cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PETIK
ISSN : 24607363     EISSN : 26146606     DOI : -
Jurnal Pendidikan Tekologi Informasi dan Komunikasi (PETIK) adalah Jurnal yang memiliki fokus dibidang Pendidikan, Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jurnal PETIK ber-issn : 2460-7363 dan e-ISSN : 2614-6606. Sedangkan terbitan pada Jurnal PETIK terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 324 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Materi Budaya Nasional Dan Interaksi Global Pendidikan Geografi Arliza, Rika; Setiawan, Iwan; Yani, Ahmad
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2019): Volume 5 No 1 Tahun 2019
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v5i1.1539

Abstract

Abstrak — Penelitian ini merupakan jenis pengembangan produk yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan produk media pembelajaran interaktif berbasis Android. Metode penelitian yang digunakan adalah desain model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah adaptasi model Luther. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) aplikasi media pembelajaran interaktif berbasis Android pada materi budaya nasional dan interaksi global disusun dengan mendapatkan masukan dari validator (2) hasil kelayakan persentase media pembelajaran interaktif berbasis android dengan media ahli yang mendapatkan persentase: Aspek teks 80%, aspek gambar 80%, aspek animasi 80%, aspek video 80%, aspek kemasan 80%, aspek penggunaan 80%. Kata Kunci — pengembangan, media pembelajaran interaktif, berbasis android. Abstract — This research is a type of product development that aims to determine the feasibility of developing interactive learning media products based on Android. The research method used is the design of the development model used in this study is the adaptation of the Luther model. The results of this study are: (1) Android-based interactive learning media applications on national cultural material and global interactions are arranged by getting input from validators (2) the results of the feasibility of percentage of android-based interactive learning media by media experts that get percentages: Text aspect 80 %, 80% image aspect, 80% animation aspect, 80% video aspect, 80% packaging aspect, 80% usage aspect. Keywords — development, interactive learning media, based on android
Permainan Ular Tangga Dalam Mengingkatkan Kemampuan Moral Anak Setiawati, Eka; Desri; Solihatulmilah, Elih
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2019): Volume 5 No 1 Tahun 2019
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v5i1.1540

Abstract

Abstrak — Agama moral penting untuk dikembangkan karena akan menjadi dasar atau fondasi anak dalam menavigasi kehidupan. Dari pengamatan usia 3-4 tahun di KOBER PGRI Bayah, ditemukan bahwa kemampuan anak dalam aspek perkembangan moral keagamaan relatif rendah. Berdasarkan pemikiran tentang faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kapasitas moral agama anak adalah: (1) bahasa tubuh guru masih sulit sehingga presentasi pembelajaran kurang menarik; (2) penggunaan metode yang kurang bervariasi; (3) kurangnya alat bantu mengajar yang dimiliki; (4) menghindari minat anak-anak dalam pembelajaran moral agama. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana cara belajar yang dapat meningkatkan kapasitas moral anak-anak agama yang berusia 3-4 tahun di KOBER PGRI Bayah, Kabupaten Lebak. Tingkat keberhasilan untuk kegiatan sangat signifikan. Pada kegiatan pra siklus persentase rata-rata 38,67% meningkat menjadi 55,67% pada siklus pertama, dan meningkat menjadi 90,33% pada siklus kedua. Kata Kunci — kemampuan moral agama, game ular tangga Abstract — Moral religion is important to develop because it will become the basis or foundation of children in navigating life. From the observation of the age of 3-4 years at KOBER PGRI Bayah, it was found that children's abilities in the aspects of religious moral development were relatively low. Based on the thinking about the factors causing the low moral capacity of the child's religion are: (1) teacher's body language is still difficult so that the presentation of learning is less interesting; (2) the use of methods that are less varied; (3) the lack of teaching aids owned; (4) avoiding children's interest in religious moral learning. This research uses Classroom Action Research. The results of the study show how to learn that can improve the moral capacity of religious children aged 3-4 years at KOBER PGRI Bayah, Lebak Regency. The success rate for activities is very significant. In the pre-cycle activities of the average percentage of 38.67% increased to 55.67% in the first cycle, and increased to 90.33% in the second cycle. Keywords — kemampuan moral agama, game ular tangga
Implementasi Blended Learning Berbasis Moodle Pada Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi Bariah, Siti Husnul; Imania, Kuntum An Nisa
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i2.1541

Abstract

Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui hasil dari implementasi pembelajaran offline dengan tatap muka di kelas, (2) Mengetahui hasil dari implementasi pembelajaran online berbasis moodle. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan distribusi frekuensi yaitu menyimpulkan berdasarkan hasil rata-rata yang didapat selama penelitian berlangsung. Subjek peneliian ini adalah 18 mahasiswa jurusan pendidikan teknologi informasi tingkat III kelas A dan 19 mahasiswa jurusan pendidikan teknologi informasi tingkat III kelas B. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Hasil implementasi pembelajaran offline dengan tatap muka di kelas, yang didapat dari keaktifan mahasiswa selama pembelajaran, partisipasi dalam diskusi dikelas, mengikuti pretest, sampai pada presentasi di kelas mendapatkan nilai rata-rata 71,79% untuk kelas A, dan 69,68% untuk kelas B. (2) Hasil implementasi pembelajaran online dengan moodle, dilihat dari aktifitas mahasiswa dalam mengakses konten yang dibuat oleh dosen dalam courses media pembelajaran ilmu komputer mendapatkan nilai rata-rata sebanyak 89,5 % untuk kelas A, dan 85,2% untuk kelas B. Kata kunci — blended, learning, moodle, teknologi, informasi. Abstract — The aims of this research are the first, to know the result of offline learning implementation by faced in the class. Second, to know the result of online learning implementation bases moodle. The kind of this research is descriptive analytic with frequency distribution concludes by the result of rates that took from the research has been doing. The subjects of this research are eighteen of student collage from education of information technology third grade class A and nineteen of student collage from education of information technology third grade class B. The result of this research show that first, the result of offline learning implementation, the activity of student collage since learning process, discus participating in class, following the free test, till presenting in the class, getting the rates value 71,79% for class A, and 69,68& for class B. Second, the result of online learning implementation by moodle, base one the activity of student collage in accessing the content that made by lecturer in courses of computer module getting the value rates 89,5% for class A and 85,2 for class B. Keywords — blended, learning, moddle, technology, information
Rancang Bangun Sistem Informasi Persediaan Obat Berbasis Web Di Apotek Xyz Suryadi, Andri; Harahap, Erwin; Rachmanto, Adi
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i2.1542

Abstract

Abstrak — Meskipun telah memasuki abad digital yang dimana berbagai aspek ini kini telah terkomputerisasi, masih ditemukan pengelolaan data obat pada beberapa apotek yang masih dilakukan secara konvensional. Hal ini kurang efektif karena membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pembuatan laporan dan kemungkinan buruk bisa terjadi jika data tersebut hilang atau rusak. Ruang lingkup permasalahan penelitian ini adalah bagaimana merancang sistem informasi pada suatu Apotek yang tujuannya akan mempermudah proses pengolahan suatu data untuk sebuah informasi yang lebih akurat dan lebih tepat waktu sesuai dengan yang diharapkan dan diinginkan oleh pengguna, khususnya pegawai apotek yang bersangkutan, demi menciptakan efisiensi dan efektivitas kerja perusahaan atau instansi itu sendiri maupun dalam meningkatkan pelayanan Apotek terhadap pelanggan atau kliennya. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat sebuah sistem informasi berbasis web yang berguna dalam mengolah data obat - obatan serta informasi tentang jenis obat yang ada pada suatu apotek secara lengkap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SDLC (System Development Life Cycle) dan dalam pembuatan sistem ini, kami menggunakan bahasa pemrograman PHP, dan database MySQL. Hasil dari sistem yang telah selesai dibuat adalah berupa sistem informasi apotek yang dapat mengelola informasi dan data obat – obat yang tersedia. Kata Kunci — Sistem Informasi, Apotek, Stok, MySQL, Obat, PHP, Database Abstract— Although has entered a digital age in which various aspects now have been computerized, it is still found the management of medicine data in some pharmacies which is still done conventionally. This is less effective because it will take a long time in report generation and it gets worse if the data is lost or damaged. The scope of this research is how to design an information system at a pharmacy whose purpose will simplify the process of data management for a more accurate and more timely information as expected and desired by the user, especially the employee of the pharmacy, in order to create efficiency and effectiveness of the work in the company or institution itself or for improving the service to the customer / client. The purpose of this research is to design and create a web-based information system that is useful in processing data medicines and information about the types of medicines that exist in a pharmacy completely. The method used in this research is SDLC (System Development Life Cycle) and in making this system, we use PHP programming language, and MySQL database. The results of completed system is a pharmacy information system that can manage the information and available medicines data. Kata Kunci — Information System, Pharmacy, Stock, MySQL, Drug, PHP, Database
Sistem Informasi Lembaga Pemasyarakatan Studi Kasus : Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Garut Nurdiana, Dian; Suryadi, Andri
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i2.1543

Abstract

Abstrak — Lembaga pemasyarakatan adalah sebuah tempat untuk melakukan pembinaan terhadap narapidana di Indonesia. Pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIb Kota Garut saaat ini proses pendataan dan rekapitulasi data narapidana dilakukan secara manual. Dalam arti, pendataan data narapidana dilakukan dengan cara mencatat data narapidana ke dalam buku besar dan pendataan data cuti atau pelepasan bersyarat dicatat ke dalam buku pembinaan. Kemudian dalam melakukan rekapitulasi data narapidana, petugas harus mengelompokan data-data narapidana terlebih dahulu, setelah data selesai dikelompokkan, maka petugas akan membuat hasil rekapitulasi kedalam Microsoft Excel, kemudian data tersebut disajikan kepada pemimpin atau ditempel dipapan tulis dalam bentuk grafik. Serta untuk pendataan data pengunjung dicatat ke dalam buku daftar kunjungan, jadi untuk mengetahui informasi catatan kunjungan, petugas membutuhkan waktu yang cukup lama. Proses tersebut bisa dikatakan sebagai proses manual. Dari permasalahan-permasalahan tersebut penulis bermaksud membantu membuatkan program yang berjudul “Sistem Informasi Lembaga Pemasyarakatan Studi Kasus Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Garut”. Kata Kunci — Lembaga Pemasyaratkatan, Sistem Informasi. Abstract — Penitentiary is a place to guide prisoners in Indonesia. At the Garut Class IIb Correctional Institution, the data collection process and data recapitulation of prisoners is done manually. In a sense, data collection of prisoners is carried out by recording prisoners' data into general ledger and data on leave or conditional release data is recorded in the guidance book. Then in carrying out the data recapitulation of prisoners, officers must first classify the data of prisoners first, after the data is finished grouped, then the officer will make the recapitulation results into Microsoft Excel, then the data is presented to the leader or posted on the writing board in graphical form. As well as for data collection, visitors are recorded in the visit list book, so to find out information on the visit record, the officer needs a long time. This process can be said to be a manual process. From these problems the author intends to help create a program entitled "Information System for Correctional Institutions Case Study of Class IIB Correctional Institution in Garut City". Kata Kunci — Correctional Institution, Information System.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Tentang Pengaruh Perubahan Lingkungan Terhadap Daratan Melalui Media Kartu Ika, N. Ade
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i2.1544

Abstract

Abstrak — Peningkatan kemampuan siswa dalam pembelajaran pengaruh perubahan lingkungan terhadap daratan perlu diupayakan sedini mungkin, sebab kemampuan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini guru memiliki tanggung jawab yang paling besar, karena langsung bersentuhan dengan siswa. Oleh karena itu, guru dituntut untuk melakukan berbagai variasi dalam proses pembelajaran agar dapat menarik minat siswa. Salah satu cara meningkatkan kemampuan tersebut adalah dengan penerapan model pembelajaran dengan menggunakan media kartu. Berdasarkan survey pendahuluan oleh peneliti, metode pembelajaran yang digunakan dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SD Negeri Kebagusan 02 Pagi Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan, masih didominasi metode ceramah disertai dengan penugasan. Hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam pada pokok bahasan Pengaruh Perubahan Lingkungan Terhadap Daratan siswa kelas IV SD Negeri Kebagusan 02 Pagi Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatanuntuk tahun pelajaran 2016/2017 belum memuaskan karena rata-rata masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Oleh karena itu, maka dilakukan penelitian tindakan kelas dengan tujuan utama untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang pengaruh perubahan lingkungan terhadap daratan melalui media kartu pada siswa Kelas IV SD Negeri Kebagusan 02 Pagi Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Penelitian ini dilakukan terhadap 33 siswa dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Hasil penelitian dengan beberapa tindakan, menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran mulai siklus pertama sampai dengan siklus kedua, dari kategori cukup menjadi baik. Pemahaman siswa tentang materi “Pengaruh Perubahan Lingkungan terhadap Daratan” di kelas IV SD Negeri Kebagusan 02 Pagi Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan mengalami peningkatan. Nilai rata-rata hasil belajar siswa yang didasarkan pada hasil evaluasi belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 diperoleh nilai rata-rata 62,73, siklus I pertemuan 2 dengan rata-rata 68,79, siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 74,85 dan pada siklus II Pertemuan 2 diperoleh nilai rata-rata 80,76. Kata Kunci — Hasil belajar siswa, perubahan lingkungan, media kartu. Abstract — Increasing the ability of students in learning the influence of environmental change on land needs to be attempted as early as possible, because this ability is very useful in everyday life. In this case the teacher has the greatest responsibility, because it is directly in contact with students. Therefore, teachers are required to carry out various variations in the learning process in order to attract students' interest. One way to improve this ability is by applying learning models using card media. Based on the preliminary survey by researchers, the learning method used in the Natural Sciences lesson at Kebagusan 02 Pagi Public Elementary School, Pasar Minggu South Jakarta District, was still dominated by the lecture method accompanied by assignments. Learning outcomes of Natural Sciences on the subject of the Effect of Environmental Change on Mainland fourth grade students of SD Negeri Kebagusan 02 Pagi, Pasar Minggu South Jakarta District for the 2016/2017 school year is not satisfactory because the average is still below the Minimum Completeness Criteria (KKM) in Science subjects Natural. Therefore, the classroom action research is carried out with the main objective to improve student learning outcomes about the effect of environmental changes on land through card media for fourth grade students of SD Negeri Kebagusan 02 Pagi, Pasar Minggu, South Jakarta. This research was conducted on 33 students using classroom action research methods (classroom action research). The results of the study with several actions showed an increase in student participation in the learning process from the first cycle to the second cycle, from the category of being quite good. Students' understanding of the material "Influence of Environmental Change on Mainland" in class IV SD Kebagusan 02 Pagi Subdistrict Pasar Minggu South Jakarta has increased. The average value of student learning outcomes based on the results of student evaluation in the first cycle of meeting 1 obtained an average value of 62.73, cycle I meeting 2 with an average of 68.79, cycle II meeting 1 increased to 74.85 and in the second cycle of Meeting 2, the average value was 80.76. Keywords — student learning outcomes, environmental changes, card media.
Penggunaan Media Kartu Huruf Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Nurlaila
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i2.1545

Abstract

Abstrak — Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa kemampuan menulis permulaan siswa Sekolah Dasar masih kurang.Siswa masih banyak melakukan kesalahan (penulisan huruf dalam kata atau kalimat masih ada kekurangan) dan siswa kurang bisa menyusun dan menulis kata menjadi kalimat.Hal ini terjadi karena guru kurang maksimal dalam menggunakan metode atau media pembelajaran.Dengan menggunakan media kartu huruf, diharapkan proses pembelajaran menulis dapat menarik siswa untuk belajar dan mempermudah siswa dalam menghafal dan meniru huruf atau kata. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelasISDNegeriLenteng Agung 11 Kecamatan Jagakarsa JakartaSelatantahunajaran2016/2017,yang berjumlah 30 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang diperolehmenunjukkan bahwa kemampuan menulis permulaan siswa mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai rata-rata siswa yang mengalami peningkatan pada setiap siklusnya, yaitu (1) pada siklus I, nilai rata-rata siswa sebesar 69,50, (2) pada siklus II, nilai rata-rata siswa sebesar 74,41, dan (3) pada siklus III, nilai rata-rata siswa adalah 83,06. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwapenggunaan media kartu huruf dapat meningkatkan kemampuan menulispermulaan siswa kelas I SD Negeri Lenteng Agung 11 Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan. Kata Kunci — Media Kartu Huruf, Menulis Permulaan Abstract — This research was motivated by the existence of facts in the field which showed that the initial writing skills of elementary school students were still lacking. Students still made a lot of mistakes (writing letters in words or sentences still lacks) and students could not compile and write words into sentences. This happens because the teacher is not maximal in using methods or learning media. By using letter card media, it is expected that the writing learning process can attract students to learn and facilitate students in memorizing and imitating letters or words. Subjects in this study were class students of the North Sumatra Grand University 11 Jagakarsa Subdistrict, Jakarta, the year 2016-2017, totaling 30 students. Based on the research results obtained, it shows that the students' initial writing ability has increased. This is evidenced by the results of the average value of students who experienced an increase in each cycle, namely (1) in cycle I, the average value of students was 69.50, (2) in cycle II, the average value of students was 74, 41, and (3) in cycle III, the average value of students is 83.06. Thus, it can be concluded that the use of letter card media can improve the writing ability of first grade students of SD Negeri Lenteng Agung 11, Jagakarsa District, South Jakarta. Kata Kunci — Media Card Letters, Writing Starters.
Penerapan Media Story Picture Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Sudrajat, Ajat
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i2.1546

Abstract

Abstrak — Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal di kelas VIII SMP Negeri 1 Cikoneng Kabupaten Ciamis yang memiliki beberapa masalah pada saat proses pembelajaran. Salah satunya yaitu rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn, hal tersebut terlihat kegiatan belajar mengajar siswa cenderung merasa bosan dan melakukan aktifitas di luar pembelajaran PPKn. Hal tersebut menuntut guru untuk membuat inovasi dan kreatifitas dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Tujuan utama adalah mamacu guru untuk melakukan tindakan dalam menangani permasalahan dalam proses pembelajaran. Sedangkan yang menjadi subyek penelitian ialah siswa kelas VIII. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 1) Kondisi awal pembelajaran PPKn sebelum diterapkan media story picture, tidak ada siswa yang aktif saat pembelajaran berlangsung, serta guru masih mendominasi di kelas dengan metode ceramah. 2) pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media story picture. Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media story picture dilaksanakan melalui tiga siklus, pada setiap siklus siswa dibagi kedalam beberapa kelompok kemudian setiap kelompok mendiskusikan story picture yang diberikan oleh guru dengan pertanyaan yang sudah disediakan, serta mendiskusikan pemecahan masalah yang terdapat dalam media. 3) Peningkatan motivasi belajar siswa melalui media story picture, melalui tindakan yang dilaksanakan di kelas VIII menghasilkan dampak positif, karena siswa dituntut untuk membaca dan memahami materi pelaksanaan demokrasi dalam berbagai aspek kehidupan dengan menganalisis materi tersebut siswa dapat memahami hakikat demokrasi dan macam-macam demokrasi serta memberikan contoh berbagai hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari mengenai materi tersebut terutama dalam kasus-kasus yang terjadi di Indonesia. Siswa lebih memahami konsep dan juga dapat mengingat kembali konsep-konsep yang telah dijelaskan oleh guru, dengan demikian siswa mampu menemukan pemahaman yang lebih mendalam melalui cerita dalam story picture tersebut. 4) Keunggulan dan kendala serta solusi proses pembelajaran PPKn dengan menggunakan media story picture, meningkatnya motivasi, minat membaca dan rasa ingin tahu siswa terhadap pembelajaran PPKn, meningkatnya hasil belajar siswa, meningkatnya pemahaman konsep siswa, meningkatnya aktivitas siwa dalam proses pembelajaran. Kata Kunci — Media Story Picture, Motivasi, Belajar. Abstract — This research was motivated by the results of preliminary observations in class VIII of Cikoneng 1 State Middle School in Ciamis Regency which had several problems during the learning process. One of them is the low learning motivation of students in PPKn subjects, it is seen that teaching and learning activities students tend to feel bored and do activities outside of PPKn learning. This requires the teacher to make innovation and creativity in learning. The approach used in this study is a qualitative approach. The method used in this study is a classroom action research method. The main objective is to encourage teachers to take action in dealing with problems in the learning process. Whereas the subject of the research is the eighth grade students. The results obtained were 1) the initial condition of PPKn learning before the media story picture was applied, there were no students who were active when the learning took place, and the teacher still dominated the class with the lecture method. 2) the implementation of learning by using media story picture. The implementation of learning using media story picture is carried out through three cycles, in each cycle students are divided into several groups then each group discusses the story picture given by the teacher with the questions that have been provided, and discusses problem solving contained in the media. 3) Increased student learning motivation through media story picture, through actions taken in class VIII produces a positive impact, because students are required to read and understand the material of implementing democracy in various aspects of life by analyzing the material students can understand the nature of democracy and various kinds of democracy and provide examples of various things that occur in everyday life about the material, especially in cases that occur in Indonesia. Students better understand the concept and can also recall concepts that have been explained by the teacher, thus students are able to find a deeper understanding through the story in the story picture. 4) Advantages and constraints and solutions to the PPKn learning process by using media story pictures, increasing motivation, reading interest and students 'curiosity towards PPKn learning, increasing student learning outcomes, increasing students' understanding of concepts, increasing student activity in the learning process. Kata Kunci — Media Story Picture, Motivation, Learning.
Simulasi Pembelajaran Concurrency Pada Mata Kuliah Sistem Operasi Berbasis Multimedia Yulianto, Erwin; Maulani, Galih Abdul Fatah
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i2.1547

Abstract

Abstrak — Mata kuliah sistem operasi merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus diajarkan kepada mahasiswa yang mengambil jurusan / program studi teknik informatika / sistem informasi / teknologi informasi. Mata kuliah ini memperkenalkan kepada mahasiswa mengenai konsep sistem operasi, jenis-jenis sistem operasi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, layanan-layanan umum yang dimiliki oleh sistem operasi, dan mempelajari teknik dan algoritma yang digunakan dalam penerapan / pengelolaan layanan di sistem operasi. Sistem operasi adalah suatu program yang bertindak sebagai perantara antara user, program aplikasi dan perangkat keras. Beberapa layanan umum yang dimiliki oleh sistem operasi antara lain manajemen penjadwalan proses, manajemen sumber daya (resource), manajemen memori, sistem berkas, manajenen jaringan, manajemen keamanan, manajemen penyimpanan, dan manajemen perangkat masukan-keluaran. Dalam penelitian kali ini, pembahasan akan dikerucutkan ke dalam salah satu layanan Sistem Operasi yaitu manajemen penjadwalan proses. Salah satu materi turunan dari manajemen proses yang sulit untuk dipahami oleh mahasiswa adalah Concurrency. Secara umum concurrency merupakan proses-proses (lebih dari satu proses) yang terjadi pada saat bersamaan. Beberapa algoritma yang digunakan dalam penerapan concurrency pada manajemen proses antara lain Dining Philosophers, Banker Algorithm, Producer-Consumer, dan Readers-Writers. Penjelasan terkait keempat algoritma tersebut membutuhkan logika dan tingkat keseriusan yang tinggi. Sayangnya tidak semua mahasiswa mampu untuk mempertahankan konsentrasinya dalam waktu yang lama untuk mempelajari alur logika dari keempat algoritma tersebut. Berdasarkan uraian di atas, penulis ingin merancang suatu perangkat lunak yang mampu untuk mensimulasikan keempat algoritma tersebut ke dalam bentuk media pembelajaran berbasis multimedia sehingga diharapkan akan meningkatkan daya tarik dan daya tangkap dari mahasiswa yang mempelajarinya. Kata Kunci — Simulasi, Concurrency, Sistem Operasi, Multimedia Abstract — The course of the operating system is one of the compulsory subjects that must be taught to students who take the majors / study program of informatics engineering / information systems and information technology. This course introduces students to the concept of the operating system, the types of operating systems that used in everyday life, the general services owned by the operating system, and to learn the techniques and algorithms used in the services management implementation of in the operating system. The operating system is a program that acts as an intermediary between the user, the application program and the hardware. Some common services owned by the operating system include process scheduling management, resource management, memory management, file systems, network management, security management, storage management, and input-output device management. In this research, the discussion will be pursed into one of the Operating System service that is process scheduling management. One of the derivative material of process scheduling that is difficult for students to understand is Concurrency. In general, concurrency is the processes (more than one process) that occur at the same time. Some of the algorithms used in the application of concurrency in process management include Dining Philosophers, Banker Algorithm, Producer-Consumer, and Readers-Writers. Explanations related to these four algorithms require logic and a high degree of seriousness. Unfortunately not all students are able to maintain their concentration in a long time to learn the logic flow of the four algorithms. Based on the above description, the authors want to design a software that is able to simulate the four algorithms into the form of multimediabased learning media that is expected to increase the attractiveness and capture power of students who study it. Keywords — Simulation, Concurrency, Operating System, Multimedia
Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia (Studi Kasus pada Institut Pendidikan Indonesia Garut) Maulani, Galih Abdul Fatah; Hamdani, Nizar Alam
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i2.1548

Abstract

Abstrak — Dalam memaksimalkan kinerjanya perguruan tinggi saat ini perlu menyesuaikan implementasi teknologi informasi pada setiap proses bisnisnya. Salah satunya adalah perlu adanya sebuah portofolio aplikasi informasi yang merupakan hasil dari analisis perencanaan strategis system informasi pada lingkungan perguruan tinggi swasta. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan rencana strategis system informasi pada lingkungan Institut Pendidikan Indonesia berupa portofolio aplikasi / system informasi untuk dimasa yang akan datang. Metode yang digunakan pada penelitian menggunakan tahapan-tahapan ward & peppard. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Institut Pendidikan Indonesia perlu mengadakan sebanyak 25 aplikasi/system infromasi yang tergambar pada 4 kuadran di portofolio aplikasi. Sehingga berdasarkan hasil tersebut, Institut Pendidikan Indonesia diharapkan memiliki keunggalan daya saing serta keunggulan proses bisnis yang berkelanjutan. Kata Kunci — Perencanaan Strategis Sistem Informasi, Perguruan Tinggi, Manajemen Strategis. Abstract — In maximizing its performance, universities now need to adjust the implementation of information technology in each of their business processes. One of them is the need for an information application portfolio which is the result of an analysis of information system strategic planning in the private tertiary institution. The purpose of this study was to formulate an information system strategic plan within the Indonesian Institute of Education in the form of an application / system information portfolio for the future. The method used in the study uses ward & peppard stages. The conclusion of this study is that Institut Pendidikan Indonesia needs to hold as many as 25 applications / information systems illustrated in 4 quadrants in the application portofolio. So that based on these results, the Institut Pendidikan Indonesia is expected to have the superiority of competitiveness and the advantages of sustainable business processes. Keywords — Strategic Planning Information Systems, Higher Education, Strategic Management.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): Volume 11 No 2 September 2025 Vol. 11 No. 1 (2025): Volume 11 No 1 Maret 2025 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No 2 September 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No 1 Maret Tahun 2024 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 9 No 2 Tahun 2023 Vol 9, No 1 (2023): Vol 9 No 1 Maret 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 9 No 1 Tahun 2023 Vol 8, No 2 (2022): Petik vol 8 no 2 tahun 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 8 No 2 Tahun 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol 8 No 1 Tahun 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022 Vol 7, No 2 (2021): Volume 7 no 2 Tahun 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Volume 7 No 2 Tahun 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol 7 no 1 tahun 2021 Vol. 7 No. 1 (2021): Volume 7 No 1 Tahun 2021 Vol 6, No 2 (2020): Vol 6 No 2 Tahun 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6 No 2 Tahun 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol 6 No 1 Tahun 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6 No 1 Tahun 2020 Vol 5, No 2 (2019): Vol 5 No 2 Tahun 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Volume 5 No 2 Tahun 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Volume 5 No 1 Tahun 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol 5 No 1 Tahun 2019 Vol 4, No 2 (2018): Vol.4 No.2 Tahun 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol.4 No.1 Tahun 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018 Vol 3, No 2 (2017): PETIK Vol 3 No. 2 Tahun 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Volume 3 No 2 Tahun 2017 Vol 3, No 1 (2017): PETIK Vol 3 No. 1 Tahun 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Volume 3 No 1 Tahun 2017 Vol. 2 No. 2 (2016): Volume 2 No 2 Tahun 2016 Vol 2, No 2 (2016): PETIK Vol 2 No. 2 Tahun 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Volume 2 No 1 Tahun 2016 Vol 2, No 1 (2016): PETIK Vol 2 No. 1 Tahun 2016 Vol 1, No 1 (2015): PETIK Vol 1 No. 1 Tahun 2015 More Issue