cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan
ISSN : 25810251     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
The Impact of Technology-Based Learning Media on the Critical Thinking Skills of 11th-Grade Students at MAN 2 Mojokerto Widiyaningsih, Puspa Mia; Syafi’i, Muhammad; Rofiqi, Muhammad Abdur
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 1 (2025): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i1.25767

Abstract

Critical thinking is a vital skill for students in the 21st century. The integration of technology into learning plays a crucial role in enhancing the effectiveness and quality of education by providing broader access to information, fostering interactive methods, and supporting the understanding of complex concepts. This study aims to examine the impact of using technology-based learning media on the critical thinking skills of 11th-grade students at MAN 2 Mojokerto. The research is a field study employing a quantitative approach, where data was collected through primary sources and analyzed using simple linear regression to measure how significantly the use of learning media influences students’ critical thinking abilities. The findings show that the use of technology-based learning media has a fairly strong impact, with an effectiveness rate of 76%. Meanwhile, students’ critical thinking skills at MAN 2 Mojokerto are also categorized as fairly good, with a score of 72.5%. In conclusion, the study indicates that technology-based learning media positively influence the critical thinking abilities of 11th-grade students at MAN 2 Mojokerto.
Pengutan Karakter Religius Melalui Strategi Pembelajaran Afektif di Sekolah Dasar Anbiya, Bakti Fatwa
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 2 (2025): April -Juni
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i2.17607

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan paktik pengutan karater religius di Sekolah Dasar Negeri 2 karanggintung. Pendekatan dalam penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftif analisis. Lokasi penelitan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kanggintung 2, teknik pengumpulan data mengunakan teknik wawancara dengan mewawancarai pihak - pihak yang terlibat langsung dalam kegiatan pengutan karakter religius di Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung, selain wawancara pengumpulan data dilakukan dengan observasi terhadap kegiatan penguatan karakter religius serta dilengkapi studi dokumentasi sebagi bahan pendukung hasil wawancara dan observasi. Adapaun hasil penelitian menyatakan bahwa pengutan karakter religius yang dilaksanakan Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung melaui strategi pembelajaran afektif yakni pertama model konsiderasi dalam muatan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. kedua pola pelakonan/keteladan dalam budaya sekolah yang teraktulisasi dalam kegiatan dalam bentuk kegitan terserbut berimplikasi pada upaya perubahan prilaku dengan pengutan karater religius pada peserta didik.
Implikasi Pola Asuh Anak dalam Keluarga Mualaf Terhadap Praktek Ibadah di Yayasan Mualaf Center Salihin, Saleh
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 2 (2025): April -Juni
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i2.15856

Abstract

artikel ini bertujuan untuk 1) mengetahui pola asuh apa saja yang diterapkan dalam keluarga mualaf dalam pembinaan praktek ibadah pada anak di Yayasan Mualaf Center Kota Subulussalam. 2) apa saja kendala keluarga mualaf dalam pembinaan praktek ibadah anak di Yayasan Mualaf Center Kota Subulussalam Penelitian ini menggunakan field research dengan pendekatan kualitatif instrument yang digunakan wawancara dan dokumentasiMuallaf Yayasan Mualaf Center Kota Subulussalam sudah melakukan kajian rutin dalam membentengi Aqidah dan memperdalam ilmu agama berjalan setiap dua kali seminggu, dimana pada proses ini orang tua sudah semampu mungkin mengajari anak untuk memberikan pemahaman agama, ada sebagian mengajari anak sendiri dan ada sebagian memberikan kepada guru mengaji/ustadpola asuh keluarga mualaf dalam meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai ibadah di Yayasan Mualaf Center Kota Subulussalam dalam keluarga muallaf tersebut berbeda-beda ada yang berhasil dan ada juga sebagian belum berhasil. Kendala yang keluarga muallaf yaitu kurangnya pengetahuan tentang ajaran agama islam sehingga sulit itu menerapkan pola asuh anak untuk memahami nilai-nilai ibadah menurut ajaran agama Islam.
ANALISIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER BUDIMAN SISWA (STUDI PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA) Sukmawati, Nur Ika
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 2 (2025): April -Juni
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i2.15962

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh isu meningkatnya kemerosotan moral yang terjadi di lingkungan masyarakat, terutama lingkungan pendidikan. Pendidikan sebenarnya merupakan salah satu solusi yang cukup strategis untuk mengatasi kemerosotan moral yang terjadi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui sejauh mana pendidikan (Pendidikan Agama Islam) dalam membentuk dan memperbaiki karakter pada siswa. Metode yang digunakan adalah metode studi kepustakaan (study literature) yakni menggali informasi dari berbagai sumber kepustakaan yang dalam hal ini menaruh fokus ke arah pemikiran Ki Hajar Dewantara. Dari hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa pendidikan agama Islam adalah salah satu agen perubahan yang signifikan dalam membentuk karakter budiman siswa, hal ini sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Dalam pelaksanaan pembelajaran, PAI memiliki konsep pengajaran dan materi yang secara langsung maupun tidak langsung dapat memperbaiki karakter siswa, yang tentunya harus dibarengi dengan langkah dan strategi yang tepat dari semua pihak yang terkait dalam proses pendidikan.
Analisis Komparatif Hasil Belajar Fikih Siswa Tamatan Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah Ghani, Farhan Abdul; Azmi, Muhammad Fadhli; Agung, Sandi Swasta; Tanjung, Muaz
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i4.26949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif hasil belajar Fikih antara siswa tamatan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) di MTs Azki Al Azhar Tandam Hilir II. Fokus kajian diarahkan pada sejauh mana perbedaan latar belakang pendidikan dasar memengaruhi capaian belajar materi salat jamak, serta faktor-faktor internal dan eksternal yang berperan dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru Fikih, dan enam siswa kelas VII yang dipilih secara purposif, serta dilengkapi observasi pembelajaran dan dokumentasi nilai ujian tengah semester. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam hasil belajar Fikih antara siswa lulusan MI dan SD, meskipun terdapat disparitas pada kesiapan awal. Siswa MI cenderung lebih siap secara konseptual, sedangkan siswa SD menunjukkan motivasi dan rasa ingin tahu yang tinggi sehingga mampu menutup kesenjangan pengetahuan. Faktor penentu keberhasilan belajar lebih banyak dipengaruhi oleh peran guru dalam menerapkan strategi pembelajaran diferensiatif, lingkungan belajar yang inklusif, serta dukungan keluarga dan madrasah. Penilaian yang bersifat holistik mampu menumbuhkan keseimbangan pemahaman dan praktik keagamaan siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa latar belakang pendidikan dasar bukan determinan utama hasil belajar Fikih; keberhasilan lebih ditentukan oleh sistem pembelajaran yang adaptif, berkeadilan, dan berorientasi pada pembentukan fiqh al-qalb atau pemahaman yang menyatu dengan hati.
Penerapan Media Digital Wordwall Untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak Dalam Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di TPA Al-Amanah Ningtyas, Risma Ayu; Hidayati, Heny Narendrany
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i4.24722

Abstract

Many students have not followed the Islamic Cultural History (SKI) learning optimally. This is due to their negative views on history subjects that only review the past, are boring and contain repetitive stories. Therefore, interactive digital media are needed that can attract students' attention and can form students' enthusiasm in the SKI learning process. One of the digital media used is wordwall. This article is compiled based on the author's experience as a teacher at TPA Al-Amanah who found that the lecture method was less effective in delivering SKI material. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques can be done through interviews, class observations and documentation. The results of the observation showed that there was an increase in student participation and interest in SKI learning at TPA AL-Amanah after using digital wordwall media. Students are more active, ask questions and show interest in the material because the nature of the wordwall itself is interactive and encourages fun learning.
Peran Guru PAI dalam Menanamkan Pendidikan Multikultural dan Moderasi Beragama pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Galang Ma'arif, Muhammad Ghozali
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i4.26977

Abstract

This study is motivated by the importance of education in instilling values of tolerance and religious moderation amid students' cultural and religious diversity. The purpose of this research is to describe the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in fostering multicultural education and religious moderation among seventh-grade students at SMP Negeri 2 Galang. This research employed a descriptive qualitative method with data collected through interviews, observation, and documentation. The findings reveal that PAI teachers act as educators, spiritual guides, and moral role models in shaping students' moderate character through the integration of multicultural values in learning, the habituation of tolerant attitudes, and inclusive religious activities. However, challenges remain, including limited instructional time, students' lack of understanding, social media influence, and insufficient systemic support from the school. The implications of this study highlight that PAI teachers play a crucial role in realizing character education based on moderation and multicultural awareness to create a peaceful and harmonious school environment.
Integrasi Ilmu dan Transdisiplinaritas dalam Praktik Wahdatul ‘Ulum di UIN Sumatera Utara Azmi, Muhammad Fadhli; Sumanti, Solihah Titin; Harahap, Muhammad Riduan
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i4.26856

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemahaman civitas akademika dan praktik penerapan paradigma wahdatul ‘ulum di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara sebagai wujud integrasi ilmu dalam kerangka Pendekatan Studi Islam Transdisipliner. Latar belakang penelitian ini merujuk pada transformasi epistemologis pasca-peralihan status dari IAIN menjadi UIN, yang menuntut penyatuan ilmu agama dan ilmu umum dalam satu visi tauhid. Penelitian ini bertujuan untuk menggali realitas sosial-akademik sebagaimana dialami dan dipahami oleh para pelaku di lingkungan UIN Sumatera Utara terkait penerapan paradigma wahdatul ‘ulum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan utama, dosen selaku pengelola paradigma, mahasiswa, dan perwakilan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun wahdatul ‘ulum telah diadopsi secara institusional melalui kebijakan kurikuler seperti integrasi dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan pembentukan Unit Wahdatul ‘ulum, implementasinya masih bersifat prosedural dan tekstual. Pemahaman yang tidak seragam di kalangan dosen, minimnya kompetensi paradigmatik, serta dominasi budaya akademik dikotomis menghambat internalisasi yang transformatif. Implikasi temuan ini menunjukkan bahwa tanpa standarisasi kompetensi, pelatihan berkelanjutan, dan desain kurikulum transdisipliner yang holistik, paradigma ini berisiko menjadi jargon administratif yang justru memperkuat dikotomi yang ingin diatasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan komitmen institusional untuk menjadikan wahdatul ‘ulum bukan hanya sebagai kebijakan, tetapi sebagai “poros epistemologis” yang hidup dalam seluruh praktik akademik.
Pendalaman Dan Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam Bidang Al-Quran Di Madrasah Aliyah Latifah, Aprina Noor; Muflihah, Nisa; Laila, Nor; Noor, Hasni
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i4.27007

Abstract

This study explores the deepening and development of Islamic Religious Education (IRE) materials in the field of Al-Qur'an studies at Madrasah Aliyah. The research aims to identify the effectiveness, relevance, and implementation of Al-Qur'an learning materials in enhancing students' understanding, interpretation skills, and Qur'anic literacy. Using a qualitative approach-including literature review, curriculum analysis, and interviews with teachers-the study examines how instructional strategies, learning resources, and assessment methods are applied in classrooms. The findings reveal that while the existing curriculum provides a solid foundation, further enrichment is needed to accommodate students' diverse learning needs and to integrate contemporary issues within Qur'anic studies. The research recommends curriculum refinement, the development of innovative learning modules, and the incorporation of technology-assisted learning to improve students' engagement and mastery of Al-Qur'an material. This study contributes to efforts in strengthening Islamic education by offering insights into more comprehensive and contextualized Qur'anic learning at the senior secondary level.
Nabi Muhammad SAW Sebagai Komunikator Komunikasi Islam Husni, Muhammad
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i4.23309

Abstract

Makalah ini mengkaji tentang Nabi Muhammad SAW sebagai komunikator komunikasi islam. Nabi Muhammad SAW sebagai komunikator dalam komunikasi Islam berfokus pada bagaimana kemampuan komunikasi Nabi Muhammad menjadi salah satu aspek penting dalam penyebaran ajaran Islam. Keunggulan ini tidak hanya terletak pada kemampuan verbal beliau, tetapi juga pada pendekatan yang holistik, integratif, dan penuh kebijaksanaan dalam menyampaikan pesan-pesan Ilahi. Metode komunikasi yang efektif Nabi Muhammad SAW menggunakan berbagai metode komunikasi, baik lisan, tulisan, maupun perilaku. Beliau sering menggunakan perumpamaan dan cerita untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan agama yang mendalam.