cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+6281370112922
Journal Mail Official
fery.endang@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGROHITA
ISSN : 25415956     EISSN : 2615336X     DOI : http://dx.doi.org/10.31604/jap.v5i2.2143
Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam menjalankan aktivitas manusia. Salah satu teknologi yang biasa digunakan manusia adalah mesin yang dapat membantu manusia dalam melakukan pekerjaannya, seperti mesin pengupas testa misalnya. Desain mesin pengupas testa yang telah dirancang oleh (Putra et al. 2020), merupakan sesuatu yang baru di bidang pertanian. Mesin yang sudah dibuat perlu dikaji terkait kesiapan teknologinya sebelum digunakan oleh petani kelapa. Hal ini dilakukan agar risiko penerapan dan penerapan mesin pengupas kelapa testa dapat dikurangi sehingga pada akhirnya prototipe yang telah dirancang dapat digunakan oleh pengguna.
Articles 479 Documents
PENGARUH APLIKASI ASAP CAIR (LIQUID SMOKE) TERHADAP KEMUNCULAN HAMA PENTING PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS INPARI 32 Aris Aprilianto; Lutfi Afifah; Tatang Surjana; Anton Yustiano
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12807

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan bahan pangan penting yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia dan Dunia. Salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas tanaman padi yaitu serangan organisme penganggu tanaman (OPT). Asap cair merupakan cairan hasil kondensasi asap pembakaran biomasa kayu dalam wadah kedap udara. Penggunaan asap cair di ketahui dapat menekan laju serangan OPT. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asap cair dalam menekan populasi hama penting pada tanaman padi (Oryza sativa L.) Varietas Inpari 32. Percobaan ini di laksanakan di Kebun Percobaan Balai Besar Peramalan Organisme Penganggu Tumbuhan (BBPOPT), Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang pada bulan Mei hingga Agustus 2022. Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 4 perlakuan dan diulang sebanyak 9 kali dengan taraf: A = Asap Cair 0,5%, B = Asap Cair 1%, C = Asap Cair 2%, K = Kontrol. Hasil percobaan menunjukkan terdapat pengaruh nyata aplikasi asap cair terhadap populasi hama penting pada tanaman padi (Oryza sativa L.) varietas inpari 32 pada populasi wereng punggung putih 13 MST. Asap cair dengan konsentrasi 2% mampu menekan populasi wereng punggung putih pada 13 MST.
PENGARUH PESTISIDA NABATI EKSTRAK AKAR TUBA (Derris elliptica) TERHADAP MORTALITAS DAN INTENSITAS HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera frugiperda J.E. Smith.) PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Ditia Wijaya; Lutfi Afifah; Yamin Samaullah
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12211

Abstract

Ulat grayak (Spodoptera frugiperda J.E.Smith) merupakan hama tanaman jagung yang memulai memasuki indonesia pada tahun 2019 dan dilaporkan banyak merugikan petani budidaya jagung. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan kosentrasi ekstrak Akar Tuba (Derris elliptica) yang memberikan pengaruh efektif terhadap mortalitas dan intensitas serangan ulat grayak (S. frugiperda) pada tanaman jagung (Zea mays L.).Metode yang digunakan adalah metode eksperimen sedangkan rancangan percoban yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal untuk pengamatan intensitas dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal untuk pengamatan mortalitas yang terdiri dari 10 perlakuan 4 ulangan. Taraf perlakuannya yaitu A (Kontrol), B (ekstrak akar tuba 20 gr/l), C (ekstrak akar tuba 30 gr/l), D (ekstrak akar tuba 40 gr/l), E (ekstrak akar tuba 50 gr/l), F (ekstrak akar tuba 60gr/l), G (ekstrak akar tuba 70 gr/l), H (ekstrak akar tuba 80 gr/l), I (ekstrak akar tuba 90 gr/l) dan J (Insektisida sintetik klorantraniliprol 1,5 ml/l) . Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah ekstrak Akar Tuba(Derris elliptica) memberikan pengaruh nyata terhadap mortalitas dan intensitas serangan S. frugiperda. Perlakuan I(ekstrak akar tuba 90 gr/l) efektif terhadap mortalitas dan intensitas serangan ulat grayak S. frugiperda dengan mortalitas sebesar 100% dan intensitas serangan S. frugiperda sebesar 29,78%, nilai LC50 dan LT50 menunjukan bahwa ekstrak akar tuba 90 gr/l mampu membunuh larva S. frugiperda 50% pada rata-rata waktu 3 sampai 4 hari. Ekstrak akar tuba 90 gr/l merupakan perlakuan terbaik yang memberikan pengaruh nyata terhadap mortalitas dan intensitas serangan S. frugiperda pada tanaman jagung (Zea mays L.) 
KAJIAN EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN PERAWATAN GAWANGAN DAN PIRINGAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PADA TANAMAN MENGHASILKAN DI KEBUN SILAU DUNIA AFDELING II PTP NUSANTARA III (PERSERO) Habib Prayitno; Megawati Siahaan; Imam Khairi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 2 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i2.12781

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah sebagai data evaluasi kedepannya dalam mencapai target kerja karyawan perawatan gawangan dan piringan yang sudah ditetapkan didalam Rencana Kerja Anggara Perusahaan dan Standart Operational Procedure.  Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data di afdeling dengan membandingkan realisasi pekerjaan karyawan dengan standart operasional prosedur yang sudah ditetapkan perusahaan dan rencana kerja anggaran perusahaan. Dari hasil penelitian yang telah di lakukan mengenai pekerjaan perawatan gawangan piringan dan dongkel anak kayu bahwa pekerjaan tersebut dilakukan secara efektif, sesuai dengan target yang direncanakan oleh perusahaan, dan sesuai Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) yang di rencanakan perusahaan seluas 304,69 ha sesuai dengan yang direalisasikan seluas 304,69 ha. Biaya dalam RP/ha berdasarkan RKAP dan realisasi RP.50.000/ha.
PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI ASAM GIBERELAT (GA3) TERHADAP PENAMPILAN MORFOLOGI BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DI DATARAN RENDAH Junior Marco Simbolon; Elia Azizah; Winda Rianti
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12562

Abstract

Permintaan bawang merah (Allium ascalonicum L.) meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Peningkatan produksi bawang merah dapat dilakukann dengan menggunakan kombinasi beberapa varietas bawang merah dan berbagai konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Giberellin Acid (GA3). Penelitian dilakukan di screenhouse Universitas Singaperbangsa Karawang. Menggunakan metode eksperimental dengan  Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 12 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Faktor pertama adalah Varietas yang terdiri dari 3 taraf yaitu Bima Brebes (v1), Sumenep (v2), Dayak (v3). Faktor kedua adalah konsetrasi GA3 yang terdiri dari 4 taraf, yaitu 0 ppm (g0), 100 ppm (g1), 150 ppm (g2), 200 ppm (g3). Pengaruh perlakuan dianalisis menggunakan analisis ragam dan apabila uji F taraf 5% signifikan, maka dilakukan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil percobaan menunjukkan tidak terdapat interaksi antara beberapa varietas dan konsentrasi GA3 terhadap parameter pengamatan panjang dan diameter umbi. Terdapat faktor mandiri varietas pada taraf Dayak (v3) mampu memberikan hasil terbaik pada parameter pengamatan panjang umbi, faktor mandiri varietas taraf Bima Brebes (v1) memberikan hasil tebaik pada parameter pengamatan diameter umbi. Faktor mandiri konsentrasi GA3 taraf 0 ppm (g0) memberikan hasil terbaik pada parameter pengamatan panjang umbi dan diameter umbi tidak memberikan pengaruh yang nyata.
UJI PENGARUH 5 ISOLAT HARAPAN DAN 2 TETUA JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae) KOLEKSI FAPERTA UNSIKA TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIA F2 DAN F3 Prameswari Hafidz Hidayat; Ani Lestari; Vera Oktavia Subardja
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.11958

Abstract

Jamur merang ( Volvariella volvaceae) merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak digemari masyarakat namun produksinya masih fluktuatif. Salah satu faktor produksi jamur merang adalah bibit. Bibit yang unggul dapat membantu meningkatkan hasil produksi jamur merang. Salah satu ciri bibit jamur merang unggul memiliki pertumbuhan miselia yang cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan satu isolat jamur merang koleksi Faperta Unsika yang memiliki pertumbuhan miselia F2 dan F3 yang terbaik. Penelitian dilakukan di Laboratorium Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang pada bulan Februari-Maret 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 5 ulangan. Terdapat 7 perlakuan yaitu A (FPTP), B (FPTS), C (FP009), D (FP010), E (FP013), F (FP014) dan G (FP015). Pengaruh studi dianalisis statistik dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada tingkat 5%. Hasil penelitian perawatan perawatan 5 isolat harapan dan 2 tetua jamur merang koleksi Faperta Unsika memberikan hasil yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan miselia F2 dan F3. Perlakuan E (FP013) memberikan hasil pertumbuhan miselia terbaik.
ANALISIS KEMITRAAN PEMASARAN HASIL USAHA TERNAK RUMINANSIA (STUDI KASUS CV. AMANAH SAEBUR KECAMATAN TAMBUN SELATAN KABUPATEN BEKASI) Huwaida Alifah; Mohamad Sam’un; Ekalia Yusiana
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12845

Abstract

Peternakan merupakan salah satu bagian dari subsektor pertanian. Usaha peternakan ini memiliki potensi besar dalam perekonomian sebab kebutuhan pangan dan permintaan protein hewani yang terus meningkat namun penjualan mengalami fluktuatif karena adanya kendala dalam pemasaran sehingga usaha ternak dapat mengalami kerugian. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pola kemitraan pada CV. Amanah Saebur dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan kemitraan pada CV. Amanah Saebur. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dan analitik. Responden penelitian adalah komisaris, direktur utama, admin, supir dan dua puluh pihak mitra CV. Amanah Saebur yang berjumlah 25 orang responden. Data Sekunder diperoleh dari Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan Kabupaten Bekasi. Pada penyelesaian tujuan tentang pola kemitraan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Sedangkan pada penyelesaian tujuan kedua yakni faktor yang berhubungan dengan kemitraan CV. Amanah Saebur dianalisis menggunakan analisis Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pola kemitraan antara pihak mitra dengan perusahaan CV. Amanah Saebur termasuk ke dalam pola dagang umum, (2) Faktor-faktor yang berhubungan dengan kemitraan CV. Amanah Saebur yaitu, kerjasama yang memiliki hubungan signifikan dan sangkat kuat, selain itu komunikasi, kepercayaan komitmen, dan konflik memiliki hubungan signifikan dan kuat, sedangkan hubungan nilai ketidakseimbangan kekuasaan dan saling ketergantungan, dan adaptasi memiliki hubungan signifikan dan sedang.Kata Kunci : Hubungan, Kemitraan, Ruminansia, Spearman Rank, Ternak
PENAMPILAN KARAKTER AGRONOMI PADA BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI BAP (Benzyl Amino Purine) DI DATARAN RENDAH KABUPATEN KARAWANG Listya Wahyuni; Elia Azizah; Devie Rienzani Supriadi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12272

Abstract

Produktivitas bawang merah di Kabupaten Karawang masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan daerah lain. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas bawang merah di Kabupaten Karawang yaitu dengan penggunaan varietas yang tepat dan dengan penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan varietas bawang merah dan konsentrasi BAP dengan hasil penampilan karakter agronomi bawang merah (Allium ascalonicum L.) tertinggi di dataran rendah Kabupaten Karawang. Percobaan ini dilaksanakan di Screen House Lahan Baru Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang di Desa Pasir Jengkol, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan lingkungan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 12 perlakuan. Faktor pertama yaitu Varietas Bawang Merah (M) terdiri dari 3 taraf dan faktor kedua yaitu Konsentrasi BAP terdiri dari 4 taraf. Hasil percobaan menunjukkan tidak terdapat pengaruh interaksi antara varietas bawang merah dengan konsentrasi BAP terhadap parameter pengamatan jumlah anakan, bobot basah umbi per rumpun, dan bobot kering umbi per rumpun, namun terdapat pengaruh mandiri.
LAJU PERTUMBUHAN CENDAWAN ENTOMOPATOGEN Lecanicillium lecanii DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BIJI SIRSAK DAN EKSTRAK UMBI GADUNG UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN Mela Rizki Fauziyyah; Lutfi Afifah; Sugiarto Sugiarto; Anik Kurniati
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.11712

Abstract

Cendawan entomopatogen Lecanicillium lecanii merupakan salah satu satu agens hayati yang dapat mengendalikan berbagai jenis hama. Selain cendawan entomopatogen, ekstrak tanaman seperti biji sirsak dan umbi gadung merupakan jenis pestisida nabati yang dapat digunakan sebagai alternatif tambahan sumber nutrisi pada media pertumbuhan cendawan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi media pertumbuhan cendawan L. lecanii dengan penambahan ekstrak tanaman paling baik. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal. Pengujian media tumbuh cedawan L. lecanii +  ekstrak tanaman dengan 7 perlakuan dalam 4 kali ulangan: PDA (kontrol); BS1 (PDA + ekstrak biji sirsak 1 ml.l); BS3 (PDA + ekstrak biji sirsak 3 ml/l); BS5 (PDA + ekstrak biji sirsak 5 ml/l); UG1 (PDA + ekstrak umbi gadung 1 g/l); UG3 (PDA + (ekstrak umbi gadung 3 g/l); UG5  (PDA + ekstrak umbi gadung 5 g/l). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah Diameter dan laju pertumbuhan koloni cendawan L. lecanii. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi media tumbuh cendawan L. lecanii 21 hari tidak berbeda nyata dengan rata-rata diameter 8,85 – 9,00 cm, sedangkan hasil laju pertumbuhan koloni terhadap waktu inkubasi 21 hari berpengaruh nyata dengan R2 sebesar 0,649 - 0,878 yang artinya 64,9% - 87,8% laju pertumbuhan L. lecanii dipengaruhi oleh lamanya waktu inkubasi.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (ABELMOSCUS ESCULENTUS L.) Christian David Sangian
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12603

Abstract

Okra (Abelmoschus esculentus L.) adalah tanaman ekonomis penting, tumbuh di daerah tropis dan bagian subtropik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis kombinasi pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk majemuk NPK yang memberikan pertumbuhan dan hasil tertinggi tanaman okra. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh nyata terhadap parameter vegetatif dan generatif  tanaman okra pada umur 35 dan 42 hari setelah tanam. Jumlah buah rata-rata dan bobot buah rata-rata per petak tertinggi pada perlakuan N4 (40ton/ha Pupuk Kandang ayam + 300kg/ha NPK Majemuk) dengan jumlah masing-masing sebesar 651 buah dan 20.097 gram per petak. Perlakuan N5 (40ton/ha Pupuk Kandang ayam + 600kg/ha NPK Majemuk) memberikan bobot hasil brangkasan basah tertinggi yaitu sebesar 22.413 gram, namun tidak berbeda signifikan dengan perlakuan N3 dan N4.
PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI KONSENTRASI BAP (BENZYL AMINO PURINE) TERHADAP KARAKTER MORFOLOGI BEBERAPA VARIETAS LOKAL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) DI KABUPATEN KARAWANG Fatimah Azzahra; Elia Azizah; Yayu Sri Rahayu
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.11922

Abstract

Budidaya bawang merah memiliki beberapa masalah utama yang dirasakan oleh petani diantaranya yaitu produktivitas bawang merah yang cukup rendah, hal tersebut menyebabkan hasil bawang merah yang sangat rendah dan mahal sehingga cukup sulit untuk diekspor ke luar negeri. Salah satu metode yang digunakan dalam meningkatkan produktivitas pada tanaman bawang merah adalah dengan adanya pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT). Tujuan penelitian yang dilakukan yaitu untuk mendapatkan konsentrasi BAP (Benzyl Amino Purine) terhadap karakter morfologi pada setiap varietas lokal bawang merah (Allium ascalonicum L.) di Kabupaten Karawang. Penelitian ini dilaksanakan didalam Screen House Lahan baru Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang yang terletak di Desa Pasirjengkol, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang. Percobaan dilaksanakan selama satu musim tanam. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu varietas (Bima, Sumenep dan Dayak) kemudian dosis pemberian ZPT BAP (0 ppm, 25 ppm, 50 ppm dan 70 ppm) dengan tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga dihasilkan 36 satuan percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji F dan uji lanjut dengan DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5 %. Hasil dari percobaan ini menunjukkan tidak terdapat interaksi terhadap penggunaan berbagai konsentrasi BAP (Benzyl Amino Purine) dan varietas terhadap hasil rerata tinggi tanaman dan diameter umbi bawang merah (Allium ascalonicum L). Perlakuan dengan konsentrasi 25 ppm memberikan hasil terbaik pada setiap parameter pengamatan. Namun terdapat perlakuan berbeda nyata terhadap faktor mandiri varietas Bima Brebes dan Sumenep pada semua parameter.