NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Articles
3,926 Documents
STRATEGI PENTAHELIX BNPT DALAM MEMBANGUN KAWASAN TERPADU NUSANTARA SEBAGAI SARANA REINTEGRASI SOSIAL BAGI MITRA DERADIKALISASI
Dinda Forina Putri, Dea;
Widodo, Pujo;
Budi Prasetyo, Triyoga
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1595-1605
Pada tahun 2023, BNPT menyebutkan bahwa 116 Eks Napiter kembali menjadi residivis terorisme. Eks Napiter merupakan subjek yang rentan untuk kembali kepada kelompoknya dikarenakan masih belum selesai dengan faktor ideologis maupun perilakunya. Penggunaan instrumen dan institusi hukum yang tepat sangat penting dalam mencegah terjadinya residivis terorisme. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif dan berfokus pada teori strategi, pentahelix, reintegrasi dan deradikalisasi untuk menganalisis strategi pentahelix BNPT dalam membangun Kawasan Terpadu Nusantara (KTN). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa pendekatan "Pentahelix" yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan dunia usaha merupakan kunci sinergitas yang paling tepat dalam membangun Kawasan Terpadu Nusantara sebagai sarana reintegrasi sosial. Kolaborasi antara semua pihak terkait diharapkan dapat mencapai tujuan bersama dalam program deradikalisasi berbasis kesejahteraan dengan konsep Kawasan Terpadu Nusantara (KTN).
ANALISIS PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PEMERINTAH TERHADAP PENGGAJIAN PNS BERDASARKAN PP RI NOMOR 60 TAHUN 2008 (STUDI KASUS BAPPEDA KOTA BOGOR)
Novianti, Esther;
Budi Setiawan, Ade;
Priyo Hutomo, Yoyok
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4443-4454
Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan pelaksanaan/penerapan system pengendalian internal pemerintahan pada proses penggajian pegaawai negeri sipil di BAPPEDA Kota Bogor. Desain penelitian ialah studi kasus dengan menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Metode analisa data yaitu deskriptif komparatif. Hasil Analisis menyatakan bahwa penerapan system pengendalian internal pemerintah pada proses gaji pegawai negri sipil di BAPPEDA Kota Bogor telah dilakukan dengan cukup baik walaupun sering terjadi error pada aplikasi/jaringan. Sistem pengendalian internal yang dilakukan BAPPEDA Kota Bogor sudah sesuai, didukung oleh faktor lingkungan pengendalian baik dan mencerminkan etos kerja yang baik, aktivitas pengendalian dan pemantauan oleh pegawai pengawas intern berjalan baik, penerapan komunikasi yang baik dalam menghasilkan informasi- relevan, dan proses penggajian dilakukan review berupa rapat evaluasi berkala. Saran dari peneliti ialah BAPPEDA perlu memperhatikan pembaharuan dan upgrade aplikasi SIMPEG.
ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA RIH TENGAH KECAMATAN KUTABULUH KABUPATEN KARO
Arianta Br Surbakti, Desi;
Khamilah Siregar, Oktarini
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.119-129
Bagaimana Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Dana Desa dinilai dalam penelitian ini. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Metode ini menganalisis proses penelitian melalui kuesioner yang diberikan kepada pengelola dan pengelola Dana Desa di Rih Tengah mengenai sistem pelaporan keuangan yang diterapkan oleh pemerintah Desa Rih Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas pengelolaan Dana Desa di Rih Tengah sesuai dengan format Permendagri 113 Tahun 2014, yaitu Secara umum, Permendagri 113 Tahun 2014 telah digunakan untuk mengelola Dana Desa di Rih Tengah. Namun, ini tidak dilaksanakan dengan baik karena tidak ada pendamping desa dan anggaran sering tidak masuk ke rekening Rih Tengah. Disarankan agar pemerintah desa Rih Tengah menyajikan laporan keuangan pengelolaan Dana Desa dengan lebih efisien sesuai dengan Permendagri 113 Tahun 2014.
ANALISIS PERAN MULIA PEREMPUAN MUHAMMADIYAH DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA
Ramadhani W, Nina;
Noor Islahudin, Ahmad;
Ruslaini, Ruslaini
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1776-1789
Perempuan Muhammadiyah menyadari bagaimana kedudukan perempuan untuk menjadi istri dan ibu dalam sebuah rumah tangga adalah tugas pokoknya dalam menjalani kehidupan, perempuan Muhammadiyah bukan hanya menjadi seorang pasangan dan ibu, tetapi juga menjadi penggerak roda perekonomian keluarga. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kegiatan produktif perempuan Muhammadiyah di Lampung dalam meningkatan pendapatan rumah tangga. Sampel ini diambil memakai cara penarikan secara cluster dan purposive dengan jumlah 80 orang yaitu perempuan Muhammadiyah di Lampung. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif. Penyebaran ada melalui kuesioner yang disebar secara online. Hasil dari penelitian bahwa wanita bekerja dalam Islam hukumnya boleh dan tidak ada larangan syariat, selama pekerjaan itu memenuhi syarat agama dan tidak melanggar hukum syariat, terlebih ketika wanita bekerja karena adanya udzur yang diperbolehkan oleh syariat, seperti; karena kedua orang tuanya sudah lanjut usia atau ketika dalam keadaan pendapatan suami tidak mencukupi kebutuhan keluarga.
MAKNA STATUS SOSIAL LAKI-LAKI PADA TRADISI BAJAPUIK ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT PARIAMAN DI KECAMATAN MANDAU KABUPATEN BENGKALIS
Bimanggala, Yusuf
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4609-4627
Perkawinan merupakan salah satu tahapan dalam kehidupan manusia. Masyarakat suku Minangkabau memiliki adat dan tradisi yang berbeda dalam adat perkawinan. Masyarakat Minangkabau yang berada di daerah Pariaman memiliki tradisi khas sebelum dilaksanakannya perkawinan yang bernama tradisi “bajapauik” atau “menjemput”. Bajapuik dipandang sebagai kewajiban pihak keluarga perempuan yang membayar calon suami dengan jumlah yang disesuaikan dengan status sosial laki-laki. Masyarakat Pariaman yang berada didaerah rantau memliki perkumpulan yang terorganisasi yang bernama Perkumpulan Keluarga Daerah Pariaman atau disebut PKDP. Pelaksana tradisi di daerah asal dan juga di daerah rantau terdapat perbedaan yang dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal dari masyarakat Pariaman itu sendiri. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui apa yang menentukan status sosial laki-laki dalam Bajapuik adat perkawinan masyarakat Pariaman, untuk mengetahui pengaruh status sosial laki-laki terhadap jumlah uang jemputan dan uang hilang dalam tradisi Bajapuik adat masyarakat perkawinan Pariaman di Kecamatan Mandau. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik purposive sampling, dan mengambil 7 informan sebagai subyek dalam penelitian yang berkaitan dengan rumusan yang dikaji peneliti. Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, peneliti memperoleh data mengenai pengertian Bajapuik , makna Bajapuik , jumlah uang japuik , dan makna status sosial menurut Pariaman di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis
FENOMENA IBU RUMAH TANGGA SEBAGAI PENGEMUDI OJEK ONLINE (OJOL) DI KECAMATAN MEDAN HELVETIA
David Sihombing, Raja;
Malau, Waston
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.340-348
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif utama ibu rumah tangga yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, mengetahui dampak positif dan dampak negative yang dialami oleh ibu rumah tangga dalam bekerja sebagai pengemudi ojek online di Kecamatan Medan Helvetia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, serta dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ibu rumah tangga yang bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, adanya ibu rumah tangga yang memilih bekerja sebagai pengemudi ojek online karena mengikuti teman nya sehingga ibu rumah tangga memilih untuk bekerja sebagai pengemudi ojek online, hal tersebut yang memicu ibu rumah tangga yang memilih bekerja sebagai pengemudi ojek online hanya untuk mengisi waktu luang nya saja ketika ia sudah menyelesaikan tanggung jawab nya dirumah, selain itu ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online hanya sebagai sampingan nya saja karena ia sudah memiliki pekerjaan utama nya yaitu berjualan. Adapun dampak positif yang dirasakan oleh informan ketika bekerja sebagai pengemudi ojek online seperti bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga, serta penghasilan yang diperoleh ibu-ibu yang bekerja sebagai pengemudi ojek online dapat memenuhi kebutuhan sekunder. Dan juga dengan bekerja sebagai pengemudi ojek online dimana profesi ini banyak menghabiskan waktu diluar rumah sehingga dapat menambah relasi atau pertemanan di luar rumah. Selain itu ibu rumah tangga yang bekerja sebagai pengemudi ojek online juga dapat meningkatkan kemampuan nya dalam berkendara serta kemampuan berbicara dengan orang yang baru dikenal.
PENGARUH BUDAYA MARITIM TERHADAP KEMAJUAN MASYARAKAT PESISIR BANYUWANGI DALAM MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL
Bungaran Patandianan, Priska;
Rivai Ras, Abdul;
Widodo, Pujo;
Juni Risma Saragih, Herlina;
Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i11.2023.5027-5033
Jurnal ini membahas tentang pengaruh budaya maritim terhadap kemajuan masyarakat pesisir di Kabupaten Banyuwangi. Dalam memajukan daerahnya, pemerintah kabupaten Banyuwangi memanfaatkan budaya maritim untuk mengoptimalkan sumber daya terutama potensi perikanan tangkap dan keamanan maritim. Penulis menggunakan metode penelitian data sekunder untuk mengumpulkan informasi dari publikasi, jurnal ilmiah, buku, laporan, dan sumber daya internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya maritim memiliki peran signifikan untuk mendukung keamanan nasional Indonesia yang mengacu pada keseimbangan antara NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945 dan peran pembangunan nasional dalam mencapai tujuan nasional. Inti pemanfaatan budaya maritim adalah kolaborasi masyarakat pesisir dan nelayan di kabupaten Banyuwangi bersama aparatur yang berwenang di laut secara langsung, dan secara bersama-sama mendukung keamanan maritim di suatu wilayah. Pemerintah Banyuwangi telah mengimplementasikan beberapa kebijakan yang mengkolaborasikan budaya maritim bertujuan untuk mendukung poros maritim dunia. Pencapaian-pencapaian Pemerintah Kabupaten Banyuwangi merupakan wujud nyata Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam mendukung keamanan nasional Indonesia melalui implementasi kebijakan yang bersumber pada UUD 1945 yang dikolaborasikan dengan budaya maritim dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
REPRESENTASI KESETARAAN GENDER PEREMPUAN DALAM FILM ENOLA HOLMES (ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE)
Kurnia Putra Wardanni, Rio;
Faikar Urfan, Noveri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3802-3815
Kesetaraan gender adalah prinsip yang menyatakan bahwa semua individu, tanpa memandang jenis kelamin mereka, memiliki hak yang sama untuk perlakuan yang setara dan tidak di diskriminasi berdasarkan identitas gender mereka. Ini berarti bahwa baik perempuan maupun laki-laki harus memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan, memiliki kontrol atas pembangunan diri mereka sendiri. Pada penelitian yang akan dijalankan ini, peneliti akan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif memakai metode simak dan catat. Untuk menganalisis penelitian tersebut, peneliti memakai analisis semiotika John Fiske yang menjadi pendekatannya. Penjelasan yang diberikan mengenai kode-kode dalam teori John Fiske meliputi tiga level. Level realitas, level representasi, dan level ideologi. Dapat disimpulkan bahwa di dalam film Enola Holmes tersebut mengandung tanda-tanda yang mempunyai makna mengenai kesetaraan gender. Hal tersebut dapat ditemukan melalui percakapan ataupun adegan yang dilakukan oleh para pemain film. Analisis terhadap film ini memunculkan pemahaman yang mendalam tentang pesan kesetaraan gender yang terkandung di dalamnya. Film Enola Holmes ini juga menyoroti pentingnya kesetaraan gender dengan menampilkan beberapa karakter seperti Enola Holmes, Eudoria Holmes, dan Edith sebagai contoh perempuan yang cerdas, berani, dan mampu mengejar impian dan tujuan hidupnya tanpa terhalang oleh stereotip gender atau diskriminasi. Ini adalah pesan yang kuat yang menjiwai penonton untuk merenungkan betapa pentingnya menghormati dan mendorong potensi setiap individu, tanpa memandang jenis kelamin mereka.
MAKNA UPACARA MAMONGOTI BAGAS PADA MASYARAKAT ETNIS BATAK TOBA DI KELURAHAN DATARAN TINGGI KECAMATAN BINJAI TIMUR
Malau, Waston;
Triana Munte, Monika
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.4928-4934
This research aims to identify the background to the emergence of the mamongoti bagas ceremony, find out the process of carrying out the mamongoti bagas ceremony and the meaning of the mamongoti bagas ceremony among the Toba Batak ethnic group on Jalan Ikan Arwana, Highland Highlands District. The type of research used is qualitative research with a descriptive approach. This research uses the theory of symbolic meaning in the mamongoti bagas ceremony. The data collection techniques used in this research were through interviews and documentation. The intended research informants were traditional and community leaders. Data analysis techniques are carried out through data reduction, data presentation and data verification. The results of this research reveal that the traditional mamogoti bagas ceremony is a ceremony when a family wants to occupy a house that has just been built or purchased. This ceremony is carried out by inviting hula-hula, bones and other relatives to pray and worship in the new house. Apart from that, people carry out the mamongoti bagas ceremony as a prayer of hope for safety, asking for good fortune, happiness and smoothness in work
ANALISIS ISI PESAN DALAM INSTAGRAM @TRAVELOKA.ID DAN @TIKETCOM
Alivia Setyawan, Tyas;
Zamzamy, Ahmad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i11.2023.5304-5311
Penelitian ini mengevaluasi strategi konten dua online travel agent terkemuka di Indonesia, yaitu @traveloka.id dan @tiketcom di Instagram. Pemerintah republik Indonesia mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Desember 2022, menandai langkah penting dalam mengendalikan pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan strategi konten keduanya. @traveloka.id fokus pada branded content, yaitu menekankan nilai merek seperti "Life, Your Way". Sementara itu, @tiketcom lebih aktif dalam konten promosi, terutama selama kampanye "Online Tiket Week." Meskipun keduanya menggunakan influencer, @traveloka.id lebih memilih kolaborasi yang terencana dan memberikan nuansa softselling, sedangkan @tiketcom cenderung hardselling. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pemasar dan pelaku industri pariwisata untuk memahami pendekatan yang efektif dalam berinteraksi dengan audiens melalui platform media sosial.