cover
Contact Name
Antoni Pardede
Contact Email
antonipardedekun@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
publikasidanpengelolaanjurnal@uniska-bjm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
ISSN : 26213060     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Merupakan jurnal dalam bidang pendidikan kimia dan ilmu kimia di program studi pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Kalimantan MAB, diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal, terbit setiap mei dan November (e-issn: 2621-3060). Pada bidang ilmu pendidikan mencakup media pembelajaran kimia, strategi pembelajaran kimia dan evaluasi pembelajaran kimia. Sedangkan pada Ilmu kimia meliputi bidang kimia analitik, kimia anorganik, kimia fisik, kimia organik, biokimia dan kimia komputasi.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2025)" : 12 Documents clear
PERBANDINGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DAN E-LEARNING BERBASIS WEBSITE PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON-ELEKTROLIT Dio Al Kautsar; Kriswantoro Kriswantoro; Asrial Asrial; Damris Damris
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.18135

Abstract

Pada perkembangan teknologi di dunia Pendidikan banyak sekali media pembelajaran yang muncul untuk membantu proses pembelajaran. Dalam proses perkembangan teknologi media pembelajaran konvensional seperti buku dan lks menjadi kurang begitu menarik. Penelitian ini membandingkan efektivitas penggunaan media pembelajaran konvensional dan e-learning berbasis website pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit di kelas X SMAN 11 Muaro Jambi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara dan survei kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-learning lebih menarik dan efektif dibandingkan metode tradisional, meningkatkan antusiasme siswa dan memudahkan akses pembelajaran. Selain itu, e-learning memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Namun, keberhasilan penerapan e-learning bergantung pada dukungan infrastruktur teknologi dan kemampuan penggunaannya. Temuan ini menggarisbawahi potensi e-learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya di era digital.
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH CAIR SASIRANGAN: PENDEKATAN STUDI ILMIAH TERHADAP DAMPAK LINGKUNGAN DAN SOLUSI BERKELANJUTAN Antoni Pardede; Nike Nike; Rajak Jamali; Rubi Violeta
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.18396

Abstract

Proses produksi kain sasirangan (batik khas Kalimantan Selatan) akan menghasilkan produk samping yang berupa limbah cair sasirangan (LCS) yang mengandung logam berat, zat warna, serta senyawa organik berbahaya yang sulit terdegradasi secara alami. LCS dapat mencemari lingkungan jika tanpa pengelolaan, menyebabkan pencemaaran air dan tanah serta ancaman kesehatan, termasuk resiko karsinogenik. Penelitian ini mengkaji upaya dalam menjaga lingkungan dari berbagai metode dan hasil yang telah dikembangkan untuk meminimalisir dampak lingkungan oleh LCS. Metode pengelolaan LCS meliputi adsorpsi, filtrasi, fitoremediasi, dan Multi Soil Layering (MSL). Metode adsorpsi menggunakan arang aktif ampas tebu, karbon aktif cangkang sawit, dan abu sekam padi yang telah terbukti efektif menurunkan parameter pencemar seperti COD dan BOD serta logam berat. disisi lain filtrasi dan fitoremediasi menunjukkan hasil yang signifikan dalam menurunkan BOD (80,65%) dan COD (14,99%). Sementara itu, MSL mampu mengurangi BOD (63,89%) dan COD (65,6%). Secara keseluruhan metode yang digunakan tersebut dapat direkomendasikan dalam pengelolaan LCS.
KARAKTERISTIK STRUKTUR ELEKTRONIK KOMPLEKS RUTHENIUM DENGAN LIGAND BIPIRIDIN DAN BISPIDIN: STUDI KOMPUTASI KIMIA SEBAGAI FOTOSENSITIZER DALAM DSSC Firmansyah Firmansyah; Ahmad Ridhay
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.16989

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi serangkaian kompleks ruthenium dengan substitusi ligand bipiridin dan bispidin yang bervariasi, untuk mengevaluasi potensinya sebagai fotosensitizer dalam sel surya tersensitisasi zat warna (DSSC). Perhitungan teori fungsi kerapatan (DFT) digunakan untuk menganalisis struktur elektronik, spektra serapan, dan celah energi HOMO-LUMO dari empat kompleks: [Ru(bpy)₃]²⁺, [Ru(bpy)₂(bisp)]²⁺, [Ru(bpy)(bisp)₂]²⁺, dan [Ru(bisp)₃]²⁺. Hasilnya menunjukkan bahwa kompleks-kompleks ini terutama menyerap dalam wilayah ultraviolet, sehingga membatasi efektivitasnya saat ini untuk penyerapan cahaya tampak yang diperlukan dalam DSSC. Namun, substitusi parsial bipiridin dengan bispidin (hingga Kompleks 3) menurunkan celah energi HOMO-LUMO, memperpanjang panjang gelombang serapan. Substitusi penuh pada Kompleks 4, di sisi lain, menyebabkan peningkatan level LUMO, yang menghasilkan celah energi lebih lebar dan panjang gelombang serapan yang berkurang. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun substitusi bispidin memengaruhi sifat elektronik secara positif, diperlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan karakteristik penyerapan cahaya dan transfer energi untuk aplikasi DSSC.
KARAKTERISASI DAN UJI AKTIVITAS KATALIS DARI ZEOLIT ALAM ENDE DALAM PIROLISIS PLASTIK POLIETILENA Stefanus Neno; Gregorio Antonny Bani
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.18259

Abstract

Zeolit alam dapat dimanfaatkan sebagai katalis untuk meminimalisir kebutuhan energi dan mempercepat waktu reaksi pirolisis. Akan tetapi, pemilihan perlakuan aktivasi juga akan sangat mempengaruhi aktivitas zeolit sebagai katalis. Maka penilitian dilakukan untuk mengkarakterisasi zeolit alam Ende yang diaktivasi asam sulfat (H2SO4) menjadi katalis, dan mengevaluasi aktivitas kataltik zeolit dalam pirolisis polietilena dari sampah plastik. Metode penelitian dimulai dari preparasi sampel zeolit dan plastik, lalu menguji aktivitas katalitiknya dalam proses pirolisis. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan Respons Surface Method Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa perlakuan aktivasi dengan H2SO4 meningkatkan rasio Si/Al dari 2,46 menjadi 24,24, keasaman total dari 1,65 NH3/g zeolit menjadi 7,73 NH3/g zeolit, luas permukaan dari 43,17 m3/g menjadi 74 m3/g, jejari rata-rata dari 11,96 Å menjadi 20,21 Å dan volume pori dari 22 cm3/gram menjadi 72 cm3/gram. Uji juga menunjukkan bahwa interaksi komposisi katalis 10% dengan suhu operasi 400 °C adalah yang paling baik dalam pirolisis polietilena dari sampah plastik.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN THREE TIER MULTIPLE CHOICE PADA MATERI ASAM BASA Dede Febriana; Nadia Ainiyah; Deva Agustin; Muhammad Ariel Alfa Rizki; Aldi Aldi; Sandi Danar Cynthia Sari; Solfarina Solfarina
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.18383

Abstract

Materi asam dan basa merupakan konsep dasar kimia yang penting dikuasai siswa untuk memahami materi selanjutnya. Miskonsepsi pada materi ini dapat mengganggu pemahaman jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami siswa dalam mempelajari materi asam dan basa, mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya miskonsepsi, serta merumuskan solusi untuk mencegahnya. Identifikasi miskonsepsi dilakukan dengan menggunakan instrumen tes diagnostik three-tier multiple choice. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian miskonsepsi pada siswa menunjukkan persentase rata-rata yang cukup tinggi yakni sebesar 46,21%. Diikuti dengan kategori tidak paham sebesar 29,14%, kategori menebak sebesar 19,31%, dan kategori paham dengan persentase terendah sebesar 5,34%. Dapat disimpulkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami miskonsepsi atau salah terhadap materi asam basa. Faktor yang menjadi penyebab miskonsepsi siswa pada materi asam basa yang ditemukan peneliti yaitu terbatasnya guru kimia di sekolah tersebut, cara belajar yang kurang benar, dan metode pembelajaran yang kurang tepat.
KAJIAN LITERATUR: PENGGUNAAN MEDIA AUGMENTED REALITY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP KIMIA Indar Dwi Musyadi; Sumarni Sumarni; A.Febriani Putri Paramitha; Intan Aulia Rahmadani; Farah Erika
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.17251

Abstract

Materi kimia yang abstrak termasuk salah satu permasalahan pada pembelajaran kimia. Sehingga diperlukan alat pendukung pemahaman konsep agar lebih konkret dan dapat diterima siswa. Kajian literatur ini meneliti dampak penggunaan media augmented reality terhadap pemahaman konsep kimia di kalangan siswa. Media augmented reality menawarkan pendekatan inovatif dengan memungkinkan siswa berinteraksi dengan visualisasi tiga dimensi dari struktur molekul dan reaksi kimia yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka. Kajian ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada pendidik agar dapat memanfaatkan media augmented reality dalam pembelajaran kimia, sehingga berpotensi memperbaiki kualitas pembelajaran dan pemahaman konsep siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative literature review. Hasil menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan media augmented reality mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dibandingkan dengan metode tradisional.
PROFIL KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA Wisnu Prammana Surya; Anggra Prasetya Cahya
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.18395

Abstract

Hasil penting dari pembelajaran kimia antara lain mengajarkan siswa tentang keterampilan yang relevan dengan ilmu kimia, yaitu keterampilan berpikir kritis. Kualitas suatu proses pembelajaran dapat dilihat dari keterampilan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan ex-post facto. Siswa SMA di Pekanbaru, Riau yang telah mempelajari materi kesetimbangan kimia dan sedang menjalani semester ganjil menjadi partisipan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan dengan mengkategorikan skor yang diperoleh dari tes ke dalam kategori penilaian ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa sangat rendah yaitu pada kategori kurang baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa siswa perlu melatih keterampilan berpikir kritisnya terutama pada aspek menyimpulkan dan menyusun strategi dan teknik.
IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK ETANOL DAUN DAN KULIT BATANG BANGKAL (Nauclea subdita) MENGGUNAKAN GAS CHROMATOGRAPHY – MASS SPECTROMETRY Raden Roro Ariessanty Alicia Kusuma Wardhani; Antoni Pardede; Fitria Rizkiana; Emilda Prasiska
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.16798

Abstract

Tanaman bangkal (Nauclea subdita) merupakan tanaman sumber obat dan kosmetik yang digunakan oleh masyarakat Kalimantan Selatan secara turun temurun. Bagian kulit batang bangkal biasanya digunakan sebagai campuran bahan kosmetik dan daunnya digunakan untuk pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak daun dan kulit batang tanaman Bangkal dengan menggunakan GC-MS. Hasil analisis senyawa menggunakan GC-MS pada ekstrak etanol daun menunjukkan adanya 3 senyawa dengan konsentrasi tertinggi yaitu Phytol; Hexadecanoic acid, methyl ester dan trans-13-Octadecenoic acid, methyl ester. Pada ekstrak etanol kulit batang, 3 senyawa dengan konsentrasi tertingginya adalah senyawa Hexadecanoic acid, methyl ester; trans-13-Octadecenoic acid, methyl ester dan 9,12-Octadecadienoic acid (Z,Z)-, methyl ester. Senyawa- senyawa tersebut memiliki efek farmakologi seperti antikanker, antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, antiartritis, nematisida, antihistamin, anti eczema. Berdasarkan hasil analisa tersebut maka dapat diketahui bahwa ekstrak etanol daun dan kulit batang tanaman bangkal sangat berpotensi dikembangkan sebagai bahan herbal.
ANALISIS MINYAK BIJI KELOR (Moringa oleifera L.) DARI DESA OEFETO UNTUK PENGGUNAAN SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Apris Nuban; Gertreda Latumakulita; Anggelinus Nadut
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.17450

Abstract

Penelitian ini mengkaji karakteristik minyak biji kelor (Moringa oleifera L.) dari Desa Oefeto, Kabupaten Kupang, sebagai bahan bakar alternatif yang bertujuan untuk menilai sifat fisiko-kimia dan rendemen minyak biji kelor. Ekstraksi menggunakan metode Soxhlet dengan pelarut n-heksan dilakukan pada 140g bubuk biji kelor. Pengujian meliputi kadar minyak, sifat fisik, dan sifat kimia minyak. Hasil menunjukkan minyak berwarna kuning kehitaman dengan rendemen 56,8%, kadar air 2,86%, dan viskositas 9,53 mm²/s. Analisis kimia menunjukkan kadar asam lemak bebas (FFA) sebesar 1,55–2,43%, bilangan peroksida 13,5 meq O₂/kg sampel, dan bilangan penyabunan 115,01 mg KOH/g. Berdasarkan hasil ini, minyak biji kelor dari Desa Oefeto belum memenuhi standar internasional untuk bahan bakar alternatif, terkait kadar asam lemak bebas dan bilangan peroksida.
PERAN KIMIA HIJAU DALAM PENDIDIKAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Zuhrah Adminira Ruslan
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.18409

Abstract

Pembangunan berkelanjutan menjadi isu penting yang membutuhkan solusi inovatif dan pendekatan multidisiplin. Kimia hijau merupakan pendekatan yang fokus pada desain proses dan produk kimia ramah lingkungan dan memiliki peran penting dalam mewujudkan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (ESD). Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur tentang peran kimia hijau dalam pendidikan berkelanjutan. Tinjauan ini mencakup analisis terhadap berbagai sumber dalam 10 tahun terakhir mengenai kimia hijau dalam pendidikan, prinsip-prinsip kimia hijau dalam pendidikan, pembangunan berkelanjutan dalam pendidikan, manfaat dan tantangan implementasinya dalam pendidikan, serta efektivitas kimia hijau dalam meningkatkan pemahaman belajar siswa. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kimia hijau dapat menjadi landasan pendidikan yang transformatif karena dapat membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk berkontribusi pada masyarakat berkelanjutan. Meski begitu, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap perubahan harus diatasi agar implementasi pendekatan kimia hijau dalam pembelajaran dapat berjalan efektif.

Page 1 of 2 | Total Record : 12