cover
Contact Name
Yori Yuliandra
Contact Email
yoriyuliandra@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jsfkonline@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis)
Published by Universitas Andalas
ISSN : 24077062     EISSN : 24425435     DOI : 10.25077
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) adalah jurnal ilmiah di bidang kefarmasian yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan lembaga profesi "Ikatan Apoteker Indonesia" (IAI) daerah Sumatera Barat sejak tahun 2014.
Arjuna Subject : -
Articles 509 Documents
An Assay of Antioxidant Power of Methanolic Extract Various Type of Soybean Rika Yulia; Azminah Azminah; Michella Michella; Andre Tanzil
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 1, No 2 (2015): J Sains Farm Klin 1(2), Mei 2015
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.87 KB) | DOI: 10.29208/jsfk.2015.1.2.28

Abstract

This study aimed to examine the antioxidant activity of methanolic extract of various type of soybean (Glycine max L.Merill) i.e Argomulyo, Burangrang, Ijen, and Kaba by using DPPH (1,1-Diphenyl-2-picryhydrazyl) method. The soybean was crushed, defatted using n-hexan, and extracted using methanol 90%. The processes of defatting and extracting were conducted by kinesthetic maceration. Identification of flavonoid content using KLT and an assay of the antioxidant power of soybean were carried out qualitatively and quantitavely. Qualitative analysis, the color of DPPH solution was fading from violet into yellowish. Quantitative analysis showed that the maximum wave-length of DPPH in methanol was 516,00 nm within 15-minute reaction time. The effective concentration 50% (EC50) of each extract was alsa determined. Results of this study revealed that the methanolic extract of soybean taken from varieties of Argomulyo, Burangrang, Ijen, and Kaba contained flavonoid, with EC50 value of each variety subsequently ranging from 3620.22 bpj; 5290.71 bpj; 4145.99 bpj; and 4253.50 bpj. Argomulyo variety showed the highest antioxidant power.
Efek Proteksi Disfungsi Sel Endotel Ekstrak Terpurifikasi Daun Surian (Toona sureni BL. Merr) yang Diinduksi dengan Larutan NaCl 3 % Pada Mencit Jantan Suhatri Suhatri; Amri Bachtiar; Ani Puji Astuti
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 6, No 1 (2019): J Sains Farm Klin 6(1), April 2019
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.217 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.6.1.69-77.2019

Abstract

Lapisan endotelium terdiri dari satu lapisan sel endotel yang melapisi dinding vaskular yang menghadap ke lumen. Sel endotel menghasilkan mediator vasoaktif Endothelium Derived Relaxing Factor (EDRF) yaitu nitrogen monoksida (NO). Disfungsi sel endotel ditunjukkan dengan rendahnya kadar NO dan dapat menyebabkan hipertensi. Pada penelitian ini diteliti disfungsi sel endotel pada mencit putih jantan. Disfungsi sel endotel diinduksi dengan pemberian NaCl 3 %. Pada penelitian ini digunakan dosis ekstrak terpurifikasi daun Toona sureni (5, 10, 20) mg/kg BB yang diberikan secara oral selama 21 hari bersamaan dengan NaCl.  Para meter yang diamati  adalah  kadar  NO dalam serum. Hasil penelitian menunjukan  bahwa pemberian ekstrak terpurifikasi daun T sureni terbukti dapat memproteksi disfungsi sel endotel diinduksi NaCl 3 %, ditandai dengan meningkatkan kadar nitrogen monoksida mencit putih jantan dibandingkan kadar NO mencit kontrol positif (hanya diberi NaCl 3 %) dan berbeda nyata p < 0,05.
Daya Antioksidan Masker Peel-Off Ekstrak Etanol Buah Naga Super Merah (Hylocereus costaricensis (F.A.C Weber) Britton & Rose) Irene Puspa Dewi; Verawaty Tan; Jimmi Gani
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 6, No 1 (2019): J Sains Farm Klin 6(1), April 2019
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.8 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.6.1.1-6.2019

Abstract

Buah Naga Super Merah  (Hylocereus costaricensis (F.A.C Weber) Britton & Rose) merupakan salah satu buah yang mengandung antosianin yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan. Untuk mempermudah penggunaan ekstrak buah naga super merah sebagai antioksidan wajah, ekstrak dibuat dalam bentuk sediaan masker peel-off. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah naga super merah dan masker peel-off ekstrak etanol buah naga super merah  (Hylocereus costaricensis (F.A.C Weber) Britton & Rose). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% dan diuapkan dengan rotary evaporator hingga didapatkan ekstrak kental. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan secara kuantitatif dengan metode DPPH (1,1-difenil-2 pikrilhidrazil) dan didapatkan nilai IC50 dari masing-masing sampel dengan menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang serapan maksimum 516nm. Hasil dari pengukuran didapatkan nilai IC50 masker peel-off ekstrak etanol buah naga sebesar 841,78 ppm. Ini menunjukkan tingkat berpotensi sebagai antioksidan. Dalam penelitian ini, digunakan vitamin C sebagai pembanding. Nilai IC50 vitamin C adalah 1,898 ppm termasuk tingkat antioksidan sangat kuat. 
Obat Off-Label Pada Anak di Pelayanan Rawat Jalan Klinik Pratama Swasta Kabupaten Sleman Yogyakarta Ndaru Setyaningrum; Haudatul Khamsani; Rosita Mulyawati
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 6, No 1 (2019): J Sains Farm Klin 6(1), April 2019
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.143 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.6.1.37-45.2019

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peresepan obat off label pada anak di pelayanan rawat jalan klinik pratama swasta di Kabupaten Sleman. Penelitian dilakukan secara retrospektif dengan pengambilan data berdasarkan rekam medis anak tahun 2015. Subjek penelitian merupakan rekam medis anak dengan batasan usia di bawah 11 tahun. Jumlah populasi selama periode penelitian adalah 119 rekam medis. Total jumlah penggunaan obat sebanyak 343 obat. Hasil kajian penggunaan obat off-label ditemukan 107 kasus (31,19%). Kategori obat off-label berturut – turut dari prevalensi tertinggi adalah off-label dosis 53 kasus (15,45%); off-label usia 40 kasus (11,66%); off-label indikasi 13 kasus (3,79%); dan off-label cara pemberian 1 (0,29%). Rentang usia anak 1 – 23 bulan ditemukan off-label sebanyak 14 anak (11,76%); usia 2 - <5 tahun dan 5 – 11 tahun masing – masing 38 anak (31,92%). Jenis obat off-label paling dominan adalah klorfeniramin maleat kategori subdosis dan off-label usia. Hasil penelitian ini mendorong perhatian lebih tenaga kesehatan terhadap efikasi dan risiko penggunaan obat off-label pada anak
Perbandingan Efektivitas Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Kemampuan Ibu Merawat Balita ISPA di Puskesmas Padang Pasir dan Pauh Dwi Novrianda; Henny Lucida; Irfandy Soumariris
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 1, No 2 (2015): J Sains Farm Klin 1(2), Mei 2015
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.524 KB) | DOI: 10.29208/jsfk.2015.1.2.29

Abstract

Health education with booklet media is an effort to increase knowledge and ability in caring Acute respiratory infection (ARI). This study aimed to identify comparison effectivity in health education towards knowledge and ability in caring between Padang Pasir and Pauh Health Center. Method used pre experimental with pretest posttest design. Subject was mothers with children having ARI amount 15 samples. Data was collected by questionnaires. Data analysis used wilcoxon to identify difference pre and posttest of mother’s knowledge and ability in caring, mann whitney-U to know difference between both of them. Study showed there was difference of knowledge and ability in caring between pre and posttest (p=0,002). There was difference in effectivity of health education between Padang Pasir and Pauh on ability in caring (p=0,004).It suggested health education with more interesting media like booklet must be given especially for mothers so ARI’s rate can be reduced in children.
Formulasi Emulgel Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum L.) Widyasari Putranti; Akmal Maulana; Siti Fatmawati Fatimah
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 6, No 1 (2019): J Sains Farm Klin 6(1), April 2019
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.496 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.6.1.7-15.2019

Abstract

Garlic have an activity as antifungal. Garlic extract need to be non spesific standarized to get consistent quality. Emulgel have hydrophobic or hidrophilic active substances because emulgel is a combination of emulsion and gel. This study aims to obtain the garlic extract emulgel formula which has good quality and good physical properties.The garlic extraction method maceration method with ethanol 96% as a solvent (1:7.5). Non spesific parameter of extract standardization were powder lost on drying, water content, ash content, acid-insoluble ash content, mass of extract spesification. Extract were standardized and then formulated in emulgel dosage form with 25% concentration of extract, then emulgel evaluated for physical properties include organoleptic test, homogeneity, pH, temperature stability, spreadability, stickiness, type of emulsion, and viscosity. The results showed rendemen of extract (8.90 ± 0.12)%,  lost on drying (6.85 ± 0.11)%, water content of extract (4.16 ± 1.4)%, ash content of powder (3.24 ± 0.02)% and extract (1.14  ±  0.03)%, acid-insoluble ash content powder (0.96 ± 0.02)% and extract (0.61 ±  0.07)%, the mass of extract spesification 1.028, and for the physical properties test of emulgel preparations obtained homogeneous emulgel, semisolid form, light brown color, smell of extract garlic, stable at 5ºC and 25ºC for 24 hours, pH 7, spreadability (2.49±0.12) g.cm.s-1, stickiness (61.99±5.81)seconds, type of emulsion o/w, viscosity(2.63±0.22) Pa.s. Based on the study was obtained garlic extract that fulfill the requirements of non spesific parameter standardization from Farmakope Herbal Indonesia and emulgel formulation of garlic extract has good physical properties.
Solubilsasi Parasetamol Dengan Ryoto® Sugar Ester dan Propilenglikol Deni Noviza; Nine Febrianti; Salman Umar
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 1, No 2 (2015): J Sains Farm Klin 1(2), Mei 2015
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.799 KB) | DOI: 10.29208/jsfk.2015.1.2.23

Abstract

Paracetamol was an active ingredient, which is poorly soluble in water. Absorption of poorly soluble or slightly soluble in water is influenced by the rate of dissolution. Solubilization is an alternative to improve drug solubility in water with the addition of surfactant. The addition of Ryoto® sugar ester surfactant and propylene glycol cosolvent conducted to determine the concentration of Ryoto® sugar ester and prophylene glycol that increase the solubility and stability of the dosage form. Solubilization of Paracetamol with the addition of Ryoto® sugar ester without propylene glycol and combinations Ryoto® sugar ester and propylene glycol at a concentration below the CMC point (Critical Micell Concentration), at the point of CMC, and above the CMC points in a row is 0.005 mg/ml, 0.006 mg/ml, and 0.007 mg/ml with 10% propylene glycol. The highest solubility of Paracetamol achieved in the formula 7 with a combination of the addition Ryoto® sugar ester (0.007 mg/ml) and propylene glycol (10%) by the recovery percentage of 99.6%, and the combination is also obtained the best preparation stability which is not occur the color change in the preparations during storage at room temperature and place protected from direct sunlight for a month. The addition of Ryoto® sugar ester surfactant and propylene glycol increase the solubility and stability of the solubilization of Paracetamol preparations.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Secara Kualitatif dan Analisis Efektivitas Biaya pada Pasien Pediatri di RSUP Fatmawati Jakarta Fetri Kristiani; Maksum Radji; Alfina Rianti
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 6, No 1 (2019): J Sains Farm Klin 6(1), April 2019
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.666 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.6.1.46-53.2019

Abstract

Peresepan antibiotika yang tidak tepat akan meningkatkan kejadian resistensi. Resistensi antimikroba telah menjadi masalah kesehatan yang mendunia dengan dampak meningkatkan morbiditas, mortalitas, dan biaya kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas penggunaan antibiotik pada pasien pediatri dan pengaruh rekomedasi apoteker dalam meningkatkan kualitas penggunaan antibiotik, menurunkan lama rawat, serta biaya pengobatan. Penelitian ini menggunakan studi pra eksperimen dengan pendekatan prospektif. Data penelitian dikumpulkan dari rekam medik pasien dan dianalis dengan uji chi square serta uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi apoteker dapat menurunkan masalah ketidaktepatan dosis (29,73%) menjadi 0%), ketidaktepatan lama pemberian (51,35% menjadi 5,41%), dan ketidaktepatan pemilihan obat (18,92% menjadi 5,41%). Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) terhadap lama rawat kelompok rekomendasi (R) adalah Rp 2.481.456 lebih rendah dibandingkan kelompok non rekomendasi (NR) adalah Rp 2.640.703, sedangkan ACER terhadap hasil terapi (sembuh) kelompok rekomendasi (R) Rp 9.369.404 lebih rendah dibandingkan kelompok non rekomendasi (NR) Rp 17.985.054. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan antibiotik di RSUP Fatmawati tepat dan bijak, rekomendasi apoteker dapat meningkatkan kualitas penggunaan antibiotik, menurunkan lama rawat dan biaya pengobatan.
Karakterisasi Nanoemulsi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) Nina Jusnita; Wan Syurya Tridharma
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 6, No 1 (2019): J Sains Farm Klin 6(1), April 2019
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.428 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.6.1.16-24.2019

Abstract

Kelor dikenal di seluruh dunia sebagai tanaman bergizi dan WHO telah memperkenalkan kelor sebagai salah satu pangan alternatif untuk mengatasi masalah gizi (malnutrisi) (Broin, 2010). Di Afrika dan Asia daun kelor direkomendasikan sebagai suplemen yang kaya zat gizi untuk ibu menyusui dan anak pada masa pertumbuhan. Semua bagian dari tanaman kelor memiliki nilai gizi, berkhasiat untuk kesehatan dan manfaat dibidang industri. Kelor (Moringa oliefera Lamk) merupakan tanaman perdu  yang mengandung flavonoid, saponin sitokinin, asam-caffeolylquinat dan mengandung asam lemak tak jenuh seperti linoleat (omega 6) dan alfalinolenat (omega 3). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakterisasi nanoemulsi ekstrakdaun kelor dan menguji efektivitas sediaan nanoemulsi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera LAMK.) yang mengandung konsentrasi ekstrak daun kelor. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu pembuatan ekstrak, pembuatan nanoemulsi dengan menggunakan metode homogenisasi dengan kecepatan 24.000 rpm selama 20 menit dan karakterisasi nanoemulsi yang dihasilkan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah konsentrasi ekstrak daun kelor dengan dua taraf yaitu 20 dan 30%. Hasil dari penelitian adalah nanoemulsi dengan rata-rata ukuran butiran 44 dan 28.5 nm dengan viskositas 2 cP dan 2,5 cP. Nanoemulsi ekstrak daun kelor memiliki kelarutan yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak daun kelor. Nanoemulsi memiliki bioavailabilitas yang lebih tinggi (61.33 %) dibandingkan dengan emulsi ekstrak daun kelor (15.83 %).
Pengaruh Kombinasi Magnesium Stearat dan Talkum sebagai Lubrikan terhadap Profil Disolusi Tablet Ibuprofen Syofyan Syofyan; Tri Yanuarto; Maria Dona Octavia
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 1, No 2 (2015): J Sains Farm Klin 1(2), Mei 2015
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.862 KB) | DOI: 10.29208/jsfk.2015.1.2.35

Abstract

A research has been conducted on the combination effect of magnesium stearate and talc as a lubricant to the dissolution profile of Ibuprofen tablets. Of the three formulas made Ibuprofen tablets with wet granulation method. Evaluation of tablets include uniformity of size, weight uniformity, tablet hardness, disintegration, friability of tablets, assay and dissolution. Results of dissolution percentage was done up to 60 indicated that the dissolution the average was 95,72%, 97,65% and 99,93% consecutively for F I, F II and F III. In addition, result of the dissolution efficiency up to 60 minutes for each formula was 82,10%, 87,58%, and 90,76%. According to the dissolution of the data, formula III which had the highest dissolution results compared to formula I and formula II, which likely due to the ratio of the combination of magnesium stearate and talc as a lubricant smaller levels of magnesium stearate.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2025): J Sains Farm Klin 12(2), August 2025 Vol 12 No 1 (2025): J Sains Farm Klin 12(1), April 2025 Vol 11 No 3 (2024): J Sains Farm Klin 11(3), December 2024 Vol 11 No 2 (2024): J Sains Farm Klin 11(2), August 2024 Vol 11 No 1 (2024): J Sains Farm Klin 11(1), April 2024 Vol 10 No 3 (2023): J Sains Farm Klin 10(3), Desember 2023 Vol 10, No 2 (2023): J Sains Farm Klin 10(2), Agustus 2023 Vol 10 No 2 (2023): J Sains Farm Klin 10(2), Agustus 2023 Vol 10 No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023 Vol 10, No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023 Vol 9, No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022 Vol 9 No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022 Vol 9, No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022 Vol 9 No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022 Vol 9 No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022 Vol 9, No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022 Vol 9 (2022): J Sains Farm Klin 9(suplemen), Desember 2022 Vol 8 No 3 (2021): J Sains Farm Klin 8(3), Desember 2021 Vol 8, No 3 (2021): J Sains Farm Klin 8(3), Desember 2021 Vol 8 No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021 Vol 8, No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021 Vol 8, No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021 Vol 8 No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021 Vol 7, No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020 Vol 7 No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020 Vol 7 No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): J Sains Farm Klin 7(1), April 2020 Vol 7 No 1 (2020): J Sains Farm Klin 7(1), April 2020 Vol 6, No 3 (2019): J Sains Farm Klin 6(3), Desember 2019 Vol 6 No 3 (2019): J Sains Farm Klin 6(3), Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): J Sains Farm Klin 6(2), Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): J Sains Farm Klin 6(1), April 2019 Vol 5, No 3 (2018): J Sains Farm Klin 5(3), Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): J Sains Farm Klin 5(2), Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): J Sains Farm Klin 5(1), April 2018 Vol 4, No 1 (2017): J Sains Farm Klin 4(1), November 2017 Vol 3, No 2 (2017): J Sains Farm Klin 3(2), Mei 2017 Vol 3, No 1 (2016): J Sains Farm Klin 3(1), November 2016 Vol 2, No 2 (2016): J Sains Farm Klin 2(2), Mei 2016 Vol 2, No 1 (2015): J Sains Farm Klin 2(1), November 2015 Vol 1, No 2 (2015): J Sains Farm Klin 1(2), Mei 2015 Vol 1, No 1 (2014): J Sains Farm Klin 1(1), November 2014 More Issue