Articles
252 Documents
Resepsi Sastra Naskah Drama “Bulan Bujur Sangkar†Karya Iwan Simatupang
Melati, Inka Krisma;
Saraswati, Ekarini
Belajar Bahasa Vol 5, No 2 (2020): BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/bb.v5i2.3268
Resepsi sastra merupakan pengolahan teks dalam pemberian makna terhadap sebuah karya sastra. Tujuan penelitian ini [1] untuk mengetahui tanggapan pembaca terhadap unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam naskah drama dan [2] untuk mengetahui kesan pembaca terhadap naskah drama. Objek yang digunakan adalah naskah drama Bulan Bujur Sangkar karya Iwan Simatupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisa yaitu mendeskripsikan secara detail fakta-fakta keadaan permasalahan yang terdapat dalam naskah drama dan disusul dengan penguraian. Data dalam penelitian ini adalah jawaban pembaca yang terdapat dalam angket pertanyaan. Sumber data penelitian ini adalah angket pertanyaan. Penelitian ini menggunakan dua teknik penelitian yaitu [1] teknik simak catat dan [2] teknik pengumpulan jawaban pembaca. Analisis data dilakukan dengan menginterpretasikan data sesuai dengan teori yang digunakan. Hasil penelitian ini [1] tanggapan pembaca terhadap unsur intrinsik yang terdapat pada naskah drama adalah tanggapan yang positif dan bersifat membangun. Menurut pembaca pemilihan penokohan, alur, latar dan bahasa yang digunakan pada naskah drama saling berkaitan satu sama lain dan sama-sama menghidupkan naskah drama tersebut. [2] Kesan yang disampaikan pembaca adalah kesan positif, terutama pada pesan moral yang terdapat dalam naskah drama. Menurut pembaca pesan moral tersebut sesuai dengan kehidupan saat ini yaitu generasi saat ini seharusnya membentengi dirinya dengan perbuatan yang positif agar terhindar dari perbuatan yag negatif.
Kerumitan Kalimat Bahasa Indonesia Siswa Autis
Astri Widyaruli Anggraeni
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/bb.v6i2.4972
Tata Bahasa Semesta diyakini oleh para ahli bahasa sebagai piranti belajar bahasa pada anak yang dapat mengembangkan pemerolehan bahasanya. Penelitian ini mengkaji dan mengeksplanasikan kerumitan kalimat bahasa Indonesia siswa autis yang dibangun dengan inti leksikal. Hasil yang didapatkan adalah siswa autis mengembangkan kerumitan kalimat dengan menggunakan inti leksikal verba dengan pola tanpa komplemen, inti leksikal verba dengan adanya argumen dalam, inti leksikal dengan keterangan tambahan frase preposisi, dan koordinasi verba berpalang satu (V’ coordination). Pada inti leksikal adjektiva berupa kalimat tanpa argumen yang berproyeksi maksimal dan diproyeksikan langsung ke proyeksi maksimal (FAdj). Kalimat tersebut dianalisis menggunakan skema X-Bar sebagai salah satu model TBPI (Government and Binding).
Penerapan Model Pembelajaran Number Head Together: Upaya Meningkatan Keterampilan Menulis Esai Mahasiswa
Sri Widayati;
Yasinta Mahendra;
Rohmani Rohmani
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/bb.v6i2.5999
Masalah dalam penelitian ini ialah masih relatif rendahnya kemampuan mahasiswa PBSI Universitas Muhammadiyah Kotabumi untuk menulis esai, sehingga perlu digunakan metode pembelajaran Number Head Together (NHT) dalam proses pembelajaran guna membantu meningkatkan hasil kemampuan mahasiswa dalam menulis esai. Tujuan penelitian ini ialah untuk memberikan gambaran peningkatan kemampuan menulis esai pada mahasiswa PBSI Universitas Muhamadiyah Kotabumi setelah dosen memakai pembelajaran model Number Head Together (NHT). Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Data yang didapatkan merupakan hasil dari nontes, yaitu melalui proses observasi, wawancara kepada mahasiswa, serta melakukan teknik dokumentasi berupa hasil pengujian prasiklus. Berdasarkan data penelitian yang telah diperoleh, didapati hasil bahwa terdapat peningkatan yang cukup signifikan terhadap kemampuan menulis esai pada mahasiswa PBSI Universitas Muhammadiyah Kotabumi setelah mengikuti mata kuliah menulis esai dengan menggunakan model pembelajaran NHT.
Resiliensi Perempuan Korban Kekerasan Seksual dalam Metropop Scars and Other Beautiful Things karya Winna Efendi
Tania Intan;
Ferli Hasanah
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/bb.v6i2.5757
Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan resiliensi perempuan sebagai korban kekerasan seksual di dalam novel Scar and other beautiful things(2020) karya Winna Efendi. Metode yang diterapkan untuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis. Data yang terdiri dari kata, frasa, dan kalimat di dalam novel tersebut dikumpulkan dengan teknik simak catat setelah melalui pembacaan tertutup. Data selanjutnya dikategorisasi, diinterpretasi, dan dikaji dengan teori-teori yang relevan dengan permasalahan kekerasan seksual dan resiliensi perempuan. Penelitian ini memperlihatkan bahwa kekerasan seksual merupakan bentuk ekspresi maskulinitas dan penegasan kekuasaan. Kekerasan seksual juga berkaitan dengan stereotip perempuan sebagai korban yang disalahkan karena dianggap berpakaian terbuka sehingga mengundang hasrat laki-laki. Tokoh Harper pun memperlihatkan resiliensi untuk keluar dari situasi traumatis yang tidak menguntungkannya dengan bantuan dari sistem pendukungnya yaitu keluarga, sahabat, dan pacarnya. Melalui novel Scars, terungkap kritik pengarang mengenai kasus kekerasan seksual yang kerap menimpa perempuan (maupun laki-laki). Kenyataan memperlihatkan bahwa pelakunya sering tidak mendapatkan hukuman yang adil, dan yang sering terjadi, korban yang seharusnya dilindungi dan mendapatkan hak konseling cenderung dikriminalisasi.
Pemanfaatan Studi Nilai-Nilai Profetik dalam Pembelajaran Sastra di Perguruan Tinggi
Adenarsy Avereus Rahman;
Andayani Andayani;
Sarwiji Suwandi;
Budhi Setiawan
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/bb.v6i2.5628
Nilai profetik mengandung nilai-nilai terpuji yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw, tidak hanya diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, nilai profetik dapat diimplementasikan dalam karya sastra.di sisi lain nilai profetik dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran sastra, khususnya diperguruan tinggi secara akademisi memiliki tingkat pemahaman yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan 1) implementasi nilai profetik pada novel Bulan Nararya karya Sinta Yudisia. 2) sebagai bahan referensi dalam pembelajaran sastra, 3) sebagai sarana menanamkan nilai pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara, bentuk data berupa kata atau kalimat yang mengacu pada penelitian, validasi data menggunakan trianggulasi sumber data dan teori, teknik analisis menggunakan analisis isi. Hasil penelitian ini (1) Menunjukan bahwa studi nilai profetik bisa dimanfaatkan sebagai materi pembelajaran sastra sebagai pendekatan sastra yang digunakan dalam mengapresiasi karya sastra. (2) Studi nilai profetik dapat dijadikan sarana dalam menanamkan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam karya sastra. Dengan adanya penelitian ini mampu memberikan pengalaman belajar baru dengan menggunakan kajian baru dengan tujuan memperluas khazanah pengetahuan tentang sastra.
Analisis Kebutuhan Model Task-Based untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Materi Fonetik
Masnuatul Hawa;
Syahrul Udin;
Muhammad Ardi Saputra
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/bb.v6i2.5914
Fonetik merupakan salah satu bab yang dipelajari pada mata kuliah fonologi. Pembelajaran fonetik di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia selama ini masih dianggap sebagai materi yang sulit dimengerti dan butuh ketelitian yang lebih. Pemilihan model pembelajaran untuk menyampaikan materi masih berpusat pada penekanan kajian konseptual dan teori dan belum mengarah pada tugas-tugas yang bisa mengasah kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Oleh sebab itu, penerapan model pembelajaran dengan model Task-Based dinilai sangat penting untuk dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi pembelajaran fonetik mahasiswa semester II Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP PGRI Bojonegoro, selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan model yang dibutuhkan dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa semester II Program Studi pendidikan bahasa dan Sastra Indonesia pada materi fonetik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara, dan angket. Data kualitatif yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan angket dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) mahasiswa yang menjawab sangat tidak setuju pada penggunaan model task-based ada 2 %; 2) mahasiswa yang menjawab tidak setuju akan penggunaan model task-based untuk materi fonetik ada 8%; 3) mahasiswa yang menjawab setuju akan model task-based untuk pembelajaran materi fonetik ada 10%; dan 4) mahasiswa yang menjawab sangat setuju akan penerapan model task-based untuk membelajarkan materi fonetik ada 80%.
Eksplorasi Nilai Kepahlawanan Kyai Hasan Mukmin Daerah Sidoarjo sebagai Bahan Pendidikan Karakter
Amelia Widya Hanindita
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/bb.v6i2.5786
Pahlawan merupakan sosok teladan, rela berkorban, berani, dan berjasa bagi suatu bangsa. Dengan demikian, generasi muda harus dapat memetik pelajaran dari kisah perjuangan para pahlawan dan menerapkan nilai kepahlawanan tersebut. Hal ini dilakukan untuk menguatkan pendidikan karakter agar generasi muda lebih kokoh dalam menghadapi tantangan di abad ke-21. Dalam penelitian ini akan dibahas nilai kepahlawanan yang ada dalam diri Kyai Hasan Mukmin dan pemanfaatan nilai kepahlawanannya sebagai bahan ajar pendidikan karakter. Penelitian ini dilakukan karena kisah perjuangan Kyai Hasan Mukmin menarik untuk ditelusuri lebih mendalam dan terdapat nilai kepahlawanan dalam sosoknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai kepahlawanan dalam diri Kyai Hasan Mukmin dan pemanfaatan nilai kepahlawanan tersebut sebagai bahan ajar pendidikan karakter. Pendekatan yang digunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kepahlawanan yang ditemukan dalam diri Kyai Hasan Mukmin adalah ulet, rela berkorban, berjiwa pemimpin, teladan, gigih, pantang mundur, dan berjiwa pelopor. Kemudian, pemanfaatan nilai kepahlawanan sebagai bahan ajar pendidikan karakter dideskripsikan melalui cerita narasi dengan judul “Kyai Hasan Mukmin, Pahlawan dari Sidoarjo”. Hasil penelitian dapat diimplementasikan untuk menguatkan pendidikan karakter bagi mahasiswa.
Tindak Tutur Direktif dalam Bahasa Lisan pada Apoteker di Puskesmas Sukabumi
Alfi Khoiru An Nisa;
Gigit Mujianto
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/bb.v6i2.5388
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif pada bahasa lisan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan berupa video konseling antara apoteker dan pasien yang diunduh di Youtube. Data yang digunakan adalah kutipan berupa kata atau kalimat yang terdapat dalam percakapan antara pasien dan apoteker pada saat proses konseling yang masih relevan dengan tindak tutur direktif dan bahasa lisan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan berupa mengunduh video konseling di Youtube, membuat transkripsi tuturan antara apoteker dan pasien, dan mengelompokkan kata atau bahasa dari hasil transkripsi sesuai dengan indikator penelitian tindak tutur direktif dan bahasa lisan. Hasil penelitian memuat bentuk tindak tutur direktif terdapat 4 jenis yaitu menyuruh dengan tujuan meminta mitra tutur untuk melakukan sesuatu, memohon dengan tujuan meminta mitra tutur melakukan sesuatu akan tetapi meminta dengan disertai rasa hormat, menyarankan dengan tujuan memberikan saran atau anjuran kepada mitra tutur dan menasihati dengan tujuan memberikan nasihat kepada mitra tutur. Sedangkan hasil penelitian dari bahasa lisan mengenai ciri linguistiknya terdapat ciri tidak menyertakan fungsi dengan lengkap (tidak menyertakan fungsi subjek atau objek atau predikat), frasa-frasa sederhana, kalimat yang sering diulang dan bahasa yang digunakan tidak baku.
Teori Pemerolehan Bahasa Nativisme LAD
Ulfa Khusnatul Hidayah;
Mohamad Jazeri;
Binti Maunah
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/bb.v6i2.5539
Teori pemerolehan bahasa Nativisme LAD meyakini pendapatan kosakata bahasa pada anak adalah pemberian warisan orangtua semenjak lahir. Chomsky mengubah pandangan mengenai pemerolehan bahasa telah diubah dan dirintis dengan munculnya TPB model baru yang bersifat rasionalis, yakni TPB Model Nativis LAD. Karena hal tersebut, Chomsky mendapatkan gelar sebagai pencetus serta pengemuka TPB Nativis LAD. Seorang anak biasanya mempelajari bahasa secara perlahan dan abstrak. Sang anak melakukan hal tersebut tanpa adanya instruksi eksplisit maupun pengaruh dari lingkungan sebagai petunjuk prinsip dasarnya. Pemerolehan bahasa ialah produk yang terjadi akibat interaksi secara nyata di antara pelajar dengan manusia dewasa di lingkungan sekitarnya, pelajar berperan sebagai pemain aktif. Kelebihan Teori Nativisme diantaranya adalah: 11) Dapat menonjolkan bakat yang manusia miliki 2) Mendorong perwujudan diri sebagai manusia berkompetensi 3) Membantu manusia dalam penentuan dari sebuah pilihan 4) Mendorong perkembangan potensi diri manusia. Sedangkan kekurangan Teori Nativisme diantaranya adalah: 1) Pandangan negative dari teori ini adalah seolah-olah manusia memiliki sifat-sifat sulit diubah karena sifat-sifat turunan telah melekat padanya sejak lahir. 2) Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia secara tidak disadari juga melibatkan teori ini. Contohnya ketika materi naratif. Siswa diberikan kewenangan untuk mengolah bahsaanya sendiri untuk membentuk suatu ceirta naratif. Hal ini juga memerlukan bakat bahasa yang dimiliki siswa.
Tindak Tutur dalam Instagram Akun @kata2bijak dan Kaitannya dengan Bahan Ajar di SMP Kelas VIII
Septina Rahayu;
Denik Wirawati
Belajar Bahasa Vol 6, No 2 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/bb.v6i2.5681
Manusia tidak dapat lepas dari permasalahan hidup. Sehingga memerlukan tuturan yang memotivasi atau bersifat positif, agar menumbuhkan semangat dalam diri seseorang. Ketika menyusun bahasa juga harus menggunakan bahasa yang bersifat mempengaruhi atau memberi saran dengan mengandung makna yang dalam bagi pembacanya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur yang terdapat dalam instagram akun @kata2bijak serta keterkaitan tindak tutur dalam instagram akun @kata2bijak dengan bahan ajar teks poster di SMP kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis padan referensial dengan teknik dasar pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan hubung banding menyamakan (HBS). Data dalam penelitian ini diperoleh dari unggahan instagram akun @kata2bijak. Instagram tersebut mengunggah tuturan kata-kata bijak yang memotivasi atau hal-hal yang sifatnya positif. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan 1) jenis tindak tutur lokusi yang tuturannya menghasilkan sebuah makna, ilokusi berupa tuturan yang ditunjukkan melalui penekanan komunikatif dan mengharapkan adanya tindakan, dan perlokusi berupa tuturan yang menimbulkan efek bagi pembaca. 2) Fungsi tindak tutur lokusi yaitu representatif kategori menyatakan, fungsi ilokusi dan perlokusi yaitu representatif kategori menyatakan, dan direktif kategori memberi perintah. 3) tindak tutur dalam instagram akun @kata2bijak dapat dikaitkan dengan bahan ajar teks poster di SMP kelas VIII tentang kaidah kebahasaan.