cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
khairul.amri@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25274244     EISSN : 2541206X     DOI : -
Core Subject : Education,
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling diterbitkan dua kali setahun sebagai media publikasi ilmiah dalam pengkajian dan pengembangan Ilmu Bimbingan dan Konseling. Jurnal Ristekdik memuat tulisan ilmiah berupa artikel konseptual, hasil penelitian maupun isu-isu aktual yang relevan dalam bimbingan dan Konseling.
Arjuna Subject : -
Articles 614 Documents
STRATEGI COPING STRESS PADA MAHASISWA BIMBINGAN KONSELING YANG MENYUSUN SKRIPSI DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Vitria Larseman Dela; Anas Munandar Matondang; Rahmad Taufik
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.681 KB) | DOI: 10.31604/ristekdik.2019.v4i2.90-94

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran stres dan strategi coping stress mahasiswa bimbingan konseling yang menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, dimana masih banyak mahasiswa yang tidak bisa mengatasi stres nya dalam menyusun skripsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran stress mahasiswa bimbingan konseling yang menyusun skripsi, dan untuk mengetahui gambaran strategi coping stress yang digunakan mahasiswa bimbingan konseling yang menyusun skripsi. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Tehnik pengumpulan data nya adalah observasi dan wawancara. Dimana diberikan item pertanyaan wawancara kepada responden dan informan guna untuk memperoleh informasi yang akurat. Hasil penelitian ini adalah mahasiswa bimbingan konseling yang menyusun skripsi mengalami stres dalam mengerjakan skripsinya dimana sumber stres nya berasal dari adanya rasa tertekan atau tekanan, dan juga konflik yang terjadi pada diri mereka  di saat menyusun skripsi. Sumber stres nya dapat dilihat dari adanya gejala stres yang terjadi dalam diri mereka diantara nya dari gejala fisik, gejala emosional, dan gejala kognitif nya. Selain itu aspek-aspek stres nya berupa aspek emosional,dan aspek psikologis. Jenis coping stress yang digunakan oleh responden penelitian dalam mengatasi stres nya yaitu dengan berkonsentrasi, yaitu memfokuskan fikirannya dalam memperbaiki semua kesalahan dalam skripsi. Sedangkan strategi coping stress yang digunakan yaitu strategi emotional focus coping dengan bentuk distancing dan strategi problem focused coping dengan bentuk seeking social support. 
CARA SISWA MENGATASI KECEMASAN DALAM MENGHADAPI UJIAN (Studi Deskriptif Terhadap Siswa Kelas VII di SMP N 12 Padang) Emeliya Hardi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.453 KB) | DOI: 10.31604/ristekdik.v4i1.31-36

Abstract

Abstract: Learning activities aim to achieve a change, to find out then at the end of the learning process in the teaching and learning activities an assessment process is carried out through the implementation of the exam. Exams that are done in an uncomfortable mood often cause anxiety that can disrupt the smoothness of teaching and learning activities. students have different ways to deal with anxiety. The purpose of this study is to reveal how students overcome anxiety in the face of examinations. The method of this research is carried out using descriptive methods with quantitative approaches. The data in this study were collected using a questionnaire. The study population was seventh grade students at SMP 12 Padang in the 2009/2010 school year. The sample of this study amounted to 63 people, with the sampling technique namely Simple random sampling.The results of the study show that students overcome anxiety in facing exams with; 1) Repeat the lesson is good, namely by trying to master the subject matter, 2) Setting the learning time is not good, namely by repeating the lesson 10-15 minutes after the class is over. 3) Complete notes to repeat the lesson. 4) A comfortable learning environment, namely by maintaining the calm of the house in order to learn well and the attention of parents in learning activities at home. 5) Practicing techniques for examinations is very good, namely by praying before taking the exam. Keywords:  Anxiety, Facing Exams Abstrak Kegiatan belajar bertujuan untuk mencapai suatu perubahan, untuk mengetahuinya maka pada akhir proses belajar dalam kegiatan belajar mengajar dilakukan proses penilaian melalui pelaksanaan ujian. Ujian yang dikerjakan dengan suasana hati tidak nyaman seringkali menimbulkan kecemasan yang dapat mengganggu kelancaran dalam kegiatan belajar mengajar. siswa memiliki cara yang berbeda-beda untuk mengatasi kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan  bagaimana  cara  siswa  mengatasi  kecemasan  dalam  menghadapi ujian.  Metode  penelitian  ini  dilakukan  dengan  menggunakan  metode  deskriptif dengan pendekatan kuatitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII di SMPN 12 Padang pada tahun ajaran 2009/2010. Sampel penelitian ini berjumlah 63 orang, dengan teknik pengambilan sampel yaitu Simple random sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengatasi kecemasan dalam menghadapi ujian dengan; 1) Mengulang pelajaran sudah baik yaitu dengan berusaha menguasai materi pelajaran, 2) Mengatur waktu belajar kurang baik yaitu dengan mengulang pelajaran 10-15 menit setelah kelas selesai. 3)Melengkapi catatan untuk mengulang pelajaran. 4) Lingkungan  belajar  yang  nyaman   yaitu  dengan menjaga ketenangan rumah agar dapat belajar dengan baik dan perhatian orang tua pada kegiatan belajar di rumah. 5) Melatih teknik untuk ujian sangat baik yaitu dengan berdoa sebelum mengikuti ujian.Kata kunci: Metode, Tahfiz, Miftahul Jannah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II TERHADAP HASIL BELAJAR FOTOGRAFI (Studi Kasus Kelas X Multimedia SMK N 2 Pulau Punjung) POPI RADYULI; RINI SEFRIANI
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.993 KB) | DOI: 10.31604/ristekdik.2018.v3i2.40-44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II terhadap hasil belajar Fotografi kelas X Multimedia. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Pulau Punjung semester genap tahun ajaran 2016/2017. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dan teknik pengambilan sampel menggunakan Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini, siswa kelas X MM2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MM3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa kelas eksperimen 21 siswa dan jumlah siswa kelas kontrol 21 siswa. Kelas eksperimen diberi perlakuan berupa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dan kelas kontrol diberi perlakuan model pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pilihan ganda sebanyak 30 butir soal. Berdasarkan hasil penelitian, hasil pengujian pada taraf signifikansi α 0,05 (pada taraf 5%) didapatkan nilai thitung = 7,082 dan ttabel = 2,021 sehingga diperoleh thitung>ttabel (7,082 > 2,021). Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh positif penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II terhadap hasil belajar Fotografi kelas X Multimedia di SMK Negeri 2 Pulau Punjung tahun ajaran 2016/2017.Kata kunci : Kooperatif Tipe Jigsaw II, Hasil Belajar
KESEPIAN PADA LANJUT USIA NOR MITA IKA; KHAIRUL AMRI
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.698 KB) | DOI: 10.31604/ristekdik.2018.v3i1.69-74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kesepian yang dialami para lanjut usia di panti werdha Subulussalam Kabupaten Padang Lawas. Peneliti menggunakan metode kualitatif karena peneliti ingin melakukan penelitian terhadap suatu fenomena dalam konteks alamiah (apa adanya), serta untuk memperoleh pemahaman jelas tentang realitas dan kondisi yang nyata kehidupan responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, terdapat dua orang responden yaitu AS usia 75 tahun, dan LM 68 tahu. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pada penelitian ini peneliti hanya menggunakan metode observasi dan wawancara. Observasi terhadap responden, sedangkan wawancara kepada responden dan informan penelitian, yaitu seorang pegasuh di panti werdha. Metode analisis yang digunakan adalah analisis tematik.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesepian dari kedua narasumber primer relatif besar. Kesepian pada subjek sebenarnya sudah dirasakan oleh keduanya sebelum masuk panti werdha, dengan adanya hambatan dari perkembangan lanjut usia serta kurang sesuainya lingkungan disekitar panti dengan harapan kedua subjek yang masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari keluarga masing-masing menambah rasa kesepian yang dialami oleh kedua subjek menjadi semakin besar. Adanya perbedaan pengungkapan perasaan kesepian pada lansia laki-laki dengan lansia perempuan. Lansia laki-laki yang mengalami kesepian masih dapat mengontrol ekspresi emosionalnya akan perasaan kesepian sehingga ketika merasakan hal tersebut lansia laki-laki tidak dapat terlihat dengan jelas bahwa subjek benar-benar sedang mengalaminya, sebaliknya lansia perempuan cenderung mudah mengutarakan ekspresi emosional ketika mengalami kesepian. Kata kunci : Kesepian, Lansia
STUDI KASUS TERHADAP PERAN ORANGTUA DALAM MENANGANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (AUTIS) DI DUSUN GARONGGANG DESA MARISI KECAMATAN ANGKOLA TIMUR Nurhasanah Pardede; Rini Febrianti
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.081 KB) | DOI: 10.31604/ristekdik.2019.v4i2.122-126

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Dusun Garonggang Desa Marisi Kecamatan Angkola Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan karakteristik yang dimiliki anak autis dan bagaimana mengetahui peran orangtua dalam menangani anak autis. Dalam penelitian ini penulis mengumpulkan data dengan turun langsung kelapangan dan melakukan teknik wawancara ketempat lokasi penelitian. Responden dalam penelitian ini berjumlah 2 orang. Data yang diperoleh telah diolah dalam bentuk analisis studi kasus kualitatif deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pada umumnya orangtua tidak mudah menerima kenyataan bahwa anaknya dinyatakan mengalami gangguan autis. Sikap mental yang belum atau tidak bisa menerima kenyataan ini seringkali berdampak pada kemampuan orangtua untuk menyesuaikan diri dengan khususnya keadaan anaknya. Di satu sisi autis membutuhkan penangan yang sangat kompleks dan membutuhkan partisipasi dan peran aktif orangtua dalam banyak hal terkait dalam proses terapi. Sehingga perhatian terhadap orangtua dengan anak autis sangat penting, karena dengan penerimaan dan penyesuaian diri yang baik diharapkan peran aktif mereka semakin baik dalam berbagai upaya penanganan autis untuk menunjang keberhasilan terapi. Kata Kunci : Peran Orangtua, Anak Autis, Angkola Timur
PENERAPAN METODE KOOPERATIF MODEL TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) SEBAGAI ALTERNATIF MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 200410 SIMAPIL-APIL PADANGSIDIMPUAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Saruddin Harahap
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.615 KB) | DOI: 10.31604/ristekdik.2018.v3i1.9-13

Abstract

Matematika merupakan suatu bahan kajian yang memiliki objek abstrak dan dibangun melalui proses penalaran deduktif, yaitu kebenaran suatu konsep diperoleh sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnya sudah diterima, sehingga keterkaitan antar konsep dalam matematika bersifat sangat kuat dan jelas. Dalam pembelajaran matematika agar mudah dimengerti oleh siswa, proses penalaran deduktif untuk menguatkan pemahaman yang sudah dimiliki oleh siswa. Tujuan pembelajaran matematika adalah melatih cara berfikir secara sistematis, logis, kritis, kreatif dan konsisten.Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TGT? (b) Bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran kooperatif model TGT terhadap motivasi belajar siswa?Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TGT. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode pembelajaran kooperatif model TGT.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V SD data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66,67%), siklus II (77,78%), siklus III (88,89%).Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model TGT dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika. Kata Kunci: pembelajaran matematika, metode kooperatif model TGT
Hubungan Pengetahuan, Sikap, dengan Partisipasi Pasangan Usia Subur dalam Program KB di Desa Huta Padang Sayur Maincat Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal Serta Implikasinya dalam Bimbingan Dan Konseling Harun Arrasyd; Asmaryadi Asmaryadi; Khairul Amri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.449 KB) | DOI: 10.31604/ristekdik.v4i1.62-67

Abstract

Abstract: This study aims to obtain, process, analyze, and discuss data on the relationship of knowledge and attitudes with the participation of fertile couples in family planning programs in the village of Huta Padang Sayur Maincat, Kotanopan District, Mandailing Natal District. Indicators of the participation of fertile age couples in family planning programs are participation in family planning programs and willingness to contribute to family planning programs, knowledge indicators, namely knowledge of family planning, knowledge of vision and mission and scope of family planning programs, knowledge of the goals and benefits of family planning programs, knowledge of family planning and attitude indicators, namely cognitive, affective and connotive.The study was conducted using quantitative methods and the type of this research used was descriptive correlational. According to Sugiyono (2009) correlational research is research whose nature asks the relationship between two or more variables. The selection of descriptive correlational research is based on research that wants to examine and see the degree of relationship between knowledge and attitudes with the participation of couples of reproductive age in family planning programs individually and together in the village of Huta Padang Sayur Maincat, Kotanopan District, Mandailing Natal District.The results of this study are expected to be a material and source of knowledge for the community, especially the Fertile Age Couples regarding Family Planning, for the Guidance and Counseling Study Program to be the Handbook especially for Community Counseling, Divorce and Referral courses. The results of this study will also be displayed at national seminars or national scientific publications and as teaching materials. Keyword: Knowledge, Attitude, KB Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan, mengolah, menganalisis, dan membahas data tentang hubungan pengetahuan dan sikap dengan partisipasi pasangan usia subur dalam  dalam program KB di desa Huta Padang Sayur Maincat Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal. Indikator Partisipasi Pasangan Usia Subur dalam Program KB yaitu keikutsertaan dalam program KB dan kesedian memberikan sumbangan dalam program KB, indikator Pengetahuan yaitu pengetahuan tentang KB, pengetahuan tentang visi dan misi dan ruang lingkup program KB, pengetahuan tentang tujuan dan manfaat program KB, pengetahuan kontrasepsi KB dan indikator Sikap yaitu kognitif, afektif dan konotif.Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dan Jenis penelitian ini yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Menurut Sugiyono (2009) penelitian korelasional adalah penelitian yang sifatnya menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih.  Pemilihan jenis penelitian deskriptif korelasional  didasarkan dari penelitian  yang ingin mengkaji dan melihat derajat hubungan  pengetahuan dan sikap dengan partisipasi pasangan usia subur dalam program KB secara sendiri-sendiri dan secara bersama-sama di desa Huta Padang Sayur Maincat Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal.Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan dan sumber pengetahuan bagi masyarakat terutama Pasangan Usia Subur mengenai KB, bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling menjadi Handbook terutama mata kuliah Konseling Masyarakat, Talak dan Rujuk. Hasil penelitian ini juga akan ditampilkan pada seminar nasional atau publikasi ilmiah nasional dan sebagai bahan ajar. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, KB.
Peran Bimbingan Konseling Berbasis Tiga Pilar (Guru, Orang Tua, dan Lingkungan Masyarakat) dalam Pembentukan Akhlakhul Karimah Siswa di MA Nurul Huda Kabupaten OKU Timur AYU LUSIYANA; FATKHUR ROHMAN; SAIFUR ROHIM
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.41 KB) | DOI: 10.31604/ristekdik.2018.v3i2.69-77

Abstract

Keberhasilan layanan bimbingan konseling tidak hanya sepenuhnya diserahkan kepada guru pembimbing/konselor sekolah, melainkan kerjasama untuk setiap elemen pendidikan yaitu: lingkungan sekolah (guru), lingkungan keluarga (orang tua), dan lingkungan masyarakat.Lingkungan sekolah merupakan pusat dalam layanan konseling siswa, setiap personil dalam lingkungan sekolah memiliki peranan yang sama penting, karena dalam keterlaksanaan layanan konseling di sekolah merupakan satu kesatuan kerjasama antara anggota-anggotanya. Personil lingkungan sekolah dalam layanan bimbingan konseling terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, pengawas guru BK, guru BK, wali kelas, guru mata pelajaran, staf administrasi sekolah, dan siswa sebagai objek layanan. Kata kunci :  Bimbingan Konseling (Guru, Orang Tua, Lingkungan Masyarakat), Pembentukan Ahlakul Karimah
IMPROVEMENT THROUGH EMOTIONAL INTELLIGENCE GROUP COUNSELING SERVICES WITH STUDENTS PSYCHOANALYTIC APPROACH SMP STATE 11 PADANGSIDIMPUAN KHAIRUL AMRI
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.638 KB) | DOI: 10.31604/ristekdik.2018.v3i2.15-21

Abstract

The study was based on the problems that still lack emotional intelligence of students. The study goal was to describe the emotional intelligence of students before and after the group gave guidance services, with the psychoanalytic approach. The method used in this research is True experimental design with shapes pretest-posttest control group design. With a sample of experimental class is class VII-1 by 10 students and the control class is class VII-2 as many as 10 students so as the total sample of 20 students. Data collection techniques in this research using questionnaires, distributing questionnaires aim is to obtain the specific information requested. Data were analyzed with the help of Excel or SPSS (Statistical Product and Service Solution) version 20. From the results of the implementation is done, a significant increase is mainly posttest experiment. The findings in the experimental group and the control group there were significant increases between posttest results and posttest control experiment. The average child's emotional intelligence variable Pre-Test and Post-Test class in looking for the experimental and control average. In the experimental group pre-test value is obtained at 91.7 and the control class values obtained pre-test of 120.5. While the results of the post-test experimental class obtained a value of 87.6 and a post-test values at control class is 107.0 is seen a very significant difference. The conclusion of this study the results of the processing of the data, indicate that the implementation of guidance services group with psychoanalytic approach can improve the emotional intelligence of students of SMPN 11 Padangsidimpuan. Keywords: Increasing Emotional Intelligence, Guidance Services Group With Psychoanalytic Approach
PENGARUH METODE BELAJAR AKTIF MODEL PENGAJARAN TERARAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI DAN PEMAHAMAN PELAJARAN PAI PADA SISWA KELAS I SD NEGERI 200403 PADANGSIDIMPUAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 HAFSAH RITONGA
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.99 KB) | DOI: 10.31604/ristekdik.2018.v3i1.39-46

Abstract

Ada kecenderungan dalam dunia pendidikan dewasa ini untuk kembali pada pemikiran bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan secara alamiah. Belajar akan lebih bermakna jika anak “mengalami” sendiri apa yang dipelajarinya, bukan ‘mengetahui’-nya. Pembelajaran yang berorientasi target penguasaan materi terbukti berhasil dalam kompetisi ‘mengingat’ jangka pendek, tetapi gagal dalam membekali anak memecahkan persoalan dalam kehidupan jangkan panjang.Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar PAI dengan diterapkannya metode belajar aktif model pengajaran terarah? (b) Bagaimanakah pengaruh metode belajar aktif model pengajaran terarah terhadap motivasi belajar?Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar PAI setelah diterapkannya metode belajar aktif model pengajaran terarah.(b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar PAI setelah diterapkan metode belajar aktif model pengajaran terarah.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setian putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalh siswa kelas I. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66,67%), siklus II (77,78%), siklus III (88,89%).Simpulan dari penelitian ini adalah metode belajar aktif model pengajaran terarah dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas I, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran PAI. Kata Kunci : metode belajar aktif terarah, prestasi.

Page 9 of 62 | Total Record : 614


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 01 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2026 Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025 Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025 Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025 Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025 Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025 Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025 Vol 10, No 6 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JUNI 2025 Vol 10, No 5 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MEI 2025 Vol 10, No 4 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL 2025 Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING-JANUARI 2025 Vol 9, No 4 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2024 Vol 9, No 3 (2024): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024 Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024 Vol 8, No 4 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2023 Vol 8, No 3 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 2 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET-JUNI 2023 Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023 Vol 7, No 2 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Juli-Desember 2022 Vol 7, No 1 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2022 Vol 6, No 2 (2021): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2021 Vol 6, No 1 (2021): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2021 Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING Vol 4, No 2 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2019 Vol 4, No 1 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2019 Vol 3, No 2 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2018 Vol 3, No 1 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2018 Vol 2, No 2 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2017 Vol 2, No 1 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, Januari - Juni 2017 Vol 1, No 2 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2016 Vol 1, No 1 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Januari-Juni 2016 More Issue