cover
Contact Name
Dr. Asep Supianudin, M.Ag.
Contact Email
asepsupianudin@uinsgd.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
altsaqafa@uinsgd.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
ISSN : 02165937     EISSN : 26544598     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 210 Documents
Islam dan Kearifan lokal (Perspektif Teologis Hubungan antara Agama dan Budaya di Kampung Naga) Nurrohman -; Abd Hannan EF
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 14, No 2 (2017): al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v14i2.2006

Abstract

Since its birth, Islam can not be separated from traditions and cultures. Not all local traditions and cultures are rejected or destroyed by Islam, as long as it does not deviate from the basic principles of Islam. This is what is called the uruf in the Qur'an. However, since the emergence of puritanic Salafi Wahabism, the tradition which still associated with the previous religion, such as Hindu and Buddha, often stigmatizwed as syncretic, heretic and not properly and completely practiced sharia. The focus of the study is to describe the relationship between religion and culture in Muslim community living in Kampong Pulo and Kampung Naga. The type of research is decricptive explanatory. Data was collected from documents or library, observation and interview with several figures which were purposively chosen. The type of data consisted: 1) a brief history of this community, 2) the religious system of this community 3) the forms of local wisdom practiced by this community. These data will be analized to explain how religion and culture build harmonious relationship, and then it also be analized further to determine the kind of theology and the model of sharia that was practiced.     
JARINGAN HABAIB DI JAWA ABAD 20 Agus Permana; H. Mawardi; Ading x Ading Kusdiana
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 15, No 2 (2018): Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v15i2.3820

Abstract

Penelitian ini mempunyai dua tujuan yaitu pertama untuk mengetahui islamisasi di Jawa  dan kedua untuk mengetahui peran habaib di Betawi dalam proses islamisasi pada abad ke 70. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan tahapan kerja pengumpulan data (heuristik), verifikasi (kritik), penafsiran (interpretasi) dan penulisan (historiografi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Meski  masih memerlukan pembuktian lebih lanjut, periodisasi masuknya orang Arab di Nusantara dapat dibagi pada tiga periode. Periode pertama adalah abad 9-11 M; periode kedua abad 12-15 dan periode ketiga abad 17-19 M. Pada Abad Ke 20 para habaib ini telah tersebar hamper di seluruh pulau Jawa. Penyebarannya meliputi daerah Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Jakarta ada bebrapa habib yang terkenal seperti Habib Kampung Bandan, Habib Jindan, Habib Ali Kwitang, Habib Ali Bugur dan Habib Usman Bun Yahya. di Jawa Barat ada Al-Habib Alwi bin Muhammad bin Thohiral-Haddad, Habib Syarief Muhammad al-Aydrus dan Al-Habib-Muhammad-Bin-Syekh-Bin-Yahya. Di Jawa Tengah dimulai dari Al-Habib Husein bin Muhammad bin Thohir al-Haddad, dan Habib Luthfi. di Jawa Timur pertama  Al-Habib Ja’far bin Syekhan Assegaf, Al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih dan Habib Abdul Qadir bin Husein Assegaf
Nilai-Nilai Islam dalam Upacara Adat Pernikahan Sunda Ilfa Harfiatul Haq
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 16, No 1 (2019): Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v16i1.3562

Abstract

Marriage is a bond that combines two people namelyem and women on the basic of love and of course with his permission. Marriage is realized with hope only once in a lifetime, so it is considered a sacred ritual. The author is interested in doing research with the theme of traditional marriage that is cultured with its religious side. The purpose of this study is to uncover the essence of the problem, namely Islamic values contained in the Sundanese wedding ceremony. This research was conducted using methods and approaches to Islamic studies. Marriage is carried out Islam with a blend of local culture, especially in the Sunda region. Sundanese custom marriages are held with several events which become traditions and characteristics of Sundanese culture, but contain Islamic values in it because they have gone through the process of Islamization. Islamic values that do not conflict with Shari'at Islam.
The Sketch of Reading Instruction in Islamic Tertiary Level of Education Andang Saehu; Annie Susany Somantri
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 14, No 1 (2017): al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v14i1.1790

Abstract

This study briefly reports classroom observations in one of EFL classes at English Studies Department of Islamic Tertiary Level of Education in  Bandung, Indonesia. The focus of the class was on Literal Reading.  The classroom observations were conducted in five class periods consecutively.  Having studied what was happening to the students, using a qualitative case study, the data collected through observation checklist and interview guide found that the lecturer designed various activities in teaching Literal Reading in the EFL class. The lecturer applied teaching activities in three stages: pre-reading, while-reading, and post-reading. The activities in the pre-reading were aimed at activating students’ schemata, generating students’ interest and trying to anticipate any difficult vocabularies.  The while-reading stage is to invite students to be involved at phonic method and mapping concept strategy. The post-listening stage is to internalize what they have read with other language skills (e.g. writing and speaking) and to check students’ comprehension. 
Konflik Antar-tokoh dan Antar-agama dalam Novel Keluarga Permana karya Ramadhan K.H R. Myrna Nur Sakinah
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 13, No 01 (2016): Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v13i01.1829

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konflik antar tokoh dan agama pada novel Keluarga Permana karya Ramadhan K.H. Karya ini memiliki kekuatan dalam mengungkap ideologi seseorang dalam sebuah keluarga. Terkait dengan ideologi, karya ini dipengaruhi oleh struktur sosiologi masyarakat yang dilatarbelakangi oleh perbedaan keyakinan. Penelitian ini membahas kajian sosiologi sastra. Dari hasil analisis penelitian ini ditemukan bahwa ideologi seseorang menimbulkan beberapa konflik antar tokoh dan agama
PESANTREN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI KAUM SANTRI (Kasus Pondok Pesantren Fathiyyah Al-Idrisiyyah Tasikmalaya) Ujang Suyatman
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 14, No 2 (2017): al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v14i2.2001

Abstract

Pesantren (Islamic boarding school) Al-Fathiyyah Idrisiyyah in Tasikmalaya, in addition that it is the known for its well-developed sufism teachings, the school is economically independent as it runs its own businesses. The study is focused on its paradox: how this school relate and internalize sufism teachings and enterpreneurship, educational paradigm and its economic contribution to the society. Using qualitative-descriptive, the data are collected in the multi-method technique. The reseacrh findings depict how sufism teaching principles are made as the foundation of the enterpreneurship spirit of the pupils. Through the paradigm of mechanism and organism, the education model at the pesantren consists of theoretical teachings and direct engagement to the community through its businesses that are aimed to develop economic independence.
Identitas Bekasi dalam Akun Media Sosial Komunitas Rido Budiman; M.Fakhran Al Ramadhan
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 15, No 2 (2018): Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v15i2.3828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana akun media sosial instagram komunitas  mengkonstruksi, mengingatkan dan memberi tahu identitas kota bekasi bahwa "inilah bekasi" dengan memunculkan tengara kota Bekasi di dalam akun instagramnya. Selain menjadi komunitas yang mengeksplorasi tentang bekasi, kriteria foto-foto seperti apa dipilih untuk ditampilkan dalam akun instagram komunitas kota Bekasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi, analisis wacana dan juga analisis visual, dimana hasil temuan data akan dideskripsikan dan kemudian ditinjau kembali untuk dianalisis dari pengamatan lapangan, proses wawancara, dan penelusuran pustaka. Rencana yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan studi kajian budaya khususnya tentang studi kota dan media sosial. Penelitian berusaha untuk membuktikan bahwa ada kontestasi identitas kota dalam berbagai akun media sosial instagram yang berbeda dengan visi identitas kota yang dimunculkan oleh pemerintah kota Bekasi.
MENELUSURI JEJAK ISLAMISASI DI TATAR SUNDA MELALUI NASKAH KUNO Yuyun Juariah
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 13, No 01 (2016): Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v13i01.1840

Abstract

Kajian mengenai sejarah islamisasi tatar Sunda menarik untuk terus digali dari sumber aslinya langsung yaitu naskah kuno yang merupakan warisan kekayaan intelektual masa lalu. Sudah selayaknya kita mau membuka diri terhadap informasi yang berasal dari kearifan local masyarakat tatar Sunda. Museum Sri Baduga menyimpan banyak manuskrif kuno yang membahas islamisasi di tatar sunda dan sampai saat ini masih sedikit para akademisi serta peneliti yang mempergunakan hasil transliterasi yang dilakukan para ahli filologi.Dalam kaitannya dengan proses islamisasi yang termuat dari teks naskah Babad Banten (BB) diperoleh kesimpulan sebagai berikut : Pertama ; islamisasi tidah hanya dilakukan melalui jalur politik dengan mengatasnamakan kekuasaan atau kewenangan sultan semata. Kedua, islamisasi tidak pernah dilakukan melalui jalur kekerasan atau perang tanpa alasan yang jelas.  Penyerangan atau ekspansi kekuasaan lebih disebabkan oleh factor politik dengan motif perebutan kekuasaan. Ketiga, islamisasi yang memberikan dampak besar melalui pendekatan budaya atau tradisi karena semua lapisan masyarakat terlibat langsung secara emosi. Keempat, proses islamisasi sendiri tidak akan terjadi tanpa adanya kesiapan yang kuat dari para penyiar agama itu sendiri. Kesungguhan sultan mendidik putranya dalam ilmu agama merupakan bukti betapa hal ini menjadi satu keharusan untuk menyiapkan diri  penerus syiar Islam di masa yang akan datang
DALUANG SEBAGAI ALAS TULIS DALAM PROSES PENYEBARAN ISLAM DI NUSANTARA Agus Permana; Mardani -
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 14, No 2 (2017): al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v14i2.1996

Abstract

Penelitian ini memaparkan tentang kertas daluang dengan berbagai aspeknya yang meliputi tentang asal-usul, ragam aksara, alat dan alas tulis dan peranan umat Islam dalam memanfaatkan daluang sebagai bahan dasar penulisan naskah keislaman nusantara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian ini menggunakan metode penelitian arkeologis dengan tahapan-tahapan kerja: pengumpulan data, pengolahan data, analisis dan rekonstuksi budaya dan pelaporan serta publikasi hasil penelitian. Dari penelitian ini bisa ditarik kesimpulan bahwa kertas daluang telah berperan sangat penting dalam proses penyebaran Islam Nusantara yaitu melalui pemanfaatannya sebagai alas tulis dalam karya-karya intelektual Islam Nusatara. Naskah-naskah Keislaman yang berbahan alas tulis daluang ini banyak tersimpan di lembaga-lembaga preservasi naskah baik ditingkat nasional maupun di daerah-daerah. Teknik pembuatan kertas daluang secara tradisional pun masih bisa dilacak sampai hari ini terutama di kabupaten Garut provinsi Jawa Barat.
TRANSLATION QUALITY OF EXPRESSIVE SPEECH ACT IN THE NOVEL ENTITLED BREAKING DOWN (AWAL YANG BARU) WRITTEN BY STEPHENIE MEYER Hari Nugraha
Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Vol 16, No 1 (2019): Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-tsaqafa.v16i1.3919

Abstract

AbstractTranslation of speech acts is an interesting activity considering the process of understanding the message in it, must be related to the context (speech situation). Speech acts are one part of language that is defined as actions that contain utterances. This study was written with the aim of analyzing the speech acts used in the novel entitled "strike" and the quality of the translation based on accuracy, readability and acceptance. The stages of research, including descriptive qualitative research, are data collection, data analysis, klasificating data, quesionaring data, and making conclusions based on data without making data generalizations. From this research found, 159 speech data were classified into 19 types of expressive speech acts. From the research, it claims that the novel, especially ekspresife speech act has been translated well, and it has high qualities of trasnlation based on terms of accuracy, acceptance, and readability. Key word; translation quality, ekspresive speech act, breaking down

Page 7 of 21 | Total Record : 210