Journal Physical Education, Health and Recreation
Merupakan jurnal yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Medan, Jurnal ini membahas ilmu dibidang pendidikan jasmani, Kesehatan dan rekreasi. Journal Physical Education, Health and Recreation terbit 2 kali 1 tahun, terbitan pertama bulan oktober 2016. Artikel yang masuk ke Journal Physical Education, Health and Recreation akan di terima oleh editor untuk di teruskan ke editor bagian yang kemudian di teruskan lagi ke reviewer dengan blind peer review paling lama 4 minggu.
Articles
173 Documents
KONTRUKSI BATTRY TEST KETERAMPILAN BOLA BASKET UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KOTA BENGKULU
Feby Elra Perdima;
Algifari Syarif
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 3, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/pjkr.v3i1.11511
The teacher gave material about basketball but it was constrained in the final practice test regarding the form of basketball skills test. This was seen during observations at schools in Bengkulu city. In generally, method of assessment in basketball material was in the form of a battery tests, but the tests used for the assessment were less effective. The aim of this research is to create instrument test of passing, shooting and dribble in basketball for Elementary School Students of Bengkulu City aged 10-13 years with a sample of 50 male students. The instrument of this research was a skill test of Battery Test that was modified by the researcher so that it got a valid and reliable instrument for elementary school students with validity of dribbling is 0.65, passing is 0.78 and shooting is 0.73. Furthermore, the reliable of dribbling is 0.85, passing is 0.85 and shooting is 0.78.
PENGEMBANGAN VARIASI LATIHAN TEKNIK TENDANGAN LINGKAR CABANG OLAHRAGA BELADIRI TARUNG DERAJAT
Bangun Setia Hasibuan;
Imran ahmad;
M Riduan S
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/pjkr.v3i2.12812
Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengembangkan bentuk variasi latihan teknik tendangan lingkar dalam pada cabang olahraga beladiri tarung derajat tahun 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah 10 atlet tarung derajat Satlat Unimed, Man 1, Man 2, Immi, dan SMK Binaan tahun 2017. Bentuk yang telah dibuat terlebih dahulu divalidasi oleh 3 ahli, 1 pelatih tarung derajat, 1 ahli dibidang olahraga dan 1 ahli dibidang bahasa, dimana persentase validitasnya adalah 80%-97%. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development/R&D). Hasil uji kelompok kecil melibatkan 10 orang atlet tarung derajat Satlat Unimed menunjukkan bahwa 12 bentuk variasi latihan tersebut sudah memenuhi kriteria layak. Persentase validitas dari angket yang telah dibagikan kepada sampel menunjukkan bahwa 75%-100%. Hasil uji kelompok besar terhadap 40 orang atlet Man 1, Man 2, Immi, dan SMK Binaan menunjukkan bahwa 12 bentuk variasi latihan tersebut sudah memenuhi kriteria layak digunakan. Persentase validitas dari angket yang telah dibagikan kepada sampel menunjukkan bahwa 90-100%. Dapat disimpulkan 12 model variasi latihan tersebut baik untuk meningkatkan kemampuan latihan teknik tendangan lingkar dalam tarung derajat dan latihan menarik, karena hal tersebut sangat penting dalam latihan agar latihan tersebut tidak membosankan serta jadi bahan masukan buat para pelatih di Satlat tarung derajat di seluruh Indonesia.
Pemahaman Guru PJOK Tentang Pengaruh Kesiapan Mental Terhadap Pencapaian Prestasi Olahraga
Amirzan Amirzan;
Indra Kasih;
M. Yahya
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/pjkr.v3i2.13020
Guru Penjasorkes disamping melaksnakan tugasnya sebagai guru dalam pembelajaran olahraga, tretappi ada kalanya mereka harus mampu melatih siswanya untuk dapat berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan di sekolah maupun di luar sekolah. Sehingga tidak jarang fungsinya dituntut ganda selain sebagai guru juga ia harus mampu sebagai pelatih. Namun kenyataan di lapangan terkait dengan pembinaan mental sering diabaikan oleh guru Penjasorkes, sehingga prestasi yang diharapkan sulit dicapai, sampel 12 orang yang terdiri dari guru penjasorkes yang mengajar di SMP Negeri dalam Wilayah Kecamatan Padangtiji. Penelitian dengan mengedarkan angket tertutup dan angket terbuka dengan jumlah pertanyaan 21 soal, dan pengeolahan data dengan menggunakan statistik sederhana yakni menghitung porsentase. Dari hasil penelitian maka pertanyaan penelitian “Apakah guru Penjasorkes/PJOK telah memahami manfaat kesiapan mental terhadap pencapaian prestasi siswa”. Maka jawabanya adalah mereka sangat memahami bahwa kesiapan mental sangat berpengaruh terhadap pencapaian prestasi dan pertanyaan penelitian “Apakah guru PJOK telah mampu meningkatkan sikap mental siswanya melalui kegiatan pembinaan, pelatihan dan pengajaran yang dilakukan di sekolah?”, maka jawabannya bahwa tidak mampu meningkatkan kondisi mental siswa karena mereka tidak memahami bagaimana prosudur dan konsep pembinaan mental.
Studi Deskriptif Pemberian Larutan Glukosa Saat Pemulihan Aktif dan Pasif Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang
Heru Syarli Lesmana;
Padli Padli
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/pjkr.v3i2.12630
Latihan fisik submaksimal merupakan latihan dengan pembebanan berat yang memerlukan energi. Energi yang diperlukan dapat berasal dari glukosa yang dikosumsi. Ketika menyelesaikan latihan diperlukan pemulihan yang bertujuan mengembalikan sumber energi yang terpakai selama latihan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran glukosa darah setelah diberikan larutan glukosa dan pemulihan aktif atau pasif. Jeni penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan 24 sampel dibagi menjadi dua kelompok. Setiap Sampel melakukan lari intensitas submasimal (80% Denyut Nadi Maksimal) yang diukur dengan menggunakan Heart Rate Monitor (Polar). Setelah itu sampel kelompok A melakukan pemulihan aktif dan kelompok B melakukan pemulihan pasif. Pengukuran kadar glukosa darah menggunakan glukosa strip test alat (easy touch) dengan satuan mg/dl sebelum latihan, setelah latihan dan setelah pemulihan. Penuruan kadar glukosa terjadi pada kelompok pemulihan aktif sedangkan pada kelompok pasis setelah terjadi penuruan setelah latihan kadar glukosa meningkat setelah fase pemulihan. Kesimpulan penelitian menyatakan kadar glukosa mengalami penurunan setelah latihan fisik submaksimal, pemberian larutan glukosa dengan pemulihan pasif memperbaiki kadar glukosa darah sedangkan larutan glukosa yang diberikan saat pemulihan aktif menyebabkan glukosa darah tetap menurun.
Penerapan supervisi klinis untuk meningkatkan kemampuan guru penjas menggunakan pembelajaran inquiri di SMP negeri di kecamatan Medan Marelan
Nurkadri Nurkadri;
Rini Andriani
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/pjkr.v3i2.12827
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru penjas menggunakan Model Pembelajaran inquiri di SMP Negeri kecamatan Medan Marelan. Subjek penelitian ini adalah guru penjas di SMP Negeri 20 Medan, SMP Negeri 32 Medan dan SMP Negeri38 Medan kecamatan Medan Marelan sebanyak tujuh orang. Tahapan penelitian yang digunakan adalah penelitin tindakan sekolah mengacu kepada model penelitian Kemmis, dirancang dengan proses siklus sebanyak satu siklus. Terdiri dari empat fase kegiatan yaitu : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian adalah supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru penjas sebagai penyusun rencana pelaksanaan pembelajaran di di SMP Negeri kecamatan Medan Marelan, dengan analisis sebagai berikut: siklus pertama rata-rata kemampuan guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran mencapai nilai sebesar 87,94% dengan kategori Baik. Sedangkan untuk penerapan model pembelajaran inquiri pada siklus pertama mencapai nilai 89,09% dengan kategori Baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru penjas dalam menggunakan model pembelajaran berbasis inquiri di SMP Negeri 38 Medan kecamatan Medan Marelan
Model Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Jongkok Berbasis Permainan Pada Siswa SMP
Muhammad Ali;
Hidayat Humaid;
Samsudin Samsudin
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/pjkr.v3i2.11530
Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model pembelajaran lompat jauh dengan pendekatan permainan pada siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research & Development (R & D) dari Borg and Gall. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa SMP yang terdiri dari 20 siswa ujioba terbatas (ujicoba kelompok kecil), 60 siswa ujicoba utama (field testing) dan 50 Uji efektifitas model. Uji efektifitas model menggunakan tes pembelajaran lompat jauh untuk mengetahui tingkat kemampuan lompat jauh untuk siswa SMP sebelum pemberian treatmen berupa model pembelajaran lompat jauh yang didesain dan untuk mengetahui tingkat kemampuan lompat jauh siswa setelah perlakuan atau treatmen model pembelajaran lompat jauh yang didesain tersebut, dari tes awal yang dilakukan diperoleh tingkat rata-rata lompat jauh siswa sebesar 21,02. kemudian setelah diberikan perlakuan berupa modelpembelajaran lompat jauh diperoleh tingkat kemampuan lompat jauh siswa sebesar 32,35. Maka model pembelajaran lompat jauh dengan pendekatan permainan ini efektif dalam meningkatkan pembelajaran lompat jauh siswa SMP. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa: (1) Dengan model pembelajaran lompat jauh dengan pendekatan permainan pada siswa SMP dapat dikembangkan dan diterapkan dalam pembelajaran lompat jauh (2) Dengan model pembelajaran lompat jauh dengan pendekatan permainan pada siswa SMP yang telah dikembangkan, diperoleh bukti adanya peningkatan ini di tunjukan pada hasil pengujian data hasil pretes dan posttest adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adanya perlakuan model.
Hubungan Iq (Intelligence Quotient) Dengan Kemampuan Bermain Bola Voli Atlet Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya
Riyan Pratama;
Bayu Hardiono;
Arif Hidayat
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/pjkr.v3i2.12663
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan intelektual (IQ) dengan kemampuan bermain bola voli atlet Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik korelasi. Sampel atlet bola voli Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) sebanyak 16 orang menggunakan teknik purpose sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes IQ, dan Tes Kemampuan bermain yang telah di validasi oleh ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada hubungan yang signifikan antara intelektual (IQ) dengan kemampuan bermain bola voli atlet Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS); dengan nilai r hitung 0,945> r tabel 0,425 dan memiliki kontribusi 89,2% terhadap kemampuan bermain bola voli atlet Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS), 10,8% sisa dipengaruhi oleh faktor lain.
Development of Footwork Exercise Tool Based on Android for Badminton
Endang Sepdanius;
Nindie Novselia
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/pjkr.v3i2.12833
The research purpose was to test the acceptance and the effectiveness of exercise tool in badminton. The kind of this research was Research and Development that was done in 6 steps: (1)Potential problems,(2)collecting information,(3)design,(4)validation,(5)design improvement,(6)product trial. Experts’ validations were done by badminton academic and coach. The subjects of this research were conducted to 68 subjects. The instruments in collecting data were tool acceptance questioner and the score that was gotten by using the tool. Technique of analyzing data used descriptive analysis technique. Results showed that the experts stated that the tool appropriate to used. 91.4% athletes received the tool. The effectiveness of tool was seen from the average score of lamps that live randomly were 19 times per minute. In conclusion, this training tool can be used for training facilities because it is effective in determining the intensity of training
PENERAPAN PAPAN LUNCUR DALAM PERKULIAHAN RENANG GAYA DADA MAHASISWA PENJAS FKIP UNIVERSITAS BENGKULU
Dian Pujianto;
Sugiyanto Sugiyanto;
Ari Sutisyana
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/pjkr.v3i2.12042
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar renang gaya dada yang selama ini memiliki tingkat keberhasilan yang rendah. Berdasarkan masalah di atas maka perlu dilakukan perbaikan dalam proses perkuliahan, sehingga berdampak pada hasil belajar yang dapat mencapai KKM. Keberhasilan dalam perkuliahan adalah dicapainya hasil belajar yang mencapai nilai KKM yang telah ditetapkan oleh program studi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian mahasiswa program studi pendidikan jasmani yang mengikuti perkuliahan renang dan dosen pengampu mata kuliah renang. Pada awal perkuliahan telah diberikan materi gaya dada, akan tetapi mahasiswa masih kesulitan dalam mempraktekkan renang gaya dada. Sehingga hal ini dipandang penting untuk diperbaiki proses pembelajarannya. Penelitian ini dilaksanakan karena tingkat keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan renang gaya dada masih rendah ketika tanpa alat bantu. Dalam penelitian ini ada 1 teman sejawat sebagai pengamat yang bertugas memberikan penilaian, dan pada akhir pertemuan hasil-hasil temuan dari pengamat didiskusikan dengan secara bersama untuk mengetahui bagaimana pemecahan masalah yang paling tepat dalam perkuliahan.
UPAYA MENINGKATKAN KECEPATAN TENDANGAN MAEGERI CHUDAN MELALUI MODIFIKASI LATIHAN SQUAT JUMPS DAN LATIHAN SPLIT JUMPS PADA ATLET KARATE WADOKAI DOJO SMA NEGERI 11 MEDAN
Pangondian Hotliber Purba;
Sabaruddin Yunis Bangun;
David Siahaan
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 3, No 2 (2019): April
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/pjkr.v3i2.12724
This study aims to increase the speed of the maegery chudan with modification of squat jumps and split jumps in karate. The subjects were Wadokai karateka in dojo SMA Negeri 11 Medan, They are totaling 10 athletes. The instrument is the speed test of maegery chudan and using a stopwatch. Based on the pre-test results it turns out that 10 athletes or overall Wadokai dojo karate athletes in Medan 11 High School have not reached the limit of achieving personal and group targets. Of the 10 athletes, there are no athletes who have achieved personal targets and group achievement limits of 0% with the average athlete's ability score of 76.14%. The methodology used in this study is Class Action Research. The results of the first cycle after being given treatment in the form of modification of squat jumps and split jumps. Of the 10 athletes, there were 8 athletes (80%) who had reached the personal target limit, 2 athletes (20%) who had not reached the personal target limit and a group achievement limit of 80% with an average athlete's ability score of 82.41%. Based on the results of data analysis it can be said that through the application of modification exercises in squat jumps and split jumps training can increase the speed of the chudan kicks in the Wadokai dojo karate athletes in Medan 11 Public High School in 2018