cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jipemas@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipemas@unisma.ac.id
Editorial Address
Gedung Al Gahazali Lantai III Jl. MT Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
ISSN : 2654282X     EISSN : 2621783X     DOI : http://dx.doi.org/10.33474/jipemas
Core Subject : Education,
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) dengan nomor registrasi ISSN 2654-282X (cetak) 2621-783X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pelayanan kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 456 Documents
Pelatihan Penanaman Prilaku Konsumsi Singkong Dan Responsi Masyarakat Machfudz, Masyhuri; Khoiryah, Nikmatul; Hindarti, Sri
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i2.1516

Abstract

Penanaman paradigma makanan berbasis singkong sedini mungkin pada kelompok sasaran dengan melalui demontrasi olah singkong dan (ii) Analisis responsi kelompok sasaran pasca demontrasi olah singkong dengan deversifikasi produk Metode analisis pada  action research dilakukan dengan pendekatan participatory rapid appraisal dengan banyak tahap. Sedangkan untuk menjawab responsi kelompok digunakan analisis logit model.  Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Penanaman paradigma makanan berbasis singkong menunjukkan bahwa singkong bisa dibuat untuk makanan yang menarik, anak-anak dipersilahkan untuk memakan. Dari sinilah kemudian ajaran/paradigma ditanamakan kepada anak-anak (mereka) makan adalah ‘apa saja’ tidak hanya nasi dan makan adalah untuk ibadah. Oleh karena itu perlu dianalisis ‘makan’ dari aspek spiritual guna mengembangkan ilmu pengetahuan yang lebih luas dan integratif.  (2)  Analisis responsi kelompok sasaran pasca demontrasi olah singkong dengan deversifikasi produk. Hasil analisis dari lima variabel tersebut mempunyai pengaruh yang negatif, yaitu  umur kelompok sasaran, jumlah anggota keluarga, pendidikan, konsumsi singkong per hari. Sedangkan pendapatan mempunyai pengaruh positif.  Dari hasil penelitian ini disarankan bahwa meskipun tidak mudah dalam melakasanakan penanaman paradigma, tetapi minimal ada yang memulai sebab paradigma sesuatu tindakan tang berupaya untuk merubah perilaku – maka dari itu perlu waktu yang cukup lama. Atas dasar itulah, maka pada penelitian ini disarankan beberapa hal (i) semua pihak diharapkan mempunyai kontribusi yang positif terhadap upaya ketahanan pangan melalui teori ‘makan tidak hanya nasi’ – utamanya pada anak sedini mungkin dan (ii) problem yang muncul dari penelitian tahun I, II dan II, yaitu kekurangan bahan baku singkong dapat diatasi dengan jalan pemanfaatan lahan kosong, lahan pekarangan, dll agar produksi singkong (exes demand) dapat teratasi, minimal terkurangi. Hal ini akan dilakukan pada skim penelitian yang lainnya
Kelompok Petani Jamur Tiram Putih Di Desa Blayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang Sugianto, Agus; Sholihah, Anis
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i2.1517

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam program ini adalah menghasilkan cacing tanah dan vermikompos sebagai wahana menciptakan lapangan pekerjaan tambahan dengan memanfaatkan limbah jamur tiram putih. IbM telah dilaksanakan di desa Blayu, kecamatan Wajak, kabupaten Malang, Jawa Timur, selama enam 8 bulan yaitu pada April - Nopember 2016. Metode yang digunakan dalam IbM ini adalah penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan Program Ipteks bagi Masyarakat ini dapat disimpulkan antara lain: 1). Petani jamur tiram putih yang tergabung pada kelompok tani Guyub Makmur I dan II telah menguasai teknologi metode budidaya cacing tanah, sutera dan vermikompos mencapai 85%; 2). Telah tersedia sarana budidaya cacing tanah dan sutera dengan model Semi Closed Resirculating System (SCRS) guna untuk memanfaatkan limbah jamur tiram putih yang telah ada; 3). Capaian 100% kelompok tani Guyub makmur I dan II telah dapat mengembangkan bibit cacing tanpa harus beli dari luar daerah; 3) Telah dihasilkan 2 buku ajar Teknologi Tepat Guna (TTG) yang akan diterbitkan oleh Aditya Media Publishing dengan ber-ISBN
Pelatihan Penguatan Kelembagaan Ekonomi Masyarakat Melalui Arisan Sapi Di Desa Sawerigadi Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat Bilu, La; A, Salimin; Hamuni, Hamuni; Syahbudin, Syahbudin; Nerlin, Nerlin
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i2.1518

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pelatihan tentang penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat melalui arisan di Desa Sawerigadi Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat. Arisan sebagai modal sosial merupakan spirit atau kekuatan terwujudnya demokrasi ekonomi pada tataran akar rumput.Tujuannya adalah untuk membuka partisipasi dan keikutsertaan masyarakat  secara langsung dalam pengentasan kemiskinan.Sehubungan dengan itu maka urgensi pelatihan ini adalah: (1) Meletakkan masyarakat sebagai penggerak pembangunan di tingkat desa dengan menggunakan modal yang mereka miliki sendiri.(2) mengoptimalkan penggalian potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di desa, (3 Membangun jaringan bersama antara masyarakat sebagai tempat berdiskusi, tukar pengalaman dan pengetahuan.Khalayak sasaran pengabdian ini adalah kelompok masyarakat marginal miskin yang bermukim di desa Sawerigadi Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat. Khalayak sasaran terdiri dari 2 kelompok yang berjumlah 50 orang. Masing-masing kelompok yang dibina adalah 25 orang dan berprofesi sebagai petani. Kegiatan pendidikan dan pelatihan ini berjalan dengan lancar dan berhasil. Pelatihan ini menghasilkan soft skill berupa pengetahuan dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berbasis pemberdayaan dan hard skill berupa keterampilan dalam memelihara sapi sekaligus sebagai objek arisan.Hal ini dapat ditunjukan dengan indikator keberhasilan evaluasi pelaksanaan pelatihan yakni 76 orang atau (61%) menunjukkan rentang nilai 86-100 dengan kategori baik sekali, 39 % dengan kategori baik.
IbM Pemanfaatan Limbah Ternak Kelompok Tani Kedung Sumber Kab. Bojonegoro Noerhayati, Eko; Lesmanah, Unung
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i2.1520

Abstract

Desa Kedung Sumber merupakan sebuah desa yang terletak di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Desa ini terkenal dengan hasil pertanian padi, lombok dan bawang merah. Kondisi tanahnya sedikit berkapur namun cukup subur untuk ditanami padi. Petani disini menggunakan sapi sebagai tenaga bantu dalam mengolah sawah dan sebagian sengaja diternakkan untuk dibudidayakan. Selama ini kotoran ternak di manfaatkan sebagai pupuk organik dengan cara dibiarkan di tempat terbuka namun beratap. Hal ini kurang efektif karena menimbulkan bau tak sedap dan pemanasan global.Tujuan kegiatan adalah untuk mengurangi kondisi pembuangan kotoran ternak sapi yang kurang sehat dan kurang menjaga lingkungan maka perlu dibuat alat yang dapat menangkap gas metan dari kotoran ternak dan memanfaatkannya sebagai energi alternatif berupa panas. Rencana kegiatan adalah membangun instalasi biogas sebagai penangkap gas metan yang dihasilkan kotoran sapi dan memberikan pengetahuan tentang biogas serta pupuk organik ke patani mitra di kab Bojonegoro. Tujuan khusus kegiatan IbM adalah : Meningkatkan kemandirian kelompok tani peternak sapi masyarakat desa Kedung Sumber melalui pengembangan pemanfaatan kotoran sapi menjadi biogas ; meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok peternak sapi dalam mengelola kotoran ternak menjadi pupuk organik.Target khusus yang ingin dicapai : terbangunnya instalasi biogas, terlaksananya pelatihan biogas danpupuk cair, tersedianya kompor biogas, terlaksananya pedampingan pemanfaatan biogas.Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah : Menerapkan teknologi tepat guna berupa instalasi biogas sebagai penangkap gas metan kotoran sapi ; melakukan pelatihan dan pendampingan dalam pemanfaatan, pengembangan dan perawatan instalasi biogas ; melakukan pelatihan pemanfaatan pupuk cair dari kotoran sapi
Kelompok Ternak Itik Pedaging Hasil Hibridisasi Kingbell Desa Gadingkulon , Dau, Kabupaten Malang Sunaryo, Sunaryo; Wadjdi, Muhammad Farid
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i2.1523

Abstract

Program IPTEK bagi masyarakat (IbM) ini dilakukan dalam rangka membantu meningkatkan performans produksi dan keuntungan peternakan itik pedaging pada Kelompok Peternakan itik pedaginghasil hibridisasi Kingbelldesa Gading, kecamatan Dau Kabupaten Malang. Tujuan IbM ini adalah transfer IPTEK pengelolaan, perkandangan, pakan dan pemasaran dalam upaya peningkatan keuntungan usaha peternak itik pedaging desa Gading tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan implementasi program IbM yang antara lain meliputi penyuluhan, pelatihan dan demo plot, pendampingan dan reboisasi di sekeliling lokasi kandang. Hasil program IbM ini ditandai dengan antusiasnya peternak mitra dalam menjalankan semua kegiatan dalam program IbM ini. Adapun program pengadaan dan penanganan pakan alternatif dari limbah sisa makanan dari warung, restoran dan hotel ternyata baik melalui pengeringan dan digiling maupun fermentasi dihasilkan bahan pakan sangat bagus. Untuk yang dikeringkan dan digiling mendekati kualitas konsentrat pakan ayam petelur, sedang yang difermentasi yang dicampur jagung dan pollard memiliki kandungan protein 14,25% dan energy metabolis lebih dari 3500Kcal. Sehingga dengan menambah sedikit bahan yang mengandung protein tinggi sudah dapat digunakan sebagai bahan pakan itik pedaging. Aplikasi hasil pelatihan formulasi rangsum dan renovasi kandang dengan memisah dari kandang itik untuk pembibitan dihasilkan performans itik pedaging diperoleh pencapaian bobot panen yang lebih pendek sekitar 5 hari, selisih feed konvertion ratio (FCR) yang hemat pakan hampir 0,5 kg dan selisih harga pakan hampir Rp. 1.500,-/kg sehingga keuntungan meningkat dari Rp. 4.000,-menjadi Rp. 8.430,-. Jumlah pemeliharaan itik pedaging pada mitra peternak utama bekisar antara 200 – 500 ekor bergantung ketersediaan bibit, sedang peternak mitra ke dua antara 100 – 300 ekor. Kesimpulan dari pelaksanaan program IbM ini peternak mitra memperoleh IPTEK dalam usaha peternakan itik pedaging sehingga dapat meningkatkan performans produksi, efisiensi dan keuntungan yang sangat signifikan. Saran untuk peternak mitra selesai pendampingan diharapkan dapat melanjutkan pengelolaan peternakan itik pedagingnya sebagaimana yang dilakukan selama pelaksanaan program IbM. Masih perlu dilaksanakan program penelitian dan pengabdian pada masyarakat atas masalah-masalah yang ditemukan dalam pelaksanaan program IbM ini.
Pemberdayaan Masyarakat Pada UKM Depo Air Minum Tirta Barokah Dan Bakso Tuna Cintaku Hatneny, Aleria Irma; Mahardani, Ahmad Subhan; Saraswati, Ety
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v2i1.1604

Abstract

Indonesia has a large fishery resource, since most of the area covered by oceans. Therefore, the availability of national fish is enough to support the needs of the fish processing industry. The fishery potential can be a challenge for the people of the coastal area to convert it into a product that has economic value added. The potential of fishery resources in the coastal south, Village Sitiarjo, District Sumbermanjing Wetan, Malang district has not received empowerment program well. The majority of people in the region still lags behind economically. The Community Service Program was aimed to make economic empowerment of the target society of SME-based on fish meatballs production and drinking water depots. The implementation methods were carried out in several stages: data collection, planning, implementation, monitoring, feedback, and final evaluation. The model implemented was intensive training and assistance to obtain the maximum output corresponding to the objectives of the community service program. The results of this community service are to encourage the fish processing industry in the area to improve people's welfare and to overcome the problem of the water crisis in the target communities.
Mewujudkan New Public Management Terhadap Indisipliner Mahasiswa Melalui Penerapan AbCD (Absen Cap Driji) Hayat, Hayat; Zamzami, Abid
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v2i1.1613

Abstract

University of Islam Malang (UNISMA) as a public institution has a goal to be achieved. One of the goals that Unisma wants to achieve is to produce superior and qualified students. To achieve this goal, Unisma should apply new policies in terms of New Public Management (NPM). In NPM, Unisma should apply Absen Cap Driji / Absensi Sidik Jari (AbCD) machines as a solution to overcome student indiscipline. Need to know, so far the form of student indiscipline in Unisma has always increased every year.This form of indiscipline, among others; 1) Often come late, 2) Do not do assignments, 3) Often do not enter without reason, 4) D3C (Come, Sit, Listen, and underestimate the lecture. If the form of student indiscipline is unchecked, it is feared that students are increasingly out of control, affecting other students, even Unisma fails to achieve the goal of creating excellent and high quality students. So that AbCD machines are needed in order to implement NPM while minimizing student indiscipline. AbCD is an absent machine that uses fingerprints so as to reduce dishonesty done by students in terms of college attendance. AbCD replaces the previous presence system which is still manual and easily manipulated. This AbCD program is expected to provide benefits in the long term, those are: 1) To discipline Unisma students by applying AbCD machines, 2) To develop IT in Unisma so as not to be left behind, 3) To avoid conflicts between students and students, and students with lecturers at Unisma. The methods used in implementing AbCD machines are: 1) Pre-Program Analysis, 2) Location Survey, 3) Licensing Administration, 4) Procurement of Goods, 5) Material Preparation, 6) Recruitment of Facilitators and Participants, 7) Lecturer debriefing, 8 ) Student Counseling, 9) Utilization of AbCD, and 10) Evaluation. Which of the ten methods of implementation has been completed with the budget and implementation schedule.
Pengembangan dan Pelatihan Perpajakan Games Edukasi Perpajakan Untuk Meningkatkan Kesadaran Pajak Early Tax Payer Sukowidyanti, Asmoro Priandhita; Nurlaily, Ferina; Aini, Edlyn Khurotul
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v2i1.1637

Abstract

The education and socialization of taxation provided early on is a government investment that benefits can be felt in the future. Based on this background, we developed a 3-dimensional tax education game that is used to provide additional knowledge and understanding to elementary school-level children on the importance of taxes so that they can ultimately raise awareness to pay taxes in the future. The method used is to hold discussions with partners, develop 3D educational games applications, carry out training on tax education games, and evaluate the results of training implementation. The training activities were carried out in 3 (three) Elementary Schools namely SD Negeri Experiment 1 Malang SD Negeri Rampal 1 Celaket Malang, and SD Negeri Model Malang. The results of the training showed that tax education games are effective in increasing tax knowledge and awareness. This can be seen from the increase in the quality of understanding related to taxation based on the Pre Test of 79.05% and increased after Post Test to be 86, 62%.
Pengolahan Plastik Bekas Menjadi Bantal Hias Di Desa Ngempit Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan Sholihah, Fitri Awaliyatush; Normaladewi, Andi; Laksono, Prayitno Tri
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v2i1.1640

Abstract

Plastic waste that can threaten the environment is increasingly overflowing in many areas. Therefore, this program is aimed to utilize waste banks by processing plastic waste into decorative pillows in Ngempit village, Kraton, Pasuruan in collaboration with the Community Information Group Surya Harapan and Etza Accesories. This program not only save the environment, but it also produces decorative pillow products which can also be a feature product of the village, so that this program indirectly can develop the creative economy of the people in Ngempit village. The method applied in this partnership program is counseling, training, demonstration and assistance. The results of the community partnership program are counseling and training on processing plastic waste into decorative pillows, counseling on marketing strategies, counseling on determination of selling price, as well as demonstration or practice of producing decorative pillow made from plastic waste with special designs, which are pictures and words in English. Finally, as a starting point, the product has been marketed at Surya Madani Business Enterprise in Ngempit village
PKM Kelompok Petambak Udang Dalam Upaya Memantau dan Menjaga Kualitas Tambak di Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara Wahono, Buang Budi; Prihatmoko, Dias; Mudiarti, Luky
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v2i1.1716

Abstract

Gumuk Mas and Udang Lestari is a group of shrimp farmers in the Kec. Mlonggo Kab. Jepara. in checking water quality still uses traditional methods, namely by seeing the shrimp floating on the surface of the pond. if there is, the shrimp lacks oxygen, is prone to disease and will interfere with its breeding. when approaching the harvest time the shrimp farmers turn on the waterwheel continuously every day so that the shrimp does not lack DO (Dissolved Oxygen), even if the waterwheel continues then it will result in excess DO and wasteful electricity. Therefore we need a solution for checking water quality and waterwheel control. this activity proposes two main activities, namely training and farm management skills well related to monitoring and control of Dissolved Oxygen. this activity so that shrimp farmers can monitor the quality of shrimp pond water at any time. if water quality is lacking or exceeds the limit, prevention activities can be carried out as soon as possible and can increase crop yields and the welfare of shrimp farmers