NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Articles
3,927 Documents
ANALISIS SPASIAL KERENTANAN DISTRIK JAYAPURA SELATAN TERHADAP BENCANA TSUNAMI DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Braiyan Wemben;
Ardhya Nareswari
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i6.2021.1854-1865
Indonesia terletak di daerah tektonik aktif sehingga sering terjadi gempa bumi yang dapat menyebabkan tsunami. Salah satu daerah rawan tsunami di Papua adalah daerah pesisir di Kota Jayapura. Tindakan mitigasi bencana tsunami salah satunya adalah dengan membuat peta tingkat kerentanan wilayah terhadap bencana tsunami. Pada artiket ini akan memaparkan tingkat kerentanan lingkungan terhadap bencana tsunami di Distrik Jayapura Selatan, melalui aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan survey lapangan yang akan diketahui faktor penyebab tingginya nilai kerentanan. Analisa spasial kerentanan wilayah terhadap bencana tsunami dilakukan dengan overlay parameter kerentanan wilayah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG).Parameter yang digunakan dalam menganalisis kerentanan tsunami adalah elevasi daratan, kemiringan lahan, penggunaan lahan, jarak dari garis pantai dan jarak dari sungai. Distrik Jayapura Selatan menunjukkan bahwa nilai atau kategori kerentanan lingkungan terhadap bencana tsunami di wilayah Distrik Jayapura Selatan didominasi oleh tingkat kerentanan 4,98% Sangat Tinggi, 12,65% Tinggi, 30,02% Sedang, Rendah 48,61% dan 3,74% Sangat Rendah. Dengan kondisi kerentanan lingkungan tersebut maka wilayah Distrik Jayapura Selatan dikategorikan sebagai daerah yang rentan terhadap bencana tsunami.
PENGELOLAAN KETERAMPILAN KERAJINAN TANGAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN
Mario Partogi Panjaitan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i5.2021.1292-1301
Selama menjalani masa tahanan, narapidana menerima sejumlah program pembinaan berbasis keterampilan. Pembinaan tersebut bertujuan untuk memberikan bekal kepada narapidana saat mereka bebas dari masa tahanan, mereka dapat memiliki keterampilan di bidang khusus. Salah satu program keterampilan yang sering diberikan kepada narapidana adalah keterampilan dalam bidang kerajinan tangan. Dalam artikel ini dibahas mengenai pengelolaan keterampilan kerajinan yang diberikan kepada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan. Digunakan metode deskriptif dalam artikel ini dengan pendekatan kualitatif. Selain itu, wawancara, observasi, serta metode dokumentasi juga dilaksanakan untuk mendapatkan hasil yang valid. Pengelolaan keterampilan kerajinan tangan di Lapas yang diberikan kepada narapidana harus memperhatikan sejumlah aspek, terutama minat dari narapidana serta kinerja petugas Lapas.
PERANAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DALAM KEBERHASILAN PENGAWASAN KLIEN PEMBEBASAN BERSYARAT (Studi Kasus Bapas Klas II Lahat)
Novaldi Eka Saputra;
Padmono Wibowo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i6.2021.1562-1568
Balai Pemasyarakatan merupakan tempat untuk melaksanakan bimbingan Klien Pemasyarakatan yang dimana mempunyai tugas dan fungsi menyelenggarakan pembimbingan klien pemasyarakatan di daerah. Pembimbing Kemasyarakatan juga memiliki tugas melaksanakan bimbingan kemasyarakatan dan bimbingan kerja bagi Klien Pemasyarakatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu dengan melakukan observasi lapangan dan didukung dengan studi literatur tambahan sebagai teknik pengumpulan data. Maka bagi Klien Bapas yang akan mengajukan atau menjalani Pembebasan Bersyarat untuk mendapatkan haknya setelah menjalani hukuman penjara dengan jangka waktu tertentu perlu dilakukan pengawasan guna memastikan ridak ada pelanggaran yang terjadi sesuai dalam kontrak bimbingan yang telah disepakati oleh klien dan pembimbing kemasyarakatan sebagai pejabat penegak hukum yang bertugas melakukan pengawasan langsung terhadap Klien. Namun dalam pelaksanaannya, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) masih terdapat beberapa kendala yang dialami terkait latar belakang dan kompetensi petugas, luasnya cakupan pengalaman lapangan, tekanan dalam pekerjaan, serta koordinasi antara pembimbing kemasyarakatan dengan aparat penegak hukum lainnya. Selain itu masyarakat juga ikut terlibat demi mendukung keberhasilan dalam mencapai tujuan program dari Pembebasan Bersyarat (PB) yang dilaksanakan di masyarakat. Maka diperlukan analisis kebutuhan bagi PK Bapas guna meningkatkan efektivitas dan profesionalisme petugas.
OPTIMALISASI KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS NASIONAL DALAM PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL DI MASA PANDEMI COVID-19 UNTUK TERWUJUDNYA INDONESIA TANGGUH
Muhammad Kristian Widiantoro;
Etwin Ramadhan;
Roni Saputra
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v9i1.2022.208-212
Kepemimpinan demokratis merupakan salah satu indicator penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca pandemic Covid-19. Gaya pemimpin yang demokratis mampu mengoptimalkan kebijakan penanganan Covid-19 agar lebih cepat dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan demokratis sebagai sumbangsih pemikiran untuk pemimpin nasional dalam rangka untuk akselerasi pemulihan ekonomi nasional. Metode kualitatif dipilih pada penelitian ini dengan mengumpulkan data melalui literatur komprehensif dan Forum Group Discussion. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa saat ini kepemimpinan demokratis belum berjalan secara optimal karena masih terjadi seperti program antar Lembaga yang kontraproduktif, desentralisasi kebijkaan yang kurang tepat, hingga pengawasan tidak efisien sehingga akan timbul celah koruptif. Sehingga optimalisasi kepemimpinan demokratis yang perlu dicapai adalah dengan gaya kepemimpinan partisipatif yang juga mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat, integrasi antar Lembaga, dan pendelegasian wewenang dan tanggung jawab sesuai bidang.
AGAMA SEBAGAI MEDIA DRAMATURGI NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB CIAMIS
Agung Ginanjar;
Ali Muhammad;
Herry Fernandes Butar Butar Fernandes Butar Butar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i7.2021.1930-1945
Lembaga Pemasyarakatan atau yang disingkat LAPAS memiliki fungsi sebagai tempat untuk melakukan pembinaan kepada Narapidana. Dalam pelaksanaan pembinaan tersebut diterapkan berbagai peraturan yang bermuara kepada tujuan pemasyarakatan yaitu reintegrasi sosial yaitu kondisi pulihnya hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan. Di balik ketatnya peraturan yang diterapkan, ada sebagian narapidana yang masih belum merasakan manfaat dari tujuan pemasyarakatan ke dalam hatinya. Hal ini lah yang menjadi pilihan mereka untuk bermain peran agar terlihat sudah mengalami perubahan yang signifikan demi tercapainya tujuan mereka sendiri yaitu segera bebas. Istilah ini dikenal dengan Dramaturgi. Untuk mengupas permasalahan ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan didukung teknik wawancara dan observasi narapidana di Lembaga Pemasyarakatan IIB Ciamis. Hasil penelitian menunjukan adanya praktek dramaturgi pada tiga kondisi yang berbeda yaitu pada saat interview, di tempat ibadah dan di dalam kamar atau sel. Penelitian ini dapat menjadi acuan bagi petugas Lembaga Pemasyarakatan agar lebih memberikan pengawasan dalam pembinaan dan pembimbingan Narapidana selama menjalani hukuman hilang kemerdekaan agar tidak hanya melihat dari perubahan penampilan tetapi dari kehidupan keseharian. Sehingga dapat meminimalisir pengulangan tindak pidana setelah kembali ke masyarakat.
EFFECT OF LEADERSHIP, ORGANIZATIONAL CLIMATE AND WORK MOTIVATION ON EMPLOYEE PERFORMANCE (Case Study in the Household Subdivision of the Secretariat of the Directorate General of Defense Forces of the Indonesian Ministry of Defense)
Ciswiatni Ciswiatni;
Maya Puspita Dewi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v9i1.2022.198-207
This study aims to determine and analyze the influence of leadership on employee performance, to determine and analyze the influence of organizational climate on employee performance, to identify and analyze employee work motivation on employee performance, to identify and analyze the influence of leadership, organizational climate, and work motivation simultaneously. on the performance of employees in the Household Subdivision of the Secretariat General of Defense Forces of the Ministry of Defense of the Republic of Indonesia. The research method used is a quantitative method with a descriptive approach. As for the population in this study are all employees in the Household Subdivision, amounting to 43 people. The data needed is primary data for the basis of analysis, while the data collection technique is a questionnaire. The results showed that leadership, organizational climate and work motivation have an effect on employee performance in the Household Subdivision of the Secretariat General of Defense Forces of the Ministry of Defense of the Republic of Indonesia
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK BUDI PEKERTI ANAK DI LINGKUNGAN MASYARAKAT SEKITAR LOKALISASI SLARANG
Ika Juniarti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i7.2021.2295-2309
Orang tua adalah orang pertama yang sangat besar peranannya dalam membina kehidupan anak. Komponen keluarga sangat penting mengingat di dalamnya terdapat orang tua sebagai pemimpin yang memiliki otoritas dan bertanggung jawab terhadap pembinaan pribadi anak-anaknya. Segala bentuk otoritas itu diterapkan kepada anak dalam upaya membentuk kepribadian anak yang sesuai dengan acuan nilai agama dan norma yang ada di masyarakat. Semua perilaku anak di bawah kendali orang tua, dan setiap sikap anak selalu menjadi bahan tinjauan setiap orang tua. Oleh sebab itu orang tua harus lebih memperhatikan pola asuh yang diberikan kepada anak untuk membentuk budi pekerti anak, sehinga ketika anak nanti tumbuh dewasa ia akan tumbuh menjadi anak yang berbudi luhur. Selanjutnya, keterkaitan peran orang tua dalam membentuk budi pekerti anak di maksudkan sebagai upaya orang tua dalam meletakan dasar-dasar nilai budi pekerti. Keluarga memiliki peran sebagai media sosialisasi pertama bagi anak. Peran inilah yang membuat orang tua memiliki tanggung jawab terhadap perkembangan fisik dan mental seorang anak. Melihat hal tersebut maka penulis mengadakan penelitian secara lebih mendalam mengenai pola asuh orang tua dalam membentuk budi pekerti anak di lingkungan masyarakat lokalisasi Slarang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe pola asuh yang dilakukan orang tua dalam membentuk budi pekerti anak serta peranan orang tua dalam membentuk budi pekerti anak di lingkungan masyarkat lokalisasi Slarang. Jenis penelitian ini kualitatif lapangan yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggungakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi untuk memudahkan penganalisaan data, lalu diinterprestasikan dengan cara berfikir induktif, yaitu berdasarkan pengetahuan khusus kemudian diambil suatu pemecahan yang bersifat umum sehingga menghasilkan kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan dan dipahami bahwa tipe pola asuh orang tua dalam membentuk budi pekerti anak di lingkungan lokalisasi Slarang bervariasi, yaitu pola asuh Authoritarian (otoriter), Authoritatif (otoritatif), dan permisif. Kemudian peranan orang tua dalam membentuk budi pekerti anak belum semuannya dilakukan dengan baik. Hal tersebut karena masih ada orang tua dalam menanamkan nilai budi pekerti dengan di biarkan saja karena anak susah diatur, kemudian memberikan hukuman pkisis dan fisik ke anak yang bisa berdampak buruk bagi si anak ketika dewasa.
PELAKSANAAN PENERBITAN PERFORMANCE BOND OLEH PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH LAMPUNG
Zulfi Diane Zaini;
Anisa Hariyanti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i8.2021.2768-2773
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui, memahami dan menganalisis prosedur penerbitan Performance Bond oleh PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung serta menganalisis cara penyelesaian PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung jika terjadi wanprestasi dari pihak debitur. Metode penelitian menggunakan penelitian yuridis normatif dan empiris. Performance Bond atau Jaminan Pelaksanaan adalah salah satu bank garansi yang diterbitkan oleh bank atas permintaan principal dan Bank akan membayarkan sejumlah uang kepada Bouwheer (Pemilik proyek) sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian ini. Jika pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh klien (Kontraktor) dari segi kualitas dan kuantitas tidak sesuai dengan kontrak antara klien (Kontraktor) dan Bouwheer (Pemilik Proyek) maka bank akan menerbitkan Performance Bond. Permasalahan penelitian bagaimana prosedur penerbitan Performance Bond oleh PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung serta bagaimana cara penyelesaian PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung jika terjadi wanprestasi dari pihak debitur. Hasil penelitian tersebut adalah menujukkan Prosedur pelaksanaan Performance Bond adalah debitur atau Principal mengajukan permohonan dan melengkapi beberapa berkas persyaratan dan terlebih dahulu diadakan perjanjian. Setelah itu petugas bank melakukan site visit atau peninjauan lokasi proyek. Setelah itu proses analisi dan proses persetujuan Performance Bond, proses analisi merupakan proses memahami seluruh berkas informasi yang telah diserahkan oleh debitur serta hasil peninjauan lokasi proyek. Dari hasil inilah dapat disimpulkan dapat disetujui atau tidaknya permohonan Performance Bond tersebut. Jika dari hasil analisi disetujui, selanjutnya PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung akan menerbitkan Performance Bond di Kantor Cabang. Serta, jika terjadi wanprestasi oleh pihak debitur maka bank akan melakukan klaim bank garansi. Pemberian Performance Bond dalam perjanjian ini juga bersifat sebagai jaminan tambahan atau accessoir, yang maksudnya adalah perjanjian ini bertindak sebagai penanggung atau memberikan jaminan terhadap perjanjian pokok atas suatu pekerjaan yang dilakukan oleh pihak debitur apabila ia melakukan wanprestasi.
MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN DENGAN EFEKTIVITAS PELATIHAN
Dibyantoro Dibyantoro
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v8i5.2021.1003-1012
Background: Semakin tingginya tingkat persaingan dalam sektor industri makanan dan minuman perlu untuk direspon dengan baik oleh perusahaan agar tetap dapat bertahan dalam persaingan dengan melakukan strategi internal berupa meningkatkan kinerja karyawan. Pelatihan diketemukan merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kinerja karyawan.Purpose: Tujuan utama penelitian ini untuk membangun model penelitian dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan dengan melibatkan motivasi kerja sebagai variabel intervening pengaruh efektivitas pelatihan terhadap kinerja karyawan.Design/methodology/approach: Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan perusahaan yang bergerak dalam sektor manufacture pembuatan bahan baku kaleng untuk makanan dan minuman dengan 276 orang karyawan, karakteristik populasi adalah karyawan tetap dan sudah melalui dua tahun masa kerja. Sampel yang diambil 127 orang karyawan dengan menggunakan metode purposive random sampling. Model Structural Equation Modeling (SEM) dipergunakan untuk menguji signifikansi statistik koefisien jalur terhadap tiga (3) hipotesis yang telah ditetapkan sebelumnya.Findings: Temuan hasil penelitian menjelaskan bahwa efektivitas pelatihan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Motivasi kerja mempunyai pengaruh positif dan signifkan terhadap kinerja karyawan. Efektivitas pelatihan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN DAN MANAJEMEN HUBUNGAN PELANGGAN TERHADAP NASABAH KUPEDES DALAM USAHA MENCEGAH KREDIT MACET PADA PT. BANK BRI UNIT KESAMBEN CABANG JOMBANG
Brilliantama Aulia Hakim Prasetyo;
Amelindha Vania
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v9i2.2022.921-928
Pada umumnya pengusaha dalam golongan sangat memerlukan bantuan keuangan dengan cara kredit untuk mengembangkan usahanya. Usaha yang bangkrut, turunnya minat konsumen akan produk yang ditawarkan, dan kondisi keuangan yang tidak memadai. Antusias dari masyarakat khususnya yang berada di daerah Kesamben Jombang dengan membuat jumlah debitur Kupedes meningkat, hal ini juga memungkinkan terjadinya kredit macet di waktu yang akan datang. Sehingga diperlukannya komunikasi dan pendekatan yang baik terhadap nasabah untuk meminimalisir terjadinya kredit macet. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari komunikasi dan hubungan pelanggan yang dilakukan oleh Bank BRI Unit Kesamben Jombang dalam meminimalisir terjadinya kredit macet. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan 100 sampel nasabah Kupedes aktif dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kuisioner.