cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
khairul.amri@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25274244     EISSN : 2541206X     DOI : -
Core Subject : Education,
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling diterbitkan dua kali setahun sebagai media publikasi ilmiah dalam pengkajian dan pengembangan Ilmu Bimbingan dan Konseling. Jurnal Ristekdik memuat tulisan ilmiah berupa artikel konseptual, hasil penelitian maupun isu-isu aktual yang relevan dalam bimbingan dan Konseling.
Arjuna Subject : -
Articles 614 Documents
PERAN ORANGTUA SEBAGAI FUNGSI RELIGIUS DALAM MENCEGAH PERILAKU SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA DI KELURAHAN PASAR HILIR Nurhasanah Pardede; Ahmad Rasyid Pulungan
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2021): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2021.v6i1.64-68

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan perilaku seks bebas yang dimiliki remaja di Kelurahan Pasar Hilir, Untuk mengetahui peran orangtua sebagai fungsi religius dalam mencegah perilaku seks bebas remaja di Kelurahan Pasar Hilir. Ruang lingkup penelitian ini adalah: Perilaku seks bebas di Kelurahan Pasar Hilir,Peran Orangtua sebagai fungsi religius di Kelurahan Pasar Hilir. Pada penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti sebagai instrument kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan) yaitu melakukan observasi (pengamatan), interview (wawancara), studi dokumentasi dan gabungan dari ketiganya. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh dari hasil wawancara peneliti dengan informan untuk mengetahui sampai dimana peran orangua dalam mencegah perilaku seks bebas yaitu para orangtua memberikan siraman rohani dengan memanggil ustadz memberikan penjelasan kepada anak-anak mereka supaya anak-anaknya mengetahui bahaya dan dampak perilaku seks bebas yang berakibat buruk bagi masa depan mereka,dampak yang akan meraka rasakan adalah yang pertama itu selalu merasa resah dengan apa yang sudah mereka lakukan diluar sana, yang kedua menjadi pendiam karena mereka takut perbuatan mereka diketahui.
MARAH DAN PENYEMBUHAN DALAM AL-QUR’AN (Persepektif Bimbingan dan Konseling Islam) Noffiyanti Noffiyanti
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2020.v5i2.172-184

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah setiap orang memiliki sifat marah dan itu merupakan sifat yang tidak baik. Banyak orang yang sulit untuk mengendalikan marah terhadap dirinya sendiri karena kurang mendekatkan diri dengan Allah Swt dan jarang membaca Al-qur’an. Apabila seseorang mampu mengendalikan dirinya disaat marah dengan tidak mengucapkan hal yang buruk ataupun tercela maka ibadahnya sudah baik. Ketika orang sedang marah maka untuk selalu perbanyak membaca Al-qur’an agar mengurangi rasa marah yang ada dalam dirinya. Metode penelitian ini merupakan pendekatan tinjauan pustaka (library research) yang bersumber dari buku. Temuan hasil penelitian ini bahwa Al-qur’an pedoman hidup sepanjang waktu. Alquran mengingatkan seseorang untuk bisa mengendalikan emosi amarah, saat seseorang sedang kesal, pemikirannya menjadi macet dan kehilangan kemampuan untuk memberikan penilaian yang benar. Membaca Alquran bisa meredam amarah yang kita rasakan. Alquran membuat hati dan perasaan manusia lebih tenang, dan damai. Membaca Alquran bisa mengontrol orang saat sedang marah. Tuhan sangat memuji orang yang bisa mengendalikan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain dan ini bisa berdampak besar pada kehidupan umat Islam. Dengan saling menahan amarah dan saling memaafkan maka akan tercipta lingkungan pendukung yang penuh toleransi, juga tercipta keadilan dan kasih sayang antara lain
KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI SEBAGAI SOLUSI PENGENTASAN KONFLIK HUBUNGAN ORANGTUA DENGAN REMAJA DI SMK N 2 PADANGSIDIMPUAN Erlina Harahap; vitria Larseman Dela; Feni Yolanda
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2020.v5i2.211-217

Abstract

Komunikasi merupakan hal yang sangat penting salah satunya adalah mengkomunikasikan konflik dengan orangtua, ketakutan anak mengkomunikasikannya dengan orangtua takut dicap melawan orangtua menjadikan konflik mendalam karena hal ini berkaitan dengan perasaan. Semakin baik komunikasi keluarga, semakin jarang remaja melakukan kenakalan. Remaja yang sering memiliki konflik tak terselesaikan dengan orang tuanya berada pada resiko yang tinggi untuk melakukan kenakalan. Adanya konflik di dalam keluarga membuat remaja kehilangan pengalaman personalnya yang penuh cinta dan adanya tempat bernaung. Konflik terjadi ketika kedua belah pihak mengalami ketidaksepakatan mengenai suatu hal. Ketika komunikasi dan solusi konflik dilihat sebagai sebuah masalah, maka kita harus merujuk pada adanya masalah di dalam hubungan antar pribadinya. Kemampuan untuk menyelesaikan konflik dan menemukan solusi sangat penting bagi semua tahapan perkembangan manusia khususnya perkembangan remaja karena dapat mengarah pada hubungan yang produktif dan harmonis
PENERIMAAN DIRI DENGAN KONSELING REALITA TERHADAP LARANGAN PERKAWINAN SESUKU DI MINANGKABAU Aulia Fitri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2021): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2021.v6i1.102-108

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk penerimaan diri oleh masyarakat di Minangkabau tentang larangan perkawinan sesuku. Perkawinan sesuku di Minangkabau merupakan aib yang seharusnya tidak terjadi, karenanya dibutuhkan penerimaan diri atas realita  peraturan adat minangkabau. Jenis penelitian ini adalah deskritif analitis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kepustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perkawinan sesuku dilarang di Minangkabau, namun apabila terus dilanjutkan maka akan dicegah oleh paman serta diberi hukuman dengan diusir dari kampung  minangkabau. Berdasarkan hal tersebut masyarakat merespon dengan melakukan penerimaan diri atas peraturan adat tentang larangan perkawinan sesuku.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP PSYCHOLOGICAL ADJUSTMENT PADA KLIEN ASIMILASI (STUDI DI BALAI PEMASYARAKATAN KELAS II PATI) Yuni Triana Hapsari
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2021): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2021.v6i1.31-39

Abstract

Awal tahun 2020, dunia termasuk Indonesia dikejutkan dengan adanya virus baru yaitu SARS-CoV-2 atau COVID-19. Pemerintah telah mengambil berbagai kebijakan terkait pencegahan penyebaran COVID-19, salah satunya yang ada di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Salah satu cara untuk mempercepat pengeluaran narapidana dan anak adalah melalui crash program hak integrasi. Narapidana yang mendapat asimilasi di rumah kemudian diserahkan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk pembinaan dan pengawasan saat melakukan asimilasi di rumah. Setelah menjalani masa hukuman penjara di Lapas dan Rutan serta dipulangkan keluarganya akibat pandemi COVID-19, mereka tentunya menghadapi berbagai masalah dan problem psikologis dalam kehidupan seharihari. Untuk bisa bertahan dengan kondisi tersebut, manusia harus melakukan psychological adjustment. Dalam proses adaptasi dengan lingkungan dibutuhkandukungan sosial keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga dengan psychological adjustment pada klien asimilasi di Balai Pemasyarakatan Kelas II Pati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Proses pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik acak sederhana, diperoleh 93 sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan studi pustaka. Pengelolaan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS 25. Pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial keluarga (43 item) dan skala psychological adjustment (36 item). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dengan koefisien determinasi = 0,676 dan koefisien korelasi = 0,822 (p <0,05) dengan sumbangan efektif 67,6%. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang positif antara dukungan sosial keluarga dengan psychological adjustment pada klien di Balai Pemasyarakatan Kelas II Pati.
PENTINGNYA KONSELING KARIR PADA KEGIATAN PKK Linda Fitria; Mega Iswari; Afdal Afdal
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2020.v5i2.141-145

Abstract

This article describes the importance of career guidance in PKK activities. Career guidance is a guidance activity in preparing to face the world of work, in choosing employment or certain positions / professions as well as equipping themselves to assume that position, and in adjusting to the various demands of the job fields entered. Empowerment of Family welfare includes all efforts of Guidance, Coaching and Empowerment so that families can live prosperously, progressively and independently. PKK has a role to help the village and village government in improving welfare towards the realization of a cultured, prosperous, developed, independent and harmonious family and has a role in developing the potential and role of women in increasing family income. In carrying out work programs in order to achieve the ideal goals, the need for career guidance in PKK activities.
SELF COMPASSION INTERVENTION UNTUK MENURUNKAN DEPRESI REMAJA PENYINTAS SEX ABUSE Deshinta Rachma Kristika Tsani; Hartanti Hartanti; Mary Philia Elishabeth
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2020.v5i2.195-202

Abstract

Depresi merupakan sindrom yang ditandai dengan perasaan tertekan atau hilangnya ketertarikan atau perasaan senang dalam kebanyakan aktivitas. Pada remaja penyintas sex abuse dengan rata-rata usia yang masih dalam masa pencarian jati diri membuat remaja mudah mengikuti perkembangan dalam pergaulannya.. Penggunaan self compassion intervention dapat membuat remaja yang sedang bertumbuh dalam masa perkembangannya lebih memperlakukan dengan baik diri sendiri, dapat menyadari dan menerima pengalaman negatif yang ada di dirinya serta dapat menyeimbangkan emosi negatifnya. Desain penelitian ini adalah single case experiment dengan jumlah partisipan dua orang yang berada di dalam shelter. Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara, tes psikologis serta self report inventory (BDI II, The Self Compassion Short Form dan jurnal harian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran intervensi self compassion berpengaruh pada depresi remaja penyintas sex abuse, namun tetap tidak menghilangkan gejalanya. Hal ini terlihat dari menurunya intensitas depresi yang dirasakan oleh kedua partisipan. Secara deskriptif juga dapat terlihat bahwa skor BDI II pada Nora yang mulanya memiliki rata-rata 28,7 (kategori sedang) turun menjadi 22,7 (kategori sedang), sedangkan pada Vira mulanya memiliki rata-rata 19,4 (Kategori ringan) turun menjadi 14,7 (kategori ringan). Intensitas gejala depresi pada Nora yang mulanya memiliki rata-rata 3,7 (kategori sering) menjadi 2,66 (kategori sering), sedangkan pada Vira yang mulanya memiliki rata-rata 4,7 (kategori sering) menjadi 2 (kategori tidak sering)
PSIKOLOGI MASYARAKAT INDONESIA DI TENGAH PANDEMI: SEBUAH STUDI ANALISIS KONDISI PSIKOLOGIS MENGHADAPI COVID-19 PERSPEKTIF COMFORT ZONE THEORY Talolo Muara; Triyoga Budi Prasetyo; Hayatul Khairul Rahmat
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2021): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2021.v6i1.69-77

Abstract

Penetapan COVID-19 sebagai pandemi menimbulkan dampak psikologis bagi masyarakat seluruh dunia. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan psikologis masyarakat Indonesia terhadap kebijakan COVID-19 di Indonesia berdasarkan comfort zone theory. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dengan analisis konten sebagai pisau analisisnya. Adapun temuan dari penelitian ini adalah fase psikologis masyarakat Indonesia secara umum berada pada tahap growth power. Akan tetapi, masih terdapat sebagian kecil masyarakat yang cenderung mengabaikan kebijakan seperti larangan mudik lebaran yang menyebabkan kebijakan social distancing tidak berjalan secara maksimal.
UPAYA ORANGTUA DALAM MENCEGAH PRILAKU SEKS PRANIKAH SESUAI DENGAN AJARAN ISLAM DIKELURAHAN WEK IV KAMPUNG JAWA KECEMATAN PADANGSIDIMPUAN UTARA Harun Arrasyd
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2020.v5i1.139-140

Abstract

Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya orangtua dalam menanamkan nilai-nilai agama, menanamkan aturan dan pergaulan dengan lawan jenis serta memberi pemahaman tentang bahaya seks pranikah dikalanganm remaja, oleh karena itu orangtua sangat penting dalam mencegah seks pranikah sebelum remaja mereka terlibat dengan seks pranikah. Metode yang digunakan yaitu konseling individual dan layanan informasi di mana peneliti menggunakan konseling individual kepada informan dan responden dengan menggunakan layanan informasi memberikan informasi kepada informan dan responden tentang bahayanya seks pranikah sesuai ajaran Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya orangtua dalam menanamkan nilai-nilai agama pada remaja dengan membiasakan anak untuk tidak salah dalam bergaul dilingkungan masyarakat maupun teman sebaya nya, menasehati anak selalu berperilaku yang baik.
DINAMIKA KEPRIBADIAN PENDERITA PSIKOTIK DENGAN RIWAYAT PENGALAMAN SEBAGAI KORBAN PERUNDUNGAN: SEBUAH STUDI KASUS Yanny Elok Wulandari
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2020.v5i2.218-227

Abstract

Gangguan psikotik telah lama diidentifikasi sebagai gangguan jiwa yang berkaitan erat dengan faktor neurobiologis. Seiring berjalannya waktu, penelitian-penelitian pada tahun-tahun terakhir ini memberikan gambaran bahwa peristiwa sosial khususnya peristiwa negatif yang bertema perundungan, memiliki keterkaitan dengan terbentuknya kepribadian psikotik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dinamika kepribadian pada penderita gangguan psikotik yang memiliki riwayat menjadi korban perundungan pada usia remaja. Dalam penelitian ini juga akan dipaparkan beberapa hal yang teridentifikasi sebagai faktor pembentuk dan pemicu dari munculnya gangguan psikotik yang dialami oleh partisipan. Peneliti menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah seorang laki-laki berusia 31 tahun bernama Iwan (nama samaran). Peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan beberapa jenis tes psikologi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gangguan psikotik singkat yang telah berulangkali terjadi dalam kurun waktu 15 tahun pada diri partisipan, merupakan puncak dari berbagai perlakuan dan pengalaman yang diterima partisipan sejak masa kanak-kanak, yang sebagian besar menunjukkan peran faktor eksternal, termasuk pengalaman menjadi korban perundungan oleh teman sebaya.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 01 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2026 Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025 Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025 Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025 Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025 Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025 Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025 Vol 10, No 6 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JUNI 2025 Vol 10, No 5 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MEI 2025 Vol 10, No 4 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL 2025 Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING-JANUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2025 Vol 9, No 4 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2024 Vol 9, No 3 (2024): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024 Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024 Vol 8, No 4 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2023 Vol 8, No 3 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 2 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET-JUNI 2023 Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023 Vol 7, No 2 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Juli-Desember 2022 Vol 7, No 1 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2022 Vol 6, No 2 (2021): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2021 Vol 6, No 1 (2021): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2021 Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING Vol 4, No 2 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2019 Vol 4, No 1 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2019 Vol 3, No 2 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2018 Vol 3, No 1 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2018 Vol 2, No 2 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2017 Vol 2, No 1 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, Januari - Juni 2017 Vol 1, No 2 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2016 Vol 1, No 1 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Januari-Juni 2016 More Issue