cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.nusantara@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
ISSN : 2541657X     EISSN : 25500813     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Arjuna Subject : -
Articles 3,926 Documents
TINJAUAN VIKTIMOLOGI TERHADAP PEMAKSAAN PERKAWINAN ANAK DIBAWAH UMUR DAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN Senjaya, Oci; Rusli Arafat, Muhammad; Taun, Taun; Irawan, Bagus; Zaelany Muttaqin, Ananda; Wibisono, Rayhan; Hayatul Iman, Candra
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4688-4697

Abstract

Pemaksaan perkawinan terhadap anak di bawah umur merupakan kejahatan serius yang mengancam hak-hak asasi manusia dan kesejahteraan anak. Dalam perspektif viktimologi, fenomena ini memperlihatkan pola penindasan dan eksploitasi yang merugikan korban secara fisik, psikologis, dan sosial. Penelitian viktimologi menyoroti dampak traumatik yang dialami oleh korban, termasuk gangguan mental, kerusakan emosional, dan penurunan kesejahteraan psikososial. Anak yang menjadi korban pemaksaan perkawinan mengalami ketidaksetaraan kekuasaan yang ekstrem, kehilangan kontrol atas kehidupan mereka, serta kekerasan fisik dan seksual yang merusak. Perspektif viktimologi juga menyoroti faktor-faktor risiko yang mempengaruhi rentaninya anak terhadap pemaksaan perkawinan, seperti ketidakadilan sosial, kemiskinan, dan kurangnya pendidikan. Upaya penanggulangan pemaksaan perkawinan anak melalui pendekatan viktimologi mencakup pemberian perlindungan bagi korban, rehabilitasi psikososial, serta pencegahan melalui pendidikan dan kesadaran masyarakat. Perlu adanya kerjasama lintas sektor antara pemerintah, lembaga perlindungan anak, masyarakat sipil, dan lembaga internasional untuk mengatasi akar masalah dan memberikan perlindungan yang efektif bagi anak-anak yang rentan terhadap pemaksaan perkawinan. Dengan demikian, pemahaman terhadap fenomena ini dari sudut pandang viktimologi menjadi penting dalam upaya melindungi hak-hak dan kesejahteraan anak di bawah umur.
LEGALITAS KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) SEBAGAI SUBJEK HUKUM PEMEGANG HAK PATEN Padillah Akbar, Indra; Sarifudin, Asep
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i1.2024.63-68

Abstract

Kemajuan pemanfaatan teknologi saat ini yang paling sering digunakan di kalangan Masyarakat adalah sebuah kecerdasan buatan atau yang biasa dikenal dengan artificial intelligence. Kehadiran kecerdasan buatan ai ini sangat membantu kemudahan hidup umat manusia dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari. Namun dibalik kemudahan yang diberikan oleh kecerdasan buatan ai banyak persoalan yang muncul dalam hal kekayaan intelektual khususnya dalam hukum paten. Banyak yang mempertanyakan soal keabsahan kecerdasan buatan AI sebagai subyek hukum dalam melakukan tindakan hukum. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian ini agar mengetahui bagaimana kedudukan kecerdasan buatan AI dalam hukum dan apakah kecerdasan buatan AI dapat menggantikan perseorangan sebagai subyek hukum dalam pemegang hak paten. Dalam mengumpulkan data dan informasi, penelitian ini menggunakan bahan kepustakaan atau yang biasa disebut dengan penelitian normative yang dimana menggunakan hukum positif dan jurnal- jurnal sebagai bahan kepustakaan (data sekunder). Kemudian hasil dari penelitian ini akan memperlihatkan kedudukan kecerdasan buatan AI dalam mempertanggungjawabkan perbuatan hukumnya
KEBIJAKAN LUAR NEGERI TURKI ATAS PEMBERLAKUAN VISA TERHADAP PENGUNGSI SURIAH Hasly, M. Hasbih
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2746-2756

Abstract

Kebijakan luar negeri merupakan gagasan, strategi dan tindakan yang disusun oleh suatu negara yang diproyeksikan untuk kepentingan dan kebutuhan dalam lintas hubungan internasional. Kebijakan luar negeri bertujuan untuk mengakomodir perekonomian, stabilitas keamanan, hingga kepentingan politik, sesuai dengan arah dan tujuan yang diinginkan untuk melakukan interaksi dengan negara-negara lainnya. Seperti kebijakan visa yang mengganti kebijakan Pintu Terbuka (Open-door Policy) yang diterapkan oleh Turki dalam memberikan izin tinggal terhadap pengungsi Suriah. Mengingat Turki adalah tuan rumah bagi 3,6 juta pengungsi Suriah, yang menjadikan Turki sebagai negara penampung pengungsi terbanyak di dunia.Kebijakan visa terhadap pengungsi Suriah tersebut diambil oleh Turki sebagai respon atas berbagai pertimbangan yang dilatarbelakangi oleh faktor-faktor internal dan eksternal. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal, melalui metode level of analysis yang diterapkan melalui pendekatan studi kasus, dengan unit analisis dalam yaitu perubahan kebijakan Turki terhadap pengungsi Suriah dam unit eksplanasinya adalah pengungsi Suriah yang melakukan eksodus massal semenjak pecahnya konflik Suriah. 
PENGGUNAAN INSTAGRAM SEBAGAI SUMBER INFORMASI WISATA DKI JAKARTA @Jakarta.Tourism Iksan, Nur; Yasya, Wichitra; Dwinarko, Dwinarko
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v%vi%i.%Y.%p

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penggunaan media social Instagram sebagai sumber informasi Wisata DKI Jakarta @Jakarta.Tourism. penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif dengan Teknik analisis konseptual pada penelitian-penelitian terdahulu dengan menggunakan teori Computer Mediated Communication (CMC). Hasil dari penelitian ini bahwa media social Instagram sangat berperan sebagai salah satu platform digital dalam memperoleh informasi wisata yang terdapat di DKI Jakarta. Media Sosial Instagram dianggap sebagai sarana yang efektif  memperoleh informasi melalui postingan, reels, share dan like postingan. Dengan adanya akun @Jakarta.tourism dapat memberikan rekomendasi wisata yang ada di DKI Jakarta.
PERBANDINGAN PERSENJATAAN DALAM KONFLIK KEMERDEKAAN INDONESIA: ANALISIS TAHUN 1945-1949 ANTARA REPUBLIK INDONESIA DAN BELANDA Wiguna, Denda; Marsono, Marsono; Asmoro, Novky; Asy-Syamil, Sholahuddin
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3844-3857

Abstract

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 menandai dimulainya periode turbulen dalam sejarah bangsa Indonesia, di mana perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan melibatkan konflik bersenjata yang intens antara Republik Indonesia dan Belanda yang berusaha mengembalikan kekuasaan kolonialnya. Selama periode 1945-1949, perang gerilya menjadi strategi utama Indonesia untuk menghadapi superioritas militer Belanda, dengan pemikiran Jenderal Sudirman dan teori "Perang Rakyat Semesta" Jenderal A.H. Nasution memainkan peran penting dalam merumuskan taktik yang melibatkan serangan hit-and-run, pemanfaatan medan lokal, dan dukungan masyarakat sipil. Di Yogyakarta, perlawanan ini sangat menonjol, terutama setelah Agresi Militer Belanda II pada Desember 1948. Serangan Umum 1 Maret 1949, yang dipimpin oleh Letkol Soeharto, merupakan contoh nyata keberhasilan taktik gerilya yang tidak hanya memberikan dorongan moral bagi pasukan Indonesia tetapi juga meningkatkan posisi tawar Indonesia di tingkat internasional. Konflik ini juga melibatkan diplomasi yang signifikan, dengan upaya internasional yang pada akhirnya memaksa Belanda untuk kembali ke meja perundingan dan mengakui kemerdekaan Indonesia pada 27 Desember 1949. Studi ini mengadopsi metode kualitatif melalui analisis literatur dan wawancara dengan sejarawan serta ahli militer untuk mengeksplorasi penggunaan perang gerilya dalam konteks teknologi persenjataan dan keterbatasan sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun menghadapi kekuatan militer Belanda yang lebih besar, strategi perang gerilya Indonesia berhasil memaksimalkan sumber daya yang ada dan memperkuat posisi diplomatik Indonesia, mencerminkan perjuangan ideologi dan pembentukan identitas nasional yang mendalam.
POTENSI DAYA TARIK DESTINASI WISATA DI DESA WISATA HUTA TINGGI KABUPATEN SAMOSIR TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN WISATAWAN TAHUN 2023 Pardede, Sanggam; Sitanggang, Lasmaria; Sinaga, Dearlina
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4495-4502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tarik destinasi wisata alam, wisata budaya, dan wisata edukasi Di Desa Wisata Huta Tinggi terhadap tingkat kunjungan wisatawan. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif dengan informan kunci yaitu penduduk desa huta tinggi sebanyak 10 orang dan informan pendukung yaitu wisatawan sebanyak 5 orang. Data primer diambil dengan menggunakan wawancara semi terstruktur. Tehnik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model Miles dengan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan triagulasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa bahwa, daya tarik destinasi wisata alam, wisata budaya dan wisata minat khusus seperti wisata edukasi di Desa Wisata Huta Tinggi berpotensi terhadap tingkat kunjungan wisatawan yang berkunjung karena adanya keunikan, keindahan, dan nilai keberangaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang membuat pengunjung tertarik untuk berkunjung ke Desa Wisata Huta Tinggi ini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi pengelola wisata dan peneliti selanjutnya dan peneliti selanjutnya dapat meneliti seluruh penduduk desa wisata huta tinggi untuk mengetahui lebih banyak lagi potensi wisata desa wisata huta tinggi dalam menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung di Desa Wisata Huta Tinggi.
CAPTIKUS DI PERSIMPANGAN MAKNA: KONTESTASI ANTARA SIMBOL KEKERASAN PUBLIK DAN SAKRALITAS BAGI MASYARAKAT DESA WANGA M.C. Mokoagow, Intan; R. Tampake, Tony; Adi, Suwarto
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i7.2025.%p

Abstract

Penelitian ini menganalisis kontestasi makna simbolik captikus yang ambivalen. Captikus dipandang sakral, sekaligus dibangun atas narasi kekerasan. Ketegangan makna ini merupakan sebuah pertarungan struktur sosial, makro dan mikro, sehingga menjadi fenomena yang menunjukkan bahwa masyarakat hidup dalam suatu dialog dalam ruang sosial yang kompleks. Makna tidak bersifat tetap, konstan, dan statis; namun dinamis. Lokus penelitian berada di Desa Wanga, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara – tempat di mana captikus menjadi entitas penting karena berperan menopang struktur masyarakat: agama, budaya, sosial, dan ekonomi. Di sisi lain, ada tekanan publik terhadap praktik produksi dan konsumsi captikus yang dipandang sebagai akar kekerasan sosial dan persoalan-persoalan masyarakat (patologi sosial). Berdasarkan konteks inilah, maka penelitian ini berbasis pada penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Penelitian ini mengumpulkan data melalui sumber primer (masyarakat Desa Wanga) dan sekunder (dokumen, postingan media sosial, berita online, literasi hukum), dengan bersumber pada teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Penelitian ini pun juga berbasis pada analisis konstruktivisme, dengan menggunakan pandangan Peter Berger tentang “konstruksi sosial atas agama,” karena penelitian ini menyoroti aspek sakralitas dari captikus. Argumentasi utama tulisan ini menyebut, captikus merupakan simbol yang bersifat ambivalen, sehingga menyebabkan terjadinya kontestasi makna dalam ruang sosial, antara struktur lokal (mikro) dan publik (makro).
HUBUNGAN ANTARA PETANI KOPI DENGAN TAUKE DI DESA LUMBAN PURBA KECAMATAN DOLOKSANGGUL Peronika Purba, Hanna; Marnelly, T.Romi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.1968-1975

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian utama yang memiliki peran penting dalam perekonomian beberapa negara. Terutama di wilayah tropis. Dalam rantau pasok kopi, hubungan antara petani kopi sebagai produsen dan tauke sebagai pihak yang membeli hasil panen memiliki peran yang cukup besar. Hubungan antara petani kopi dengan tauke menciptakan hubungan sosial yaitu hubungan patron-client dimana transaksi jual beli masyarakat atau petani menjual hasil panen kepada tauke. Hubungan patron-client merupakan hubungan yang tercipta karena adanya hubungan timbal balik yang saling menguntungkan serta adanya hubungan saling memberi dan menerima satu sama lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara petani kopi dengan tauke di Desa Lumban Purba Kecamatan Doloksanggul dan untuk mengetahu dampak hubungan terhadap aktivitas masyarakat. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan teori pertukaran sosial dari George C. Homans dan teori patron-client dari Scoot. Subjek yang dipilih pada penelitian ini berjumlah delapan orang dan satu triangulator dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan serta menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara petani kopi dengan tauke merupakan hubungan patron-client yang saling membutuhkan serta menguntungkan dalam hal perekonomian, dan dampak dari aktivitas masyarakatnya terhadap perekonomian yaitu adanya peningkatan pendapatan dalam kehidupan masyarakat.
PENGUATAN EKONOMI NELAYAN MELALUI PEMBENTUKAN KOPERASI SYARIAH NELAYAN DI DESA SUKA JAYA KABUPATEN BATUBARA ( ANALISIS SWOT) Chrisna, Heriyati; Noviani, Noviani; Arnita, Vina; Khairul, Khairul
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i7.2022.2677-2685

Abstract

Desa Suka Jaya adalah salah satu desa pemekaran dari desa induk Bagan Dalam Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara, yang mayoritas penduduknya  Sesuai dengan salah satu misi desa  pemerintahan desa Suka Jaya yaitu meningkatkan ekonomi masyarakat dan perekonomian desa, dalam upaya menciptakan desa yang sejahtera dan mandiri, dan memperkuat perekonomian nelayan, dirasa perlu untuk membentuk suatu perkumpulan untuk memberikan nilai tambah terhadap nelayan dengan cara membentuk koperasi syariah. Potensi pembentukan koperasi syariah akan dianalisis dengan tehnik analisis SWOT. Dari tehnik analisis SWOT yang dilakukan terhadap potensi pembentukan koperasi syariah di desa Suka Jaya dapat dilihat bahwa pada unsur Kekuatan ada 4 point , Kelemahan ada 5 point, Peluang memiliki 5 point dan Ancaman ada 2 poit. Kalau dilihat dari sisi jumlah point, Kekuatan dan Peluang memiliki point yang lebih besar , dibandingkan dengan Kelemahan dan Ancaman, faktor Kelemahan menjadi sesuatu yang masih memerlukan penjajakan lebih lanjut, dan diperlukan kerjasama antara pemerintah desa , dinas koperasi dan para akademisi khususnya dari bidang syariah untuk dapat sama – sama bekerjakeras untuk mewujudkan lahirnya koperasi syariah nelayan demi untuk memperkuat ekonomi masyarakat nelayan di desa Suka Jaya kabupaten Batubara ini.
IMPLEMENTASI SELECTIVE POLICY DALAM HUKUM KEIMIGRASIAN INDONESIA TERHADAP MIGRAN ILEGAL JALUR LAUT: PERSPEKTIF HUKUM NASIONAL DAN HUKUM INTERNASIONAL Silalahi, Wilma; Linda Antonio, Michelle
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i11.2025.4271-4280

Abstract

Fenomena migrasi ilegal melalui jalur laut merupakan salah satu isu global yang menimbulkan tantangan serius bagi negara kepulauan seperti Indonesia. Sebagai negara transit dan tujuan migran, Indonesia menghadapi dilema antara menjaga kedaulatan dan memenuhi kewajiban moral kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi selective policy dalam hukum keimigrasian Indonesia terhadap migran ilegal jalur laut, baik dari perspektif hukum nasional maupun hukum internasional. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selective policy ditegaskan dalam UU Keimigrasian sebagai prinsip kedaulatan negara untuk hanya menerima orang asing yang memberikan manfaat dan menolak yang berpotensi menimbulkan ancaman. Namun, dalam praktiknya, penerapan kebijakan ini sering menghadapi tekanan internasional, khususnya ketika berhadapan dengan pengungsi Rohingya yang membutuhkan perlindungan darurat. Keterbatasan regulasi nasional terkait status pengungsi membuat Indonesia bergantung pada kerja sama dengan UNHCR dan IOM dalam penanganannya. Di sisi lain, selective policy efektif sebagai instrumen administratif untuk mencegah migrasi ilegal, tetapi menimbulkan potensi pelanggaran prinsip non-refoulement yang telah menjadi norma hukum kebiasaan internasional. Kondisi ini memperlihatkan adanya ketegangan antara kepentingan kedaulatan negara dan pemenuhan kewajiban kemanusiaan global. Oleh karena itu, selective policy perlu diharmonisasikan dengan instrumen perlindungan hak asasi manusia internasional agar tetap relevan dan sejalan dengan komitmen Indonesia di tingkat global.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 12 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 10 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 9 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 4 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 3 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 4 (2020): (SI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 2 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 1 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 4, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 3, No 1 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 1 (2016): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial More Issue