cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+6281370112922
Journal Mail Official
fery.endang@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGROHITA
ISSN : 25415956     EISSN : 2615336X     DOI : http://dx.doi.org/10.31604/jap.v5i2.2143
Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam menjalankan aktivitas manusia. Salah satu teknologi yang biasa digunakan manusia adalah mesin yang dapat membantu manusia dalam melakukan pekerjaannya, seperti mesin pengupas testa misalnya. Desain mesin pengupas testa yang telah dirancang oleh (Putra et al. 2020), merupakan sesuatu yang baru di bidang pertanian. Mesin yang sudah dibuat perlu dikaji terkait kesiapan teknologinya sebelum digunakan oleh petani kelapa. Hal ini dilakukan agar risiko penerapan dan penerapan mesin pengupas kelapa testa dapat dikurangi sehingga pada akhirnya prototipe yang telah dirancang dapat digunakan oleh pengguna.
Articles 479 Documents
KAJIAN KONSENTRASI EKSTRAK BAWANG MERAH DAN LAMA WAKTU PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Var. Rubrum) Ilham Khoeruman; Dewi Ratna Nurhayati; Siswadi Siswadi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12840

Abstract

Penelitian tentang “Kajian Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah Dan Lama Waktu Perendaman Terhadap Pertumbuhan Rimpang Jahe Merah merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum)” telah dilaksanakan pada bulan november 2022 – maret 2023 di Kebun Benih Tanaman Pangan Holtikultura Tohudan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji berbagai konsentrasi dan lama waktu perendaman ekstrak bawang merah (Allium ascalonicum L.) pada pertumbuhan rimpang jahe merah (Zingiber officinale var.Rubrum). Metode Penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap(RAL) Faktorial, dengan 2 faktor dan 3 ulangan yang diteliti, yaitu Faktor konsentrasi Ekstrak Bawang Merah (I), dengan 4 taraf yaitu:I0 = Kontrol, I1 = 166,5 mg / liter air, I2 = 333 mg / liter air, I3 = 666 mg / liter air dan faktor Lama perendaman (K), dengan 3 Taraf yaitu : K0 = Kontrol, K1 = 3 jam, K2 = 6 jam,sehingga didapatkan 12 kombinasi perlakuan. Data parameter di dianalisis dengan analisis sidik ragam (anova) kemudian dilanjut dengan uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian konsentrasi ekstrak bawang merah berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan jumlah tunas, sedangkan pemberian lama perendaman ekstrak bawang merah berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah tunas, diameter tunas, jumlah daun, berat basah rimpang, berat kering rimpang, berat basah brangkasan dan berat kering brangkasan. Tidak terjadi interaksi antara konsentrasi ekstrak bawang merah dan perendaman terhadap semua parameter pertumbuhan dan hasil tanaman jahe merah.
KAJIAN ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) DAN KONSENTRASI RENDAMAN AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Wahyu Prayoga; Dewi Ratna Nurhayati; Siswadi Siswadi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12316

Abstract

Kajian Zat Pengatur Tumbuh Atonik dan rendaman air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah telah dilaksanakan mulai tanggal 3 Maret 2023 sampai 9 Mei 2023 di Desa Tawangrejo, Ngrambe, Ngawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dosis ZPT Atonik dan air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalanicum L.). Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktorial, yaitu faktor pertama konsentrasi rendaman air kelapa (K) yang terdiri dari 4 level, yaitu K0 = 0%, K1 = 80%, K2 = 90%, dan K3 = 100%. Faktor kedua yaitu Atonik (A) yang terdiri dari 4 level, yaitu A0 = 0 ml/l, A1 = 1,5 ml/l, A2 = 3,0 ml/l dan A3 = 4,5 ml/l. Masing-masing percobaan akan diiterapkan tiga (3) ulangan dan terdiri empat taraf perlakuan sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan dalam penelitian ini. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam dan dilanjut dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil pemberian ZPT Atonik dan air kelapa terhadap hasil dan pertumbuhan bawang merah menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun (40,30) helai, jumlah umbi (17,87) buah, diameter umbi (2,45) cm, berat segar (130,63) gram, berat kering (109,22) gram. Interaksi antar perlakuan gabungan antara ZPT Atonik dan air kelapa menunjukkan bahwa berpengaruh pada interaksi gabungan tinggi tanaman (41,33) cm. 
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) AKIBAT PEMBERIAN AIR FERMNETASI DARI SISA BAHAN ORGANIK Indah Haerunisa; Hayatul Rahmi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.11572

Abstract

Selada merupakan tanaman hortikultura yang memiliki nilai jual tinggi. Upaya untuk meningkatkan produksi tanaman selada dapat dilakukan melaui teknik budidaya salah satunya yaitu pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air fermentasi dari bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada varietas Grand Rapids. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal. Faktor yang diuji adalah penambahan air fermentasi bahan organik yang terdiri dari 7 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali. Perlakuan yang digunakan adalah A0 (kontrol 0 ml/l), A1 (konsentrasi 100 ml/l), A2 (konsentrasi 200 ml/l), A3 (konsentrasi 300 ml/l), A4 (konsentrasi 400 ml/l), A5 (konsentrasi 500 ml/l), dan A6 (POC NASA 6 ml/l).  Pengaruh perlakuan dianalisis dengan sidik ragam  dan jika uji F taraf 5% signifikan, maka dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT (Duncan Muliple Range Test) taraf 5%. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh nyata pemberian air fermentasi bahan organik terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun umur 14 hst, 21 hst, 28 hst, dan 35 hst, tetapi berbeda nyata pada umur 7 hst. Perlakuan dengan konsentrasi 100 ml/l memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun umur 14 hst, 21 hst, 28 hst, dan 35 hst.
ANALISIS DAMPAK KEMITRAAN PG JATITUJUH KABUPATEN MAJALENGKA TERHADAP PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU Ila Aliya; Muharram Muharram; I Putu Eka Wijaya
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12615

Abstract

PG Jatitujuh Kabupaten Majalengka mengalami keterlambatan produksi karena masalah persediaan bahan baku, dimana produktivitas yang dihasilkan rendah akibat kurangnya kesadaran petani tebu terhadap budidaya tanaman tebu. Petani yang melakukan kemitraan masih mengutamakan penanaman padi yang berdampak pada pembudidayaan tanaman tebu kurang maksimal, sehingga perlu diadakannya perencanaan dan pengendalian bahan baku demi kelancaran produksi. Penelitian ini dilaksanakan di PG Jtitujuh Kabupaten Majalengka pada bulan maret 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PG Jatitujuh Kabupaten Majalengka memerlukan luas lahan sebanyak 13.362,429 ha untuk memenuhi kapasitas produksi permusim gilingnya, dengan rata-rata produksi 51,52 ton/ha perusahaan hanya memiliki Kebun Tebang Gilling (KTG) dari lahan Hak Guna Usaha (HGU) sebanyak 7.250 ha, maka perusahaan masih kekurangan Kebun Tebang Giling (KTG) seluas 6.112,429 ha untuk memenuhi kapasitas produksi per musim gilingnya. Total pendapatan petani yang bermitra dengan PG Jatitujuh Kabupaten Majalengka jika mendapatkan produktivitas yang tinggi atau sebanyak 90 ton/ha mendapatkan keuntungan bersih senilai Rp. 14.870.750, maka dapat dibuktikan bahwa keuntungan usahatani tebu sangat tinggi jika petani memaksimalkan budidaya tanaman tebu untuk memaksimalkan produktivitas.
PENGARUH DOSIS SALINITAS TERHADAP KARAKTER AGRONOMI DAN FISIOLOGI BEBERAPA TANAMAN PADI GOGO VARIETAS LOKAL Vitri Renny Trianti; Revandy Iskandar Muda
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12042

Abstract

Salinitas dapat mempengaruhi karakter morfofisiologi dan biokimia tanaman padi gogo. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan pengaruh varietas, dosis salinitas, dan interaksinya terhadap karakteristik agronomi dan fisiologi tanaman padi gogo serta menskrining beberapa varietas padi gogo pada cekaman salinitas. Penelitian ini dilakukan dilahan petani di Medan Selayang, Kota Medan pada Mei sampai Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor pada 3 ulangan. Faktor pertama yaitu varietas padi gogo (P1= Sigambiri Merah; P2= Inpago-8; P3= Sigambiri Putih; P4 = Ramos) dan faktor kedua dosis salinitas (0, 4, 8, 12 dS/m). Parameter dianalisis menggunakan ANOVA dan rataan diuji lanjut dengan DMRT 5%. Hasil menunjukkan bahwa varietas sigambiri putih, ramos, dan sigambiri merah tergolong agak peka terhadap cekaman salinitas (4-12 dS/m). Terjadi hambatan jumlah daun, jumlah anakan produktif, volume akar, bobor basah akar, bobot kering akar, panjang daun bendera, jumlah bulir berisi, bobot bulir berisi, dan produksi/ha tanaman padi gogo seiring dengan peningkatan dosis salinitas sampai 12 dS/m. Interaksi varietas ramos dengan salinitas 12 dS/m menunjukkan jumlah bulir hampa tertinggi (1314,33 bulir) dibandingkan interaksi lainnya. 
EFEKTIFITAS EKSTRAK BROTOWALI TERHADAP ULAT TRITIP (Plutella xylostella) PADA TANAMAN BUNGA KOL Rizky Septika Utami; Regi Fernandez; Widi Eka Apriani
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 2 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i2.12306

Abstract

Bunga kol memiliki peranan penting untuk kesehatan manusia, dikarenakan bunga kol mengandung vitamin dan mineral yang bagus untuk kesehatan tubuh. Seperti vitamin dan mineral yang terdiri dari vitamin A 90,0 mg, vitamin B1 0,1 mg, vitamin C 69,0 mg, protein 2,4 g, karbohidrat 4,9 g, Ca (Kalsium) 22,0 mg, P (Fosfor) 72,0 mg, Fe (Zat Besi) 1,1 mg, dan air 91,7 g serta kalori 25,0 kal pada setiap takaran saji 100 g. Produksi bunga kol di provinsi Bengkulu tahun 2020 sebesar 11.616,00 ton, pada tahun 2019 sebesar 10.761,00 ton.  Sedangkan pada tahun 2018. produksi bunga kol sebesar 12.106,00 ton. Salah satu penyebab turunnya produksi bunga kol adalah adanya serangan hama ulat tritip. Ulat tritip (Plutella xylostella) merupakan hama utama bagi tanaman kubis, sawi, dan brokoli. Ulat ini menjadi masalah serius bagi para petani, dikarenakan ulat memakan daun yang masih muda serta menyerang titik tumbuh. Tingkat kerusakan tanaman yang diakibatkan oleh hama ulat tritip dapat menurunkan produksi dan kualitasnya tanaman kubis. Pestisida alami merupakan pestisida alternatif untuk mengendalikan serangan hama. Pestisida alami relatif mudah didapat,tersedia di alam, dan mudah terurai di alam sehingga tidak mencemarkan lingkungan atau ramah lingkungan. Salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai pestisida nabati yaitu brotowali (Tinospora cordifolia) yang memiliki Kandungan alkaloid (C18H21NO4), saponin (C27H42O3), triterpenoid (C30H48) dan tanin (C76H52O46). Ekstrak brotowali 80 ml/100 ml air mampu menekan mortalitas dan intensitas kerusakan pada fase vegetatif  tanaman bunga kol.
UJI KETAHANAN BEBERAPA MUTAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. saccharata) GENERASI M3 TERHADAP HAMA PENTING. Mega Christiani; Sugiarto Sugiarto; Muhammad Syafi’i
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12767

Abstract

Jagung manis salah satu jenis jagung yang mempunyai kadungan gula tinggi. Salah satu cara yang dilakukan untuk mendapatkan hasil benih tanaman jagung berkualitas dan varietas unggul yaitu dengan penyeleksian budidaya beberapa galur hasil radiasi sinar gamma yang merupakan mutagen paling banyak digunakan dalam memproduksi varietas mutan. Tujuan penelitian ini mencari pengaruh nyata tingkat ketahanan beberapa mutan jagung manis pada generasi M3 dan mencari tahu, manakah  yang memiliki ketahanan tertinggi terhadap hama penting. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Agustus, September, dan Oktober 2020 di lahan  Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBOPT), Desa Jatisari Pangulah Utara, Kec Kota Baru, Kab Karawang, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal di ulang 9 kali. Perlakuan mengunakan mutan jagung manis yang terdiri dari G1M1, G2M1, G3M2, G4M1, G5M3, G6M2, G7M3, G8M2, G9M1, G10M0. Data yang di dapatkan pada analisis dengan sidik ragam dan apabila berbeda nyata dilanjut dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Tingkat ketahanan mutan jagung manis Intesitas penggerek batang terendah pada perlakuan G2M1, G6M1, G7M3. Intesitas penggerek tongkol terendah perlakuan G1M1, G2M1, G3M2, dan G8M2. Intesitas ulat grayak terendah perlakuan G1M1, G3M2, dan G7M3.
UJI PERTUMBUHAN MISELIA JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae) PADA KOMBINASI BEBERAPA MEDIA SECARA IN VITRO Amrina Rosada; Sulistyo Sidik Purnomo; Devie Rienzani Supriadi; Ani Lestari
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12494

Abstract

Biakan yang unggul, media, serta perawatan tanpa adanya kontaminasi menjadi faktor penting untuk mendapat bibit jamur merang yang unggul. Media murni PDA (Potato Dextrose Agar) yang relatif mahal membuat cara kultur jamur merang membutuhkan pilihan media kultur lain. Arang sekam dan sekam padi berpotensi menjadi alternatif media kultur jamur merang karena kandungan karbon yang tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan kombinasi media kultur jamur merang dengan harapan dapat menghasilkan pertumbuhan miselia tertinggi biakan G2 FP007 Faperta Unsika secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang pada bulan Februari sampai dengan bulan April tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktor Tunggal dengan 5 kali ulangan. Terdapat 7 perlakuan, yaitu A (PDA 100%), B (Arang Sekam 100%), C (Sekam 100%), D (PDA 80% + Arang Sekam 20%), E (PDA 80% + Sekam 20%), F (PDA 60% + Arang Sekam 20% + Sekam 20%), dan G (Arang Sekam 50% + Sekam 50%). Pengaruh perlakuan dianalisis dengan analisis ragam taraf 5% dan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Perlakuan E (PDA 80% + Arang Sekam 20%) menunjukkan hasil rerata pertumbuhan diameter miselia tertinggi setelah perlakuan kontrol PDA 100% yaitu sebesar 6,99 cm. Perlakuan E juga memperlihatkan laju tumbuh miselia tertinggi daripada perlakuan media lainnya dengan pertumbuhan 3,32 cm/hari dikarenakan kandungan yang terdapat pada arang sekam mampu dimanfaatkan secara langsung oleh hifa jamur merang. 
EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT DARI TANAMAN PADI GOGO (Oryza sativa L.) DAN UJI DAYA ANTAGONISNYA TERHADAP JAMUR Pyricularia oryzae PENYEBAB PENYAKIT BLAS Muhammad Ali; Fifi Puspita; Rezki A. Nugroho
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.8975

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat jamur endofit dari tanaman padi gogo dengan kemampuan antagonis terbaik dalam menghambat pertumbuhan jamur P. oryzae. Penelitian ini terdiri dari 7 tahapan meliputi tahap pengambilan sampel, isolasi dan purifikasi jamur endofit dan P. oryzae, uji hipovirulensi jamur endofit; uji antagonis jamur endofit terhadap jamur P. oryzae; uji pertumbuhan koloni, uji hiperparasitisme, dan karakterisasi jamur endofit berdaya antagonis tinggi. Uji antagonis dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari isolat endofit yang berasal dari jaringan batang, pelepah dan daun padi. Data yang diperoleh dianalisis deskriptif dan sidik ragam variance followed by Ducan's new multiple range test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil eksplorasi, didapatkan 11 isolat jamur endofit dari tanaman padi gogo dengan 9 isolat bersifat non-patogenik. Hasil uji antagonis jamur endofit diperoleh 7 isolat berdaya antagonis tinggi. isolat PG5 memiliki daya antagonis tertinggi sebesar 60%  diikuti PG2 (56%), PG3 (56%), PG4 (54%), PG7 (54%), PG6 (53%), dan PG11 (52%). Berdasarkan hasil karakterisasi, isolat PG2, PG6 dan PG7 mirip dengan Trichoderma sp., Isolat PG3 dan PG5mirip dengan Aspergillus sp., isolat PG4 mirip dengan Penicillium sp., and isolat PG11mirip dengan Nigrospora sp.
PENGARUH KUALITAS PENYULUHAN P4S WIRA TANI TERHADAP KESEJAHTERAAN PETANI DI DESA TEGAL SAWAH KABUPATEN KARAWANG Geby Delaya Christina Harahap; Muharam Muharam; Fatimah Azzahra
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12666

Abstract

Penyuluhan pertanian merupakan usaha untuk memberdayakan petani dengan cara melakukan peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan agar mereka mampu meningkatkan usahataninya dan meningkatkan kesejahteraan dirinya. P4S Wira Tani mempunyai tujuan untuk melaksanakan pelatihan/permagangan bagi petani/masyarakat, selain itu P4S Wira Tani juga memiliki peran untuk memberikan edukasi kepada petani salah satunya melalui penyuluhan, salah satu penyuluhan yang dilakukan adalah swasembada cabai, dimana ini merupakan usaha untuk mencukupi kebutuhan sendiri dengan cara menanam benih cabai di pot/galon bekas. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas penyuluhan P4S Wira Tani terhadap kesejahteraan petani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah kelompok Tani Jaya dan menggunakan sampling jenuh. Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan analisis regresi linier berganda kualitas penyuluhan P4S Wira Tani berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani. Secara parsial dapat dilihat bahwa Tangible/Keberwujudan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani, Reliability/Kehandalan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani, Responsiveness/Daya Tanggap tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani, Assurance/Jaminan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani, Emphaty/Kepedulian berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani.