TK Seseibi Talaga sudah baik. Berdasarkan 4 indikator kualitas pelayanan yang diteliti, yaitu ketepatan, kecepatan, murah, dan goreng. Masyarakat menilai bahwa kualitas layanan milik layanan yang akurat, kecepatan, dan ramah.