cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+6281370112922
Journal Mail Official
fery.endang@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGROHITA
ISSN : 25415956     EISSN : 2615336X     DOI : http://dx.doi.org/10.31604/jap.v5i2.2143
Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam menjalankan aktivitas manusia. Salah satu teknologi yang biasa digunakan manusia adalah mesin yang dapat membantu manusia dalam melakukan pekerjaannya, seperti mesin pengupas testa misalnya. Desain mesin pengupas testa yang telah dirancang oleh (Putra et al. 2020), merupakan sesuatu yang baru di bidang pertanian. Mesin yang sudah dibuat perlu dikaji terkait kesiapan teknologinya sebelum digunakan oleh petani kelapa. Hal ini dilakukan agar risiko penerapan dan penerapan mesin pengupas kelapa testa dapat dikurangi sehingga pada akhirnya prototipe yang telah dirancang dapat digunakan oleh pengguna.
Articles 479 Documents
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucuimis sativus L.) TERHADAP PEMBERIAN POC LIMBAH UDANG DAN PUPUK TSP Fery Endang Nasution; Samsinar - Harahap
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.15359

Abstract

ABSTRAKMentimun merupakan salah satu komoditi hortikultura yang mempunyai peranan dan sumbangan cukup besar bagi masyarakat. Kebutuhan buah mentimun cenderung terus meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk, peningkatan taraf hidup, tingkat pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nilai gizi. Saat ini banyak petani mentimun mengalami penurunan hasil yang disebabkan oleh kurang maksimalnya dalam proses budidaya, mulai dari proses olah tanah, pemupukan dan perawatan tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (Cucuimis sativus L.) terhadap pemberian POC limbah udang dan pupuk TSP. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, dari bulan September-Nopember 2023. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor yang diteliti yaitu faktor pemberian POC limbah udang (L) terdiri dari 4 taraf dan faktor pemberian pupuk TSP (T) yang terdiri dari 3 taraf. Berdasarkan hasil analisis secara statistik perlakuan pemberian POC limbah udang menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 2, 3, 4 dan 5 mst, jumlah buah per sampel, jumlah buah per plot dan berat buah per plot dengan perlakuan terbaik terdapat pada dosis 250 ml/plot (L3). Sedangkan jumlah daun umur 2, 3, 4 dan 5 mst serta panjang buah menunjukkan pengaruh yang tidak nyata. Untuk perlakuan pemberian pupuk TSP menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan. Begitu juga dengan interaksi perlakuan pemberian POC limbah udang dan pupuk TSP juga menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan. 
ANALISIS NILAI TAMBAH GULA SEMUT AREN DI INDUSTRI RUMAH TANGGA KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN HUTAIMBARU, KOTA PADANGSIDIMPUAN PROVINSI SUMATERA UTARA Rafiqah Amanda Lubis
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.14552

Abstract

ABSTRAK Nilai tambah pengolahan nira menjadi gula merah sebesar Rp 878,57 per kilogram bahan baku. Artinya, harga bahan baku sebesar Rp 500 menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 878,57 per kg bahan baku. Nilai tambah pengolahan nira menjadi gula semut kini sebesar Rp 4728,57 per kilogram bahan baku. Artinya, harga bahan baku sebesar Rp 500 menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 4728,57 per kg bahan baku. Hal ini menunjukkan bahwa pengolahan gula semut mempunyai nilai tambah yang jauh lebih tinggi dibandingkan pengolahan gula merah. Laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pengolahan per kilogram bahan baku gula sebesar Rp 3657,31 dan margin keuntungan yang diraih perusahaan sebesar 61,68%. Sedangkan laba bersih yang diperoleh perusahaan dari pengolahan 1 kg bahan baku gula merah sebesar 307,142 dengan margin keuntungan sebesar 33,07%. Nilai tambah gula aren sebesar 61,5%. Sedangkan gula semut aren saat ini 73,55%.
INOVASI PENGOLAHAN LIMBAH TERNAK MENJADI PUPUK KOMPOS SEBAGAI DAMPAK PEREKONOMIAN DAN LINGKUNGAN DI DESA WONOMERTO, KABUPATEN JOMBANG Risnanda, Arsyta Wahyu; Pranindhita, Anggie Nur; Laily, Dona Wahyuning
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 3 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i3.17130

Abstract

Masalah lingkungan yang semakin menjadi perhatian global terutama di daerah pedesaan yang bergantung pada sektor pertanian dan peternakan. Desa Wonomerto di Kabupaten Jombang menghasilkan volume limbah ternak yang signifikan setiap hari. Pengelolaan kotoran ternak yang tidak tepat dapat menimbulkan masalah lingkungan seperti pencemaran air dan tanah serta menimbulkan bau tidak sedap. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pengolahan limbah ternak menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos dari limbah ternak memiliki banyak manfaat baik dari segi pertanian maupun lingkungan. Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan limbah ternak yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi lain di bidang pengelolaan limbah. Metode yang digunakan adalah Observasi Partisipatif Aktif, dengan melibatkan mitra seperti Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, perangkat Desa Wonomerto, dan GAPOKTAN. Hasil program ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam mengembangkan program pengelolaan limbah ternak yang berkelanjutan serta mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat.
PENAMBAHAN MALTODEKTRIN PADA MINUMAN SERBUK MANGGA DENGAN METODE FOAM MAT DRYING Zahra Catrinnada Corie; Dyah Koesoemawardan; Fibra Nurainy; Otik Nawansih
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.13593

Abstract

Buah mangga bersifat musiman, selain itu mudah rusak, salah satu penangananya yaitu pengolahan menjadi minuman serbuk. Maltodekstrin berperan penting terhadap karakteristik minuman bubuk. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan maltodekstrin sebagai bahan pengisi terhadap karakteristik minuman serbuk mangga instan. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan faktor tunggal dan ulangan  empat kali.  Penambahan maltodekstrin  terhadap berat bubur mangga sebanyak enam taraf perlakuan yaitu K0 (0%), K1 (5%), K2 (7,5%), K3 (10%), K4 (12,5%), dan K5 (15%) b/b. Data dianalisis secara statistik dengan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan maltodekstrin berpengaruh nyata terhadap waktu larut, kadar air, kadar abu, kadar vitamin C, antioksidan minuman serbuk mangga instan, dan uji sensori meliputi warna, aroma, dan aftertaste minuman serbuk mangga instan. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan K5 (15% b/b) dengan karakteristik mutu waktu larut (50,025 detik), kadar air (2,083%), kadar Abu (0,764%), vitamin C (156,87mg/100 g bahan), aktivitas antioksidan nilai IC50 (585,64 ppm) karakteristik sensori warna agak oranye, aroma agak khas mangga, dan aftertaste agak pahit, serta penerimaan panelis terhadap warna agak suka, aroma suka dan aftertaste suka.
PENGENDALIAN GULMA PRA TUMBUH DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DENGAN PEMANFAAATAN EKSTRAK DAUN PAKU UBAN (Nephrolepis biserrata) SEBAGAI BIOHERBISIDA Vira Irma Sari
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i2.16781

Abstract

ABSTRAK Gulma paku uban (Nephrolepis biserrata) adalah gulma yang umumnya tumbuh di batang dan areal perkebunan kelapa sawit, jika populasinya sudah di atas ambang ekonomi maka perlu dikendalikan karena dapat menyebabkan persaingan unsur hara dan mengganggu kegiatan pemanenan. Pengendalian paku uban akan menyebabkan limbah daun yang melimpah, oleh karena itu perlu solusi alternatif yang dapat mengurangi limbah tersebut, salah satunya adalah mengolahnya sebagai bioherbisida. Selain itu, daun paku uban juga mengandung senyawa alelokimia. Aplikasi bioherbisida dilakukan secara pra tumbuh untuk mengendalikan biji gulma, sehingga biji tidak mampu berkecambah dan tumbuh menjadi gulma. Penelitian ini bertujuan mendapatkan alternatif bahan organik yang dapat digunakan sebagai bioherbisida, mengetahui pengaruhnya terhadap gulma di Perkebunan kelapa sawit, dan mengetahui kandungan senyawa alelokimia bioherbisida daun paku uban. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan I, Politeknik Kelapa Sawit CWE, Bekasi, mulai Januari sampai Juni 2023. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari P0 (Air), P1 (10% bioherbisida), P2 (30% bioherbisida), P3 (50% bioherbisida). Analisis yang digunakan adalah ANOVA dan Uji Lanjut BNT. Hasil percobaan menunjukkan bahwa daun paku uban dapat dijadikan bahan alternatif untuk pembuatan bioherbisida, namun belum berpengaruh nyata terhadap daya tumbuh, tinggi, dan biomassa gulma, sehingga belum optimal dalam mengendalikan gulma. Kandungan alelokimia yang terkandung pada bioherbisida adalah flavonoid (0,068%) dan tanin (0,198%). Gulma yang dominan tumbuh di areal percobaan adalah Axonopus compressus dari golongan rumput-rumputan.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO BUAH SRIKANDI 3 DI KOTA BEKASI Rossi Sagita Virginia; Mohamad Sam’un; Ekalia Yusiana
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.12987

Abstract

Toko Buah Srikandi 3 adalah salah satu toko buah di Kota Bekasi yang menjual berbagai macam buah lokal maupun non-lokal untuk memenuhi kebutuhan buah-buahan. Toko Buah Srikandi 3 mengalami beberapa masalah salah satunya adalah loyalitas konsumen yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda menggunakan skala likert. Secara simultan variabel produk (X1), harga (X2), tempat (X3), dan promosi (X4) berpengaruh terhadap kepuasan konsumen karena memperoleh nilai signifikansi (0,000) > 0,05. Secara parsial bauran pemasaran produk (X1) memiliki nilai t hitung (3,109) > t tabel (1,66055), harga (X2) memiliki t hitung (1,988) > t tabel (1,66055), tempat (X3) memperoleh t hitung (4,786) > t tabel (1,66055), dan promosi (X4) memperoleh t hitung (3,064) > t tabel (1,66055) maka dapat dinyatakan keempat variabel bebas berpengaruh terhadap kepuasan konsumen
EFEKTIVITAS PEMBERIAN PUPUK NPK KUJANG DAN PEMENFAATAN BEKICOT SEBAGAI ZPT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI SAWAH (Oryza Sativa L) Eka Nurwani Ritonga; Erti Kumala Indah Nasution; Qorry Hilmiyah Harahap
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 1 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i1.15507

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas pemberian pupuk NPK kujang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi dan pemanfaatan bekicot sebagai ZPT terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Padi adalah salah satu tanaman budidaya terpenting dalam peradaban. Banyaknya lahan pertanian yang bagus digunakan sebagai kepentingan pembangunan industry, pembagunan perumahan dan selainnya. Tanpa dilakukan lahan pertanian yang baru usaha swasembada pangan akan mengalami kemerosotan, dapat dibanyangkan betapa sulitnya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan penduduk. Pemupukan merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan hasil tanaman padi, dalam hal ini NPK kujang merupakan pupuk majemuk diyakini mampu meningkatkan produksi tanaman padi. Untuk mempercepat pertumbuhan tanaman maka diperlukan aplikasi pemberian zat pengatuh tumbuh dari bahan alami yaitu bekicot. Dimana peggunaan ZPT alami ini merupakan salah satu upaya untuk meringankan petani dengan harga pupuk tinggi.
STRATEGI PEMASARAN KOPI (COFFEA SP.) PADA MAHKOTA JAVA COFFEE DI KECAMATAN BAYONGBONG KABUPATEN GARUT Kamila Azzahra Ayu Putri Mulyana; Wagiono Wagiono; Muhamad Rom Ali Fikri
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 1 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i1.14647

Abstract

Kopi merupakan komoditas perkebunan yang memegang peranan cukup penting dalam perekonomian Indonesia. Semakin maraknya industri kopi di era globalisasi dan modernisasi berdampak pada persaingan usaha antar industri, sehingga untuk menarik minat konsumen agar melakukan pembelian perusahaan harus bisa menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan kondisi pasar yang ada. Terlebih di Kabupaten Garut berpotensi pada perkembangan industri kopi yang didukung oleh kondisi geografisnya. Salah satu industri kopi yang berada di Kabupaten Garut adalah Mahkota Java Coffee yang memiliki permasalahan dalam pemasaran yang fluktuatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang ada pada Mahkota Java Coffee; menganalisis strategi pemasaran kopi yang tepat untuk digunakan pada Mahkota Java Coffee. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang menggunakan data-data kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah matriks faktor strategi internal (IFAS), matriks faktor strategi eksternal (EFAS), analisis SWOT, serta matriks grand strategy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan didominasi oleh terdapatnya berbagai macam varian kopi dengan skor sebesar 0,42 dan untuk faktor kelemahan didominasi oleh informasi dalam label produk kurang lengkap dengan skor sebesar 0,37. Faktor peluang didominasi oleh perkembangan konsumsi kopi yang meningkat dengan skor sebesar 0,40 dan untuk faktor ancaman didominasi oleh faktor cuaca mempengaruhi kualitas bahan baku dengan skor sebesar 0,37. Hasil matriks grand strategy Mahkota Java Coffee menempati posisi kuadran I yang berfokus pada pengembangan produk, pengembangan pasar, serta penetrasi pasar dengan menciptakan produk turunan, menambahkan varian rasa baru, membuka cabang di lokasi yang lebih strategis, menggunakan e-commerce, menjalin kemitraan dengan pengecer lain.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI AKIBAT LEVEL PUPUK BIO-SLURRY PADA TIGA VARIERTAS PADI DI TIGA JENIS TANAH Oktavia Ayu Setyawati; Sumarsono Sumarsono; Sutarno Sutarno
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.5061

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi padi varietas Ciherang, IR 64 dan Inpari 32 pada kadar pupuk bio-slurry di jenis tanah Andosol dari Karanganyar, jenis tanah aluvial dari Demak dan jenis tanah Mediterania dari Magelang. Rancangan penelitian menggunakan percobaan spli-plot dengan 3 ulangan. Plot utama jenis tanah dari tiga lokasi (A). Anak petak adalah pupuk bio-slurry pada varietas padi (B). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, umur berbunga, jumlah malai, jumlah bulir, gabah isi dan gabah hampa, bobot tajuk, bobot akar, bobot gabah, bobot 1000 butir, dan produksi padi. Data diolah menggunakan analisis varian dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor jenis tanah dan interaksi dengan dosis pupuk bio-slurry pada varietas padi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan dan produksi padi. Penggunaan pupuk bio-slurry dosis 187,5 kg N/ha varietas IR64 pada jenis tanah andosol nyata (P<0,05) lebih tinggi dari varietas Inpari32 berdasarkan pertumbuhan dan produksi, tetapi varietas Ciherang hanya membutuhkan dosis 125 kg N/ha. Ha. Penggunaan pupuk bio-slurry dengan dosis 187,5 kg N/ha pada tanah mediteran varietas IR64 nyata (P<0,05) lebih tinggi dibandingkan dengan varietas Inpari32 berdasarkan pertumbuhan dan produksi, tetapi varietas Ciherang hanya membutuhkan dosis 125 kg N/ha. Pupuk bio-slurry dosis 250 kg N/ha padi varietas IR64 pada jenis tanah aluvial nyata (P<0,05) tertinggi, diikuti oleh varietas Inpari 32 dan varietas Ciherang. Rata-rata produksi padi dapat mencapai 994,75 g/m2 dengan pupuk bioslurry dosis 187,5 kg N/ha pada varietas IR64 dengan jenis tanah mediteran.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI JALAR (Ipomoea batatas L) TERHADAP PEMBERIAN DOSIS PUPUK KALIUM DAN METODE PELETAKAN STEK Amir Mahmud Mahmud
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.14539

Abstract

ABSTRAK Adapun tujuan daripada penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk kalium dan tehnik peletakan stek terhadap pertumbuhan dan hasil Ubi Jalar (Ipomoea batatas L). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor yaitu Faktor Pemberian dosis pupuk kalium  dan Faktor tehnik peletakan stek. Berdasarkan hasil analisis secara statistik bahwa perlakuan pemberian Pupuk Kalium berpengaruh nyata pada parameter panjang tanaman pada umur 6 mst dan 10 mst, parameter jumlah cabang pada umur 8 mst dan 10 mst, parameter berat umbi per sampel, parameter berat umbi per plot, parameter diameter umbi dan parameter panjang umbi. Tetapi pada parameter panjang tanaman pada umur 8 mst dan parameter jumlah cabang pada umur 6 mst menunjukkan pengaruh tidak nyata. Berdasarkan hasil analisis secara statistik bahwa perlakuan Tehnik peletakan stek berpengaruh nyata pada parameter panjang tanaman pada umur 6 mst, 8 mst dan 10 mst, parameter jumlah cabang pada umur 8 mst dan 10 mst, parameter berat umbi per sampel, parameter berat umbi per plot, parameter diameter umbi dan parameter panjang umbi. Tetapi pada parameter jumlah cabang pada umur 6 mst menunjukkan pengaruh tidak nyata. Berdasarkan hasil analisis secara statistik bahwa pengaruh interaksi kedua perlakuan yaitu pemberian Pupuk Kalium dan perlakuan tehnik peletakan stek berpengaruh nyata pada parameter panjang tanaman pada umur 6 mst, 8 mst dan 10 mst, parameter jumlah cabang pada umur 10 mst, parameter berat umbi per sampel, parameter berat umbi per plot, parameter diameter umbi dan parameter panjang umbi. Tetapi pada parameter jumlah cabang pada umur 6 mst dan 8 mst menunjukkan pengaruh tidak nyata