cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 452 Documents
NILAI-NILAI TARIAN TRADISIONAL PERSPEKTIF KOMUNIKASI ISLAM Syahrul Abidin
Journal Analytica Islamica Vol 7, No 1 (2018): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.413 KB)

Abstract

Abstrak: Tulisan ini untuk mengetahui bagimana nilai-nilai tarian tradisional perspektif komunikasiIslam yang terkandung dalam syair-syair (verbal) dan gerakan-gerakan (nonverbal). Tulisan ini memilikimakna konvensi tarian yang diiringi musik dan diikuti gerakan-gerakan seirama yang dilakukan dilokasi serta waktu tertentu.Kata Kunci: Nilai-nilai Komunikasi Islam, Tarian Tradisional.
FAHAM TAKFIRI MENURUT ULAMA SUNNI INDONESIA PASCA KELESUAN ISIS DI SURIAH (Aspek-aspek Pengkafiran dan Militansi Perjuangan) Pagar, Saiful Akhyar Lubis
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.79 KB)

Abstract

kekalahan telak ISIS di Suriah (2015) memaksa mereka memperluas pengaruhnya ke berbagainegara, termasuk Asean dan Indonesia sebagai daerah yang ditandai warna coklat sangat muda (akanmenjadi target operasi selanjutnya). Pada negara-negara mayoritas muslim, digunakan strategi takfiri.Artinya, pelaku masiat adalah kafir, termasuk penguasa yang tidak menerapkan syari‘at Islam sebagaidasar Negara, sementara, pejuang-pejuang mereka disebut sebagai pasukan jihad. Ekspansi merekake Indonesia, akan menjadi sangat menarik, karena Indonesia berpenduduk mayoritas muslim, panatis,tapi dihuni oleh Ulama Sunni yang anti terhadap faham takfiri versi ISIS. Tulisan terdahulu, di antaranya;Muhammed Yunis, “Politik Pengkafiran dan Petaka Kaum Beriman” (Buku), hanya membahas “kafir”dalam tataran teoretik dan hubungannya dengan konsep iman, kemudian dipergunakan oleh politisiuntuk menjatuhkan lawannya, dan lain-lain. Kajian masuknya faham takfiri ke Indonesia dan kaitannyadengan respon Ulama Sunni sebagai pembawa Islam kedamaian, menjadikan kajian ini memiliki nilaikebaruan orisinil. Masalah utama dalam penelitian ini adalah, bagaimana respon Ulama Sunni Indonesiaterhadap paham takfiri pasca kelesuan ISIS di Suriah yang berkembang akhir-akhir ini dalamkaitannya dengan aspek-aspek pengkafiran dan militansi perjuangan? Teori yang dipergunakan untukmembedah tulisan ini adalah teori; Islam rahmatan lil‘alamin”, “Kekafiran”, dan “Penghalalan Darah”.Penelitian menemukan bahwa pasca kelesuan ISIS di Suriah, Faham takfiri telah dibawa masuk secaramassif ke Indonesia, termasuk central pengkajian dan kegiatan ulama Suni, seperti; Ormas Islam,pesantren, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pembawa faham takfiri tidak mampu menembus brikadepertahaman Ulama Sunni, kecuali sedikit sekali dari kelompok awam. Diperkirakan, faham takfiritidak akan bisa berkembang di Indonesia sampai puluhan tahun ke depan, karena bangsa Indonesiatelah nyaman dengan karakter faham sunni yang dianut selama ini, sejak berabad-abad yang silam.1Kata kunci: Takfiri, Dosa Besar, Islam Rahmatan Lil‘alamin.
IMPLEMENTASI BIMBIMGAN DAN KONSELING ISLAMI PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS AL-WASHLIYAH DI KOTA MEDAN Mohammad Nurdin Amin, Saiful Akhyar Lubis, Lahmuddin Lubis
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 1 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.824 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis layanan bimbingan dan konseling Islami, metodedan teknik bimbingan dan konseling Islami, kendala yang dihadapi oleh konselor dalam mengimplementasikanbimbingan dan konseling Islami, dan upaya apa saja yang dilakukan oleh konselor mengatasi kendalamengimplementasikan bimbingan dan konseling Islami di SMA Al-Washliyah Kota Medan. Teknik pengumpulandata yang digunakan yaitu wawancara, observasi, studi dokumentasi. Jenis penelitian ini yaitu penelitiankualitatif dengan menggunakan pengolahan data terdiri dari reduksi data, display data/penyajian data, danpemeriksanaan kesimpulan. Hasil penelitian dikemukakan bahwa Program layanan bimbingan dan konselingdi sekolah secara umum terdiri dari berbagai bentuk layanan. Pelaksanaan layanan bimbingan dan konselingdi SMA Al-Washliyah Kota Medan terdiri dari bentuk layanan orientasi, layanan informasi, layanan penempatandan penyaluran, layanan bimbingan belajar atau pembelajaran, layanan bimbingan karier, layanan konselingperorangan, layanan bimbingan kelompok, layanan konseling kelompok, layanan konsultasi, dan layananmediasi. Pelaksanaan bimbingan dan konseling Islami kepada siswa di SMA Al-Washliyah Kota Medanterdiri dari metode individual dan kelompok. Metode kelompok dengan menggunakan teknikhome roomprogram, karyawisata, diskusi kelompok, kerja kelompok, psikodrama, sosiodrama, danremedial teaching.Metode individual dengan menggunakan teknik directive counseling, non directive counseling dan electivecounseling. Kendala dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling Islam dapat yaitu keterbatasan jumlahguru bimbingan dan konseling dibandingkan dengan jumlah siswa yang ada, masih kurangnya guru pembimbingyang memiliki latar belakang pendidikan bidang bimbingan dan konseling, dan keterbatasan sarana fasilitasyang mendukung kelancaraan penyelenggaraan bimbingan dan konseling Islami. Upaya dalam mengatasinyadapat dikemukakan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling Islam yaitu usaha dari guru untukmengikuti pelatihan-pelatihan guru pada bidang bimbinan dan kosneling sekolah, berupaya untuk memenuhisarana fasilitas yang di butuhkan sehingga dapat membantu untuk mudahnya penyelenggaraan bimbingandan konseling Islami di SMA Al-Washliyah Kota Medan.Kata Kunci : Implementasi Bimbingan dan Konseling Islami
PENGARUH PEMAHAMAN MODEL ACTIVE LEARNING, SIKAP PROFESI GURU, DAN KEMAMPUAN MERANCANG PEMBELAJARAN, TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI (MTsN) KOTA MEDAN Farida Jaya, Saiful Akhyar Lubis, Fachruddin Azmi
Journal Analytica Islamica Vol 7, No 2 (2018): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.761 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengenai 1) Signifikansi pengaruh pemahaman guru mengenai modelactive learning terhadap efektivitas pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Medan.2) Signifikansi pengaruh kemampuan guru merancang pembelajaran terhadap efektivitas pembelajarandi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Medan. 3) Signifikansi pengaruh sikap profesi guruterhadapefektivitas pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) se Kota Medan. 4) Signifikansi pengaruhpemahaman model active learning, kemampuan merancang pembelajaran dan sikap profesi guru secarabersama-sama terhadap efektivitas pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Medan.
DINAMIKA PEMBELAJARAN KITAB KUNING DI MADRASAH MUALLIMIN UNIVA MEDAN Fathur Rahman Anshari, Al-Rasydin, Syamsu Nahar
Journal Analytica Islamica Vol 7, No 1 (2018): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.875 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana dinamika pembelajaran kitab kuning diMadrasah Muallimin Univa Medan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, makasumber data penelitian ada dua yaitu sumber data primer yaitu dokumen-dokumen Madrasah Mualliminyang berkaitan dengan pembelajaran kitab kuning selain itu juga pimpinan Madrasah, guru pengajar kitabkuning Madrasah Muallimin, serta sumber primer yang mendukung penelitian. Hasil penelitian ini dapatditarik kesimpulan bahwa: kurikulum pembelajaran kitab kuning mengalami perubahan-perubahan danterdapat dua kurikulum yang digunakan sekarang di Madrasah Muallimin, pendidik dalam pembelajarankitab kuning latar belakang pendidikan di awal pendirian Madrasah Muallimin semunya tidak ada yangtamatan Timur Tengah namun sekarang terdapat guru yang tamatan dari Timur Tengah, dan awalnya tidakada guru perempuan namun sekarang sudah ada guru perempuan, peserta didik dalam pembelajaran kitabkuning mengalami perubahan dari segi kemampuan yang dipengaruhi oleh latar belakang sekolah siswasiswi,juga adanya perkembangan teknologi mempengaruhi sikap siswa-siswi dan minat belajar siswa-siswiberkurang terhadap pembelajaran kitab kuning, metode pembelajaran kitab kuning tidak ada perubahansignifikan, hanya saja pengembangan metode pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran.Adanya kebijakan pemerintah juga mempengaruhi pembelajaran kitab kuning yaitu dari kurikulum yangdigunakan di Madrasah Muallimin ada dua, kurikulum Al Washliyah yang mempelajari kitab kuning dankurikulum Kementerian Agama.Kata Kunci: Dinamika, Pembelajaran dan Kitab Kuning
PENDIDIKAN AGAMA DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL Khoirul Anwar
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.37 KB)

Abstract

Abstrak: kenyataan bahwa masyarakat Indonesia yang multikultural dihadapkan pada kebutuhanyang mendesak untuk merekonstruksi kembali “kebudayaan nasional Indonesia” yang diharapkandapat menjadi “integrating force” yang mampu mengikat keragaman menjadi sebuah kesatuanyang kokoh. Masyarakat yang multikultural-multireligius, persoalan sosial keagamaan memangbukan persoalan yang sederhana.Kompleksitas hubungan sosial antarumat beragama ini dirasakanoleh seluruh elemen dalam masyarakat. Di antara idealitas keagamaan Islam sebagaimana tertulisdalam al-Qur’an adalah untuk saling mengenal dan menghormati berbagai budaya, ras, dan agamasebagai suatu realitas kemanusiaan. Akan tetapi pada saat yang sama peta dunia diwarnai konflikakibat SARA. Kesenjangan antara idealitas dan realitas itulah yang perlu dijembatani denganmemberikan pemahaman multikultural dalam proses pendidikan keislaman. Islam dapat menjadipijakan bagi pendidikan multikultural tersebut.Konflik sosial yang mewarnai pasang surutnya persatuanIndonesia harus menjadi perhatian dan perlu diwaspadai oleh kemampuan manajemen politikbangsa agar tidak berkembang menjadi kekuatan yang memecah belah persatuan Indonesia. Salahsatu cara strategis adalah pendidikan multikultural yang dilakukan secara aktual, cerdas, danjujur. Pendidikan apapun bentuknya, tidak boleh kehilangan dimensi multikulturalnya, karena realitasdalam kehidupan pada hakikatnya bersifat multidimensional, dalam ajaran Islam juga banyakdijelaskan tentang multikulturalisme dan bagaimana kehidupan dan sikap multikultural pada masaNabi dan sahabat..Demikian juga halnya manusia sendiri pada hakikatnya adalah sebagai makhlukyang multidimensional. Karena itu untuk mengatasi problem kemanusiaan yang ada, tidak bisalain kecuali dengan menggunakan pendekatan yang multidimensional. Dan, di dalamnya adalahpendidikan multikultural.Kata Kunci : Pendidikan, Agama, Multikultural
PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL SANTRI DI PESANTREN MODERN UNGGULAN TERPADU DARUL MURSYID KABUPATEN TAPANULI SELATAN Khairuddin Lubis, Saiful Akhyar Lubis, Lahmuddin Lubis
Journal Analytica Islamica Vol 7, No 2 (2018): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.291 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan empat hal: 1). Strategi Pembinaan MentalSpiritual Santri di Pesantren Modern Unggulan, Terpadu Darul Mursyid Kabupaten TapanuliSelatan, 2). Model Pembinaan Mental Spiritual Santri di Pesantren Modern Unggulan, TerpaduDarul Mursyid Kabupaten Tapanuli Selatan, 3). Faktor pendukung dan Hambatan PembinaanMental Spiritual Santri di Pesantren Modern Unggulan, Terpadu Darul Mursyid Kabupaten TapanuliSelatan, 4). Implikasi Pembinaan Mental Spiritual Santri di Pesantren Modern Unggulan, TerpaduDarul Mursyid Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.Temuan dalam peneltian ini yaitu: (1) Strategi pembinaan mental spiritual santri di pesantrenDarul Mursyid dilakukan dengan dua hal yaitu dengan pembentukanhand book yang yang dijadikanintrumen pembinaan mental spiritual santri dan dengan strategi pembentukan divisi-divisi. (2)Model pembinaan mental spiritual santri di pesantren Darul Mursyid ditempuh dengan dua modelyaitu: a). Model program seperti Program Shalat Berjamaah, Wajib Shalat Sunnah, PembiasaanPuasa Sunnah, Pembiasaan Baca Alquran, Hafal Alquran dan Doa, Melanggengkan Wudhu’,Pengajian Rutin/Kultum, Muhadharah, Pembiasaan Berbusana Muslim, Gerakan Infaq Jumat,Pembiasaan Berqurban, Penanaman Kesadaran Berzakat, dan b). Model hukuman yang terdiridari hukuman dengan menghafal ayat-ayat dan doa dan hukuman dengan meminta maaf kepadaseluruh pimpinan pesantren. (3) Faktor Pendukung upaya pembinaan mental spiritual santri diPesantren Darul Mursyid terdiri dari; (a) Lingkungan Pesantren, (b) Kesungguhan Pengasuh, (c)Dukungan Yayasan, dan (d) Faktor Orang Tua Santri. Sementara itu beberapa faktor penghambatpembinaan mental spiritual santri di Pesantren Darul Mursyid, yaitu: (a) Faktor Kesiapan MentalSantri, (b) Kurangnya Dukungan Orang Tua, (c) Sebagian Ustadz/ustadzah Lulus Pegawai NegeriSipil (PNS), (d) Pergantian Pengasuh, (e) Keterbatasan Pengasuh, (f) Kurangnya KeteladananGuru/Ustaz, dan (g) Kurangnya Dukungan Masyarakat. (4) Pembinaan mental spiritual di pesantrenDarul Mursyid telah berimplikasi pada beberapa hal: (a)Tertanamnya Mental Juara/PemenangPada Diri Santri, (b) Menimbulkan Sikap Fleksibel, (c) Munculnya Tingkat Kesadaran Diri (selfawareness)yang Tinggi pada diri santri, (d) Kapasitas Diri dalam Menghadapi dan MemanfaatkanMasalah/Penderitaan (Suffering), (e) Semakin Kuatnya Kemampuan Menghadapi Rasa Takutpada diri santri, (f) Kualitas Hidup yang Terinspirasi dengan Nilai di Kalangan Santri, (g) TerpupuknyaRasa Persaudaraan dan Kepedulian Sosial pada diri santri.Kata Kuci: Kesehatan Mental, Santri dan Pendidikan
TEORI KOMUNIKASI ORGANISASI (Kerangka, Pendekatan, dan Perspektif Teori) Zuhriah, Zuhriah
Journal Analytica Islamica Vol 7, No 1 (2018): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.956 KB)

Abstract

Abtrak: Komunikasi Organisasi akan terjadi selama ada kesamaan makna mengenai apa yang menjadibahan perbincangan. Ilmu komunikasi, seperti juga antropologi atau sosiologi, adalah disiplin ilmudeskriptif. Dalam sejarah pertumbuhannya, ilmu komunikasi berawal sejak retorika terlahir sebagaipengetahuan dan seni berbicara secara lisan, tatap muka dalam konteks publik.
FIKIH KOMPREHENSIF: SEBUAH PENDEKATAN DALAM STUDI ISLAM Zaleha, Zaleha
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 2 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.519 KB)

Abstract

Abstract: The study of Islamic law has always moved dynamically following the times, this is whatled to the study of Islamic law to be an interesting phenomenon for Muslim academics. In a moretechnical level Islamic law is identified with fiqh which also grows in conjunction with the growth ofIslamic religion. The law is formed from the laws of the Koran, from the various laws that come out ofthe prophet. As a fatwa against a case, or an award against disputes, or an answer to a question. Thecomplication of the Fiqh laws in the first period is formed from the laws of God and its Apostles, andthe source is the Koran and the Sunnah. Using the study’s approach to the library of the followingdescriptions will explain in detail the comprehensive jurisprudence as an approach to Islamic studies.Keywords: Jurisprudence, Comprehensive, Islamic studiesDAFTAR PUSTAKAAl- Darimi, Imam. Sunan al-Darimi, Juz II. Beirut: Dar al-Fikr, t. th.Ardiansyah, Pengaruh Mazhab Hanbali dan Pemikiran Ibnu Taimiyah dalam Paham Salafi, JurnalAnalytica Islamica, Vol. 2, No. 2 Juli Desember 2013.Al-Jauziyah Ibn Qayyim.,I’lamul Muwaqi’in an Rabbil ‘Alamin, Juz I.Dar al-Jail, t. th.Amin, Ahnad. Fajr al- Islam. Beirut: Dar al-Kitab al-Arobi, 1969.Amin, Ahmad. Duha Islam, al-Qahairah: Lajnah al-Ta’lif wa al-Tarjamah, 1952.Al-Qardlawy, Yusuf.Ijtihad Dalam Syari’at Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1987.AR, Hasbi, Perbandingan Mazhab. Medan: Naspar Djaja, 1985.Ash Shiddieqy, M. Hasbi.Pengantar Hukum Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1967._______________. Pengantar Hukum Islam. Jakarta : Bulan Bintang, 1957._______________. Sejarah dan Pengantar Ilmu Al Qur’an / Tafsir. Jakarta: Bulan Bintang, 1954.Aziz Dahlan, Abdul. Ensiklopedi Hukum Islam. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1997.Bangun, Ahmad.Ringkasan Hukum Islam. Medan: Zai Grafika Publishing, 2010.Chalil Munawar.Biografi Empat Serangkai Imam Mazhab. Jakarta: Bulan Bintang, 1990.Exposito, Jhaon L.Ensiklopedi Oxford. Bandung: Mizan, 2002.Khallaf, Abdul Wahhab.Ilmu Ushul fiqh . Semarang: Dina Utama. 1994.Ma’luf, Luis.Al-Munjid fil Al-Lughah AL-‘Alam, Beirut: Daar Masyriq, 1986.Napitupulu, Dedi Sahputra. “Nilai-Nilai Pendidikan Pada Kisah Nabi Adam AS.” TADRIS: JurnalPendidikan Islam 12.2 (2017): 243-256.Supriyadi, Dedi.Sejarah Hukum Islam. Bandung: Pustaka Setia, 2006.Syafe’i, Rachmat. Ilmu Ushul Fiqh. Bandung: Pustaka setia, 2007.Syaltut, Mahmud.Islam Aqidah dan Syari’ah. Jakarta: Pustaka Amani Press, 1986.Syarifuddin, Amir.Ushul Fiqih. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1977.Yahya, Mukhtar, fatcurrahman.Dasar-dasar Pembinaan Hukum Fiqih Islami, Bandung: Al Ma’rif, 1983.Yunus, mahmua, Mahmud. Kamus Arab Indonesia. Jakarta: Mahmud Yunus Wal Dzyrriyyah, 2010.Ramadhani, Muhammad Lutfie, Hasan Asari, Wahyuddin Nur Nasution, “Strategi Pe n d i d i k a nMuallim Al-Qurra danHuffaz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin NgrukiSurakarta Jawa Tengah, dalam Jurnal At-Tazakki, Vol. III, No. 1, Tahun 2019.Sayyid Qutb, Hadha al-Din, Agama Islam, U.S.A: I.I.F.S.O. Publication, United. tt.Sipahutar, Romat Efendi, Mardianto, Wahyuddin Nur Nasution, “Model Pembelajaran Alquran diMAN 2 Model Medan, dalam JurnalEdu Religia, Vol.III, No 1, Tahun 2019.Siregar, Syaiful Azhar. “Penerapan Metode Takrir dan Muraja’ah dalam Pembelajaran Alquran diSD Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah Medan”, dalam Jurnal Edu Religia, Vol.III, No. 2, Tahun 2019, h. 248.Zulkarnaen, Syamsu Nahar dan Zulheddi, “Nilai-Nilai Pendidikan dalam Al- Qur’an Perspektif Surah‘Abasa, dalam Jurnal At-Tazakki, Vol. II, No. 2, Tahun 2018.
MODEL INTEGRASI KEILMUAN PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI UNGGUL KABUPATEN ACEH TIMUR Muhaini, Muhaini
Journal Analytica Islamica Vol 8, No 1 (2019): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.777 KB)

Abstract

Abstract: The educational trend for modern society is based on science and technology to achievesuccess for the future, so the excellent schools to be a very appropriate choice, SMA Negeri UnggulKabupaten Aceh Timur is one of the excellent school. The school puts more emphasis on scientificdisciplines, the observable fact, and it can only be proved empirically. The unreal and unseen arerejected as scientific knowledge. This research aims to determine the background, model and the opportunitiesas well as challenges in the implementation of integration in SMAN Unggul Kabupaten Aceh Timur. It isa kind of qualitative research with a view to understanding the education system that runs in the school.Researcher himself became an instrument in this research. Data and information in the field becomethe main requirement in data processing.The study found that dialogical didactic was the model implementedat SMAN Unggul through the curriculum 13 approach, and the teachers were aware of the dichotomiesof the disciplines. They were able to integrate the science and the divinity into the sub-theme in theclassroom instruction. The curriculum 13 sets the main and basic competence that leads to the realizationof God, the Almighty and at the same time serves as the goal of national education. In addition, thestudy revealed the strong internalization of Islamic values in extra-curricular activities carried out throughthe traditional Islamic educational system (dayah), the commemoration of Islamic festivals, the archerysport and other activities. In short, the educational system at SMAN Unggul is a public school featuringIslamic school characteristics.Kata Kunci: Model, Integrasi dan Desain Sekolah Negeri Unggul