cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PETIK
ISSN : 24607363     EISSN : 26146606     DOI : -
Jurnal Pendidikan Tekologi Informasi dan Komunikasi (PETIK) adalah Jurnal yang memiliki fokus dibidang Pendidikan, Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jurnal PETIK ber-issn : 2460-7363 dan e-ISSN : 2614-6606. Sedangkan terbitan pada Jurnal PETIK terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 324 Documents
Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada Usaha Kecil dan Menengah Hamdani, Nizar Alam; Maulani, Galih Abdul Fatah
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i2.1549

Abstract

Abstrak — Strategi Perencanaan sistem informasi diperlukan sebagai bagian dari perencanaan strategis sebuah perusahaan. Perencaan strategi sitem informasi ini disusun sebagai strategi untuk memenangkan persaingan sehingga kinerja bisnis UKM akan meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi untuk menggambarkan tujuan sistem dan arsitektur teknologi yang akan diimplementasikan di UKM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Strategic Planning Information System (SPIS) Versi John Ward dan Joe Peppard(Ward & Peppard). Hasil dari perencanaan sistem teknologi informasi dapat bermanfaat bagi pelaku UKM untuk bagaimana mendayagunkan informasi secara baik bagi organisasinya. Berdasarkan hasil tersebut UKM harus memiliki kemampuan dalam penerapan teknologi informasi sehingga menjadi sebuah inovasi untuk mengembangkan bisnisnya. Kata Kunci — Inovasi, Perencanaan Strategis Sistem Informasi, UKM, Manajemen Strategis. Abstract — Strategy Planning information systems are needed as part of a company's strategic planning. The planning of this information system strategy is structured as a strategy to win the competition so that the business performance of SMEs will increase. The purpose of this study is to formulate a strategy to describe the system objectives and technology architecture that will be implemented in SMEs. The method used in this study is to use the Strategic Information System Planning (SISP) version of John Ward and Joe Peppard (Ward & Peppard). The results of the planning of information technology systems can be useful for SMEs in how to utilize information properly for their organizations. Based on these results SMEs must have the ability in the application of information technology so that it becomes an innovation to develop their business. Keywords — Innovation, Strategic Information System Planning (SISP) , SME, Strategic Management.
Analisis Aplikasi Kepegawaian Pada Sistem Informasi Manajemen Kejaksaan Republik Indonesia (SIMKARI) Di Kejaksaan Negeri Bale Bandung Rosmalina
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i2.1550

Abstract

Abstrak — Kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum dituntut untuk lebih berperan dalam menegakkan hukum, perlindungan kepentingan umum, penegakkan hak asasi manusia, serta pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Penggunaan sistem informasi manajemen di KEJARI Bale Bandung serta pengembangkan perangkat lunak merupakan sebuah sistem untuk mempermudah pekerja dalam mengelola dan menghasilkan informasi. Untuk menginput dan meyimpan data tersebut dibutuhkan sebuah aplikasi yang dinamakan SIMKARI yang dapat mendukung untuk membantu pegawai dalam mengerjakan pekerjaan yang lebih baik dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa sebuah sistem informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) yang merupakan bagian dari Sistem Informasi Manajemen Kejaksaan Republik Indonesia (SIMKARI), sistem ini merupakan sebuah alat bantu dalam mengelola, merekam dan meng-entry data/informasi terkait administrasi kepegawaian di Kejaksaan Republik Indonesia. Fitur yang ada dalam sitem tersebut antara lain Peremajaan Data, Entry Riwayat pegawai, menampilkan Biodata Pegawai, Pengendalian, Pengankatan PNS dan Info Kepegawaian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Effisienci, dan services). Selama proses analisis berlangsung penulis tidak melakukan analisis berdasarkan metodologi analisis, namun penulis melakukan proses interview, observasi dan studi pustaka sebagai metode pengumpulan data. Kata kunci — SIM, PIECES, UML, SIMKARI, SIMPEG Abstract — The Attorney as one of the law enforcement agencies is required to play a greater role in enforcing the law, protecting the public interest, upholding human rights, and eradicating corruption, collusion and nepotism. The use of management information and the software development at the State Attorney’s office Bale Bandung (KEJARI) are a system to facilitate workers in managing and producing information easier. To input and save the data, an application called SIMKARI is needed which can support and help employees doing their work better and more effectively. This research was conducted by analyzing a personnel management information system (SIMPEG) which is part of the Republic of Indonesian Attorney’s Management Information System (SIMKARI), this system is a helping aid to manage, record and enter data / information related to the personnel administration at the Republic of Indonesia Attorney’s. The Features in the system are Data Rejuvenation, Employee History Entry, Employee Biodata, Control, Civil Servants and Employment Info. The analytical method used in this study is the PIECES method (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and services). During the process of ongoing analysis the researcher did not conduct analysis based on the analysis methodology, but the researcher carried out the process of interviewing, observing and studying literature as a method of data collection Kata Kunci — SIM, PIECES, UML, SIMKARI, SIMPEG
Pengembangan Aplikasi Timbangan Berat Produk Setiawan, Fery; Fajarianto, Otto; Firdaus, Ali
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i1.1551

Abstract

Abstrak — Dalam dunia industri pemanfaatan timbangan sangatlah penting untuk mengukur suatu kebutuhan produksi. Keakuratan data timbangan sangat mempengaruhi berapa banyak bahan baku yang dibutuhkan dalam menghasilkan suatu produk. Pencatatan hasil timbangan yang masih manual menggunakan alat tulis sering mengakibatkan operator timbangan salah memasukkan nilai bruto dan netto. Untuk mendapatkan hasil yang akurat dari timbangan tersebut maka dibutuhkan suatu sistem yang dapat merekam setiap bahan yang akan di timbang secara real time. Perekaman data timbangan secara real time dapat mengurangi kesalahan pencatatan operator dalam memasukan nilai bruto dan neto. Metode Prototype digunakan untuk membuat tahapan dalam pengerjaan sistem tersebut. Proses yang dilakukan dimulai dari pengumpulan data melalui pengecekan ke lapangan melihat hasil pencatatan timbangan dan melakukan interview atau memberikan beberapa pertanyaan kepada bagian operator terhadap kendala yang sering terjadi. Dari data tersebut diolah sebagai dasar kebutuhan user terhadap sistem. Tahap terakhir pembuatan aplikasi dan implementasi. Hasil dari penelitian ini adalah sistem yang dapat membantu operator agar tidak terjadi kesalahan dalam pencatatan hasil timbangan bruto dan neto. Pengambilan data timbangan tersebut akan terekam secara otomatis dan disimpan ke dalam database. Riwayat hasil dari timbangan tersebut dapat diakses oleh user dan dibuat dalam bentuk laporan. Kata Kunci — timbangan, produk, prototype Abstract — In the industrial world the utilization of the scales is important for measuring production needs. The accuracy of the scales data greatly affects how much raw material is required in producing a product. Recording the results of the scales that are still manual using stationery is often the operator scales incorrectly incorporate gross and net. For the desired results of the scales then required a system that can any material that will be weighed in real time. Recording the scales data in real time can reduce operator recording errors in entering gross and net values. The Prototype method used for. In the process of working the system. The process undertaken from the data through checking to the field to see the results of recording the scales and conduct interviews or provide some questions to the operator of the constraints that often occur. From the data is processed as the basic needs of users of the system. The last stage of application creation and implementation. The results of this study are a system that can help the operator not to occur in recording the results of gross and net scales. The data collection of the scales will be recorded automatically and stored into the database. The results of the scales can be accessed by the user and made in the form of reports. Keywordss — pair of scales, product, prototype
Pengembangan Keterampilan Kominikatif Antar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Two Stay Two Stray (TSTS) Dalam Pembelajaran IPS Materi Perpajakan Roslina, Elsye
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i1.1552

Abstract

Abstrak — Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap permasalahan interaksi sosial khususnya mengenai kelemahan keterampilan komunikatif siswa. Berdasarkan observasi awal di kelas VIII-A SMP Negeri 1 Cikoneng, terdapat adanya permasalahan mengenai kelemahan keterampilan komunikatif siswa dalam berinteraksi dengan siswa lain. Untuk menanggapi hal tersebut, diperlukan adanya penyusunan strategi pembelajaran dalam pelajaran IPS. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Cikoneng sedangkan yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif teknik two stay two stray dalam pelajaran IPS. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi penilaian keterampilan komunikatif dan kooperatif siswa, dan dicatat dalam catatan lapangan. Untuk teknik pengumpulan data digunakan pedoman observasi, catatan lapangan, dan pedoman wawancara. Pembelajaran selama penelitian, pertama dimulai dengan menentukan SK/KD dan penyusunan RPP, kedua menerangkan penerapan model pembelajaran kooperatif teknik two stay two stray beserta indikator-indikator keterampilan komunikatif yang akan dikembangkan, ketiga menunjukkan adanya perkembangan keterampilan komunikatif siswa pada siklus 1 pertemuan 1 sampai siklus II pertemuan 2, keempat merefleksikan hasil pembelajaran IPS dengan menggunakan teknik two stay two stray. Kesimpulan, keterampilan komunikatif siswa mengalami perkembangan yang signifikan pada siklus II pertemuan 2. Saran bagi peneliti selanjutnya, peneliti berharap peneliti selanjutnya dapat meneruskan kembali penelitian ini dan dapat mengembangkan metode yang lebih baik, agar mencapai hasil yang lebih maksimal. Kata Kunci — Keterampilan Komunikatif, Two Stay Two Stray Abstract — This research is motivated by concerns about social interaction issues, especially about the weakness of students' communicative skills. Based on first observation in class VIII-A of SMP Negeri 1 Cikoneng, there is a problem about the weakness of communicative skills of students in interacting with other students. To respond this problem, it necessary to prepare learning strategies in IPS lessons. This research is done in SMP Negeri 1 Cikoneng and the subject of this research is the students of class VIII-A. The research method used in this research is classroom action research by applying cooperative learning model of two stay two stray technique in IPS lesson. The instrument used is an observation sheet of students' communicative and cooperative skill assessment, and recorded in field notes. For data collection techniques used observation guides, field notes, and interview guidelines. The learning during the research, first started by determining SK / KD and the preparation of RPP, the second is explained the application of cooperative learning model of two stay two stray technique with communicative skills indicators to be developed, the third shows the communicative skills development of students on cycle 1 first meet to cycle II second meet, the fourth reflects the IPS lesson result by using two stay two stray technique. The conclusion is students' communicative skills experienced significant development in the second cycle of second meet. Suggestions for the next researcher, the researcher hopes the next researcher can resume this research and can develop better methods, in order to achieve maximum results. Keywords — Communicative Skills, Two Stay Two Stray.
Penerapan Teknik Bertanya Dalam Pembelajaran PKn Berbasis Masalah Sosial Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Subarna, Endang
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i1.1553

Abstract

Abstract — Mata pelajaran PKn merupakan salah satu bidang sosial yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Proses pembelajaran di sekolah dapat mempengaruhi tingkat kesejahteraan seseorang, begitu pula dengan kualitas pelaksanan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Dalam proses belajar mengajar target yang harus dicapai bukan hanya semata-mata tujuan itu tercapai akan tetapi lebih dari itu yaitu membiasakan siswa belajar dengan proses yang baik, yang berkadar aktivitas tinggi yang dapat meningkatkan daya penalaran siswa itu sendiri dan meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar. Pembelajaran PKn selama ini cenderung hanya sebatas memberikan kemampuan menghapal tentang konsep saja tetapi pada kenyataannya pelajaran PKn sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Rekonstruksi terhadap pembelajaran PKn yang berorientasi pada masalah-masalah sosial pada dasarnya dilakukan agar materi pelajaran PKn tidak hanya difokuskan pada materi saja tetapi dapat memberikan keterampilan sosial yang diperlukan siswa untuk memecahkan masalah-masalah sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini teknik bertanya secara kritis ini bertujuan untuk memfasilitasi siswa berfikir kritis dan dapat menemukan masalah-masalah sosial di lingkungan sekitarnya sekaligus menemukan alternatif pemecahannya karena cara bertanya siswa pada umumnya masih dianggap sulit hal ini disebabkan karena pengaruh mental yang mereka miliki dan pengaruh lingkungan sekitar yang mengakibatkan siswa tidak percaya diri dan rangsangan yang diberikan oleh guru masih rendah dalam menumbuhkan keberanian siswa dalam bertanya. Sebagai terapi pembelajaran di kelas maka Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dapat dijadikan sebagai salah satu cara mengatasi kesulitan mengajar guru di kelas. Dalam hal ini Penelitian Tindakan Kelas dimaksudkan untuk memecahkan masalah pembelajaran dan untuk menghasilkan kualitas pembelajaran yang mencakup penyadaran akan nilai-nilai, efektifitas dan kreatifitas peserta didik dalam pembelajaran, sehingga masalah dalam pembelajaran dapat teratasi dengan baik. Dengan teknik bertanya diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang terjalin secara interaktif dan edukatif dengan memposisikan siswa sebagai sosok yang penting dalam pembelajaran. Kata Kunci — teknik bertanya, berbasis masalah sosial, aktivitas belajar. Abstract — Civics lesson is one of the social fields that has a very important role in improving the quality of human resources. The learning process in school can affect the level of one's welfare, as well as the quality of learning implementation of Citizenship Education (Civics). In the process of learning to teach the target to be achieved not only the goal is achieved but more than that is to familiarize students with good learning process, which is high activity that can improve students' own reasoning power and increase student activity in learning. Civic learning has tended to be limited to giving the ability to memorize the concept but in reality the Civic learning is very important in everyday life. Reconstruction of Civic learning oriented on social issues is basically done so that the subject matter of Civics is not only focused on the material but can provide the social skills that students need to solve social problems in their daily life. In this case critical questioning technique aims to facilitate students to think critically and can find social problems in the environment as well as find alternative solutions because the way of asking students in general is still considered difficult because of the mental influence they have and the influence of the surrounding environment which resulted in students not confident and the stimulus provided by the teacher is still low in growing the courage of students in asking questions. As a classroom learning therapy then Classroom Action Research can be used as one way to overcome the difficulties of teaching teachers in the classroom. In this case Class Action Research is intended to solve learning problems and to produce quality learning that includes awareness of the values, effectiveness and creativity of learners in learning, so that problems in learning can be resolved properly. With the questioning technique is expected to create an interactive atmosphere of learning interwoven and educational by positioning students as an important figure in learning. Keywords — questioning techniques, based on social issues, learning activities.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII H SMPN 1 Cikoneng Melalui Metode Demonstrasipada Materi Pengukuran Alamin, Lili
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i1.1554

Abstract

Abstrak — Penelitian ini dilakukan berdasarkan pengalaman peneliti, ditemukan satu kelas yang prestasi belajarnya paling rendah dibandingkan dengan kelas yang lain. hanya 50% siswa yang nilai ulangan hariannya mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebesar 70. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran belum tuntas, oleh karena itu peneliti berusaha meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran IPA Fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Cikoneng Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis dengan jumlah siswa 32. Berdasarkan hasil penelitian tindakan dengan menggunakan metode demonstrasi, diperoleh bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan, ditunjukkan dengan ditunjukkan dengan adanya peningkatan ketuntasan klasikal pada setiap siklusnya, yaitu pada siklus I pertemuan 1 mencapai rata-rata sebesar 62,74, siklus I pertemuan 2 mencapai rata-rata sebesar 70,63, siklus II pertemuan 1 mencapai rata-rata sebesar 74,38, dan siklus II pertemuan 2 mencapai ratarata 78,13. Sedangkan untuk ketuntasan belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 mencapai 56,25% atau 15 siswa, siklus I pertemuan 2 mencapai 62,50% atau 20 siswa, siklus II pertemuan 1 mencapai 75% atau 24 siswa, dan siklus II pertemuan 2 mencapai 93,75% atau 30 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan hasil belajar dalam pembelajaran IPA Fisika melalui metode demonstrasi menggunakan media elektronik telah tercapai. Kata Kunci — Metode Demonstrasi, Media Elektronik, Pengukuran Abstract — This research is based on the experience of researchers, found one class with the lowest learning achievement compared with other classes. only 50% of students whose daily test score reaches the minimum score of 70. This shows that the learning has not been completed, therefore researchers try to improve students' learning outcomes in Physics Science lessons. The research method used is classroom action research. The subjects of the study were the students of class VIII H SMP Negeri 1 Cikoneng, Cikoneng District of Ciamis Regency with the number of students 32. Based on the results of action research using the demonstration method, it was found that the students' learning outcomes improved, as indicated by the increase of classical completeness in each cycle, in the first meeting reached an average of 62.74, the second meeting reaches an average of 70.63, the third reaches an average of 74.38, and the forth reach average of 78 , 13. While for the students' learning completeness in the first meeting reach 56,25% or 15 students, second meeting reach 62,50% or 20 students, third meeting reach 75% or 24 student, and forth meeting reach 93 , 75% or 30 students. Thus it can be concluded that efforts to improve learning outcomes in the science of science Physics through demonstration methods using electronic media has been achieved. Keywords — Demonstration Method, Electronic Media, Measurement.
Penggunaan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Keterampilan Proses Siswa Tentang Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Lingkungan Dalam Pembelajaran IPA Di Kelas VI SD Negeri 4 Imbanagara Raya Kecamatan Ciamis Sudrajat
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i1.1555

Abstract

Abstract — PTK ini berjudul “Penggunaan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Siswa Tentang Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Lingkungan dalam Pembelajaran IPA di Kelas VI SD Negeri 4 Imbanagara Raya Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis”. Penelitian ini dilakukan, karena masih banyak ditemukan di lapangan terutama di sekolah tempat peneliti bertugas bahwa pembelajaran IPA hanya dilaksanakan dengan melaui metode ceramah dan penugasan saja. Nilai rata-rata pemahaman konsep siswa sebesar 61,50 atau di bawah nilai KKM. Begitu pun keterampilan proses sains dalam pembelajaran tidak tercapai secara maksimal. Sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode eksperimen atau percobaan dalam pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut dirumuskan masalah sebagai berikut: (1) bagaimana tingkat pemahaman konsep siswa tentang pengaruh kegiatan manusia terhadap lingkungan setelah melalui metode eksperimen?; (2) bagaimana tingkat keterampilan proses sains siswa setelah diterapkannya metode eksperimen? Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan tiga siklus. Indikator dan pokok bahasan pada setiap siklusnya dikembangkan dan disesuaikan dengan materi IPA kelas VI Sekolah Dasar dengan KTSP 2006. Lokasi penelitian dilakukan di SD Negeri 4 Imbanagara Raya Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI tahun pelajaran 2016/2017 semester II, yang berjumlah seluruhnya 24 siswa dengan rincian 12 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jurnal Eksperimen, Observasi, Soal Tes Hasil Belajar, dan Angket. Adapun hasil yang diperoleh adalah dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses siswa tentang pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan lingkungan dalam pembelajaran IPA di kelas VI SD Negeri 4 Imbanagara Raya Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 sebesar 68,13; siklus I pertemuan 2 sebesar 72,29; siklus II pertemuan 1 sebesar 80,21, dan siklus II pertemuan 2 sebesar 85,83. Demikian pula dengan keterampilan proses sains siswa setiap siklusnya selalu mengalami peningkatan terutama aspek mengamati. Kata Kunci — Metode eksperimen, keterampilan proses, lingkungan. Abstract — This Classroom Action Research is titled "Penggunaan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Keterampilan Proses Siswa Tentang Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Lingkungan Dalam Pembelajaran IPA Di Kelas VI SD Negeri 4 Imbanagara Raya Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis". This research is conducted, because it is still widely found in the field, especially in schools where researchers are tasked that science learning is only carried out through the lecture method and assignment only. The mean score of students' understanding comprehension is 61.50 or below the minimal score. So even the science process skills in learning is not achieved maximally. As a solution to overcome these problems researchers use experimental methods or experiments in learning. Based on the above problems are formulated as follows: (1) how the level of understanding of student concepts about the effect of human activities on the environment after going through experimental methods ?; (2) what is the level of students' science process skill after application of experimental method? This research method is Classroom Action Research conducted three cycles. Indicators and subject matter in each cycle were developed and adapted to the science material of Class VI Primary School with KTSP 2006. The location of the research was conducted at SD Negeri 4 Imbanagara Raya District Ciamis Ciamis Regency. The subjects of the study were students of class VI of academic year 2016/2017 semester II, which totaled 24 students with details of 12 male students and 13 female students. The instruments used in this study are Experimental Journals, Observation, Test Results Learning Results, and Questionnaire. The results obtained is to use experimental methods to improve understanding of concepts and skills of the students process about the influence of human activities on environmental balance in science learning in class VI SD Negeri 4 Imbanagara Raya District Ciamis Ciamis Regency. The average value of student learning outcomes in the first cycle of meeting 1 of 68.13; cycle I meeting 2 is 72,29; the second cycle of meeting 1 is 80.21, and the second cycle of meeting 2 is 85.83. Similarly, the students' science process skills in each cycle are always improving, especially the observing aspect. Keywords — Experimental methods, process skills, environment.
Pemanfaatan Program Pembelajaran Lovaas (Aba) Dengan Pendekatan Icare Dalam Meningkatkan Kemampuan General Life Skill Anak Autis Imania, Kuntum An Nisa; Bariah, Siti Husnul
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i1.1556

Abstract

Abstrak — Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaiamana penerapan metode Lovaas dengan pendekatan ICARE terhadap General Life Skill Anak Autis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Referensi teori yang diperoleh dengan jalan penelitian studi literatur dijadikan sebagai fondasi dasar dan alat utama bagi praktek penelitian ditengah lapangan. Untuk memperoleh informasi yang tepat dalam kegiatan pemanfaatan dilakukan melalui kegiatan pemanfaatan/penggunaan metode Lovaas dengan pendekatan ICARE. Secara umum, tujuan programnya adalah sebagai berikut: (1) Usaha Tim Pengajar - siswa, (2) Compliance (kepatuhan, (3) Mengurangi self-stimulatory, (4) Mengajarkan kemampuan menirukan, (5) Perkenalkan anak yang lain sebagai model, (6) berkomunikasi: (a) Berbicara, (b) Gambar, (c) Bahasa isyarat. (7) Bermain secara mandiri, (8) Kemampuan pra-sekolah, (9) Ajarkan kemampuan bantu diri, (10) Ajarkan kemampuan bersosialisasi (11) Ajarkan kemampuan motorik kasar dan halus, (12) Ajarkan bahasa reseptif/ekspresif. Kemampuan yang telah diajarkan kemudian digeneralisasikan ke orang-orang lain dan situasi lainnya. Kata Kunci — Program Pembelajaran Lovaas, ICARE, General Life Skill, Anak Berkebutuhan Khusus Abstract — The purpose of this research is to know how to apply Lovaas method with ICARE approach to General Life Skill Child Autism. This research includes the type of literature study research by finding reference theory relevant to the case or problems found. Reference theory obtained by way of research literature study serve as the basic foundation and the main tool for research practice in the field. To obtain appropriate information in the utilization activities carried out through the activities of utilization / use of Lovaas method with ICARE approach. In general, the program objectives are as follows: (1) Student Team effort, (2) Compliance, (3) Reduced self-stimulatory, (4) Teaches the ability to simulate, (5) Introduce the other child as a model, (7) Playing independently, (8) Pre-school ability, (9) Teach self-help skills, (10) Teach social skills (11) Teaches brute and refined motor skills, (12) Teaches receptive / expressive language Abilities that have been taught are then generalizable to others and other situations. Keywords — Lovaas Learning Program, ICARE, General Life Skill, Students with Learning Disabilities
Perancangan Sistem Informasi Rekam Medis Rawat Jalan Menggunakan Pendekatan Berorientasi Objek Di Rumah Sakit Khusus Gigi Dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung Dzulhajmi, Isnaniah; Kusumadiarti, Rini Suwartika
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i1.1557

Abstract

Abstrak — Rekam medis kedokteran gigi adalah suatu dokumen yang sistematis mengenai riwayat perawatan kesehatan gigi seorang pasien oleh sarana pelayanan kesehatan. Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung yang mengkhususkan diri pada pelayanan gigi dan mulut merupakan Rumah Sakit Khusus tipe C, rumah sakit ini telah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), namun rekam medis masih berupa lembaran-lembaran berkas yang harus diisi kembali baik oleh pasien yang mengisi identitas, maupun dokter/perawat yang telah selesai melakukan pemeriksaan dan tindakan. Selain itu, masalah yang sering terjadi adalah berkas yang sudah dikirimkan ke poli sering terjadi kesalahan dalam pencarian, terkadang berkas tidak ada atau pun belum sampai ke poli sehingga membuat pasien menunggu cukup lama dalam menerima pelayanan rumah sakit. Perancangan sistem informasi rawat jalan ini menggunakan pendekatan berorientasi objek dengan penggambaran menggunakan alat bantu Unified Modelling Language (UML) dan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Database MySQL. Diharapkan melalui perancangan ini proses pelayanan rekam medis dapat lebih efektif dan efisien. Kata Kunci — information system, Outpatient, medical record, PHP. Abstract — Dental medical records are a systematic document of a patient's dental health history by means of health care. Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Bandung specializing in dental and mouth services is C type Special Hospital, this hospital has been using Hospital Management Information System (SIMRS), but medical record is still in the form of file sheets must be recharged either by the patient who fills the identity, or the doctor / nurse who has completed the examination and action. In addition, the problem that often happens is that the file has been sent to the poly often a mistake in the search, sometimes the file does not exist or has not reached the poly so as to make patients wait long enough in receiving hospital services. This design of outpatient information system using object-oriented approach with depiction using Unified Modeling Language (UML) tool and using PHP programming language and MySQL Database. It is expected that through this design process medical record services can be more effective and efficient. Keywords — information system, Outpatient, medical record, PHP.
Penggunaan Multimedia Interaktif Model Simulasi Untuk Meningkatkan kemampuan Analisis Mahasiswa di IPI Garut. (Quasi Eksperimen pada Praktikum Fisiologi Hewan Jurusan Pendidikan Biologi IPI Garut) Nurkamilah, Siti
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i1.1558

Abstract

Abstrak — Penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan analisis mahasiswa di IPI Garut. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penelitian dalam perkuliahan praktikum Fisiologi Hewan dengan menggunakan multimedia interaktif model simulasi. Penelitian ini mengkaji masalah peningkatan kemampuan analisis mahasiswa yang menggunakan multimedia interaktif dengan mahasiswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi yang mengambil mata kuliah Fisiologi Hewan tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa kelas B dengan kelas C. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan analisis. Analisis data dilakukan secara kuantitatif. Analisis data Kemampuan analisis dilakukan dengan uji Mann Whitney-U untuk pretes dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peningkatan kemampuan analisis mahasiswa yang menggunakan multimedia interkatif model simulasi lebih baik daripada mahasiswa yang tidak menggunakan multimedia interaktif dalam praktikum fisiologi hewan mengenai sistem pencernaan pada Paramecium sp di IPI Garut. Berdasarkan hasil penelitian, diajukan saran agar Multimedia interaktif model simulasi dapat digunakan dalam praktikum di Program Studi Pendidikan Biologi untuk meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa, khususnya dalam aspek mengorganisasikan. Kemudian, pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji penggunaan multimedia interaktif model simulasi untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam kawasan lainnya, baik itu dalam kawasan afektif maupun psikomotorik. Kata Kunci — Kemampuan analisis, Multimedia Interaktif Model Simulasi Abstract — This research is based on the low level of student ability analysis on IPI Garut. To over come this, done research in Animal Physiology practical lectures using interactive multimedia simulation models. This research examines the problem of increased analysis capabilities of students using interactive multimedia with students who use conventional learning methods. This research is a research quasy experiments with making purposive sampling technique using samples. The population of this research is to study all students who take Biology education course of animal Physiology lesson in 2014/2015. The sample of this research is a students of class B and class C. instrument used in this research in the form of test analysis capabilities. Analysis date was carried out quantitatively. Analysis date capability analysis done with test Mann Whitney U to pretest and N-Gain. The research results showed that improved analysis capabilities of students who used simulation models interaktif multimedia better than students who do not used interactive multimedia in the teaching of animal physiology of the digestive system in Paramecium sp at IPI in Garut. Based on the results, it is recommended to use interactive multimedia simulations models can be used in practical of Biology education courses to enchance students analysis capability, especially in organizing aspect. Then, on further research is expected to examine the use of interactive multimedia simulation models to improve the students ability in other areas, such as psychomotor or affective. Keywords — Analysis capabilities, multimedia interactive simulation models

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): Volume 11 No 2 September 2025 Vol. 11 No. 1 (2025): Volume 11 No 1 Maret 2025 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No 2 September 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No 1 Maret Tahun 2024 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 9 No 2 Tahun 2023 Vol 9, No 1 (2023): Vol 9 No 1 Maret 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 9 No 1 Tahun 2023 Vol 8, No 2 (2022): Petik vol 8 no 2 tahun 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 8 No 2 Tahun 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol 8 No 1 Tahun 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022 Vol 7, No 2 (2021): Volume 7 no 2 Tahun 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Volume 7 No 2 Tahun 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol 7 no 1 tahun 2021 Vol. 7 No. 1 (2021): Volume 7 No 1 Tahun 2021 Vol 6, No 2 (2020): Vol 6 No 2 Tahun 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6 No 2 Tahun 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol 6 No 1 Tahun 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6 No 1 Tahun 2020 Vol 5, No 2 (2019): Vol 5 No 2 Tahun 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Volume 5 No 2 Tahun 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Volume 5 No 1 Tahun 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol 5 No 1 Tahun 2019 Vol 4, No 2 (2018): Vol.4 No.2 Tahun 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol.4 No.1 Tahun 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018 Vol 3, No 2 (2017): PETIK Vol 3 No. 2 Tahun 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Volume 3 No 2 Tahun 2017 Vol 3, No 1 (2017): PETIK Vol 3 No. 1 Tahun 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Volume 3 No 1 Tahun 2017 Vol. 2 No. 2 (2016): Volume 2 No 2 Tahun 2016 Vol 2, No 2 (2016): PETIK Vol 2 No. 2 Tahun 2016 Vol 2, No 1 (2016): PETIK Vol 2 No. 1 Tahun 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Volume 2 No 1 Tahun 2016 Vol 1, No 1 (2015): PETIK Vol 1 No. 1 Tahun 2015 More Issue