cover
Contact Name
Fitri Amilia
Contact Email
fitriamilia@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
belajarbahasa@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25025864     EISSN : 25030329     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Penggunaan Frasa Nomina dalam Surat Kabar Jawa Pos: Kontruksi Frasa Nomina Aditiawan, Rohmad Tri
Belajar Bahasa Vol 5, No 2 (2020): BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v5i2.3243

Abstract

Kontruksi frasa dalam bahasa Indonesia biasanya tersusun dari dua kata atau lebih sebagai anggotanya dan hubungan antara unsur langsungnya bersifat longgar atau terbuka. Selain itu, frasa memiliki fungsi sintaksis artinya, fungsi yang berkaitan dengan kata atau frasa dalam sebuah kalimat yang terdiri dari subjek, predikat, objek, keterangan, dan pelengkap. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk frasa nominal yang terdapat dalam surat kabar Jawa Pos edisi 3 Desember 2019, (2) mendeskripsikan karakteristik fungsi frasa nominal yang terdapat dalam surat kabar Jawa Pos edisi 3 Desember 2019. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitiatif. Jenis data yang digunakan data kualitatif. Metode analisis data pada penelitian ini dilakukan menggunakan metode agih. Sumber data penelitian ini yaitu data tertulis berupa surat kabar. Teknik pengumpulan data menggunakan baca dan catat. Teknik analisis data dengan mengklasifikasikan teori dan referen frasa nomina. Teknik pengujian keabsahan data dengan mengunakan buku teori, pencocokan kembali data-data juga menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Hasil penelitian adalah bentuk-bentuk dan fungsi frasa nomina dalam surat kabar Jawa Pos edisi 3 Desember 2019 terdiri dari 3 bentuk dan fungsi frasa nomina yang terdiri dari nomina + nomina dengan temuan frasa nomina motor listrik dan rumah tangga yang memiliki kesamaaan menduduki fungsi objek (O), nomina + verba terdapat temuan bahan bakar minyak dan tikus berdasi yang memiliki kesamaan menduduki objek (O), nomina + adjektiva terdapat temuan perguruaan tinggi menduduki subjek (S) dan jangka panjang menduduki keterangan (Ket).
Eksistensi Bahasa Melayu Sintang pada Media Spanduk dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sintang (Kajian Etnolinguistik) Susanti, Yudita; Oktaviani, Ursula Dwi; Suryadi, Tedi
Belajar Bahasa Vol 6, No 1 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v6i1.3491

Abstract

Bahasa daerah merupakan identitas, sarana dalam berkomunikasi, sebuah kearifan lokal dan hegemoni budaya suatu masyarakat sebagai penguna bahasa. Indonesia memiliki sekitar 700 bahasa daerah yang sudah didokumentasikan oleh Badan Bahasa, salah satunya bahasa Melayu Sintang. Di Kabupaten Sintang, eksisktensi bahasa Melayu Sintang digunakan dalam media spanduk dengan tujuan untuk mengajak masyarakat Kabupaten Sintang agar melakukan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19. Eksistensi bahasa Melayu Sintang pada media spanduk dianggap mampu mempengaruhi dan mendorong pembaca sehingga mengikuti isi dari informasi yang disampaikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menemukan bentuk monomorfemis dan polimorfemis dalam bahasa Melayu Sintang yang terdapat pada media spanduk dan untuk melestarikan bahasa Melayu Sintang sebagai kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif yang menjelaskan dan menguraikan bentuk monomorfemik dan polimorfemik yang terdapat dalam bahasa Melayu Sintang pada media spanduk. Teknik pengumpulan data yaitu teknik dokumentasi, teknik simak dan teknik catat. Sumber data penelitian yaitu bahasa Melayu Sintang yang terdapat dalam media spanduk. Berdasarkan hasil penelitian, pembentukan monomorfemis terdapat 24 kata yaitu pada kata bayah, pambar, aboh, utan, yak, demam, sengah, rekong, pedeh, leteh, basok, pakai, banyak, belepa, batok, tik, jom, matok, engkayuk, baik, amaki, bah, menyadik, dan sik. 24 kata tersebut merupakan morfem dasar dan tidak mengalami penambahan morfem. Pembentukan polimorfemis bentuk afiksasi sufiks (nge-) terdapat 1 kata yaitu ngetau; bentuk redupliasi terdapat 1 kata yaitu tano-tano; dan bentuk pemajemukan terdapat 6 kata yaitu bayah pambar (membentuk frasa verba), rekong pedeh (membentuk frasa adjektiva), batok sengah (membentuk frasa ajektiva), bayah am (membentuk frasa verba), nafas sesak (membentuk frasa nomina), dan jom sik (membentuk frasa nomina).
Ekologi Budaya Suku Bajau dalam Novel Mata dan Manusia Laut Karya Okky Madasari Noviatussa’diyah, Noviatussa’diyah; Sugiarti, Sugiarti; Andalas, Eggy Fajar
Belajar Bahasa Vol 6, No 1 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v6i1.3780

Abstract

Novel Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari menggambarkan bentuk relasi antara manusia dengan lingkungan serta ekologi budaya masyarakat pesisir. Adapun penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan (1) gambaran ekologi budaya masyarakat daerah pesisir (2) bentuk relasi antara manusia dan lingkungan (3) dampak relasi manusia dan lingkungan dalam novel Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan ekologi budaya. Sumber data yang digunakan adalah novel Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari.  Data berupa narasi dan dialog tokoh dalam novel Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari. Untuk mendapatkan data tersebut dilakukan dengan menggunakan teknik baca catat. Maksud dari teknik baca catat yaitu membaca keseluruhan novel, kemudian mencatat hal-hal yang berkaitan dengan ekologi budaya atau objek penelitian.  Adapun analisis data yang dilakukan diantaranya adalah mengklasifikasi data, mengkategori data dan menemukan permasalahan penting yang berkaitan dengan perspefktif ekologi budaya yang ada pada masyarakat pesisir khususnya wilayah pesisir suku Bajau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat (1) gambaran ekologi budaya masyarakat darah pesisir (2) bentuk relasi antara manusia dan lingkungan (3) dampak relasi antara manusia dan lingkungan. Relasi-relasi yang mengakibatkan munculnya sebuah dampak positif maupun negatife harus terus diperhatikan agar mencapai ekologi budaya yang ideal.
Kemampuan Membaca Pemahaman Mahasiswa di Lamongan Kholiq, Abdul
Belajar Bahasa Vol 5, No 2 (2020): BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v5i2.3216

Abstract

This study aims to analyze the reading comprehension ability of college students in the Lamongan Regency. The focus research is the level of literal, inferential, critical, and creative comprehension of college students in the Lamongan Regency. This research uses descriptive quantitative. The sample of this study was 373 Universitas Islam Lamongan students; 353 students of Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan; 222 Universitas Billfath Lamongan. Data collection used a test. Data analysis is to find the mean value. The results of the study showed that the level of literal comprehension was 64.12 with a high category. The level of inferential comprehension was 57.95 in the medium category. The level of critical comprehension was 61.49 with a high category. The level of creative comprehension was 44.25 with a medium category. Of the four results above, the level of reading comprehension of college students in the Lamongan Regency is at a medium level with a mean 56.95. The results are above the average national literacy rate of 37.32.
Teknik Pelukisan Analitik dan Dramatik pada Tokoh Utama dalam Novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman El Shirazy Devi, Novia Isfa
Belajar Bahasa Vol 6, No 1 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v6i1.4157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelukisan tokoh yang digunakan penulis untuk menggambarkan watak tokoh dengan teknik analitik dan dramatik pada Novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy.  Pelukisan tokoh merupakan cara yang digunakan oleh pengarang untuk menyampaikan penggambaran watak tokoh. Penggambaran tokoh disampaikan dengan teknik analitik yakni teknik penggambaran tokoh secara langsung oleh penulis dan teknik dramatik yakni teknik penggambaran tokoh secara tidak langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teks yang memuat penokohan dengan teknik analitik dan dramatik pada novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy. Sumber data pada penelitian ini adalah Novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy yang diterbitkan oleh Republika Penerbit pada tahun 2019 dengan 266 halaman. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah teknik telaah dokumen. Hasil dari penelitian ini adalah pada Novel Kembara Rindu penulis menggunakan dua teknik dalam menggambarkan watak tokoh yakni dengan teknik analitik dan teknik dramatik. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa dalam novel Kembara Rindu penulis dominan menggunakan teknik dramatik untuk menggambarkan watak tokoh utama yakni Ridho. Maka, berdasarkan temuan ini menunjukkan bahwa penulis tidak intens menggunakan teknik analitik agar pembaca merasa penasaran dan bertanya-tanya dalam interpretasinya terhadap watak tokoh dalam novel. Teknik analitik yang menggambarkan watak tokoh oleh pengarang secara langsung, menunjukkan watak Ridho yakni ramah, selanjutnya teknik dramatik menunjukkan bahwa tokoh Ridho merupakan orang yang patuh, dapat diandalkan, dapat dipercaya, ramah, sopan, penurut, beretika, bijaksana, cekatan, tegas, pantang menyerah, dan pekerja keras dengan menggambarkannya melalui perilaku tokoh, ucapan tokoh kepada orang lain, ucapan orang lain kepada tokoh, dan cara berpikir tokoh.
Analisis Trauma Masa Lalu Tokoh Sari dalam Novel “Wanita Bersampur Merah” Karya Intan Andaru: Kajian Psikologisastra Nurdayana, Ika; Saraswati, Ekarini
Belajar Bahasa Vol 5, No 2 (2020): BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v5i2.3011

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan pertama, menguraikan trauma masalalu yang  dialami oleh tokoh Sari.  Kedua, mendeskripsikan  bentuk trauma yang dialami tokoh Sari. Ketiga, menganalisis bentuk penguatan yang terdapat dalam novel “Wanita bersampur Merah”. Untuk mengupas permasalahan  trauma yang dialami oleh tokoh Sari dalam novel “Wanita Bersampue Merah”   digunakan  pendekatan psikologisastra dengan konsep psikologi Behaviorisme Skinner . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif.Teknik yang digunakan  padaadalah teknik baca catat,serta  analisis data yang digunakan adalah deskriptif analitik. Sumber data pada penelitian ini yaitu, novel “Wanita Bersampur Merah”  Hasil penelitian ini   ditemukan sub pembahasan pertama, ditemukan  dua faktor  yang melatarbelakngi trauma yang dialami oleh tokoh Sari yakni , (1) Pembunuhan , (2) Diskriminasi. Kedua  ditemukan bentuk trauma yang dialami oleh tokoh Sari yakni, (1) Ketakutan Pada Dunia Luar, (2) Kecemasan Tokoh Sari pada Bahaya yang ditemui  pada  masalalunya. Ketiga,  ditemukan du bentuk penguatan  yang  ada pada diri tokoh sari untuk memulihkan trauma masa kecilnya yakni, (1) Penguatan positif, (2) Penguatan Positif bersifat tetap.
Kohesi pada Teks Biografi Siswa SMK Kelas XI Veddayana, Campin; Anita, Fenny; Prayoga, Ricky Setya
Belajar Bahasa Vol 6, No 1 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v6i1.3916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan kohesi dalam teks biografi karya siswa kelas XI SMK Negeri di Malang. Data penelitian diperoleh dari teks biografi yang disusun oleh siswa kelas XI SMK. Data penelitian tersebut diinterpretasi dengan melalui tahapan reduksi, kodifikasi, analisis, dan penarikan kesimpulan. Analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Dari hasil analisis data ditemukan bahwa peranti kohesi gramatikal maupun kohesi leksikal digunakan dalam teks biografi siswa kelas XI SMK. Penggunaan penanda konjungsi sebagai peranti kohesi gramatikal dan reiterasi yang merupakan peranti kohesi leksikal mendominasi teks biografi siswa.
Eufemisme dan Disfemisme dalam Karangan Emha Ainun Nadjib: “Hidup Itu Harus Pintar Ngegas dan Ngerem” Rois, Habib
Belajar Bahasa Vol 6, No 1 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v6i1.4031

Abstract

Changes in the meaning of words with refinement (euphemism) and refinement (dysfemism) occur at the level of a sentence marked by words, phrases and clauses. The purpose of this research is to describe the forms of euphemisms and dysphemisms in the essay of Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) with the title "Life Must Be Clever Ngegas and Ngerem" through a component analysis. The paradigm in research uses qualitative by referring to the natural axioms of reality, the relationship between the researcher and the one being studied, the possibility of generalization, and the causal relationship. The data in this study are in the form of sentences in Cak Nun's essay which are included in the process of changing the meaning of euphemisms and dysfemisms. The data is taken from a book entitled "Life Must Be Smart and Ngerem", an article that contains motivation and teachings of life based on Islamic law. The data analysis process in this study includes four stages, namely domain analysis, taxonomic analysis, component analysis, and cultural theme analysis. The results in this study contain a form of euphemism with two modes of use, namely protection and motivation. Meanwhile, dysphemism has two modes of use which include negative evaluation and satire. The four modes are then combined with the equivalent words in accordance with the context of the sentence, giving rise to comparisons based on the meaning components contained. Comparison of meaning components aims to determine the level of meaning change which refers to refinement and roughing. There is one word without comparing the meaning component with its equivalent, namely the word pramonyet. The term pramonyet is used as a form of curbing which refers to the process of comparing human needs with a monkey.
Analisis Butir Soal Ujian Semester Kelas VIII Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Susetyo, Agus Milu
Belajar Bahasa Vol 5, No 2 (2020): BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v5i2.2789

Abstract

Butir soal yang diberikan kepada siswa sangat perlu untuk di analisis. Analisis ini mulai dari tingkat kesukaran, daya beda dan daya pengecoh khusus pada soal tipe pilihan ganda. Hal ini dilakukan untuk menjadikan instrumen asesmen menjadi berkualitas dan valid. Peneliti telah melakukan analisis tersebut dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang peneliti gunakan adalah lembar jawaban siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 1 Jember. Sementara itu, data yang dipakai dalam penelitian ini adalah dokumentasi angka atau skor dari jawaban siswa. Selanjutnya tahapan dari analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Usaha untuk memperoleh keabsahan data peneliti menggunakan teknik ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal sebagai berikut. Pertama, dilihat dari tingkat kesukaran butir soal terdapat 5 jenis tingkat kesukaran di 40 butir pilihan ganda yaitu sangat mudah (3 soal), mudah (9 soal), sedang (22 soal), sukar (3 soal), sangat sukar (3 soal). Sementara itu, untuk soal uraian semuanya (5 soal) berkategori sedang. Kedua, dilihat dari daya pembeda tiap butir terdapat empat jenis yaitu dapat digunakan (9 soal), digunakan dengan revisi (5 soal), revisi (2 soal) dan dibuang (24 soal) untuk tipe soal pilihan ganda. Sementara itu, untuk soal uraian yang terdiri dari 5 soal berkategori dapat digunakan tapi revisi. Ketiga, dilihat dari daya pengecoh butir soal pada pilihan ganda terdapat 16 butir soal dengan daya pengecoh baik dan 24 butir soal dengan daya pengecohnya tidak baik. Kegagalan butir soal ini dikarenakan tidak validnya soal yang disusun guru. Artinya soal yang disajikan saat ujian tidak bisa atau tidak tepat untuk mengukur atau tidak tepat untuk mengetes siswa sesuai kompetensi yang diujikan. Kevalidan soal bisa dilihat dari analisis daya beda, tingkat kesusakaran dan efektivitas pengecoh khususnya pada soal pilihan ganda. Soal yang tidak memenuhi tiga kriteria harus di revisi dan diganti dengan soal yang baru. Namun tetap bisa saja digunakan untuk kegiatan tes-tes yang sifatnya lebih ketat atau sangat longgar.
Perwujudan Kohesi dan Koherensi Tulisan Makalah Mahasiswa Sakrim, Sakrim; Ulfa, Mariam
Belajar Bahasa Vol 6, No 1 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v6i1.4379

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk membahas dan mengkaji tulisan mahasiswa dari segi kepaduan antar kalimat dan kepaduan antar paragraf. Objek penelitian ini adalah makalah mahasiswa. Makalah menjadi indikator ciri dan pola mahasiswa dalam menulis. Berdasarkan tulisan dapat diketahui alur dan pola berpikir. Oleh sebab itu kepaduan antar kalimat dan antarparagraf sangat penting agar tulisan dapat dipahami dengan baik dan memiliki struktur yang sistematis. Kohesi dan koherensi serta tatanan bahasa yang benar menjadi sangat penting untuk membuat alur berpikir yang dapat diterima dan dipahami oleh pembaca. Data dalam penelitian ini adalah tulisan hasil makalah mahasiswa prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik baca catat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa mahasiswa mengulang kata yang sama dalam satu paragraf, ditemukan penggunaan sinonim yang definisniya kurang relevan dengan konteks kalimat, penggunaan hiponim yang belu  merujuk pada unsur yang lebih besar sehingga kepaduan antar kalimat dan antar paragraf belum terhubung dengan baik. Untuk koherensi, ditemukan satu kesalahan sama yang banyak dilakukan mahasiswa adalah pada penggunaan pola syarat hasil pada setiap paragraf sehingga kelogisan antar kalimat dan antarparagraf belum dapat terbentuk. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa mahasiswa lebih banyaj melakukan kekeliruan pada aspek kohesi dibandingkan dengan koherensi sehingga dengan temuan ini dapat diambil langkah lanjutan untuk dapat meningkatkan kualitas tulisan yang lebih padu, dan dapat dipahami oleh pembaca. Â