cover
Contact Name
Benny Hidayat, PhD
Contact Email
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
Published by Universitas Andalas
ISSN : 18582133     EISSN : 24773484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Sipil' translated as Civil Engineering Journal, is a scholarly periodical that published by Civil Engineering Departement, Faculty of Engineering, Andalas University (Unand), Padang, West Sumatra, Indonesia. The journal, abbreviated as JRS-Unand, covers recent topics in civil engineering as stated in its focus and scope. JRS-Unand publishes 6-10 articles in each edition with 8-14 pages long for each article. One volume of JRS-Unand divided into two editions, which published in February and October each year. Articles are written in Bahasa Indonesia (Indonesian language) or can be in English.
Arjuna Subject : -
Articles 342 Documents
Optimasi Komposisi Pasir, Foam Agent dan Suhu Curing Pada Sintesis Beton Ringan Selular Geopolimer Dengan Pendekatan Metode Taguchi Sukmana, Ndaru Candra; Masbuchin, Eky; Anggarini, Ufafa
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 16 No. 1 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.1.1-11.2020

Abstract

Beton ringan geopolimer telah disintesis dengan abu layang kelas C (fly ash class C) sebagai sumber aluminosilikat dan penambahan foam agent sebagai agen pembentuk pori dengan metode CLC (Celular Lightweight Concrete). Sintesis geopolimer dalam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode Taguchi, yaitu metode perbaikan produk dengan biaya dan sumber daya seminal mungkin. Faktor yang diamati dalam penelitian ini adalah rasio penambahan pasir, rasio foam agent, dan kondisi suhu curing. Metode ini dijalankan untuk mengidentifikasi faktor yang berpengaruh signifilkan terhadap kuat tekan geopolimer melalui analisis ANOVA dan menentukan level optimum dari setiap faktor yang berpengaruh dalam sintesis geopolimer melalui nilai Signal to Noise Ratio (SNR) dengan karakteristik larger is better. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh pada kuat tekan adalah faktor perbandingan volume antara foam terhadap campuran pasir dan pasta geopolimer. Komposisi optimum diperoleh dengan kombinasi rasio pasir tehadap pasta geopolimer sebesar 1:1, rasio foam terhadap pasir dan pasta sebesar 1:1 serta suhu curing sebesar 25 oC sehingga menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata maksimum sebesar 63 kg/cm2.
Analysis of Maintenance Management and Building Care In the State University of Padang Kombino, Budi Agus; Hidayat, Benny; Ophiyandri, Taufika
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 15 No. 1 (2019)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.15.1.33-42.2019

Abstract

Since establishment on September 1, 1954, the State University of Padang (UNP) has undergone many changes, especially in the number and shape of existing buildings. It requires a Maintenance and Building Care management system. The purpose of this research is to identify the implementation of  PU Ministerial regulation number: 24/PRT/M/2008, about: Guidance of Maintenance and Building Care at UNP. The research method is a descriptive method. Data is collecting by direct observation, distributing questionnaires to 70 respondents divided according to their functions (16 leaders, 12 managers, 30 executors, and 12 students), and collecting maintenance documents and building drawings, literature from research results, journals, building maintenance, and care manuals. The questionnaire is filled in numerical form and processed using an Excel program using descriptive and quantitative analysis that is displayed in the form of bar charts. The results of data processing show that the level of application of Public Works Ministerial regulation at UNP is between 53.01%-74.5%, which is categorized as ‘good enough’ to ‘Good’. The results of this calculation cannot be used as a conclusion in the study, the data obtained need to be validated with other data, including data from direct observations in the field, as well as interviews with several leaders at UNP. After validation with the data, it can be concluded thoroughly that the implementation of the Public Works Ministerial regulation at UNP falls into the ‘less good’.
Evaluasi dan Proyeksi Kebutuhan Bangunan Terminal Bandar Udara Internasional Kualanamu Permatasari, Andi Asri; Sandhyavitri, Ari; Malik, Alfian
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 15 No. 2 (2019)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.15.2.115-128.2019

Abstract

Bandara Internasional Kualanamu yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara memiliki luas eksisting (2016) seluas 118.930 m2 yang berkapasitas 8,9 juta penumpang per tahunnya yang dapat menampung penumpang pada jam sibuk sebanyak 4.134 penumpang. Hal ini menyebabkan kekhawatiran akan kapasitas bangunan terminal yang tidak dapat melayani kebutuhan penumpang pada tahun 2030. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membuat proyeksi rencana kebutuhan bangunan terminal penumpang (2020-2030). Metodologi statistik regresi linier berganda diaplikasikan dalam membuat proyeksi penumpang ini. Volume penumpang dipakai sebagai variabel terikat (dependent variable).  Adapun jumlah penduduk (Pdd) Provinsi Sumatera Utara dan  PDRB Perkapita atas Dasar Harga Konstan Tahun 2010 (Pkt) Provinsi Sumatera Utara sebagai variabel bebas (independent variable) dengan bantuan program SPSS versi 23.0 serta Microsoft Excel maka dihasilakan, PDRB Perkapita (atas Dasar Harga Konstan Tahun 2010) berpenaruh kuat pada pertumbuhan penumpang domestic.  Persamaan proyeksi volume penumpang = -9.098.309,11 + 0,498 Pkt dengan R2 0,935. Berdasarkan KP Nomor 482 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Bandar Udara (RIB) Internasional Kualanamu Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara digarisbawahi pentingnya pengembangan Bandar udara ini dimasa yang akan datang. Berdasarkan RIB dan penelitian ini pengembangan  luasan bangunan terminal ini perlu dibuat secara bertahap. Rencana tahap 1 (2020-2025) diproyeksi kebutuhan luas bangunan terminal adalah 154.700 m2 dan untuk pengembangan tahap 2 (tahun 2025-2030) kebutuhan bangunan terminal adalah seluas 223.000 m2.
Desain Kolam Retensi Pada Daerah Aliran Sungai Bekala Zevri, Asril
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 15 No. 2 (2019)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.15.2.90-102.2019

Abstract

Kota Medan merupakan salah satu kota di Provinsi Sumatera Utara yang mengalami perubahan tata guna lahan akibat adanya pertambahan jumlah penduduk dengan tingkat kelahiran yang cukup tinggi. Perubahan tata guna lahan di sekitar DAS memberikan dampak yang buruk terhadap kemampuan menampung debit aliran. DAS Deli menjadi salah satu DAS yang mencakup wilayah Kota Medan dengan memiliki beberapa Sub Das salah satunya yaitu Sub DAS Bekala. Musim hujan dengan intensitas yang tinggi dan waktu yang lama mengakibatkan wilayah Kota Medan berubah menjadi daerah genangan banjir akibat meluapnya tinggi muka air banjir khususnya Sungai Bekala. Dampak banjir yang terjadi mengakibatkan kerugian bagi masyarakat di Kota Medan sehingga perlu adanya solusi yang efektif dalam pengendalian banjir Kota Medan. Tujuan penelitian ini untuk melakukan desain kolam retensi di DAS Bekala berdasarkan debit banjir kala ulang dengan debit kapasitas penampang Sungai Bekala. Lingkup kegiatan dalam penelitian ini yaitu menganalisa curah hujan harian rata-rata maksimum DAS Bekala, curah hujan harian maksimum kala ulang 2 s/d 100 tahun, debit banjir kala ulang 2 s/d 100 tahun, debit kolam retensi, dan desain kolam retensi.  Hasil analisa studi menjelaskan yaitu debit kolam retensi DAS Bekala mencapai 94.37 m3/det dengan lama waktu puncak banjir 3.37 jam. Simulasi volume total tampungan kolam retensi DAS Bekala mencapai 907,769.80 m3 dengan rencana dimensi luasan 50 ha dan tinggi 1.82 m. Rencana dimensi bangunan intake lebar 4 m, bukaan pintu 3 m, dan tinggi 4 m dengan jumlah sebanyak 3-unit dan dimensi bangunan pintu penguras lebar 2 m, bukaan pintu 0.5 m, dan tinggi 1 m sebanyak 1 unit.
Perbandingan Analisis Kapasitas Lentur Balok Beton Bertulang Berdasarkan Beberapa Peraturan di Dunia Wibowo, Leonardus Setia Budi; Angkoso, Agustinus
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 16 No. 3 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.3.205-216.2020

Abstract

Pemanfaatan material beton bertulang semakin meningkat, terutama pada struktur bangunan baik bangunan rendah maupun bangunan tinggi. Salah satu kunci dalam suatu struktur adalah perhitungan nilai kapasitas lentur pada elemen balok beton bertulang. Dalam suatu analisis prediksi nilai kapasitas lentur, nilai koefisien pada diagram blok tegangan dan regangan ultimit beton memiliki peranan yang sangat penting. Pada peraturan ACI 318, nilai koefisien tersebut dikembangkan berdasarkan hasil eksperimen pada kolom yang menggunakan beton mutu normal, namun dalam pelaksanaannya hingga saat ini, nilai koefisien tersebut digunakan juga untuk perhitungan pada struktur yang menggunakan beton mutu tinggi. Terdapat beberapa macam peraturan serta laporan ilmiah di dunia dengan nilai koefisien yang berbeda-beda, sehingga mengakibatkan prediksi nilai kapasitas lentur yang berbeda pula. Pada penelitian ini dilakukan analisis prediksi nilai kapasitas lentur balok beton bertulang menggunakan beberapa peraturan yang berlaku di beberapa negara antara lain ACI 318, AS3600, CAN-A23.3, CEB-FIP Model Code, JSCE dan NZS 3101 serta laporan ilmiah ACI ITG-4, dan dari hasil prediksi tersebut dibandingkan dengan nilai kapasitas lentur yang didapatkan dari uji eksperimental. Total terdapat 58 benda uji balok beton bertulang, dengan rincian 35 benda uji yang menggunakan beton mutu normal dibawah 55 MPa dan 23 benda uji yang menggunakan beton mutu tinggi diatas 55 MPa yang diuji dengan beban monotonik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahawa peraturan CEB-FIP Model Code memberikan prediksi terbaik untuk beton mutu normal dengan nilai rasio Vexp/Vmn sebesar 1,085 sedangkan untuk beton mutu tinggi, peraturan ACI 318 memberikan prediksi terbaik dengan nilai rasio Vexp/Vmn sebesar 1,124.
Aplikasi Metode Rapid Visual Screening (RVS) Dalam Monitoring Kerentanan Bangunan Pemerintahan di Indragiri Hulu Agustin, Sri; Djauhari, Zulfikar; Suryanita, Reni
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 16 No. 1 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.1.38-48.2020

Abstract

Rapid Visual Screening (RVS) adalah sebuah metode peninjauan kondisi bangunan terhadap gempa secara visual, menggunakan formulir analisis khusus yang merangkum seluruh hasil tinjauan visual dan menghasilkan nilai akhir (final score) minimal 2 (dua) untuk kondisi bangunan yang aman terhadap bahaya gempa. Nilai akhir RVS berdasarkan FEMA 154 dengan ketentuan jika final score kurang dari 2 (dua) maka gedung dinyatakan perlu dievaluasi lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat risiko bangunan gedung pemerintahan di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu terhadap bahaya gempa dan menentukan final score sebagai keluaran dari metode Rapid Visual Screening (RVS). Pengamatan bangunan dilakukan terhadap 4 gedung pemerintahan yaitu Kantor Bupati, Kantor Dinas Pendidikan Kebudayaan, Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan Bangunan SD Negeri 006 Rengat. Hasil Respons Spektral MCE perioda pendek dengan redaman 5% (Ss) dan Respons Spektral MCE perioda 1 detik dengan redaman 5% (S1)  pada penelitian ini berada di tingkat Moderate Seismicity. Berdasarkan analisis kondisi bangunan, gedung-gedung yang diamati pada penelitian ini tergolong ke dalam kondisi tidak beresiko terhadap gempa bumi. Hal ini dibuktikan dari seluruh final score berada di atas angka 2 (dua). Dengan demikian dapat disimpulkan bangunan gedung pemerintahan pada penelitian ini berada pada kondisi aman dari bahaya risiko gempa.
Improving Strength of Porous Asphalt: A Nano Material Experimental Approach Pradoto, Rani; Puri, Eliza; Hadinata, Tri; Rahman, Qinthara D; Az-zuchruf, Ryan Muhammad
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 15 No. 2 (2019)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.15.2.75-89.2019

Abstract

Porous asphalt (PA) has potential to be utilized in many urban area in Indonesia which often faced high street runoff during rainy season. PA can be a solution for storm water management. A typical porous pavement has an open-graded surface over an underlying stone recharge bed. The water drains through the porous asphalt and into the stone bed, then, slowly, infiltrates into the soil. However, despite of the benefit of porous asphalt, there is still weaknesses, such as less of service life than dense-graded asphalt due to its lower durability and strength. In order to improve durability and strength of PA, this study investigates the effect of utilizing fly ash (FA) class F in porous asphalt (PA) mixture as replacement in aggregate gradation and perform as filler. Mechanical activation (grinding) of fly ash was performed resulting in reduction of particle size. This material gives more strength since the more of surface area that can bind in finer particle size. Utilizing fly ash into nanomaterial is one of the methods for this study. Material approaches for nanomaterial were proposed by breaking up larger particles with physical processes such as grinding or milling. This is called mechanical activation. Since asphalt pen 60/70 is mainly binder material in Indonesia, it is used as the default for all samples in this experiment. The optimum bitumen content (OBC) was determined for all the mix by Marshall mix design. In view of the nanomaterial approach, samples were then prepared for the same optimum bitumen content (5.85%) by using Bina-Marga’s PA standard in control mix as well as natural FA and modified FA as alternative filler in modified mixes. modified FA itself has been milled using transversal ball mill machine for 3 to 6 hours. This experimental study indicated higher stability value and reduction of permeability with the same OBC for the mixture having modified FA as filler content in comparison with standard mix and natural FA mix. All sample conformed with Indonesian asphalt porous Specification. This trends will become as a starting point for improvement in the future research. For further research, binder modification with added material such as rubber or nanoparticles are highly recommended to improve strength and durability of asphalt porous. However, another method need to be proposed for reduction of particle size in fly ash into nanomaterial range.
Pengaruh penutupan perlintasan sebidang kereta api di jalan h.o.s. Cokroaminoto, yogyakarta Romadhona, Prima Juanita; Artistika, Shafira
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 16 No. 2 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.2.119-131.2020

Abstract

Maraknya kecelakaan transportasi khususnya pada perlintasan sebidang kereta api membuat pemerintah berupaya untuk menutup perlintasan sebidang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ruas sekitar perlintasan sebidang kereta api Jalan H.O.S. Cokroaminoto Yogyakarta kondisi eksisting, penutupan perlintasan, dan penutupan perlintasan dengan flyover. Hasil kinerja tersebut kemudian digunakan untuk mendapatkan tingkat pelayanan ruas jalan. Tujuan selanjutnya memberikan permodelan lalu lintas akibat penutupan perlintasan kereta api pada perlintasan tersebut. Penelitian ini membutuhkan survei lapangan berupa volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, driving behavior, waktu siklus, dan waktu kedatangan kereta api yang melintas. Analisis kinerja ruas jalan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 untuk mengetahui nilai derajat kejenuhan, dan untuk mengetahui nilai kecepatan kendaraan menggunakan aplikasi permodelan VISSIM. Dari hasil tersebut kemudian dapat diketahui tingkat pelayanan ruas jalan yang mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 96 Tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan pada kondisi penutupan perlintasan, nilai derajat kejenuhan pada semua ruas jalan mengalami penurunan, yang menunjukkan peningkatan kinerja ruas jalan, kecuali di Jalan Pembela Tanah Air pada simpang 3 Selatan perlintasan, karena terjadi pembebanan volume pada ruas tersebut. Kecepatan kendaraan berbanding lurus dengan derajat kejenuhan, hanya di Jalan Pembela Tanah Air yang mengalami penurunan kecepatan. Pada kondisi penutupan perlintasan dengan flyover, semua ruas mengalami penurunan derajat kejenuhan yang berarti peningkatan kinerja ruas jalan dengan pelebaran jalan pada Jalan Pembela Tanah Air. Sedangkan untuk kecepatan, hanya ruas yang berada tepat di sebelah Utara perlintasan saja yang mengalami penurunan dikarenakan kondisi menanjak pada flyover.
Kerentanan Kawasan Permukiman Rawan Banjir Kampung Kolam Kelurahan Tanjungpinang Barat Tanjungpinang Robianto, Rian; Mussadun, Mussadun
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 16 No. 1 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.1.25-37.2020

Abstract

Tanjungpinang Barat adalah salah satu kelurahan pesisir yang sering dilanda banjir. Sebanyak 80% dari kawasan permukimannya selalu tergenangi air karena kawasan tersebut memiliki kontur yang lebih rendah dari daerah sekitarnya. Kawasan Kampung Kolam, Jalan Sulaiman Abdullah memiliki keterpaparan  genangan air hingga lebih dari satu meter. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui  tingkat kerentanan masyarakat dikawasan banjir sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam penanganannya. Pendekatan yang digunakan adalah konsep kerentanan IPCC yaitu Exposure, Sensitivity, Capacity Adaptive  karena dinilai lebih sesuai dengan karakteristik bencana yang terjadi. Penilaian tingkat kerentanan  dilakukan secara kuantitatif dengan Weighted And Scoring Analisys. Dari hasil analisis temukan bahwa dari 80 responden rumah tangga terdapat sembilan responden yang berada pada kuadran tiga, dua responden berada pada kuadran empat dan enam puluh sembilan responden berada pada kuadran lima. Hal tersebut menunjukan 11,25% responden memiliki tingkat kerentanan sedang kemudian 2,5% responden memiliki kerentanan tinggi dan 86,25% responden memiliki kerentanan yang sangat tinggi. Dari hasil penilaian diatas dapat disimpulkan bahwa kerentanan yang terjadi di masyarakat Kampung Kolam telah berada pada tingkat yang sangat tinggi, namun hal tersebut tidak membuat masyarakat untuk pindah ke tempat yang lebih aman dan memilih untuk tetap bertahan serta berupaya untuk beradaptasi dengan ancaman yang datang.  Adaptasi yang dilakukan cenderung dengan melakukan peninggian bangunan, membuat tanggul pembatas di pintu rumah dan melakukan peninggian terhadap barang furnitur di rumah masing masing. Adapun penanganan kawasan yang direkomendasikan adalah peremajaan kawasan pada RT.03/RW.06 dan RT.05/RW.07 dan pemugaran kawasan pada RT.02/RW.06, RT.05/RW.06, RT.03/RW.07, RT.04/RW.07. Sedangkan penanganan kawasan dengan pendekatan adaptasi dilakukan peningkatan kapasitas komunitas maupun individu dalam penguatan perekonomian dan pendapatan, pendidikan, kelembagaan yang aktif hingga pengembangan sistem peringatan banjir skala kawasan.
Identifikasi Faktor Penyebab Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Infrastruktur Sumberdaya Air di Kabupaten Solok Firdaus, Firdaus; Hidayat, Benny; Istijono, Bambang
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 16 No. 2 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.2.132-142.2020

Abstract

Kabupaten Solok adalah daerah pertanian dan lumbung penghasil beras di Provinsi Sumatera Barat. Untuk menjaga produksi beras dan pertanian pemerintah kabupaten melaksanakan berbagai proyek sumberdaya air untuk menunjang produksi pertanian tersebut. Pelaksanaan proyek tersebut memperlihatkan adanya keterlambatan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber penyebab keterlambatan proyek infrastruktur sumberdaya air di Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan metoda survey kuesioner dan total ada 75 responden ang teriri dari kontraktor, konsultan perencana, konsultan pengawas, PPTK, dan PPK. Hasil kuesioner memperliahtkan dari 17 buah faktor yang ditinjau didapatkan 5 faktor utama yang berpengaruh terhadap keterlambatan, yaitu pembebasan tanah (nilai rata-rata 4,53),  pengaruh cuaca (rata-rata 4,53),  tidak ada sosialisasi dengan instansi terkait (rata-rata 4,37),  lokasi proyek sulit dijangkau (rata-rata 4,28), dan manajemen pengawasan proyek yang buruk (rata-rata 4,20).