cover
Contact Name
Muhammad Nizar
Contact Email
muhammad.nizar@serambimekkah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
serambiengineering@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Serambi Engineering
ISSN : 25283561     EISSN : 25411934     DOI : https://doi.org/10.32672/jse
Jurnal Serambi Engineering diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh. Jurnal ini diterbitkan sebagai media untuk menyalurkan informasi hasil penelitian dibidang keteknikan baik yang dilakukan oleh para dosen dari Fakultas Teknik, khususnya dari Universitas Serambi Mekkah maupun dari pihak lain. Penelitian yang dipublikasikan dapat berupa penelitian lapangan maupun laboratorium serta kajian literatur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,178 Documents
Analisis Beban Kerja Mental Operator Mesin Pemotongan Kertas Mengunakan NASA-TLX Ferdy Ardiansyah Pratama; Kusnadi Kusnadi
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5718

Abstract

PT. Pindo Deli merupakan  perusahaan penghasil kertas dengan kapasitas produksi yang besar. Operator mesin cutter kertas merupakan salah satu entitas penting dalam kegiatan produksi ini, produksi yang besar serta permintaan yang tinggi membuat karyawan dituntut untuk bekerja maksimal. Berdasarkan hal itu, maka karyawan akan memiliki beban kerja tinggi yang dapat mempengaruhi mental pekerja dan menyebabkan produktivitas kerja berkurang. Penelitian ini memiliki fungsi untuk mengidentifikasi faktor penyebab beban kerja serta memberikan sebuah usulan perbaikan sebagai solusi untuk menurunkan beban kerja. NASA-TLX adalah bentuk pengimplementasian penelitian dengan memberikan lembar kuisioner kepada 12 karyawan mesin cutter kertas pada unit cutter dan finishing 7. Perhitungan ini mendapatkan hasil rata-rata skor WWL adalah 77,6 dengan hasil kategori tinggi. Setelah melakukan perhitungan, diperoleh penyebab tingginya beban kerja yaitu kurangnya fasilitas kerja, standar operasional prosedur yang rumit, kurangnya pelatihan terhadap karyawan. Saran yang dapat diberikan berupa peningkatan fasilitas kerja, perbaikan standar operasional prosedur, dan mengadakan pelatihan kerja.
Analisis Postur Pekerja Menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assessment pada UMKM Kerupuk Setuju Wahyu Eko Cahyanto; Asep Erik Nugraha
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5113

Abstract

UMKM Kerupuk Setuju merupakan sebuah industri rumahan yang bergerak dalam industri pengolahan makanan, dimana dalam proses produksinya masih mengandalkan tenaga manusia dan terdapat postur kerja yang kurang tepat, yang berujung pada keluhan Musculosceletal Disorders. Proses produksi terdiri dari tiga tahapan, yaitu proses oven, proses penggorengan, dan proses packing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya yang ditimbulkan oleh postur kerja dan menawarkan rekomendasi untuk peningkatan lebih lanjut. Riset ini menggunakan software CATIA V5R21 sebagai alat bantu perhitungan RULA. Kajian dengan metode UMKM Kerupuk Setuju dan Rapid Upper Limb Assessment mengungkapkan bahwa postur kerja menimbulkan risiko yang signifikan selama proses oven. Skor akhir yang didapat adalah 7, yang mana hasil tersebut disorot dengan warna merah. Karena didapatkan tingkat risiko yang tergolong kategori tertinggi, untuk mengurangi kejadian MSD, perlu untuk mengubah postur kerja dan menaikkan ketinggian tungku guna untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan memastikan pekerjaan yang aman dan nyaman dan pekerja terhindar dari berbagai resiko cidera.
Business Process Improvement Rute Distribusi Menggunakan VRP dengan Pendekatan Strategi Cluster First Route Second (Studi kasus CV Bintang Globalindo Karawang) Sutrisno Sutrisno; Jauhari Arifin; Audi Pramudya
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6007

Abstract

Distribution and transportation aspects are quite crucial for the survival of a company's business and operational activities. Characteristics and conditions of the distribution aspect of a company can affect the capital and the selling price of products that consumers will accept. Then needed optimal handling of distribution, especially in the case of product distribution routes as a form of business process improvement. The purpose of this study is to carry out business process improvement in kraft paper’s distribution at CV. Bintang Globalindo. The distribution route identification process is carried out through a saving matrix with a cluster first route second strategy approach. Clustering results based on the saving matrix produce 3 route clusters with the total order for each cluster still below the maximum load capacity of 25 tons. The results of the third cluster routing with the nearest insert and nearest neighbor algorithms produce the same route, there is; 1) Karawang Cirebon–Ciamis–Karawang, 2) Karawang–Bandung–Cianjur–Sukabumi–Karawang, and 3) Karawang–Jakarta–Tangerang–Bogor–Karawang. New route has a total distance of 1.097 km or a difference of 9.41% from the initial route. In addition, the range of cargo utilities from this proposed route is 80 - 90.4%, denser than the initial route of 76.8 - 96.8%
Efisiensi Kinerja Mesin Ripple Mill pada Stasiun Kernel di PT X Jambi Muhammad Ikbal Mawazin Qistan; Satriana Satriana; Juanda Juanda
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6080

Abstract

Kelapa sawit merupakan tanaman yang menghasilkan CPO dan inti sawit. Salah satu tahapan proses dalam produksi inti sawit adalah proses pemecahan nut menghasilkan inti dan cangkang dengan menggunakan mesin ripple mill. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi kinerja mesin ripple mill menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE). Penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi sebab yang mempengaruhi rendahnya kinerja mesin ripple mill dan akibatnya dengan menggunakan diagram fishbone. Prosedur penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu menganalisis availability ratio, performance ratio, quality ratio, dan nilai OEE, serta penyebab rendahnya efisiensi kinerja mesin ripple mill. Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa nilai rata-rata dari availability ratio, performance ratio, quality ratio, dan nilai OEE adalah masing-masing 70,08%, 69,57%, 100%, dan 48,75%. Dengan diagram fishbone, penelitian ini bisa mengetahui penyebab terjadinya downtime yang terjadi sehingga dilakukan usulan perbaikan untuk perusahaan kedepannya. Faktor internal yang diamati untuk menggambar diagram fishbone ada 4 (empat) faktor, yaitu sumber daya manusia (SDM), metode, mesin, dan material, serta 2 (dua) faktor eksternal yaitu faktor lingkungan dan pemerintah. Setelah dianalisis, kemudian dilakukan rekomendasi perbaikan.
Literatur Review: Strategi Penanganan Pemukiman Kumuh di Kelurahan Batang Arau Kota Padang terkait Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan Fitrya Monica; Fadel Ikrar Jamika; Abdul Razak; Linda Handayuni; Elsa Yuniarti; Mhd. Fauzi
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5574

Abstract

AbstractSanitation and environmental health are complex problems facing Indonesia today. If these problems are not addressed immediately, this will certainly have an impact on sanitation and environmental health in the settlements themselves, such as the emergence of germs. So this literature review aims to describe the description and handling strategies of slums settlements in Batang Arau Village, Padang City regarding sanitation and environmental health. The method used is qualitative and literature review. The results of the study show that the settlements in Batang Arau Village, Padang City have mild, medium, and large slums sanitation categories. The environment street and drinking water supply are in the low category. The medium category includes buildings, waste water management, and solid waste management. While environmental drainage and fire protection are included in the large category. The handling strategy that can be taken to deal with these slums settlements are to carry out a socialization program in the form of the Kotaku Program, create an environment-based slums settlement concept, carry out a community empowerment/ human resources (HR) strategy, carry out sustainable slums management, and carry out area management plans settlement. If this strategy is carried out, it will reduce slum settlements in the PadangCity.Keywords: Batang Arau Village, environmental health, slums, sanitation, handling strategies
Redesign of Hazardous and Toxic Waste Temporary Storage at PT ABC Reni Dwi Septiani; Temmy Wikaningrum
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6031

Abstract

PT ABC is an industry that produces hazardous and toxic waste. All waste generated is stored in temporary storage, but based on observations made, the existing temporary storage does not meet the standards set by the government. Therefore, a temporary storage area was redesigned at PT ABC in accordance with the standards set by the government. The objective of this study is to find a temporary storage place that complies with government regulations for PT ABC. The method used is to record the types, characteristics, and quantities produced by PT ABC, followed by existing observation, then proceed with the calculation of facility requirements according to SNI and individual calculations. A redesign is carried out by adjusting the calculation results, determining the required facilities, and making a design proposal. The results showed that PT ABC requires temporary storage of 6,1 m x 2,6 m x 4,4 m to accommodate all the waste generated for 3 months with the number of drums needed, namely 5 drums. The total ventilation needed is 6 pieces with a size of 0.5 m x 0.5 m. The required size of the spill container is 2.2 m x 1.2 m x 0.6 m, and it takes 3 lamps to illuminate the temporary storage.
Estimasi Serapan Karbon dan Oksigen Hasil Produksi Mangrove di Kawasan Mangrove Teluk Palu, Kabupaten Donggala Novira Putri Amini; Okik Hendriyanto Cahyonugroho
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6345

Abstract

Kecamatan Banawa merupakan kawasan pesisir di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, yang menjadi rumah bagi ekosistem mangrove dengan berbagai vegetasi. Mangrove adalah penyimpan karbon yang efisien di ekosistem pesisir. Karbon yang diserap dan disimpan oleh mangrove kemudian akan diubah menjadi oksigen yang dilepaskan ke atmosfer. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur total biomassa, cadangan karbon dan oksigen yang dihasilkan oleh mangrove di Desa Kabonga Besar, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret 2023 hingga bulan April 2023, di Desa Kabonga Besar, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Metode pengambilan sampel dan pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pengambilan sampel non destruktif. Perkiraan total cadangan karbon adalah 1.648,0 ton∙ha-1, yang setara dengan 6.048,2 ton∙ha-1 karbon yang terserap. Ketiga spesies mangrove yang diteliti dapat melepaskan oksigen sebanyak 4.400,2 ton∙ha-1. Potensi besar penyimpanan karbondioksida oleh mangrove, diharapkan dapat menjadi solusi emisi gas rumah kaca. Oksigen yang dihasilkan oleh mangrove dapat membantu makhluk hidup lainnya dalam proses respirasi dan pembusukan.
Analysis of Land Use Suitability Towards Detailed Spatial Plan (Case Study: Kuta Selatan District, Badung Regency, Bali) M. Abdul Basyid; Didiek Setiadi Ulumuddin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5488

Abstract

South Kuta District is located in the south of Badung Regency, precisely at 8º46'58.7" latitude and 115º05'00"-115º10'41.3" east longitude, at an altitude of 0-200 meters above sea level. South Kuta District administratively consists of Pecatu Village, Ungasan Village, Kutuh Village, Benoa Village, Jimbaran Village, and Tanjung Benoa Village, the existing Village is further divided into 62 banjars or neighborhoods. The development of the South Kuta District must be balanced with the supervision of space utilization so that space utilization remains balanced. Hence, it is necessary to monitor the Geographic Information System (GIS) related to land use against the current RDTR plan. The methodology in this study includes SHP data collection, map overlays, map layouts to make spatial pattern maps, land use maps, and land suitability maps. This research was conducted in South Kuta District, Badung Regency, Bali. In this study, the land use map uses the results of overlaying SHP data from the administration of the South Kuta District, the South Kuta District Administration, and the RDTR of the South Kuta District in 2018. From this research, the largest zone in South Kuta is the tourism zone with an area of 3123,429494 Ha and the largest land use is in Kuta. South is mixed use with an area of 1100.442 Ha with suitable land ie 9817.426 Ha and unsuitable land, namely 325,186 Ha.
Analisis Kebisingan Akibat Arus Lalu Lintas Pada SMP Negeri 1 Julok Aceh Timur Nova Purnama Lisa; Syahrizal Syahrizal; Nina Fahriana
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6054

Abstract

Transportasi merupakan suatu pergerakan atau perpindahan baik orang maupun barang dari suatu tempat asal ke suatu tujuan. Perpindahan atau gerakan tersebut tentu saja menggunakan sarana pengangkutan berupa kendaraan yang pengoperasiannya menimbulkan seperti suara mesin yang keluar melalui knalpot maupun klakson kendaraan tersebut sudah merupakan suatu gangguan atau polusi yang disebut kebisingan. Bagaimana menentukan status kebisingan ruang kelas berdasarkan zona yang telah ditentukan dan bagaimana solusi terhadap tingkat kebisingan yang berlangsung dapat dikurangi sehingga proses belajar mengajar tidak terganggu. Tujuan dari penelitian yaitu merealisasi alat untuk menganalisis tingkat kebisingan di SMP Negeri 1 Julok Kabupaten Aceh Timur, menentukan status kebisingan ruang kelas berdasarkan nilai yang telah di tentukan untuk menentukan tingkat kebisingan terhadap hasil penelitian dan menentukan solusi kebisingan yang berlangsung sehingga proses belajar mengajar tidak terganggu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Dilakukan dengan survei langsung ke SMP Negeri 1 Julok. Hasil dari penelitian yaitu tingkat kebisingan lokasi pertama 71,45 dB, tingkat kebisingan lokasi kedua 69,10 dB, tingkat kebisingan lokasi ketiga 55,97 dB. Dari kesimpulan ketiga lokasi ini bising karena melewati ketentuan yang telah di tentukan berdasarkan keputusan Menteri Lingkungan Hidup No: Kep. Men (48/MEN.LH/11/1996) baku tingkat kebisingan untuk wilayah sekolah dan sejenisnya yang diizinkan yaitu sebesar 55 dB.
Penilaian Postur Tubuh Pekerja Dan Perbaikan Sistem Kerja Dengan Metode Rula Dan Reba Pada Pt. Sharp Electronics Indonesia Esa Julian Firdaus; Kusnadi Kusnadi; Prabowo Angga Sujarno
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5509

Abstract

In the current industrial age, Indonesia is making great progress every year. Especially in the development of business competition for goods and services, businessmen compete with each other to dominate the market share on which they are focused.One of the inseparable factors of industry is human resources. It is very important to maintain the quality of human resources in order to continue the production process. So ergonomics is important to keep people healthier, safer, more comfortable and avoid bad parts (bad). PT Sharp Electronics Indonesia is one of the electronic companies of Sharp Corporation engaged in the assembly of electronic products. One of the manufactured products is a refrigerator. There are some quality issues in the production process. This means that defects are often still found on the assembly line. This adds to the cost of poor quality because if a defect occurs, the part must be reworked or the part scrapped. One of the causes is improper posture, which can have a big impact on the operator's body later on. A proposed solution to this problem is to use the RULA and REBA methods to find the worker's posture rating and correct it if the posture is bad.

Page 93 of 118 | Total Record : 1178